Beranda blog Halaman 393

Masa Penting Stimulasi Buah Hati Ada di Satu Tahun Pertama

0

PERCIKANIMAN.ID – – Semua orangtua, terutama ibu tentu akan merasa sangat bangga ketika melihat anak-anak mereka tumbuh dan berkembang dengan sangat baik, sesuai dengan perkembangan usianya.Pada satu tahun pertama anak akan mengalami perkembangan yang sangat signifikan untuk perkembangan selanjutnya.

 

Menurut dokter spesialis anak dan ahli tumbuh kembang anak Dr dr Rini Sekartini, SpA (K), agar anak tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai dengan usianya, perlu mendapatkan stimulasi terus menerus dari orangtuanya, terutama pada satu tahun pertama usia anak.

 

“Usia satu tahun pertama anak merupakan masa yang sangat penting untuk menentukan tumbuh kembang anak ke depannya. Dan idealnya di satu tahun pertamanya anak jangan ditinggal atau dilepas begitu saja oleh orangtuanya, terutama ibunya,” papar Rini seperti dikutip dari tribunsumsel.com.

 

Oleh karena itu, Rini menyarankan, agar para ibu yang bekerja ada baiknya mempertimbangkan untuk berhenti bekerja selama satu tahun setelah melahirkan demi tumbuh kembang anak yang optimal melalui pemberian stimulasi yang maksimal.Jika terpaksa harus bekerja, anak harus tetap ditemani atau didamping oleh pengasuhnya yang memang punya kemampuan untuk menstimulasi anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik dan optimal. Atau jika sangat terpaksa boleh juga dititipkan ke daycare yang dapat memberikan pengasuhan satu anak satu pengasuh.

 

Masalahnya, ujar Rini, banyak keluarga di Indonesia yang secara ekonomi tak sanggup mempekerjakan pengasuh yang memiliki keahlian untuk menstimulasi anak dengan baik.Biasanya keluarga Indonesia hanya sanggup membayar satu orang asisten rumah tangga yang sekaligus mengerjakan pekerjaan rumah dan menjaga anak-anak.

 

Menurut Rini kurangnya stimulasi yang baik kepada anak dapat menyebabkan anak tidak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, bahkan mengalami beberapa gangguan tumbuh kembang. Misalnya, mengalami lambat bicara, lambat berjalan, sulit menguyah, tidak mandiri, dan masalah lain yang terkait gangguan tumbuh kembang anak.

 

Namun kata Rini, yang paling banyak terjadi pada anak usia dini akibat kurangnya stimulasi adalah gangguan terlambat bicara. Jika anak sudah berusia lebih dari setahun tahun belum dapat bicara dengan jelas, ujar Rini, anak sudah mengalami gangguan tumbuh kembang.

 

“Cara untuk mengobatinya sebenarnya kuncinya ada pada orangtua. Di dalam rumah, orangtua harus berinteraksi dengan anak, mengajak mengobrol sehingga anak jadi lancar bicara. Namun dari segi pengobatan, bisa dengan melakukan terapi. Lamanya terapi bisa berbeda-beda untuk setiap anak. Tapi pada umumnya berkisar antara 3-6 bulan, dengan waktu terapi satu mingu sebanyak dua kali,” pungkasnya. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Jika Shalat Subuh Disaksikan Malaikat, Bagaimana Dengan Shalat Lainnya?

0

 

Assalamu’alaykum wr.wb. Pak ustadz ada ayat dan hadits yang menerangkan tentang shalat Subuh yang disaksikan oleh malaikat. Apa makna ayat dan hadits tersebut? Lalu bagaimana dengan shalat-shalat yang lainnya apa luput dari pengawasan malaikat?. Terima kasih ( Marliya by email)

 

 

 

 

Wa’alaykumsalam wr.wb. Iya teh Marliya dan pembaca sekalian, apa yang Anda maksudkana dapat kita baca dalam Al Quran surat Al-Isra ayat 78, dimana Allah Swt berfirman:

Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).”

