Hukum Phoneseks Dengan Istri, Bagaimana Menurut Islam?

0
1552

 

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saat ini suami ada tugas dan kerjaan di luar kota dan sebulan sekali kadang baru bisa pulang. Selama suami belum pulang atau masih di luar kota kadang ia suka mengubungi saya lewat video call untuk melakukan hubungan suami istri jarak jauh. Menurut suami hal ini untuk menghindari zina. Saya setuju,meski awalnya merasa kurang nyaman. Bagaimana hukumnya melakukan hubungan suami istri (seks) jarak jauh dengan video call tersebut? Mohon saran dan penjelasannya. ( Y via email)

 

Wa’alaykumsalam Wr.Wb. Iya ibu Y, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Dalam hidup berumahtangga maka aktivitas hubungan suami istri adalah salah satu sarana untuk menjaga keharmonisan. Meski pun hubungan hubungan suami istri bukan segala-galanya, namun menurut para pakar kesehatan juga psikologi sangat disarankan pasutri melakukan hubungan intim. Soal berapa sering, itu tergantung dari masing-masing pasangan.

Nah, terkait dengan pertanyaan Anda, bagaimana hukumnya hubungan intim jarak jauh lewat sarana video call?. Menurut hemat saya, sah dan boleh, sebab Anda melakukannya dengan pasangan sah dan dalam situasi darurat. Secara fisik Anda dan suami tidak memungkinkan berhubungan intim secara normal karena terhalang jarak.  Apalagi apa yang Anda lakukan adalah untuk menjaga diri dan terhindar dari dosa zina.

Dalam Islam hubungan suami istri atau hubungan intim adalah sebuah aktivitas yang bernilai ibadah.  Hal ini seperti yang dijelaskan dalam sebuah hadits dari Abu Dzar, bahwasanya Nabi SAW bersabda,

Dan hubungan intim di antara kalian adalah sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa mendatangi istri dengan syahwat (disetubuhi) bisa bernilai pahala?” Ia berkata, “Bagaimana pendapatmu jika ada yang meletakkan syahwat tersebut pada yang haram (berzina) bukankah bernilai dosa? Maka sudah sepantasnya meletakkan syahwat tersebut pada yang halal mendatangkan pahala.” (HR. Muslim).

Anda melakukannya dengan suami atau pasangan yang sah dan halal,maka itu hukumnya boleh. Jika suami dan Anda merasa menikmati dan nyaman tentu tidak masalah. Hal ini karena Anda dan suami melakukannya dalam keadaan darurat saja sebagai bentuk penyaluran biologis karena terkendala jarak. Akan tetapi jika Anda dan suami sudah serumah maka Anda berdua wajib melakukannya secara normal. Jangan sampai Anda dan suami sudah terbiasa melakukan hubungan intim jarak jauh dan merasa nyaman maka ketika bertemu pun Anda masih melakukannya.

 

BACA JUGA: Berapa Kali Hubungan Suami Istri Dalam Seminggu Menurut Islam?

 

Saran saya tentu Anda harus membicarakan dengan suami untuk tidak sering berlama-lama meninggalkan keluarga. Bagaimana pun idealnya yang namanya suami istri atau rumah tangga ada dalam satu rumah, meski pun boleh saja sesekali waktu karena ada tugas atau pekerjaan bisa saja berjauhan. Namun sekiranya berpisah rumah atau tempat tinggal meski pun tujuannya untuk bekerja bisa diminimalisir, menurut saya itu lebih baik. Saya tidak bermaksud menghalangi atau melarang para suami untuk bekerja di luar kota, hanya sekiranya bisa satu rumah dengan istri dan keluarga tentunya itu lebih baik. Demikian penjelasan dan saran saya semoga bermanfaat.

Nah, terkait pembahasan masalah dan solusi hubungan suami istri lebih detail Anda dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “CINTA & SEKS Keluarga Muslim” yang saya tulis bersama dr Untung. Selain bahasan atau tinjauan dari sisi medis juga ada pembahasan dari sisi syari’inya sehingga jauh dari kesan jorok. Insya Allah buku ini ilmiah juga syari’iyah. Wallahu’alam. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

970

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/