Beranda blog Halaman 400

Ada 46 Saksi, Sidang Ahok Diperkirakan Selesai Mei 2017

0

PERCIKANIMAN.ID – -Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan memperkirakan sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selesai pada Mei 2017.

“Saya telah berdiskusi dengan hakim, sidang Ahok kemungkinan selesai pada Mei karena saksinya cukup banyak ada 46 saksi. Seminggu empat saksi (yang dihadirkan) saja sudah hampir delapan minggu waktu yang dibutuhkan, belum nanti ada duplik dan pembelaan,” kata Iriawan di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta seperti dikutip dari antara, Selasa (10/1/2017).

Dalam sidang kelima ini beragendakan pemeriksaan saksi-saksi pelapor dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) sama seperti sidang keempat sebelumnya pada Selasa (3/1). Iriawan pun menyatakan Polda Metro Jaya tetap memberikan pengamanan sidang Ahok secara maksimal.

“Insya Allah setiap Selasa kami amankan sidang Ahok dengan maksimal dibantu juga dari TNI,” tuturnya.

Ia pun menambahkan bahwa kemungkinan sidang Ahok akan tetap diadakan di Auditorium Kementerian Pertanian.

“Sementara sidang tetap diputuskan di sini,” ucap Iriawan.

Dalam sidang hari Selasa (10/1), sekitar 2.000 personel kepolisian dikerahkan menjaga sidang kelima terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Gedung Kementerian Pertanian. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Foto: istimewa

Apakah dalam Islam Dikenal Lamaran? Samakah dengan Tunangan?

0

Pak Aam mau tanya, apakah dalam ajaran Islam ada istilah atau proses lamaran sebelum menikah? Lalu apakah lamaran bisa batal?. Terima kasih (Ibu Iis by phone )

 

 

Iya benar bahwa dalam Islam itu ada proses lamaran, disebutnya khitbah sebagai bagian dari proses menuju pernikahan dalam menjalin hubungan rumah tangga. Khitbah itu adalah pernyataan dari pihak pria kepada pihak wanita untuk menyatakan akan dijadikannya sebagai istri. Biasanya dalam tradisi masyarakat kita proses lamaran ini juga disaksikan keluarga laki-laki maupun pihak perempuan bahkan sebagian ada yang mengundang tetangganya.

Ada juga dalam acara lamaran ini kedua belah pihak saling memberi cincin atau istilahnya tukar cincin. Namun ini hanya tradisi bukan dari syariat Islam. Tujuannya adalah agar diketahui bahwa A (perempuan) sudah dilamar oleh B (laki-laki) atau A calon istrinya B sehingga tidak ada lagi yang melamar A. Konsekuensi hukumnya, jika wanita sudah dilamar tidak boleh menerima lamaran pria lain, seperti yang disabdakan Rasulullah Saw:

Seorang lelaki tidak boleh melamar wanita yang telah dilamar saudaranya, sampai dia menikahi atau meninggalkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ini adalah salah satu akhlaq orang beriman saling menghormati hak saudaranya, terkecuali sudah ada proses pembatalan lamaran. Lamaran sendiri itu boleh dibatalkan, apabila banyak ketidak cocokan baik dari pihak pria ataupun wanita. Jadi jangan sampai memaksakan sesuatu yang sekiranya buruk setelah menikah, mending dibatalkan.

Namun dalam proses membatalkan juga harus baik tidak diputuskan salah satu pihak tanpa ada penjelasan sehingga timbul fitnah atau terjadi pendzoliman. Misal, ada kabar bahwa calonnya (pria atau wanita) memiliki keburukan atau sesuatu sifat atau perbuatan yang tidak disukai. Lalu tiba-tiba tanpa klarifikasi atau tabayyun langsung membatalkan lamaran. Ini tidak boleh karena akan ada pihak yang tersakiti baik si calon maupun keluarganya.

Nah, karena sewaktu lamaran dilakukan dengan baik-baik (ma’ruf) maka sekiranya terjadi pembatalan ya harus baik-baik juga. Akan lebih bijaksana jika melibatkan orangtua, bukan hanya berdua apalagi membatalkan lamaran hanya lewat telepon atau media sosial. Jaga etika dan sopan santun serta saling menghormati dan menghargai harkat dan martabat masing-masing pihak.

Kemudian dari proses lamaran menuju ke pernikahan berapa lama ?. Di dalam keterangan ada tiga hal yang harus di percepat, ketika ada jenazah segera di urus atau dikuburkan. Kedua menyegerakan berbayar hutang, dan yang ketiga menyegerakan apabila anak kita sudah ada yang melamar. Segera disini tidak ada penjelasan, apakah 7 hari, 2 bulan atau berapa bulan, intinya segera. Yang paling penting adalah menyegerakan agar tidak terjadi hal-hal yang buruk dan menimbulkan fitnah. Terkait berapa lamanya, tidak ada aturan yang baku.