Sementara dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (subuh).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ayat dan hadits tersebut mengandung makna tentang keutamaan shalat Subuh berjamaah di masjid. Mengapa shalat Subuh khususnya yang dikerjakaan berjamaah di masjid mengandung banyak keutamaan? Ini bisa kita rasakan betapa shalat Subuh itu sungguh banyak dan besar sekali godaannya seperti masih ngantuk, dingin, malas dan sebagainya. Betapa banyak sebagian dari saudara-saudara kita yang masih lalai dalam mengerjakan shalat shubuh khususnya berjamaah di masjid. Kebanyakan mereka lebih memilih melanjutkan tidurnya ketimbang bangun untuk melaksanakan shalat di awal waktu sehingga tidak sedikit yang Subuh nya kesiangan.  Jika kita melihat jumlah jama’ah yang shalat shubuh di masjid, akan terasa berbeda dibandingkan dengan jumlah jama’ah pada waktu shalat lainnya misalnya Dhuhur, Ashar atau Isya.

Informasi bahwa shalat Subuh itu disaksikan oleh malaikat sebagai gambaran betapa agungnya shalat ini karena manusia mampu mengalahkan rasa malasnya, ngantuknya dan segala godaan lainnya. Godaan shalat Subuh tentu berbeda dengan godaan shalat Dhuhur misalnya, meski dikerjakan sama-sama berjamaah di masjid. Ini bukan berarti shalat-shalat yang lainnya tidak disaksikan malaikat, hanya shalat Subuh apalagi berjamaah di masjid para malaikat akan lebih banyak mencurahkan rahmatnya serta mencatat pahala shalat berjamaahnya.

Jika kita baca atau disimak banyak sekali hadits yang menceritakan tentang keutamaan shalat Subuh ini khususnya sekali lagi yang Subuhnya berjamaah di masjid di awal waktu, bukan sekedar shalat Subuh saja. Sebab ada yang shalat Subuh tapi sudah mendekati Matahari terbit. Keutamaan shalat Subuh ini seperti:

  • Dihitung seperti shalat semalam penuh.

Hal ini dapat kita simak dari hadits disabdakan Rasulullah Saw,  “Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim)

  • Salah satu penyebab masuk surga dan penghalang masuk neraka

Rasulullah Swt bersabda, “Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits yang lain beliau bersabda,” Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat shubuh) dan shalat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ashar).” (HR. Muslim)

  • Ia berada di dalam jaminan Allah Swt

Dalam haditsnya Rasulullah Saw bersabda:“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR.Muslim)

Sebenarnya akan lebih abdhol jika kita baca juga ayat berikutnya yakni surat Al-Isra’ ayat 79, dimana Allah Swt memerintahkan untuk mengerjakan shalat malam atau shalat Tahajud. Dalam firman-Nya:

“Pada sebagian malam, dirikanlah salat Tahajud sebagai suatu ibadah tam¬bahan bagimu. Mudah-mudahan Rabb-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS.Al-Isra’: 79)

Ini mengandung makna bahwa Allah Swt memerintahkan tambahan ibadah sebagai keutamaan yakni dengan shalat Tahajud. Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu shalatlah sebagai suatu ibadah tambahan bagimu sebagai amal fardu tambahan bagimu, atau sebagai tambahan di samping salat-salat fardu. Mudah-mudahan Allah mengangkatmu kedudukan disisi Allah (Rabb-mu) di akhirat kelak (pada tempat yang terpuji).  Harapan kita tentu mulia dan terpuji dihadapan Allah Swt dan manusia di dunia ini, namun sekiranya tidak dianggap mulia dihadapan manusia tentu kita berharap mulia dihadapan Allah Swt.

Jadi akan lebih sempurna jika malamnya melakuan shalat Tahajud kemudian dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah di masjid diawal waktu. Wallahu’alam. [ ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: aly

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

 

Uni Eropa Kecam Rencana Israel Bangun Perumahan di Tepi Barat

0

PERCIKANIMAN.ID – – Rencana Pemerintah Israel yang akan membangun ribuan rumah di kawasan Tepi Barat Sungai Jordan mendapat kecaman dari beberapa Negara termasuk Uni Eropa (UE).

Juru bicara Dinas Aksi Luar Negeri Eropa (EEAS) mengatakan tindakan Israel yang akan membangun sekira 2500 rumah di Tepi Barat akan sangat merusak prospek penyelesaian perdamaian dua negara.

