Beranda blog Halaman 405

Bisnis Kosmetik Halal Makin Menjanjikan

0

PERCIKANIMAN.ID – Sejumlah pelaku usaha menilai produk kosmetik halal dapat mendatangkan laba mengingat tingginya jumlah populasi muslim di seluruh dunia.

Seperti dilansir dari laman Bloomberg, saat ini beberapa produsen dunia telah menggarap secara serius produk kosmetik halal.  Produsen bahan kimia BASF misalnya, telah mendapatkan sertifikat halal sejak empat tahun silam.Pihak BASF menggunakan konsultan untuk melakukan pengujian terhadap bahan yang mereka produksi.

Meski saat ini Indonesia dan negara mayoritas muslim lainnya masih menjadi target utama, pihak perseroan menilai penjualan produk kosmetik halal mulai mengalami pertumbuhan di negara barat.

Lembaga riset Technavio mengatakan jumlah uang yang dikeluarkan konsumen seluruh dunia untuk produk kosmetik halal mencapai US$27 juta pada 2016. Nilai transaksi untuk kategori kosmetik halal dapat mencapai US$39 juta pada 2019.

Sementara itu, pelaku usaha ritel daring/online menilai produk kecantikan memang sedang mengalami pertumbuhan peminat dalam dua tahun terakhir. Head of Corporate Communication & Public Affairs JD.ID Teddy Arifianto mengungkapkan pihaknya selaku penyedia produk menunggu permintaan dari pasar.

Menurutnya, sertifikat halal tersebut akan memberikan dampak bagi merek produk kosmetik.“Kepercayaan dan kesetiaan konsumen saya rasa akan meningkat pada suatu merek.

Namun, kalau bagi penyedia layanan jual beli tidak akan terlalu berdampak karena saat ini masyarakat memiliki kebebasan dalam memilih produk,” jelas Teddy, Senin (2/1/2017).

Sumber : Bisnis.com

Senang Belanja Barang Bermerk, Apakah Disebut Cinta Dunia?

0

Ustadz, apa batasan seseorang dikatagorikan sebagai manusia yang cinta dunia dan melupakan akhirat? Jujur, saya gemar sekali belanja barang-barang bermerk, tetapi saya juga tidak lupa untuk senantiasa mengeluarkan sedekah secara rutin. Saya bertanya demikian karena beberapa waktu yang lalu ada teman yang mengatakan demikian (saya dicap sebagai cinta dunia). Mohon penjelasannya.

 

Pada asalnya mencintai dunia bagi seorang manusia merupakan hal yang fitrah. Allah menjelaskan bahwa makhlukNya yang bernama manusia akan senantiasa mencintai sejumlah hal yang bernuansa dunia, sebagai dijelaskan dalam ayat berikut :

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). ( QS. Ali Imron ayat 14 )

Namun ketika kecintaan pada dunia sudah pada tahap tertentu, cintanya tersebut menjadi bernilai negatif. Ungkapan yang popular perihal cinta dunia yang telah bergeser menjadi bermakna negatif adalah “cinta dunia dan takut mati”.

Dua pokok kalimat dalam ungkapan tersebut bisa saling berhubungan. Karena seseorang cinta dunia, maka ia takut mati dalam arti ia melupakan akhiratnya. Karena itu, takut mati dapat menjadi salah satu indikator cinta dunia.

Membelanjakan harta dengan memilih barang-barang bermerk adalah kewajaran. Namun, membelanjakannya secara berlebihan di luar kewajaran dan menanggalkan kepekaan sosial terhadap saudara dan tetangga, menjadi indikator selanjutnya dari cinta dunia.  Wallahu a’lam.

*  Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

8 Misteri Kematian Di Tempat Tidur, Sudah Siapkah Kita?

0

PERCIKANIMAN.ID – – Setidaknya ada tiga hal yang pasti dalam hidup manusia yaitu tua, sakit dan mati atau meninggal dunia. Ketiga rangkaian ini tak dapat ditolak oleh siapa pun dan apa pun kedudukannya dari rakyat jelata hingga seorang raja. Tua adalah bagian dari perjalanan hidup manusia, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua (orangtua). Ini jika ia “sempurna” melewati perjalanannya. Begitu pun dengan sakit, dapat dipastikan semua orang pernah mengalami sakit seringan apa pun.