Namun juga jangan ditunda-tunda atau dilama-lama, bahkan ada yang sampai bertahun-tahun. Ini juga tidak baik dan ingat dalam Islam tidak ada istilah pacaran sehingga lamaran (khitbah) bukan pintu untuk pacaran, seperti jalan-jalan atau pergi berduaan dan sebagainya. Selama dalam proses lamaran keduanya tetap harus menjaga jarak secara fisik dan tetap harus menjaga kehormatan masing-masing.

Islam melarang berduaan dengan lawan lenis (laki-laki dan perempuan) meskipun sudah terikat dengan lamaran. Seperti yang telah Allah Swt peringatkan kepada kita semua:

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isra’: 32)

Demikian juga dengan sabda Rasulullah Saw tentang berduaan dengan lawan jenis ini seperti dari Ibnu Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.” (HR. Bukhari)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya”. (HR. Ahmad)

Sekali lagi saya tegaskan lamaran atau khitbah bukan pintu diperbolehkannya untuk pacaran karena dalam Islam tidak ada istilah pacaran. Ini juga menjadi catatan para orangtua khususnya kita yang mempunyai anak gadis sehingga tidak membiarkan atau mengizinkan anak gadis kita pergi berduaan dengan calonnya tanpa disertai muhkrimnya. Wallahu’alam. [ ]

Editor: iman

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam

 

Selama 2016 Tercatat 5.000 Warga Yahudi Prancis Pindah ke Israel

0

PERCIKANIMAN.ID – – Jumlah orang Yahudi yang berada di Eropa khususnya di Prancis semakin berkurang seiring dengan perpindahan mereka ke Negara nenek moyangnya yakni Israel. Menurut kantor berita AFP yang dilansir Senin waktu setempat (9/1/2017) setidak sebanyak 5.000 orang Yahudi Prancis pindah ke Israel selama 2016 lalu.  Menurut data yang ditunjukkan melanjutkan tren yang menandai keluarnya ribuan orang dari negara tersebut setelah serangkaian serangan yang menyasar warga Yahudi diparantauan.

Badan Yahudi Israel merilis data terbaru saat Prancis memperingati dua tahun sejak serangan yang menyasar kantor majalah Charlie Hebdo dan supermarket Yahudi di Paris, tempat empat pembeli ditembak mati.

Daniel Benhaim, yang mengepalai kelompok yang didukung Israel di Prancis itu, mengatakan bahwa ketidakamanan menjadi “katalis” bagi banyak orang Yahudi yang sudah berpikir untuk meninggalkan Prancis.

Emigrasi 5.000 orang pada 2016 menambah catatan 7.900 orang yang meninggalkan negara itu tahun 2015 dan 7.231 pada 2014. Secara keseluruhan, 40.000 warga Yahudi Prancis sudah beremigrasi sejak 2006.

“Aliyah (tindakan pindah ke Israel) warga Yahudi Prancis cukup signifikan dalam satu dekade terakhir,” jelas Benhaim kepada AFP.

Komunitas Yahudi Prancis adalah yang terbesar di Eropa dan diperkirakan jumlahnya sekitar 500.000 orang. Komunitas tersebut pada 2016 dikejutkan oleh penculikan dan pembunuhan brutal seorang pemuda anti-Semit Yahudi, Ilan Halimi, di pinggiran Paris, yang diikuti dengan penembakan di sebuah sekolah Yahudi di kota barat daya Toulouse pada 2012.

Sebagian dari mereka yang pindah ke Israel diketahui kembali ke negara asal sesudahnya. Menurut perkiraan kisarannya 10 sampai 35 persen. Para ahli dan anggota komunitas Yahudi di Prancis mengatakan bahwa serangan-serangan belakangan bulan satu-satunya alasan mereka pindah, namun alasan keluarga, agama dan ekonomi juga berperan.

Menurut beberapa pengamat menyebutkan jumlah orang Yahudi yang akan pindah ke Israel akan semakin massif seiring dengan sentiment anti Yahudi diberbagai Negara dengan diiringi tindakan kekerasan.[ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Terlanjur Sebarkan Berita Hoax? Perbaiki Dengan Cara Ini

0

 

PERCIKANIMAN.ID – – Dalam perkembangan kekinian “pergaulan” di dunia maya khususnya dalam media sosial (medsos) semakin semarak. Ragam informasi, berita, tips bahkan promosi tersebar seperti tak mampu terbendung lagi dari informasi benar hingga yang bohong (hoax). Imbasnya tanpa sengaja terkadang Anda pun mungkin turut menyebarkan berita atau informasi hoax tersebut. Bagi para pengguna media sosial mungkin saja mengunggah suatu informasi yang belakangan baru dia tahu bahwa apa yang dia sebarkan adalah hoax belaka.

Sebagai seorang muslim tentu kita dilarang untuk menyebarluaskan berita atau informasi hoax tersebut karena termasuk dosa dan berpotensi menimbulkan fitnah bagi orang lain. Hal ini sebagaimana yang Allah Swt perintahkan dalam Al Quran:

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (QS.Al Hujurat : 6).