“Sangat disesalkan bahwa Israel melanjutkan kebijakannya, meskipun masyarakat internasional terus menyampaikan keprihatinan dan keberatan, yang telah disampaikan pada semua tingkat,” kata seorang juru bicara Dinas Aksi Luar Negeri Eropa (EEAS), Dinas Diplomatik UE di dalam satu pernyataan seperti dilansir Xinhua dan dikutip dari antaranews, Rabu (25/1/2017).

Perdana menteri Israel Benyamin Netanyahu dan menteri pertahanannya telah sepakat untuk menyetujui pembangunan 2.500 rumah baru di Permukiman Yahudi di Wilayah Pendudukan Tepi Barat, kata satu pernyataan dari Kementerian Pertahanan.

Sebagian besar rumah akan dibangun di beberapa blok permukiman, kata kementerian. Ditambahkannya, pembangunan rumah baru tersebut akan disetujui untuk menjawab kebutuhan akan perumahan dan kelanjutan kehidupan sehari-hari.

Israel merebut Jerusalem Timur dalam Perang Timur Tengah 1967, bersama dengan bagian lain Tepi Barat dan Jalur Gaza. Israel belakangan mencaplok Jerusalem Timur dan mengumumkannya sebagai bagian dari ibu kota Israel yang kekal, tindakan yang tak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Beberapa pihak menilai rencana Israel yang akan meneruskan pembangunan rumah di Tepi Barat hanya akan memperkeruh suasana di Timur Tengah khususnya wilayah Palestina. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: eurotoday

 

 

Mengapa Bangkai Ikan Halal? Al Quran dan Sains Jelaskan

0

PERCIKANIMAN.ID – – Allah Swt telah mengharamkan bangkai atau daging hewan yang tidak disembelih. Hikmah dari diharamkannya bangkai ialah karena darah hewan yang mati bukan disembelih akan terkumpul di tubuh. Bangkai hewan itu memungkinkan darah untuk tidak dapat keluar dan mengendap dalam salurannya. Darah yang terkumpul di tubuh tersebut menyebabkan banyak bakteri akan dengan mudah tumbuh dan berkembang sehingga akan berbahaya jika dikonsumsi.

Namun ada bangkai yang oleh Allah Swt halalkan bagi kaum muslimin yakni bangkai ikan dan hewan laut lainnya. Seluruh hewan yang terdapat di laut ialah halal, termasuk bangkai ikan laut. Dalam Al Qur’an Allah Swt terangkan:

Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan,” (QS.Al-Maidah: 96).

Dalam penjelasan secara sains, rupanya air laut berpengaruh terhadap amannya daging ikan tersebut untuk dikonsumsi. Dihimpun dari berbagai sumber termasuk dari lifesceince, air laut sebagai pengawet alami terbaik. Fakta menunjukkan bahwa air laut memiliki kadar garam yang cukup tinggi. Ini menyebabkan bangkai ikan yang mati di laut tetap segar dan bisa dikonsumsi.

Bagaimana garam dapat mengisap air dari suatu benda atau makhluk hidup? Jawabnya adalah melalui osmosis. Osmosis sesungguhnya hanyalah salah satu macam peresapan. Osmosis adalah peresapan air melalui sebuah membran tipis, dan itu terjadi setiap kali ada dua larutan berbeda konsentrasi (kepekatan) di seberang menyeberang sebuah membran. Air akan mengalir dari larutan kurang pekat ke larutan yang lebih pekat melewati membran. Membran biasanya terdapat pada dinding sel darah merah, pembuluh darah kapiler, atau pada bakteri. Bakteri pada dasarnya merupakan segumpal kecil protoplasma mirip jeli yang terbungkus dalam dinding sel yang berfungsi sebagai membran. Sedangkan protoplasma di dalamnya merupakan berupa air dengan bermacam-macam bahan terlarut di dalamnya.