Terkait dengan kematian maka takdir ini pun sesuatu yang tidak dapat ditolak oleh siapa pun. Misteri kematian pun setidaknya ada tiga hal yakni waktu, tempat dan cara. Dalam Al Quran sendiri Allah Swt sudah memastikan akan hal ini. Banyak ayat yang mengabarkan tentang misteri kematian ini, seperti:

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa’: 78).

Dari ayat secara gamblang kehidupan manusia di dunia itu tidak ada yang abadi (kekal). Terkait dengan tempat, kematian bisa menjemput manusia saat dalam peperangan bahkan tidak sedikit yang meninggal di atas tempat tidur.

Sejatinya, meninggal saat tidur bisa terjadi karena dua hal. Pertama adalah penyakit yang bersifat akut dan memiliki angka kematian tinggi. Sementara yang kedua adalah penyakit kronis yang ada sejak lama, namun tidak mendapat penanganan yang baik.

Seperti di himpun dari berbagai sumber dan dikutip dari detikHealth,   berikut 8 hal yang bisa menyebabkan seseorang meninggal saat tidur:

  1. Pembekuan darah abnormal

Pembekuan darah diperlukan saat terjadi luka agar aliran darah terhenti. Namun jika pembekuan darah terjadi secara abnormal, kematianlah risikonya.

Pembekuan darah abnormal bisa terjadi di pembuluh darah, dan jika bekuan darah cukup besar akan menyumbat pembuluh darah. Penyumbatan yang terjadi secara terus menerus, terutama di otak atau jantung, bisa membuat seseorang meninggal saat tidur.

  1. Sleep apnea

Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RS Jantung Harapan Kita, dr Isman Firdaus, SpJP-FIHA, meninggal dalam tidur umumnya terjadi karena menurunnya asupan oksigen. Salah satunya bisa karena sleep apnea.

“Sleep apnea adalah ketika terjadi henti napas saat tidur. Pada kondisi itu, tidak ada napas selama kira-kira 20 detik. Sekitar 40 persen orang dengan gangguan jantung umumnya punya sleep apnea,” ujarnya.

  1. Usia tua

Meninggal karena usia tua memang benar-benar bisa terjadi. Semakin tua seseorang, fungsi regenerasi sel akan semakin berkurang yang membuat sistem tubuh tak berjalan dengan baik. Gangguan sistem inilah yang akhirnya bisa membuat seseorang meninggal saat ia terlalu tua.

  1. Sudden arrhythmia death syndrome

Sudden arrhythmia death syndrome atau sindrom kematian akibat gangguan irama jantung mendadak merupakan penyebab umum seseorang saat tidur.

Gangguan ini tidak disebabkan oleh penyakit namun lebih kepada kondisi genetik jantung. Penyebab kematiannya adalah jantung yang tiba-tiba berdetak terlalu lambat atau terlalu cepat sehingga membuat otak tidak mendapat oksigen dan mati

  1. Epilepsi

Epilepsi merupakan penyakit yang menyerang sistem saraf, dan berbahaya jika tak tertangani. Kejang yang dialami pasien saat sedang beraktivitas bisa membuatnya terjatuh dan mengalami cedera.

Epilepsi juga diketahui bisa menyerang seseorang saat tidur. Kejang yang terjadi membuat suplai darah dan oksigen ke otak berkurang dan berisiko menyebabkan seseorang meninggal.

  1. Sindrom bayi mati mendadak

Sudden infant death syndrome atau sindrom bayi mati mendadak merupakan penyebab kematian bayi terbesar. Trauma, benturan, hingga infeksi pernah dikemukakan oleh para ahli sebagai penyebabnya.

Kasus ini banyak dilaporkan terjadi pada bayi di bawah usia satu tahun, umumnya usia 2-3 bulan.