Dalam ayat diatas secara gamlang Allah Swt melarang hamba-hamba-Nya yang beriman berjalan mengikut desas-desus dari orang fasik atau orang yang belum bisa dipercaya. Allah menyuruh kaum mukminin memastikan kebenaran berita yang sampai kepada kita. Tidak semua berita yang dicuplikkan itu benar dan tidak semua berita benar bagus untuk disebar (share) karena meskipun benar namun jika menyangkut nama baik atau aib orang lain kita justru diminta untuk menutupi.

Lalu bagaimana cara memperbaikinya jika Anda terlanjur menyebarkan berita hoax tersebut?. Dihimpun dari berbagai sumber  berikut beberapa cara menjelaskan atau langkah-langkah memperbaiki informasi hoax yang terlanjur Anda share.

  1. Meminta maaf

Diakui bahwa meminta maaf adalah sesuatu yang berat atas kesalahan yang telah diperbuat apalagi di medsos yang bisa diakses banyak orang. Namun demi harga diri dan menunjukkan sikap ksatria maka meminta maaf adalah langkah terbaik. Jangan takut akan untuk dibully namun pupuk percaya diri dengan permintaan maaf tersebut Anda telah menunjukkan etikat baik bukan pribadi pengecut.

  1. Jangan hapus unggahan

Menghapus unggahan yang berisi hoax  yang telah tersebar karena tidak menyelesaikan masalah. Menghapus unggahan yang belakangan diketahui hoax hanya akan menunjukkan Anda seorang yang tidak bertanggung jawab Dengan tidak menghapus unggahan awal, orang bisa mengetahui pembaruan yang bisa dicek ulang.

  1. Beri klarifikasi

Buatlah unggahan terpisah yang berisi permintaan maaf bahwa informasi tersebut salah, disertai informasi yang benar. Klarifikasi juga dapat dibuat dengan menulis di kolom komentar sehingga informasi yang benar juga tersebar ke orang yang menyukai atau membagikan, share, unggahan tersebut.

  1. Hubungi orang yang menyebarkan

Bila memungkinkan, hubungi orang-orang yang menyukai atau membagikan informasi tersebut. Meski tidak mungkin menghubungi semua teman Anda di medsos terutama bila banyak yang menyukai dan membagikan konten tersebut. Tetapi paling tidak sudah ada niat baik untuk memperbaiki dan harus berusaha untuk berhati-hati sehingga tidak mengulanginya lagi.

Pada prinsipnya hidup di dunia maya sama dengan di dunia nyata kerana keduanya juga memerlukan aturan, etika serta tanggung jawab. Ingat dengan apa yang telah Allah Swt janjikan kepada hamba-Nya:

Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan sebesar zarah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya”. (QS. Al-Zalzalah: 7-8)

Jadikan media sosial sebagai sarana untuk menggali informasi dan juga menyebarkan kebaikan kepada banyak orang sehingga Anda akan panen pahala. Sebaliknya, jangan malah fasilitas media sosial justru menjadi ladang dosa-dosa yang kelak juga harus Anda petik dan panen serta dimintai pertanggungjawaban. Mari jadi pribadi cerdas, santun, beretika serta bertanggungjawab meski hanya di dunia maya sekali pun. [ ]

 

Red: ahmad

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Inilah Ciri-ciri Orang yang Mendapat “Hayatan Thayyibah”

0

Oleh: Abdurrahim Dany Suganda *

Setiap manusia bisa dipastikan menginginkan kehidupan yang baik (hayatan thayyibah)  di dunia maupun kelak  di akhirat. Semua manusia mempunyai hak mendapat kehidupan yang baik tersebut,asal memenuhi syaratnya yakni beriman lalu mengerjakan amal shaleh. Hal telah Allah Swt tegaskan dalam firman-Nya:

Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, pasti Kami akan berikan kehidupan yang baik ke¬padanya dan balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan “.(QS An Nahl :97)

Dari ayat di atas, menjadi jelas bahwa permintaan kita dalam doa meminta kehidupan yang baik akan dikabulkan oleh Allah Swt baik laki-laki maupun perempuan beriman kepada Allah Swt dan membuktikan keimanan itu dalam bentuk beramal shaleh. Bahkan balasan yang diberikan Allah akan jauh lebih besar dari amal yang kita lakukan.

Namun yang perlu disadari dan dipahami bahwa hayatan thayyibah itu bukan berarti kehidupan mewah dengan segala kesenangan duniawi yang luput dari ujian, akan tetapi kehidupan yang baik itu adalah kehidupan yang diliputi oleh rasa lega, kerelaan serta kesabaran dalam menerima cobaan dan rasa syukur atas nikmat Allah berikan pada kita.