Darah hewan yang mati bukan disembelih akan terkumpul di tubuh. Bangkai hewan itu memungkinkan darah untuk tidak dapat keluar dan mengendap dalam salurannya. Sedangkan, ikan tidak memiliki pembuluh darah yang menyebabkan mengendapnya darah. Dalam Islam, diterangkan bahwa hewan yang berasal dari laut aman dan halal untuk dikonsumsi. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

115 Pimpinan Perguruan Tinggi Islam se-Indonesia Bahas Ekonomi Syariah

0

PERCIKANIMAN.ID – – Dijadwalkan sebanyak 115 pimpinan perguruan tinggi Islam berkumpul di Yogyakarta pada acara Indonesia Islamic University Conference (IIUC). Acara yang digelar 25-26 Januari 2017 tersebut merupakan kerja sama Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono IX akan menerima peserta konferensi yang bertajuk ‘Perguruan Tinggi Islam Menuju World Class University’  di Bangsal Kepatihan, Kompleks Gubernuran Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara secara resmi konferensi akan dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (25/1/2017) ini.

Peserta konferensi adalah rektor dan wakil rektor di lingkungan Universitas Islam Negeri seperti UIN, IAIN, STAIN, dan Universitas Islam swasta seluruh Indonesia dengan jumlah sekitar 200 orang. Konferensi akan dibagi dua stream atau sesi yakni akademik dan finansial.

Pada sesi akademik akan hadir pembicara internasional yakni Representative Residence IDB Ibrahim Shoukri, serta pembicara lokal dari dan Guru Besar Universitas Gajah Mada Prof Mudrajat Kuncoro dan Direktur Pendidikan Tinggi Islam Prof Amsal Bachtiar. Adapun untuk  sesi finansial akan diisi oleh perwakilan dari LPS Halim Alamsyah, Wakil Rektor II UGM Dr Didi Achjari, dan Direktur IT BSM Fahmi Ridho. Untuk diskusi terakhir akan hadir pengamat ekonomi Hendri Saptarini, Prof Suyatno bendahara umum PP Muhammadiyah, dan Prof Mudji Rahardjo Rektor UIN Malang.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Agus Sudiarto menuturkan, konferensi ini bertujuan menyelaraskan misi bank selaku institusi keuangan syariah dan Universitas Islam selaku institusi pendidikan Islam.

“Pada dasarnya bank syariah dan universitas negeri memiliki misi yang sama yakni meningkatkan kesejahteraan umat. Bank dari sisi ekonomi, universitas dari sisi pendidikan,” ujarnya seperti dilansir dari republika.co.id, Rabu (25/1/2017)

Dengan demikian akan banyak hal yang bisa disinergikan dari sisi bisnis dan lainnya. Agus mengungkap BSM merupakan salah satu tujuan kerja alumni Universitas Islam Negeri, terutama yang dari jurusan ekonomi Islam atau syariah Islam. Dengan bersinergi, bank bisa memperoleh sumber daya potensial, sementara UIN juga bisa mendidik mahasiswa sesuai kompetensi yang dibutuhkan industri.

Bank Syariah yang karena bisnisnya menuntut kepatuhan pada prinsip syariah, juga membutuhkan SDM yang memahami aspek kesyariahan dimana kompetensi tersebut dikembangkan di universitas Islam. Sejauh ini BSM telah menerima sekitar 400-an alumni UIN seluruh Indonesia. Mereka bekerja di berbagai posisi termasuk kepala cabang.

Dari sisi bisnis, BSM menawarkan layanan perbankan syariah kepada institusi perguruan tinggi seperti cash management system, BSM Payment Institution untuk pengelolaan biaya kuliah mahasiswa, pembiayaan infrastruktur untuk kampus dan pembiayaan ritel untuk pegawai di lingkungan perguruan tinggi.

Dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat penyelenggaraan karena Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga merupakan salah satu Universitas Islam tertua di Indonesia. Di samping itu Yogyakarta juga merupakan kota yang peduli dengan pendidikan sejak jaman kemerdekaan.

Sementara itu Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Dr KH Yudian Wahyudi MA PhD mengatakan, pihaknya sangat bangga menjadi tuan rumah untuk acara yang dihadiri para pimpinan universitas Islam tersebut.

“Kami berharap bisa menyelaraskan langkah di kalangan para rektor mengenai sinergi antara perguruan tinggi Islam dan bank syariah,” ujarnya.

Dia berharap sinergi ini bisa bermanfaat untuk  peningkatan kompetensi mahasiswa, dosen, dan nantinya menuju world class university.

“Ternyata untuk menjadi world class university yang namanya infrastruktur harus disiapkan,’’ kata dia.