  1. Henti jantung mendadak

Henti jantung mendadak atau gagal jantung merupakan gangguan yang berbeda dengan serangan jantung. Pada henti jantung mendadak, sistem kelistrikan jantung mengalami gangguan sehingga jantung tiba-tiba berhenti berdenyut.

Akibatnya, terjadi gangguan pada aliran darah yang dapat menyebabkan otak mengalami kekurangan oksigen.

  1. Serangan jantung

Serangan jantung merupakan penyebab kematian saat tidur yang paling umum. Pada pasien serangan jantung, sumbatan pembuluh darah arteri membuat jantung tidak bisa beroperasi. Akibatnya peredaran darah terganggu dan otak mati karena tidak mendapat suplai oksigen.

Untuk itu hendaknya kita mempersiapkannya dengan amal shalih setiap saat, karena kematian sebagai pintu gerbang menuju alam keabadian tidak mengenal waktu, tempat, cara bahkan usia. Siap tidak siap kita akan mengalaminya. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Bagaimana Cara Bersyukur Sesuai Tuntunan Islam?

0

Dalam berbagai kesempatan kita dituntut untuk selalu bersyukur dengan segala yang telah Allah berikan. Namun kadang saya sendiri belum begitu yakin apakah sudah bersyukur atau belum. Apakah bersyukur itu cukup dengan mengucap Alhamdulillah saja? Mohon penjelasannya ustadz. ( Doni- by bbm)

 

Secara umum perintah bersyukur ini dapat kita simak dari firman Allah Swt,: Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

Dengan demikian dapat kita dapat pahami bahwa dengan bersyukur maka Allah Swt akan menambah nikmat-Nya dan sebaliknya jika kita mengingkari maka azab-Nya sungguh tak sanggup kita memikulnya. Ada beberapa cara dalam mensyukuri nikmat Allah Swt yang senantiasa kita dapatkan setiap waktu.

Pertama, syukur dengan hati. Ini dilakukan dengan mengakui sepenuh hati apa pun nikmat yang diperoleh bukan hanya karena kepintaran, keahlian, dan kerja keras kita, tetapi karena anugerah dan pemberian Alloh Yang Maha Kuasa. Keyakinan ini membuat seseorang tidak merasa keberatan betapa pun kecil dan sedikit nikmat Allah yang diperolehnya.

Kedua, syukur dengan lisan. Yaitu, mengakui dengan ucapan bahwa semua nikmat berasal dari Allah SWT. Pengakuan ini diikuti dengan memuji Allah melalui ucapan alhamdulillah. Ucapan ini merupakan pengakuan bahwa yang paling berhak menerima pujian adalah Allah Swt bukan karena usaha kita atau orang lain.

Ketiga, syukur dengan perbuatan. Hal ini dengan menggunakan nikmat Allah Swt pada jalan dan perbuatan yang diridhai-Nya, yaitu dengan menjalankan syariat , menta’ati aturan Allah dalam segala aspek kehidupan kita sehari-hari.

Sikap syukur perlu menjadi kepribadian setiap Muslim. Sikap ini mengingatkan untuk berterima kasih kepada pemberi nikmat (Allah) dan perantara nikmat yang diperolehnya (manusia). Dengan syukur, ia akan rela dan puas atas nikmat Allah yang diperolehnya dengan tetap meningkatkan usaha guna mendapat nikmat yang lebih baik.

Selain itu, bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah merupakan salah satu kewajiban seorang muslim.   Seorang hamba yang tidak pernah bersyukur kepada Allah, alias kufur nikmat, adalah orang-orang sombong yang pantas mendapat adzab Allah SWT. Allah  telah memerintahkan hamba-hambaNya untuk mengingat dan bersyukur atas nikmat-nikmatNya:

Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu mengingkari nikmatKu.” (QS.Al-Baqarah:152)