Sebagian kita mungkin aakan bertanya apa parameter atau kriteria sehingga kehidupan kita termasuk hayatan thayyibah. Jika mengacu pada pendapat para ahli tafsir (mufassir) mulai dari Ali bin Abi Thalib, Ibnu Abbas sampai Sayyid Quth, hingga ulama kontemporer Wahbab Zuhaili dan sebagainya, paling tidak ada tujuh parameter kehidupan seseorang yang mendapatkan predikat hayatan thayyibah tersebut,yakni:

1. Rezeki Yang Halal

Setiap manusia tentu membutuhkan rezeki berupa makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, kendaraan dan kebutuhan-kebutuhan hidup lainnya. Untuk itu, manusia harus mencari nafkah dengan berbagai usaha yang halal. Bagi seorang muslim, mencari rizki secara halal merupakan salah satu prinsip hidup yang sangat mendasar dan tidak boleh ditawar. Kita tentu menghendaki dalam upaya mencari rizki, banyak yang bisa kita peroleh, mudah mendapatkannya dan halal status hukumnya. Namun seandainya sedikit yang kita dapat, susah mendapatkannya selama status hukumnya halal jauh lebih baik daripada mudah mendapatkannya, banyak perolehannya namun status hukumnya tidak halal. Karenanya memperoleh rezeki yang halal merupakan ciri kehidupan yang baik, maka Allah swt mencintai orang yang demikian sebagaimana Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya Allah cinta (senang) melihat hamba-Nya lelah dalam mencari yang halal” (HR. Ad Dailami).

2. Qonaah

Ketika rezeki halal sudah kita peroleh,maka sikap orang yang mencapai derajat kehidupan yang baik adalah selalu qonaah atau menerima rezeki itu dengan senang hati meskipun jumlahnya kadang belum mampu mencukupi kebutuhan. Apa yang kita peroleh tidak selalu jumlahnya mencukupi apalagi melebihi dari seperti yang kita inginkan. Sikap yang terbaik adalah menerima terlebih dulu apa yang kita peroleh dengan rasa syukur, sedangkan kurangnya bisa kita cari lagi. Pada hakekatnya orang yang tidak qonaah itu tidak menghargai jerih payahnya sendiri karena ia merasa sia-sia atas apa yang telah ia usahakan sementara hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Bila usaha sendiri saja sudah tidak bisa dihargai, apalagi usaha orang lain.

3. Kebahagiaan.

Bagi seorang mukmin, ukuran kebahagiaan bukanlah hanya semata-mata dari aspek duniawi, tapi yang terpenting adalah bila bisa menjalani kehidupan dalam kerangka pengabdian dan ketaatan kepada Allah Swt. Oleh karena itu bila seseorang sudah beriman dan beramal shaleh ia akan merasakan kebahagiaan karena kehidupannya di dunia memberi kontribusi manfaat kebaikan, sedangkan di akhirat nanti akan dimasukkan ke dalam surga dan ini merupakan kebahagiaan yang tidak terkalahkan oleh apapun juga.

Sebaliknya bila seseorang melakukan sesuatu yang bertentangan dengan Islam apalagi sampai merugikan orang lain, maka tidak ada kebahagiaan yang ia rasakan, tapi justeru hidupnya diliputi oleh kegelisahan dan kekhawatiran, tidak hanya dalam konteks kehidupan dunia tapi juga kehidupan akhirat yang tidak memiliki harapan yang cerah bagi kebahagiaan. Kebahagiaan itu hanya diberikan kepada orang yang beriman sementara kesenangan itu diberikan kepada orang-orang kafir.

4. Ketenangan.

Bagi seorang muslim,setiap perbuatan dosa akan membuat kehidupannya menjadi tidak tenang, karenannya dengan iman dan amal shaleh, kehidupan yang kita jalani insya Allah terhindar dari dosa yang membuat kita menjadi tenang. Dosa menjadi faktor kegelisahan telah disebut dalam hadits Rasulullah Saw:

Dosa adalah sesuatu yang menggelisahkan dalam hati seseorang, sedangkan ia tidak setuju kalau hal itu diketahui oleh orang lain”. (HR. Ahmad).

Bagi mukmin sejati enak dan tidak enak merupakan ujian yang harus dihadapi sehingga ia tidak takut dengan akan kemungkinan hal-hal yang tidak menyenangkan terjadi pada diri dan keluarganya, sesulit apapun pasti ada jalan keluar dan kemudahan.

5. Ridho

Kehidupan yang baik bagi seorang muslim itu tercermin pada sikap ridho bahwa Allah Swt sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya dan Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul yang diyakini dan diteladani dalam kehidupan ini. Sikap ini merupakan sesuatu yang amat penting sehingga bisa menjalankan ajaran Islam dengan senang hati dan penuh penghayatan dan sikap seperti inilah yang memastikan seorang muslim akan dimasukkan oleh Allah Swt ke dalam surga-Ny. Rasulullah Saw bersabda:

Barangsiapa yang ridha kepada Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasul-Nya, wajib baginya surga “.(HR. Muslim).

6. Syukur

Sudah pasti bagi manusia adanya kenikmatan yang diperolehnya dalam hidup ini sehingga kehidupan yang baik menuntutnya untuk bersyukur kepada Allah Swt. Perintah untuk senantiasa bersyukur atas apa yang telah Allah karuniakan kepada kita dapat dilihat dalam Al-Qur’an,

Jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim :7).

Ketika menafsirkan ayat tersebut,Sayyid Quthub mengemukan bahwa ada dua prinsip bersyukur. Pertama, bukti bagi lurusnya barometer dalam jiwa manusia. Kebajikan itu harus disyukuri, sebab syukur adalah balasan alamiahnya dalam fitrah yang lurus. Kedua, jiwa yang bersyukur akan selalu bermuraqabah (mendekatkan diri kepada Allah Swt) dalam mendayagunakan nikmat yang diberikannya itu. Selanjutnya beliau menyatakan bahwa prinsip bersyukur seperti di atas bisa memberikan empat manfaat yang sangat penting dalam kehidupan seorang muslim, yaitu mensucikan jiwa, mendorong jiwa untuk beramal shaleh. menjadikan orang lain ridha serta dan memperbaiki serta memperlancar interaksi sosial.

7. Sabar.

Sabar adalah menahan dan mengekang diri dari melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan Allah Swt karena mencari ridha-Nya. Orang yang hidupnya baik tidak mungkin melepaskan sifat sabar dari dirinya, apalagi dalam situasi sulit, karenanya Allah Swt mencintai siapa saja yang sabar. Gambaran orang-orang yang sabar ini telah Allah Swt kabar kepada kita melalui berfirman,

Betapa banyak nabi yang berperang dengan didampingi sejumlah besar pengikutnya yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa di jalan Allah, tidak patah semangat, dan tidak menyerah kepada musuh. Allah mencintai orang-orang yang sabar”. (QS 3:146)

Implementasi dari sabar bukan hanya sampai dilisan semata yang bibirnya mengucap sabar namun hati dan perilakunya menunjukan sikap kekesalan dan selah marah kepada Allah dengan menganggap Allah tidak berlaku adil kepada dirinya. Sikap sabar itu berbanding lurus antara lisan,hati dan perbuatannya. Sikap sabar ini akan menjadi salah satu faktor dalam kehidupan kita,seperti yang Allah firmankan,

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (QS.Al-Baqarah: 45-46)

Dengan demikian menjadi jelas bagi kita bahwa kehidupan yang baik itu tidak hanya membawa kebaikan bagi dirinya, tapi juga kebaikan bagi keluarga, orang lain,masyarakat bahkan terhadap alam semesta ini. Namun demikian yang perlu kita waspadai sebagai godaan dan cobaan adalah orang-orang terdekat kita. Boleh jadi mereka justru orang yang pertama dan terdepan dalam menghalangi kita dalam mendekat kepada Allah Swt untuk meraih ridho-Nya.

Katakanlah, “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah yang kamu sukai lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan daripada berjihad di jalan-Nya, tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya.” Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik”. (QS.At-Taubah: 24).

Semoga kita mampu meraih kehidupan yang baik tersebut baik di dunia hingga akhirat kelak dengan mencurahkan segala potensi baik harta,tenaga pikiran yang digunakan di jalan Allah untuk mendapat keridhoan-Nya. Wallahu’alam. [ ]
*Penulis adalah :
– Nara sumber Tadabbur Al-Qur’an MQTV dan tiap hari rabu jam 4 sore & (Maghrib Mengaji MQFM),
– Nara sumber Ta’lim Rutin Tadabbur Al-Qur’an di Masjid Agung Trans Studio Bandung tiap Sabtu sore jam 15.30.

 

Abdurahim Dani 2
Abdurrahim Dany Suganda

 

Editor: Iman

Bukti Kalau Kehidupan di Dunia Berasal dari Langit

0

Oleh : Bambang Pranggono

 
وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ الْأَرْضِ

Dan buatkanlah bagi mereka perumpamaan kehidupan di dunia ibarat air yang Kami turunkan dari langit sehingga menyuburkan tumbuh-tumbuhan. (Al-Kahfi:45)

Al-Qurtuby menafsirkan ayat tadi bahwa hidup diibaratkan seperti air, ketika sedikit dia bermanfaat, kalau banyak jadi merusak. Namun, barangkali bisa juga kita memaknai bahwa sebagaimana air diturunkan dari langit, maka kehidupan juga berasal dari langit.

Tim yang dipimpin oleh Prof.Milton Wainwright dari Deopartemen Biologi Molekuler University of Sheffield menemukan bukti adanya makhluk organisme mikroskopik yang hidup di ketinggian 27 km di atas atmosfir Chester, Inggris. Sampel itu diperoleh dari balon yang diterbangkan ke lapisan stratosfir pada saat hujan meteor Perseid 31 Juli 2013.
Mereka mendapati makhluk-mahluk bersel tunggal yang disebut diatom, dan mengandung DNA . Ketika rasio dari isotop tertentu menunjukkan sebuah angka tertentu maka makhluk organisme tadi berasal dari bumi, ketika rasio menunjukkan angka lain maka mereka berasal dari angkasa luar.