Oleh karena itu, UIN dan bank syariah bisa bekerja sama. Yudian menyebut jumlah perguruan tinggi Islam Negeri di Indonesia mencapai 56 perguruan dengan jumlah mahasiswa sebanyak 265.172. Dengan jumlah mahasiswa tersebut, perguruan tinggi Islam juga merupakan kawah candradimuka atau tempat menempa untuk menghasilkan pemimpin Indonesia di masa mendatang. []

 

Red: admin

Editor: iman

Foto: infosyariah

Tiga Alasan Kita Harus Mudah Maafkan Kesalahan Orang Lain

0

PERCIKANIMAN.ID – Seorang teman pernah memberi nasihat agar saya memaafkan orang yang pernah berkata kurang benar terhadap diri saya pada sebuah acara reuni. Saya pun berpikir bahwa mungkin reaksi saya memang berlebihan dan sudah seharusnya saya memaafkan orang tersebut.

Lagi pula, dia sudah menyadari kesalahannya dan berulangkali meminta maaf. Saya pun kemudian mengajukan kesepakatan bahwa saya akan memaafkan orang tersebut jika sang teman juga memaafkan istrinya yang telah berselingkuh. Apa yang dikatakan teman saya tersebut? “Ini beda. Perbuatan istri saya tidak termaafkan,” tegasnya dengan nada emosi. Saya pun berkata, apa bedanya. Toh ini adalah hal yang sama, yaitu memaafkan.

Dalam hati, penulis tidak henti bertanya mengapa kita kerap membedakan subjek penerima maaf serta mengklasifikasikan tingkat kesalahan yang layak diberi maaf. Bukankah ketika sudah berniat, maaf hendaknya diberikan tanpa embel-embel apa pun. Meski demikian, kita lebih suka menahan dari pada member maaf.

Baiklah, kalau Anda masih berkeras untuk membeda-bedakan subjek penerima maaf, paling tidak saya akan mengemukakan tiga alasan mengapa mengapa Anda harus memberi maaf sekarang juga. Pertama, Allah Swt. itu Maha Pemaaf. Anda tentu tidak mau dicap sebagai hamba durhaka yang menantang Tuhannya dengan melawan sifat-Nya sebagai Maha Pemberi Maaf, bukan? Ya, Allah Swt. saja mau memaafkan kesalahan hamba-hamba-Nya, lantas apa hak kita yang notabene sekadar hamba untuk tidak memaafkan kesalahan hamba Allah yang lainnya? Sekali lagi, jangan lancang!

Kedua, Anda bukanlah nabi yang sudah dipastikan suci dari dosa (maksum). Sudah barang tentu, Anda juga pernah berbuat salah, baik yang disengaja maupun yang tidak. Pada kesalahan-kesalahan yang Anda perbuat secara tidak sengaja, tentu Anda ingin dimaafkan. Pada kesalahan-kesalahan yang Anda perbuat secara sengaja, tentu Anda ingin dimaafkan serta diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Kalau demikian, lantas mengapa Anda menutup diri terhadap permohonan maaf yang dilakukan oleh orang lain kepada Anda?

Ketiga, menahan maaf sama dengan membebani diri. Mungkin Anda menikmati ketika ada orang yang meminta atau bahkan sampai memohon maaf. Namun, hal tersebut tidak serta merta menjadikan Anda sebagai seorang pemenang. Anda baru akan keluar sebagai pemenang jika dapat memaafkan sebuah kesalahan serta membalasnya dengan kebaikan dan itu akan sangat melegakan. Saya bahkan berani bertaruh bahwa lebih mudah memaafkan daripada menyimpan dendam. Menyimpan dendam hanya akan membuat Anda tersudut dalam hasud dan kebencian.

Akhirnya, memang tidak ada yang dapat dengan benar-benar member maaf tanpa didasari ikhlas. Pengajuan sejumlah syarat memaafkan atau pilih-pilih objek penerima maaf adalah bentuk dari pemberian maaf yang tidak dilandasi keikhlasan. Ikhlaskan perasaan ingin membalas dengan perbuatan setimpal karena hanya Allah Yang Maha Adil dalam memberikan hukuman. Ikhlaskan rasa sakit dalam hati akibat kesalahan orang karena hati ini adalah sepenuhnya milik Allah Swt. Ikhlaskan pula ingatan yang senantiasa mengiyang akan kesalahan orang lain karena Allah akan membalas dengan ingatan yang jauh lebih nikmat di akhirat nanti.

Jadi, maafkanlah semua kesalahan orang-orang yang pernah menyakiti hati Anda hari ini juga dengan penuh tulus dan ikhlas. Insya Allah, Yang Maha Memberi Maaf juga akan memaafkan kesalahan Anda. Amin. (Muslik)

Shalat di Masjid Ini Anda Bisa Melihat Pemandangan Bawah Laut

0

PERCIKANIMAN.ID – Banyak destinasi wisata di dunia yang menarik untuk dikunjungi, karena sisi religius dan arsitekturnya. Kedua hal ini ada di Masjid Hassan II yang terletak di Casablanca, Maroko.

Masjid Hassan II merupakan salah satu masjid terbesar di dunia. Menara masjid setinggi 210 meter disebut sebagai salah satu menara masjid tertinggi di dunia. Masjid yang memiliki kapasitas 25 ribu orang ini dibangun hanya dalam waktu enam tahun, mulai 1980 dan didesain oleh arsitek kebangsaan Prancis, Michel Pinseau.

Masjid dibangun oleh Raja Hassan II yang kemudian dinamakan sama dengan nama sang raja. Masjid Hassan II terletak di sebuah tanjung yang menghadap langsung ke Samudra Atlantik.

Ini merupakan permintaan khusus dari Raja Hassan karena di dalam Al Quran, kitab suci umat muslim, disebutkan bahwa singgasana Tuhan terletak di atas laut. Istimewanya, sebagian lantai masjid terbuat dari kaca sehingga umat Muslim yang beribadah atau sujud dapat melihat langsung ke dalam laut.

Masjid dirancang tahan gempa lengkap dengan pemandian khas Turki dan memiliki lantai yang dapat dihangatkan sesuai cuaca. Atap masjid terbuat dari pintu elektrik yang dapat terbuka, sebagai simbol semua ibadah yang dilakukan di masjid ini akan dibawa ke atas (surga).

Arsitektur masjid dipengaruhi gaya Moorish dan mirip Masjid Al Cordoba di Spanyol. Masjid Hassan II dan Masjid Tin Mal adalah dua masjid di Maroko yang terbuka untuk umum dan pengunjung non-Muslim. Semua pengunjung dapat membeli tiket masuk masjid dan akan dipandu oleh pemandu tur yang menjelaskan detail dari interior masjid. (Dari berbagai sumber)

Agar Anak Khatam dan Hafal Al-Quran Sejak Dini, Berikut Tipsnya

0

 

 

PERCIKANIMAN.ID – -Keberhasilan yang berangkat dari pengalaman pribadi selalu menggugah dan menginspirasi. Langkah-langkah yang diterapkan para orangtua dalam melahirkan balita-balita yang mampu khatam bahkan hafal Al-Quran sangat natural, tidak ada yang dipaksakan, tapi nyata keberhasilannya. Orangtua bahwa bagaimanapun karakter buah hati kita, dia sangat mungkin kita antar menjadi sahabat Al-Qur’an dan penghafalnya.

 

Ketika orangtua menemukan kesadaran akan pentingnya pengajaran Al-Quran, berikutnya adalah menyusun langkah bagaimana agar hidup yang hanya sekali ini orangtua memperoleh tempat terbaik di sisi Allah Swt. Sumber motivasi adalah janji Allah, yang disampaikan lewat lisan Rasul-Nya, “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya”.

 

Belajar dan mengajarkan Al-Quran adalah pengatrol amal bagi seorang muslim. Terutama mengajarkan Al-Quran pada anak-anak. Mengajarkan Al-Quran pada anak tidak cukup sampai anak bisa membaca Al-Quran, tapi mengajarkan Al-Quran yang paripurna adalah bagaimana membimbingnya untuk mencintai Al-Quran, membacanya setiap hari, memiliki target prestasi dengan Al-Quran, dan senang berinteraksi dengan Al-Quran. Karena, mencintai Al-Quran itu lebih utama dari sekadar bisa membacanya.