Akan tetapi, belum termasuk orang yang bersyukur mengucapkan hamdalah tetapi dalam sisi lain menggunakan rizki Allah untuk maksiat atau dibelanjakan pada jalan yang dimurkai Allah. Ketika kita berprilaku sesuai dengan yang Allah ridhoi kita sudah bersyukur. Ketika Ibu pergi ke Majelis Ta’lim, atau menyiapkan anak sekolah itu sudah termasuk syukur karena hal tersebut merupakan prilaku yang Allah sukai. Seorang bapak pergi ke Kantor dengan niat bekerja, menafkahi keluarga itu juga dinamakan Syukur dengan prilaku. Syukur dengan tiga cara ini diperintahkan dalam Al-quran surat Luqman ayat 12 :

Dan sungguh, telah kami berikan hikmah kepada luqman, yaitu ‘Bersykurlah kepada Allah, dan barang siapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barang siapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah maha kaya, Maha terpuji’“.

Kalau kita disiplin menjadi karyawan, berarti itu karyawan yang bersyukur dan kebaikan bagi dirinya.  Bila kita menjaga kebersihan, berarti kita bersyukur atas kesehatan, kebaikannya untuk dirinya pula. Jadi kalau kita bersyukur, kebaikan syukur tersebut bukan untuk orang lain, melainkan untuk kita sendiri. Jadi syukur itu wilayahnya luas, segala perbuatan kita yang di ridhoi dan dicintai Allah kategorinya itu syukur. Termasuk peduli kepada sesama dengan memberi dari rezeki yang ada pada kita kepada yang membutuhkan bantuan, santunan, sedekah dan sebagainya. Tetapi juga tidak meminta belaskasihan orang lain selama kita mampu berikhtiar dengan tenaga. Prinsipnya tangan diatas lebih baik dari yang dibawah adalah bentuk bersyukur. Wallahu’alam. [ ]

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini :
https://www.facebook.com/UstadzAam

 

Hadiri Muhasabah Akhir Tahun, Gubernur Jabar Ajak Tingkatkan Ketakwaan

0

PERCIKANIMAN.ID – – Ribuan Ummat Islam hadiri kegiatan “Muhasabah Akhir Tahun” di Masjid Pusdai Jabar Jl.Diponegoro Kota Bandung, Sabtu malam hingga Ahad pagi (1/1/2017). Gelaran rutin tahunan yang diselenggarakan Harian Republika ini mampu mengalihkan masyarakat muslim dalam melewati pergantian tahun baru masehi menjadi lebih bermakna ketimbang hura-hura.

Hadir memberikan tausyiyahnya Gubernur Jawa Barat H.Ahmad Heryawan dihadapan jamaah yang memadati masjid sejak lepas Maghrib. Dalam tausyiayahnya, Aher, demikian ia akrab disapa menyampaikan bahwa yang terpenting dalam melewati pergantian tahun adalah semangat untuk membuat hidup dan kehidupan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Seperti yang telah Rasulullah Saw sabdakan bahwa dalam menjalani hari-hari dalam hidup ini kita harus senantiasa lebih baik dari hari kemarin. Sekiranya sama saja maka kita termasuk manusia yang rugi. Apalagi jika sampai mempunyai amal atau perbuatan yang lebih buruk dari hari sebelumnya maka kita akan termasuk manusia yang celaka,”ungkapnya.

Sementara itu terkait dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menurut Aher seorang muslim juga dituntut untuk meningkatkan ketakwaan sehingga kemakmuran dan kesejahteraan yang hakiki dapat diraih bersama. Menurut Aher bahwa indikasi mencapai kemakmuran dalam suatu negeri bukan hanya ditentukan oleh kerja keras dan teknologi melainkan juga adanya upaya kerja cerdas dan ikhlas yang ditandai dengan ketakwaan kepada Allah Swt.

“Sudah sangat jelas firman Allah Swt dalam Surat Al-A’raaf  ayat 96 : “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”. Ini menjadi inkasi dan tolak ukur bahwa kemajuan suatu bangsa bukan sekedar dilihat dari suksesan materinya namun juga spiritual masyarakatnya,”jelasnya.

Untuk itu Aher mengajak dalam memasuki tahun kalender baru tersebut semangat dan nilai ketakwaan harus menjadi prioritas bagi seorang yang beriman. Menurutnya hal ini bukanlah sesuatu yang mengada-ada sebab Allah Swt sendiri yang telah menjanjikan bahwa hanya dengan ketakwaan saja maka kesejahteraan dan keberkahan negeri tersebut akan terwujud.