Prof.Wainwright yakin bahwa makhluk itu turun dari angkasa luar, terbawa oleh komet dan meteor yang meleleh ketika menembus atmosfir bumi lalu menyebarkan makhluk-mahluk tadi. Juga karena mereka bersih dari debu maka tentu bukan diterbangkan ke atas dari permukaan bumi. Di awal 2013, NASA juga menemukan adanya bakteri yang melayang di ketinggian 8 km.

Lalu juga sampel udara yang diambil dengan pesawat yang terbang di lapisan troposfera di atas Lautan Atlantik ternyata berisi 314 jenis bakteri. Sebuah Tim peneliti Inggris yang lain melakukan ekspedisi Cloud-Lab mengumpulkan sampel di awan, dalam rangka mencari bukti adanya bakteri dan jamur yang hidup di sana.

Prof.Felicity Aston, pimpinan tim yang ahli meteorologi mengatakan bahwa bukan hanya kehidupan yang dipengaruhi oleh cuaca, tetapi cuaca juga dipengaruhi oleh jasad renik makhluk-mahluk hidup di angkasa. Walhasil semua kehidupan di bumi diduga berasal dari angkasa luar, sebagaimana isyarat dari ayat al-Qur’an di atas. Wallahu a’lam.

Cara Ajak Anak Muda Memakmurkan Masjid

0

PERCIKANIMAN.ID – – Belakang ini pada sebagai masjid masih jarang sekali diisi oleh anak-anak muda. Masjid seolah hanya sebatas tempat ibadah yang digunakan oleh orang dewasa sehingga eksistensi masjid tidak kalah dengan tempat nongkrong atau mal. Padahal peran pemuda dalam perkembang dan eksistensi Islam sangat dibutuhkan

Jika masjid penuh dengan orangtua, hal ini bukanlah sesuatu yang aneh karena orangtua sedang mempersiapan “perjalanan” panjangnya dengan memanfaatkan masa senggangnya dengan ragam ibadah di masjid. Diakui orangtua lebih banyak waktu luangnya sehingga sangat memungkinkan aktivitas ibadah dimasjid menjadi lebih dominan.

Namun jika kaum mudanya yang juga bisa aktif maka hal ini tentu sesuatu yang luar biasa. Masa muda adalah masa mencari jati diri dengan lebih banyak aktivitas duniawi yang cenderung hura-hura dan santai. Karenanya jika kaum muda Islam lebih banyak menghabiskan waktunya di masjid ketimbang di café atau mall maka ini adalah hal yang luar biasa.

Oleh sebab itu, penting sekali mengajak peran remaja dalam meningkatkan eksistensi dan memakmurkan masjid. Melansir dari Soundvision, berikut ini beberapa cara ‘meramaikan’ lagi masjid bagi remaja di tengah situasi dan kondisi yang tidak menjadikan masjid tempat singgah saja sehingga remaja pun bagian dari memakmurkan masjid:

 

  • Libatkan aktivitas kemasjidan

Bulan Ramadan menjadi kesempatan untuk mempertahankan anak muda di masjid. Misalnya, dengan membuat konsep pengajian remaja. Sediakan pula hidangan buka puasa yang tren di kalangan anak muda, seperti piza atau popcorn. Makanan dapat mengundang anak mudah lebih cepat datang ke masjid. Selain momen Ramadhan juga bisa memanfaatkan kegiatan hari besar Islam seperti maulid nabi dan tahun baru hijrah sebagai sarana mengumpulkan remaja di masjid.

  • Rangkul dengan teknologi

Manfaatkan media sosial untuk mengundang anak muda datang ke pengajian dan salat berjamaah di masjid. Sebab, hampir semua anak muda memiliki akun-akun media sosial. Pilih pokok bahasan yang disukai anak muda. Hal ini bisa juga didukung dengan pemberian akses internet gratis terbatas (wifi) sehingga remaja lebih betah di masjid dan orangtua lebih mudah untuk mengontrol aktivitas anak-anaknya di masjid saat berselancar di dunia maya. Terapkan aturan jika mengakses situs negatif maka tidak akan diberi akses lagi.

  • Ceramah yang dinamis

Tidur atau main gadget sering kali tampak pada jamaah salat Jumat. Mungkin ini dikarenakan isi khutbah yang membosankan dan terkesan itu-itu saja. Untuk itulah buatlah isi khutbah dan cara penyampaiannya yang disenangi anak muda. Undang pula pembicara yang merupakan dari kelompok anak muda agar dapat mendorong semangat anak muda lainnya. Para pengrus masjid juga perlu mendengarkan aspirasi remejanya khususnya dalam memilih tema dan ustadznya yang dikehendaki.

remaja-masjid
Beberapa remaja mengikuti kajian di masjid (foto: tribunnews)
  • Jalin keakraban antar remaja

Liburan sekolah atau libur semesteran adalah waktu yang tepat bagi remaja untuk lebih memakmurkan masjid. Ajak mereka beraktivitas di masjid hingga larut malam dengan mengikuti kajian dan permainan yang menyenangkan. Kegiatan ini juga bisa dimanfaatkan dengan mengajak remaja yang masih malu-malu ke masjid. Katakana bahwa siapa lagi yang akan memakmurkan masjid kalau bukan remaja. Namun juga perlu dijelakan bahwa pergaulan khususnya antar muda mudi di masjid juga aturannya. Jangan biarkan remaja putra dan putri berkegiatan dimasjid dengan saling bercampur. Momen ini tepat bagi orangtua menjelankan aturan pergaulan dalam Islam.

  • Libatkan dalam merenovasi masjid

Meski ornament dan aksitektur masjid tidak sama dengan rumah sehingga bisa boleh menempel sembarang gambar atau apa pun di dinding masjid namun saat hendak mengecat ulang masjid ada baiknya melibatkan remaja. Libatkan remaja meski sekedar dimintai kritik dan  sarannya. Mungkin para remaja juga perlu ruang khusus semacam secretariat untuk pusat kegiatan. Beri pemahaman bahwa masjid juga milik remaja sehingga ada tanggung jawab untuk menjaga, merawat dan memelihara. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

Fakta Unik Kekuatan di Balik Sehelai Rambut

0

PERCIKANIMAN.ID- Kendati fungsi utama rambut adalah untuk mencegah hilangnya panas dari kepala, tetapi setiap helainya begitu berharga. Sehingga, banyak orang rela mengeluarkan banyak uang untuk membuatnya tetap indah.

Bagi sebagian besar masyarakat, rambut dianggap sebagai mahkota dan telah menjadi bagian dari pencitraan diri.  Sementara Rasulullah Saw sendiri memelihara rambutnya dengan baik. Bahkan ada riwayat yang menyatakan rambut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam panjangnya sampai menyentuh bahunya.

Salah satu seperti dalam hadits berikut:

Dari Bara’ bin Azib, dia berkata, “Aku tidak pernah melihat rambut melampaui ujung telinga seorang pun yang lebih bagus dari (rambut) Rasulullah.” Dalam suatu riwayat lain, “Rambut Rasulullah sampai mengenai kedua bahunya.” (HR. Muslim: 2337)

Dari sudut pandang ilmiah, rambut merupakan sel. Seperti halnya kulit, rambut tumbuh dan rontok secara teratur. Rambut terdiri dari keratin, yaitu sejenis protein yang sama dengan yang membentuk kuku dan lapisan luar kulit. Walaupun terlihat lemah, namun sebenarnya rambut menyimpan kekuatan dan kemampuan tak terduga.

Ada beberapa fakta unik seputar kekuatan dari sehelai rambut yang mungkin belum pernah sahabat ketahui.  Inilah beberapa di antaranya :

1. Membersihkan tumpahan minyak

Tahun 2007 ketika terjadi tumpahan minyak di teluk San Francisco, para relawan pecinta lingkungan menggunakan semacam lap yang terbuat dari rambut manusia untuk membersihkan pantai. Rambut ternyata menyerap minyak dari air dan bekerja seperti spons alami.

2. Sebagai bahan pembuat saus kedelai

The Internet Journal of Toxicology melaporkan sebuah perusahaan di China yakni Hongshuai Soy Sauce menjual produk mereka yang diklaim menggunakan teknologi bioengineering termutakhir. Dengan harga lebih mudah dari pesaingnya, saus kedelai tersebut menjadi produk yang laris di China.

Ternyata ketika diselidiki diketahui perusahaan itu tidak menggunakan asam amino yang berasal dari kedelai dan gandum, tetapi asam amino yang berasal dari rambut manusia yang dikumpulkan dari salon-salon.

3. Pajak janggut

Peter the Great termasuk dalam salah satu Kaisar Rusia yang tersohor. Karena ia ingin penduduk di kekaisarannya meniru gaya orang Barat, ia memerintahkan semua untuk mengadopsi gaya fashion ala Barat dan para pria diwajibkan memiliki janggut yang bersih.

Jika ada pria yang menolak mencukur janggutnya maka ia akan dikenai pajak sebesar 100 rubel. Raja Hendry VIII menerapkan pajak serupa ketika memerintah.

4. Orang berambut merah mungkin Alien

Ada suatu teori konspirasi yang menyebutkan orang-orang berambut merah adalah hasil perkawinan alien dengan manusia. Makanya kebanyakan raja dan ratu di Eropa memiliki rambut merah dan lebih bijaksana.

Walaupun terdengar tak masuk akal, namun ternyata wanita yang memiliki rambut merah lebih sering mengalami perdarahan. Karena itu dokter melakukan persiapan persalinan yang lebih kompleks untuk mereka. Jumlah helaian rambut pada kelompok orang berambut merah juga lebih sedikit, yakni 90.000 helai, dibanding orang yang berambut pirang atau cokelat yang memiliki 140.000 helai.

5. Rambut manusia pernah dipakai sebagai perhiasan

Para era Victoria, banyak wanita yang menggunakan perhiasan yang dibuat dari rambut orang yang mereka kasihi dan sudah meninggal. Karena pada masa itu belum jamak lembaran foto maka rambut abu-abu nenek mereka menjadi perhiasan yang populer.

Kemudian lama kelamaan berkembang seni rambut dan menjadi bagian dari gaya hidup. Walau terdengar tidak wajar, tapi sampai sekarang ada beberapa situs yang menjual seni rambut antik, bahkan rambut yang diklaim milik orang-orang terkenal.  (Berbagai Sumber)

Teliti Travel Sebelum Berangkat, Hindari Sistem Umrah MLM

0

PERCIKANIMAN.ID — Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis meminta umat Islam di Indonesia agar lebih teliti dan semakin cermat memilih travel umrah. Ini untuk menghindari kembali terjadinya kasus penelantaran jamaah umroh oleh pihak travel tidak perlu terjadi jika masyarakat teliti memilih travel.

“Masyarakat harus teliti, terutama menyangkut harga tiket yang terkadang tidak rasional sehingga banyak jamaah tergiur dengan harga murah tersebut,” kata Iskan, dikutip dari Republika.co.id, Selasa (10/1/2017).

Apalagi sekarang, kata dia, saat ini sudah marak travel dengan sistem multi level marketing (MLM). Walaupun Kemenag melarang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memfatwakan haram, tapi Iskan meragukan apakah Kemenag sudah mengeceknya.

“Jangan-jangan masih banyak yang beroperasi sehingga akan banyak pula korban berjatuhan,” katanya.

Anggota DPR Fraksi PKS ini berharap, masyarakat semakin berani. Terutama, bagi siapa saja yang merasa tertipu oleh oknum travel umrah. Mereka diminta segera melapor kepada komisi VIII DPR RI dan aparat penegak hukum.‎

Sebagaimana diketahui saat ini masih ada masyarakat yang menawarkan perjalanan umrah dengan cara mengajak orang lain terlebih dahulu jadi anggotanya (member) dengan sistem MLM. Semakin banyak orang yang bergabung makan semakin besar potensi untuk bisa berangkat dengan biaya yang relative murah bahkan dibawah standar biro haji umrah yang ditetapkan pemerintah. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: kemenag

McDonalds Singapura Syaratkan Kue Ultah Yang Dibawa Pelanggan Harus Halal

0

PERCIKANIMAN.ID – – Jaringan restoran cepat saji McDonald di Singapura juga mengikuti langkah McDonald Malaysia yang menetapkan aturan bahwa semua kue ulang tahun yang dibawa masuk oleh pelanggannya ke tempat itu harus memiliki pengakuan halal.

“Biasanya, pelanggan tidak diperkenankan membawa makanan dari luar ke dalam restoran kami, tetapi kami membuat pengecualian untuk kue ulang tahun dan kami meminta kue yang dibawa harus dari restoran yang bersertifikat halal atau sumbernya halal,” demikian disampaikan Direktur Hubungan Komunikasi dan Pemerintah McD  Singapura, Faz Hussen, dikutip  Channel News Asia,Senin (9/1/2017).

Menurut Faz Hussen, peraturan itu telah dilaksanakan sejak tahun 1992, di mana semua restoran McDonald di republik itu menerima sertifikasi halal dari Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS).

“Sebagai restoran halal, kami harus patuh pada peraturan MUIS untuk memastikan makanan yang kami hidang berstatus halal dan sesuai dimakan oleh orang Islam. Ini termasuk aturan dalam penyediaan makanan, metode menyimpan bahan, dan memastikan makanan yang disajikan tidak bercampur dengan makanan tidak halal,” ujarnya.

Tambahnya, aturan itu dipublikasikan kepada pelanggan mereka melalui situs web, dan menjadi topik pertanyaan utama di segmen informasinya.

Pemberitahuan terkait restoran makanan cepat itu juga mengatakan, ia menyediakan kue-kue untuk ulang tahun dalam paket ulang tahun untuk memudahkan pelanggan mereka.

McDonald selama ini tidak memungkinkan memasukkan makanan luar ke tempat mereka oleh pelanggan, kecuali kue ulang tahun.

Sebelum ini, McDonald Malaysia menjadi sasaran kritik kelompok agama tertentu sehubungan kasus kue ulang tahun.  Kebijakan McDonald membolehkan pelanggan membawa kue ulang tahun dengan syarat mendapat sertifikasi halal dianggap bentuk diskriminasi pelanggan no Muslim.

Selanjutnya, Mc Donald Malaysia  mengeluarkan permohonan maaf atas kesalahpahaman sehubungan pemberitahuan berkenaan tetapi menegaskan pihaknya akan tetap dengan kebijakan itu karena ia harus memastikan produk yang digunakan di restoran-restorannya telah disertifikasi halal oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim).

“Jakim berpandangan bahwa kebijakan yang dikembangkan oleh pihak McDonald adalah merupakan inisiatif yang baik serta komitmen yang tinggi perusahaan dalam upaya pengontrolan jaminan halal di semua tempat McDonald berpusat Sistem Jaminan Halal (HAS),” kata  Direktur Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) Othman Mustapha memuji kebijakan McDonald. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: chanel news