 

Ragam motivasi dan pengalaman para orangtua bisa menjadi inspirasi dalam membuka jalan agar anak-anak bisa akrab dengan Al-Quran sejak dini. Salah satunya yang apa yang dialami dan dipraktekan Dr.Sarmini,Lc,MA ini. Berdasarkan pengalaman yang sudah dilakukan penulisnya dalam membimbing anak-anaknya untuk mau berinteraksi dengan Al-Quran setiap hari. Sehingga, bahasa yang dikemas dalam buku ini adalah gaya bercerita, yang membuat Anda seolah sedang ngobrol santai, tanpa digurui apalagi dicekoki.

 

Pengalamannya akan membuat para orangtua mampu menghadirkan keajaiban dalam keluarga,khususnya bagaimana langkah melahirkan generasi hafiz Al-Quran dari rumah sendiri,antara lain:

 

  • Keutamaan mengajarkan Al-Quran pada anak.
  • Membuat anak keranjingan membaca Al-Quran.
  • Merancang program khatam Al-Quran untuk anak.
  • Menanamkan rasa bangga pada anak karena berinteraksi dengan Al-Quran.
  • Mengenalkan hukum tajwid dengan bahasa yang mudah diserap anak.
  • Merancang khataman Al-Quran yang tak terlupakan oleh anak.

 

Dengan kesabaran dan ketekunan serta dukungan seluruh keluarga maka insya Allah anak-anak gemar membaca sekaligus khatam Al Quran sejak dini. Kebiasaan ini jika terus dipupuk maka akan menjadi bagian dari kebutuhan hariannya sehingga membaca sekaligus menghafal Al Qur’an bukan sebuah beban baginya.

Untuk hasil yang maksimal khususnya untuk tahsinnya maka ayah bunda bisa mengundang guru tahsin ke rumah. Selain itu sekali anak-anak bisa dibawa keluar rumah dalam kegiatan tasmik atau khataman Al Qur’an sehingga lebih termotivasi. Selamat mencoba dan mari jadikan anak-anak hafal Al Qur’an dari rumah. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Adakah Pernikahan Ghaib Itu?

0

Assalamu’alaikum. Pak Aam, saya mempunyai keponakan (laki-laki) yang mau menikah namun calon istrinya itu sudah mempunyai anak. Dia (calon istrinya) mengaku bahwa itu hasil pernikahan ghaib. Keponakan saya juga mengaku belum pernah berhubungan intim dengan calon istrinya itu, bahkan keponakan saya itu berani disumpah pocong. Apakah benar ada pernikahan ghaib hingga mempunyai anak?. Terima kasih (Indah by email)

 

 

Wa’alaikumsalam. Iya Bu Indah dan pembaca sekalian, hari begini kita masih percaya pada hal-hal yang demikian. Kita hanya mempercayai bahwa seorang perempuan yang belum menikah (tidak bersuami) dan mempunyai anak hanya terjadi pada Siti Maryam yang melahirkan Nabi Isa As. Ini adalah kehendak Allah Swt sebagai mukzijat dan hal ini harus kita yakini kebenarannya.

Namun jika di zaman sekarang, ada yang mengaku bisa hamil tanpa suami karena melakukan pernikahan dengan manusia atau tanpa berhubungan intim dengan lawan jenis maka itu boleh dipastikan hanyalah dusta belaka. Secara sains dan agama tidak ada bukti bahwa makhluk ghaib (jin dan sebangsanya) bisa menghamili seorang manusia karena secara struktur jelas sangat berbeda. Dengan juga dengan psikologis lainnya.

Dalam dunia ilmu pengetahuan modern dan Al-Quran juga sangat jelas. Dengan detail disebutkan bahwa proses kehamilan itu diawali dengan pertemuan antara sel telur (wanita) dengan spermatozoa (laki-laki) atau terjadinya hubungan intim. Sekali pun mungkin ada istilahnya dengan bayi tabung maka tetap saja harus ada pertemuan antara sel telur dan sperma. Sehingga tidak mungkin ada makhluk ghaib bisa melakukan hal demikian dengan manusia.

Bisa jadi calon istri keponakan Anda itu berhubungan dengan orang lain bukan keponakan Anda yang mungkin dia tidak sadari. Hal ini perlu kesabaran agar Anda dan keluarga mendapat pengakuan dengan kejujurannya. Jika hal ini juga tidak bisa atau sulit mendapat perkataaan jujur dari yang bersangkutan maka tinggal lakukan tes DNA. Dengan tes DNA ini maka akan katahuan siapa ayah dari anak tersebut.

Jadi saya tegas tidak benar ada pernikahan ghaib hingga menghasilkan anak. Namun jika persekutuan antara jin dan manusia memang ada. Coba Anda baca dalam Al Qur’an khususnya surat Jin:

Sesungguhnya, ada beberapa laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari jin, tetapi jin menjadikan manusia bertambah sesat” (QS. Al-Jinn: 6)

Jadi ada manusia yang seolah-olah mengetahui yang ghaib karena dia merasa mempunyai kawan makhluk halus (ghaib) tersebut. Ia merasa bisa mengobati, bisa mencelakai orang lain, bisa membuat seseorang jatuh cinta atau benci, bisa membuat dagangan laris atau menarik pembeli dan sebagainya. Namun sadarlah bahwa itu hanyalah tipu daya jin kepada manusia dan menjadikan manusia akan tertambah sesat.

Satu lagi perlu saya tegaskan yakni mengenai “Sumpah Pocong”. Dalam Islam tidak ada istilah atau mengajarkan tentang sumpah pocong. Biasanya orang yang melakukan sumpah pocong ini dia akan dipakai atau dibalut kain kafan seperti orang yang meninggal. Kemudian ia akan bersumpah kalau berbohong siap menerima laknat dan murka dari Allah Swt.Pocong adalah simbol kematian, artinya sumpah tersebut begitu berat dan puncak dari kesaksiannya yang dikaitkan dengan kematian jika ia berbohong. Tradisi ini masih berlaku di masyarakat kita khususnya di daerah perdesaan.

Namun sekali lagi ini bukan dari ajaran atau syariat Islam yang dicontohkan dalam Al Quran maupun Hadits Nabi. Dalam Islam orang yang bersumpah cukup dengan mengucap “ Demi Allah” (Wallahi). Ungkapan atau ucapkan ini cukup sebagai bukti bahwa orang tersebut telah bersungguh-sungguh dalam mempertahankan kejujurannya. Misal Anda dituduh mencuri namun setelah berkata jujur dan menjelaskan serta meyakinkan orang tersebut masih menuduh Anda yang mengambil barangnya maka Anda cukup berkata “Demi Allah, saya tidak mengambil barang tersebut”. Ungkapan “Demi Allah” ini sebagai bukti bahwa Anda siap mendapat laknat atau murka Allah. Ini yang diajarkan dalam Islam dalam bersumpah sehingga tidak perlu sampai melakukan ‘Sumpah Pocong”. Wallahu’alam. [ ]

Editor: iman

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

 

Pemprov DKI Dukung Berdirinya Museum Islam Jakarta

0

PERCIKANIMAN.ID – – Pemprov DKI Jakarta melalui Jakarta Islamic Center (JIC) bekerja sama dengan Islamic Museum Louvre Perancis akan mendirikan Museum Islam Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Museum Islam Jakarta tersebut. Dia beralasan museum dapat memberikan wawasan kepada generasi penerus bangsa.

“Belum terima laporan terkait pembangunan museum itu. Tetapi prinsipnya saya sangat mendukung, supaya generasi-generasi mendapatkan wawasan, sehingga mereka tidak lupa,” kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari liputan6.com, Selasa (24/1/2017).

Sumarsono menambahkan, museum Islam itu akan berisi materi yang berkaitan dengan budaya yang dimiliki Indonesia.

“Nantinya museum ini tentunya memiliki kaitannya dengan history atau sejarah. Seperti halnya dengan Masjid Sunda Kelapa yang sudah menjadi ruh, jiwa agama, dan budaya,” ujar dia.

Selanjutnya, dia menyampaikan museum esensinya untuk melestarikan nilai-nilai budaya secara positif.

“Museum itu sangat penting untuk generasi dalam hal edukasi atau pendidikan. Terkait tempat museum Islam Jakarta akan dibangun di mana, hanya masalah teknis saja,” ucap Sumarsono. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Foto: indonews