Dalam kegiatan muhasabah ini pihak panitia sengaja memotivasi para hadirin dengan ragam hadiah dari kompor gas hingga umroh. Selain Aher, hadir memberikan tausyiyahnya antara lain KH.Athian Ali, Prof.Dr. Hermawan K.Dipoyono dan ustadz Evi Efendi. Usai ceramah yang berlangsung hingga tengah malam tersebut, kegiatan muhasabah ini dilanjutkan dengan shalat malam (qiyamul lail) dan diakhiri dengan shalat Subuh berjamaah. [ ]

GENAM Ultimatum DPR Sahkan RUU Miras Awal 2017

0

PERCIKANIMAN.ID – – Setelah sempat ditargetkan selesai pada Juni 2016, RUU Larangan Minuman Beralkohol (LMB) hingga akhir 2016 ini belum juga menujukkan indikasi akan disahkan oleh DPR. Padahal, RUU LMB ini sudah cukup mendesak diterapkan mengingat pelanggaran terkait miras belakangan ini semakin marak saja di Indonesia. Untuk itu Gerakan Nasional Anti Miras (Genam) mendesak DPR untuk serius menyelesaikan pembahasan RUU LMB dan segera mensahkannya di awal 2017 ini.

“Saya tidak tahu tarik menarik seperti apa yang terjadi dalam pembahasannya sehingga molor hingga setengah tahun. Yang pasti pelanggaran miras di daerah-daerah semakin mengkhawatirkan saja. Baca saja berita, menjelang pergantian tahun, dari hasil operasi, kepolisian berhasi menyita ribuan botol miras di berbagai daerah. Mau sampai kapan negara ini tidak ada aturan miras setingkat undang-undang. Mau nunggu sampai berapa nyawa melayang akibat miras,” tukas Ketua Umum Genam Fahira Idris dalam rilisnya yang diterima percikaniman.id, Ahad (1/1/2017).

Fahira mengungkapkan, peraturan Menteri Perdagangan tentang pelarangan penjualan miras di minimarket tidak cukup untuk menghentikan laju peredaran miras, karena selain tidak komprehensif juga tidak ada sanksi berat apalagi denda dan pidana bagi yang melanggarnya.

Fahira Idris
Fahira Idris

“Masyarakat di daerah yang sudah punya Peraturan Daerah (Perda) miras misalnya Provinsi Papua beruntung karena laju produksi, distribusi, dan konsumsi miras bisa diatasi, tetapi bagi daerah yang belum punya perda miras seperti Jakarta dan banyak daerah lainnya, masyarakat hanya bisa mengelus dada, melihat miras dijajakan begitu bebasnya. Itulah kenapa perlu regulasi miras setingkat undang-undang, karena bisa berlaku dan diterapkan secara nasional,” ujar Fahira yang juga Wakil Ketua Komite III DPD ini.

Karena ketidakjelasan penyelesaian RUU LMB ini, Fahira menghimbau masyarakat terutama di daerah-daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak pada 15 Februari 2017 mendatang untuk menarik komitmen dari para calon kepala daerah untuk membuat regulasi terkait miras mulai dari peraturan kepala daerah hingga perda.

Genam, lanjut Fahira, sudah mulai menggerakkan relawan-relawannya di daerah untuk menarik komitmen dari semua pasangan calon terkait produksi, distribusi, dan konsumsi miras. Fahira berharap isu pemberantasan miras juga menjadi program para calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada pilkada mendatang.

“Miras ini kan penyakit sosial yang serius terutama bagi generasi muda, jadi calon kepala daerah harus punya inovasi dan solusi untuk mengatasi. Kalau tidak ada komitmen, dia tidak layak dipilih. Di Jakarta sendiri, saya sudah melihat ada dua calon yang punya komitmen menyelamatkan generasi muda dari miras, termasuk yang akan menyetop saham Pemprov di sebuah perusahaan miras,” pungkas Fahira. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay