Beranda blog Halaman 398

Anak Yang Belum di Khitan Najis Dibawa ke Masjid ?

0

Assalamu’alaikum, Pak Aam, teman saya pernah menegur karena saya membawa anak yang belum di khitan ke masjid. Kata teman saya anak yang belum di khitan atau sunat najis dibawa atau berada di masjid. Apa betul anak yang belum di sunat najis di bawa ke mesjid ?. Terima kasih ( Eni by phone)

 

 

Wa’alaikumsalam. Begini kita ini berislam itu harus bersumber pada Al Quran dan Hadits serta ijtihad ulama. Dalam pelaksanaannya masih ada saja yang mencampuradukan antara ajaran Islam dengan ajaran budaya atau mitos. Termasuk apa yang ibu tanya ini adalah mitos, dimana tidak ada dasar hukum atau dalil yang menjelaskan tentang hal tersebut baik dalam Al Quran maupun Hadits.

Tidak ada masalah anak belum di sunat di bawa ke mesjid. Khitan itu bagian yang wajib bagi laki-laki dan tidak ada kaitan dengan najis bagi yang belum dikhitan tidak boleh masuk ke mesjid. Anak yang belum dikhitan itu suci masuk mesjid untuk ikut belajar Al Quran atau pun ikut shalat tentu baik baginya. Meski shalat belum menjadi kewajiban bagi anak yang belum baligh namun mengajak anak shalat di masjid adalah salah satu dari proses belajar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah Saw,

Perintahkanlah anak-anak kalian untuk shalat saat berumur tujuh tahun dan pukulah mereka jika tidak shalat saat berumur sepuluh tahun, dan pisahkanlah mereka dalam tempat tidur.” (HR. Abu Dawud)

Khitan sendiri bagi laki-laki dianjurkan dilakukan sebelum baligh, serta bagi anak perempuan tidak ada kewajian untuk di khitan. Jadi Ibu tidak usah kawatir anaknya dibawa ke masjid untuk belajar Al Quran, ikut shalat atau mendengarkan ceramah. Namun tentu yang harus ingat ketika anak diajak ke masjid adalah anak tersebut harus bersih seperti mandi, bajunya bersih dari najis terkena air pipis misalnya dan sebagainya. Jadi meski boleh membawa anak belum baligh ke masjid tentu kita sebagai orangtua harus memperhatikan kebersihan badannya. Wallahu’alam. [ ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam

 

 

Banyak Tertawa Sehat Atau Berbahaya ? Ini Faktanya

0

 

PERCIKANIMAN.ID – – Tahukah Anda bahwa faktor penyebab tertawa bukan karena lelucon semata? Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya sekitar 20 % tertawa yang disebabkan oleh lelucon dan sisanya dikarenakan ucapkan selamat tinggal atau saat mereka bertemu dengan orang yang sudah lama bertemu. Selain itu, frekuensi tertawa akan terus berkurang sesuai dengan pertambahan usia. Ya, anak-anak dapat tertawa sebanyak 300 kali sehari, sedangkan orang tua hanya 15 kali sehari. Demikian dikutip dari healtymass

Selain itu  bahwa meskipun setiap orang berasal dari daerah dan kebudayaan yang berbeda, namun cara mereka tertawa akan tetap sama? Selain itu, rekaman suara tawa seseorang akan tetap sama meski pita rekamannya dibalik.

Mitos tertawa membuat awet muda bisa jadi benar adanya. Ini terbukti dari sebuah penelitian yang dilansir british.net yang menunjukkan bahwa jumlah otot yang bekerja pada saat tertawa lebih sedikit dari jumlah otot ketika sedang cemberut. Ketika tertawa, hanya 17 otot kita yang bekerja. Sedangkan ketika mengerutkan dahi, 47 otot kita harus bekerja. Selain itu, orang yang sering tertawa memiliki resiko terkena serangan jantung 40 kali lebih rendah daripada orang yang jarang sekali tertawa.

Menariknya lagi, satu menit tertawa sama dengan 20 menit berolahraga. Dengan kata lain, tertawa memang sangat baik untuk kesehatan. Forum Kebangkitan Jiwa dan the Torchbearers menyebutkan banyak sekali manfaat tertawa bagi kesehatan, di antaranya melancarkan aliran darah, mengurangi resiko penyakit jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan hormon endorphin yang berfungsi sebagai obat penenang alami, memijat paru-paru dan jantung, menurunkan stress, meningkatkan kadar oksigen dalam darah, melemaskan otot-otot, menurunkan tekanan darah, serta menstimuasi otak kanan dan kiri.

Meski tertawa memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan, tahukah Anda bahwa tertawa berlebihan dapat menyebabkan kematian? Setelah dilakukan sebuah penelitian, ternyata diketehui bahwa orang yang tertawa berlebihan mengakibatkan jantungnya bekerja melebihi dari kapasitas, bahkan ada yang mencapai 300 denyut jantung/menit. Hal ini tentu sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan seseorang terkena serangan jantung.

Selain itu bayi baru bisa tertawa setelah berusia tiga bulan? Pada umumnya, mereka akan tertawa untuk mengekspresikan perasaaan bahagiannya. Selain itu, tertawa juga merupakan salah satu cara bayi agar dapat berkomunikasi dengan orang di sekitarnya. Perilaku tertawa pada bayi juga sangat bermanfaat untuk mempererat hubungan antara si bayi dengan ibundanya.

Selain manusia, ternyata hewan juga bisa tertawa? Tentu saja, mereka mempunyai cara sendiri dalam mengekspresikan tawanya. Misalnya seekor tikus akan mencicit kegirangan ketika dikelitiki oleh teman-temannya. Bahkan simpanse pun akan mengalami perubahan pada anatomi dan tarikan nafasnya ketika sedang tertawa.

 

Adab Tertawa Dalam Islam.

Meski tertawa adalah sesuatu yang menyehatkan,namun dalam Islam ada batasan dan larangannya. Semua ada etikanya termasuk masalah tertawa ini. Seperti berikut ini:

  1. Meneladani Nabi dalam senyuman dan tawa beliau.

Dari Ka’ab bin Malik r.a, ia berkata: ”Rasulullah apabila (ada sesuatu yang membuatnya) senang (maka) wajah beliau akan bersinar seolah-olah wajah beliau sepenggal rembulan.“ (HR. Bukhari)

2. Tidak tertawa untuk mengejek, mengolok, mencela dan sebagainya.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.” (QS. Al-Hujurat: 11)

3. Tidak memperbanyak tertawa.

Berhati-hatilah dengan tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati.” (Hadits shahih, Shahiibul Jaami’ )

4. Tidak menjadikannya sebagai sebuah profesi seperti halnya saat ini. 

Celakalah bagi orang-orang yang bercakap-cakap dengan suatu perkataan untuk membuat sekelompok orang tertawa (dengan perkataan tersebut), sedang ia berbohong dalam percakapannya itu, celakalah baginya dan celakalah baginya.” (HR.Tirmidzi ,telah di hasankan oleh Syaikh al-Albani)

Imam Al-Ghazali berkata, ”Jika demikian, haruslah sesuai dengan canda Rasulullah, tidak dilakukan kecuali dengan benar, tidak menyakiti hati dan tidak pula berlebih-lebihan.”

5. Tidak berlebih-lebihan dalam tertawa dan terbahak-bahak dengan suara yang keras.

Aku tidak pernah melihat Rasulullah berlebih-lebihan ketika tertawa hingga terlihat langit-langit mulut beliau, sesungguhnya (tawa beliau) hanyalah senyum semata.” (HR.Bukhari)

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata, ”Yaitu, tidaklah aku melihat beliau berkumpul dalam hal tertawa, di mana beliau tertawa dengan sempurna dan suka akan hal tersebut secara keseluruhan.”

Dan masih banyak lagi hadis yang menceritakan kisah senyuman dan cara tertawa Rasulullah Saw.

Untuk itu sebaiknya lebih banyak tersenyum ketimbang banyak tertawa sebab banyak tertawa dapat mematikan hati dan sebaliknya senyum ikhlas adalah sedekah. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Apakah Sumpah Serapah Pengemis yang Tak Diberi Uang Termasuk Doa Orang Terdzolimi?

0

Assalamu’alaikum. Pak Ustadz dalam memberi uang kepada pengamen saya suka pilih-pilih. Sekira terlihat sehat dan tidak perlu sekali, saya suka tidak memberi. Namun terdengar mereka seperti mengumpat atau menyumpahi Apakah sumpah serapah pengamen ketika tidak diberi uang itu merupakan doa yang terdzolimi sehingga doa diijabah Allah?. Terima kasih ( Hamba Allah)

 

 

Wa’alaikumsalam. Sebetulnya, dalam situasi seperti itu yang terdzolimi itu Anda. Mengapa? Ya kalau pengamen itu sehat, kuat dan terlihat mampu untuk bekerja yang halal maka ia tidak pantas untuk mengemis atau mengamen. Terkadang dalam meminta ada sebagian pengamen itu sambil disertai ancaman dan jika tidak diberi suka mengucapkan kata-kata seperti mendoakan yang buruk-buruk.  Jadi tidak usah takut sama sumpah serapah pengamen atau pengemis yang tidak diberi.

Memberi itu harus mendidik, Rasul mencontohkan memberikan alat untuk dagang bukan memberi langsung kepada orang yang fisiknya masih kuat untuk berusaha. Jikalau kita memberi, kemudian minta lagi itu artinya tidak mendidik. Saran saya daripada memberi kepada pengamen atau pengemis, lebih baik memberi kepada pedagang asongan. Apakah bisa sambil membeli sekaligus memberi lebih, itu akan lebih berarti daripada kepada pengamen dan pengemis yang terlihat sehat, gagah dan kuat.

Mengemis atau mengamen ini hukumnya bisa haram jika dijadikan mata pencaharian atau pekerjaan utama. Sementara ia mampu bekerja yang halal dengan memiliki badan yang kuat, sehat dan berkemampuan untuk bekerja.  Dalam satu hadits, Rasulullah Saw menyebutkan tentang kecintaan Allah swt kepada orang yang mencari rizki secara halal meskipun ia bersusah payah dalam mendapatkannya, beliau bersabda:

Sesungguhnya Allah cinta (senang) melihat hamba-Nya lelah dalam mencari yang halal” (HR. Ad Dailami).

Salah satu cara mencari harta yang tidak terhormat adalah dengan meminta atau mengemis kepada orang lain. Karena itu, sebagai muslim jangan sampai meminta atau mengemis agar kita mendapat jaminan surga dari Rasulullah Saw sebagaimana sabdanya:

Barangsiapa yang menjamin kepadaku bahwa ia tidak meminta sesuatu kepada orang, aku menjamin untuknya dengan surga” (HR. Abu Daud dan Hakim).

 

Namun ada mengemis yang dibolehkan karena darurat. Pada dasarnya, mengemis termasuk cara mencari harta yang diharamkan oleh Allah Swt, karena itu, mengemis tidak boleh dilakukan oleh seorang muslim kecuali bila sangat terpaksa, Rasulullah saw bersabda:

Qabishah bin Mukhariq al Hilal ra berkata: “aku pernah memikul tanggungan berat (diluar kemampuan), lalu aku datang kepada Rasulullah saw untuk mengadukan hal itu. Kemudian beliau bersabda: “Tunggulah sampai ada sedekah yang datang kepada kami lalu kami perintahkan agar sedekah itu diberikan kepadamu”. Setelah itu beliau bersabda: Hai Qabishah, sesungguhnya meminta-minta itu tidak boleh kecuali bagi salah satu dari tiga golongan, yaitu (1) orang yang memikul beban tanggungan yang berat (diluar kemampuannya), maka dia boleh meminta-minta sehingga setelah cukup lalu berhenti, tidak meminta-minta lagi. (2) Orang yang yang tertimpa musibah yang menghabiskan hartanya, maka dia boleh meminta sampai dia mendapatkan sekadar kebutuhan hidupnya. (3). Orang yang tertimpa kemiskinan sehingga tiga orang yang sehat pikirannya dari kaumnya menganggapnya benar-benar miskin, makia dia boleh meminta sampai dia memperoleh sekadar kebutuhan hidupnya. Sedangkan selain dari tiga golongan tersebut hai Qabishah, maka meminta-minta itu haram yang hasilnya bila dimakan juga juga haram (HR. Muslim).

Dari hadits di atas, dapat kita pahami bahwa mengemis yang dibolehkan adalah mengemis yang sekadar untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam kehidupan seseorang, itupun tidak boleh menjadi pekerjaan atau profesi, karena situasi daurat seharusnya tidak berlangsung lama. Lebih jelas, ada tiga sebab atau keadaan dibolehkannya mengemis bagi seseorang. Pertama, orang yang memiliki beban hidup yang tidak mampu ditanggungnya sehingga dengan kesungguhan dan kerja keras ia dapat berusaha dengan cara lain yang halal untuk bisa memenuhi kebutuhannya.

Kedua yang dibolehkan mengemis adalah orang yang tertimpa musibah seperti bencana alam yang menghabiskan hartanya, bahkan untuk sementara iapun tidak bisa berusaha sebagaimana biasanya. Di negeri kita, bencana datang silih berganti bahkan ada bencana yang sudah bisa diperkirakan seperti banjir, tanah longsor, berbagai penyakit yang muncul akibat perubahan musim dan sebagainya

Ketiga, Kemiskinan yang diakui oleh masyarakat di sekitarnya bahwa dia memang miskin sehingga untuk memenuhi kebutuhan pokok saja seperti makan dan minum ia tidak sanggup lagi memenuhinya. Bila tidak ada pilihan lain, maka orang yang ditimpa kemiskinan dibolehkan mengemis sekadar untuk bisa memenuhi kebutuhan pokoknya. Namun, kemiskinan idealnya tidak sampai membuat seseorang menjadi pengemis, tapi orang yang berkemampuan apalagi pemerintah harus segera membantu masyarakat yang miskin dengan mendidik masyarakat dan membuka lapangan kerja yang luas. Wallahu’alam. [ ]

Editor: iman

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

Terkait Insiden Pengeroyokan Anggota FPI, API Desak Kapolri Copot Kapolda Jabar

0

PERCIKANIMAN.ID  – –  Elemen ormas Islam Jawa Barat yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam (API) menyayangkan insiden benturan antar ormas saat mengawal pemanggilan Habib Rizieq oleh Polda Jabar di Mapolda Jabar,Kamis (12/1/2017) kemarin. Menurut Koordinator API Asep Syaripudin insiden tersebut menyebabkan sejumlah orang terluka khususnya dari pihak FPI dan sejumlah kendaraan rusak cukup parah.

“Sangat menyesalkan terjadinya tragedi berdarah yang terjadi kemarin di depan Mapolda Jabar dimana para pengawal Habib Rizieq yang sudah hendak meninggalkan lokasi tiba-tiba serang dengan senjata tajam dan kayu pentungan oleh sekelompok oknum anggota ormas yang berprilaku preman dan beringas,”ujarnya di Kantor Gebernuran Jabar (Gedung Sate) Jl.Diponegoro Kota Bandung, Jumat (13/1/2017).

Asep menambahkan setelah diteluri dan diselediki patut diduga bahwa LSM dan oknum yang melakukan penyerangan tersebut anggota dari LSM dimana Kapolda Jabar Irjen Polisi Anton Charliyan tercatat sebagai pembinanya. Oleh karena itu API Jabar menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap serta tuntutan.

“Pertama adalah mendesak kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian agar mencopot Kapolda Jabar Irjen Polisi Anton Charliyan dan mengganti dengan atau mengangkat Kapolda baru yang professional, melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat Jawa Barat,” pintanya.

Selain itu API Jabar juga meminta kepada Gubernur Jawa Barat untuk proaktif merespon dan ikut serta mencegah segala hal yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas di Jawa Barat. Sementara itu kepada pihak DPRD Jabar, Api meminta agar mengevaluasi kamtibmas di Jawa Barat dengan pihak terkait.

“Tak lupa kami juga meminta kepada Kodam III Siliwangi agar turut serta berperan aktif membantu aparat Kepolisian dan menjaga kamtibmas dan stabilitas keamanan dan ketentraman di masyarakat khususnya wilayah Jawa Barat, sebab Jabar ini menjadi barometer nasional dalam segala hal,”ujarnya.

Ia pun menegaskan akan melakukan terus melakukan audiensi ke berbagai pihak untuk menyuarakan agar pencopotan Kapolda Jabar segera dilakukan. API menegaskan bahwa yang diminta adalah personalnya yaitu Irjen Anton Charliyan bukan institusi kepolisiannya.

“Ini permasalahan personal, kami menilai Kapolda Jabar tidak professional dengan pola kerja demikian justru dapat menimbulkan konflik horizontal di Jawa Barat. Bayangkan benturan terjadi di depan Mapolda dan banyak polisi menyaksikan tapi tidak bisa mencegah sejak awal. Semoga nanti Kapolda yang baru dapat menjalankan tugas dengan baik,”tandasnya.

Sementara sehubungan Gubernur dan Wakil Gubernur sedang tidak ada ditempat, pihak Pemprov Jabar  diwakili Yaya Sunarya selaku Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol. Dalam kesempatan tersebut Yaya mengapresiasi elemen API yang tidak terprovokasi dan dapat menahan diri.

“LSM dan Ormas termasuk Ormas Islam itu sejatinya sebagai mitra kerja pemerintah, mereka ini juga sebagai asset bangsa yang harus dijaga. Kami sangat menyayangkan insiden tersebut,”ungkapnya.

Untuk itu pihaknya juga akan segera melaporkan kepada Gubernur Jabar agar segera diambil sikap termasuk menertibkan LSM dan Ormas yang ada di Jawa Barat. Menurutnya pembinaan bahkan pemberian sanksi kepada LSM dan Ormas yang terbukti melanggar aturan perlu dilakukan.

Usai beraudiensi dengan pihak Pemprov Jabar, massa API melanjutkan ke Gedung DPRD Jabar dan Kodam III Siliwangi dengan tuntutan yang sama. [ ]

 

Rep: iman

Editor: candra

Gema Pembebasan Kota Bandung Gelar Aksi Damai Sikapi Kado Pahit Awal 2017

0

PERCIKANIMAN.ID – – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan gelar aksi damai di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, (12/01/2017). Aksi  bertajuk “Kado Pahit Awal Tahun 2017” ini diikuti elemen mahasiswa yang merupakan gabungan dari beberapa kampus di Kota Bandung dan Cimahi.

Dalam orasinya Indra Lesmana selaku coordinator aksi memaparkan beberapa dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), TDL hingga pajak kendaraan bermotor.

“Di awal tahun 2017, rakyat kembali disambut dengan kenaikan harga kebutuhan pokok seperti harga beras, gula, bahkan cabai yang meroket mencapat Rp. 100 ribu hingga Rp. 200 ribu /Kg,” paparnya.

Ia menambahkan ditengah terhimpitnya perekonomian rakyat pemerintah justru menghadiahi rakyatnya dengan kenyataan pahit dengan kenaikan BBM dan tarif pengurusan STNK dan BPKB yang mulai berlaku sejak 6 Januari 2017. Bahkan kata Indra, pemerintah tak puas hanya menaikan BBM, biaya pengurusan STNK, dan BPKB, pemerintah juga nyatanya menaikan Tarif Dasar Listrik per 3 bulan, dan mencabut subsidi listrik yang berdaya 900 Volt Ampere (VA).

“Di tengah kondisi rakyat yang terhimpit, pemerintah memberikan kado pahit awal tahun yakni kenaikan tarif pengurusan pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) bagi kendaraan bermotor yang meningkat hingga  tiga kali lipat, tak cukup puas, pemerintah juga menaikkan harga Tarif Dasar Listrik (TDL) secara berkala per 3 bulan di tahun ini, begitu juga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi diawal tahun dan berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada pertengahan tahun nanti,” papar Indra dengan wajah yang berapi-api mengekspresikan kemarahan dalam orasinya.

Diakhir Indra membacakan 4 poin pernyataan sikap atas keterpurukan negeri ini. Berikut empat poin pernyataan sikap Gema pembebasan Kota Bandung:

  1. Kenaikan harga kebutuhan pokok, kenaikan tarif pajak, pencabutan subsidi Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta defisit anggaran negara yang membuat kondisi rakyat melarat dan negara sekarat adalah dikarenakan selama dua tahun kepemimpinan Jokowi – JK, kebijakan yang diterapkan adalah kebijakan yang pro terhadap kapital asing dan aseng, hal ini menunjukkan rezim penguasa saat ini tak berbeda jauh dengan rezim sebelumnya, yakni rezim neolib yang berlindung dibalik citra “wong cilik”.
  2. Paket kebijakan liberal tersebut tertuang dalam kebijakan impor pangan dan tenaga kerja asing, perjanjian penambahan hutang luar negeri, serta penjualan dan perpanjangan perjanjian penguasaan aset-aset strategis kepada korporasi asing. Walhasil, indonesia semakin terjerat jebakan hutang yang tak berkesudahan sembari harus merelakan sumber Daya Alam (SDA) ndonesia terus-menerus dikuasai korporasi asing, rakyat pun terasing di negeri sendiri.
  3. Paket kebijakan liberal yang diterapkan oleh rezim neolib Jokowi – JK membuktikan bahwa selain rezim neolib ini telah nyata mengkhianati rakyat, negeri ini juga telah dikangkangi oleh Ideologi Kapitalisme – Liberal melalui mekanisme politik busuk demokrasi yang belindung dibalik simbol – simbol keramat ideologi dan undang – undang kenegaraan.
  4. Menyeru kepada seluruh elemen rakyat dan mahasiswa untuk mengganti ideologi kapitalisme dan sistem demokrasi dengan syariah dan sistem khilafah. Karena hanya dengan syarianegeri yang telah salah urus ini dapat terselamatkan dari cengkeraman ideologi kufur dan penjajahan asing dan aseng. [ ]

 

Rep: iman

Editor: candra

 

Ada Provokator, Aksi Solidaritas Muslim Jabar Di Mapolda Berakhir Ricuh

0

PERCIKANIMAN.ID  – – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mendatangi Mapolda Jawa Barat Jl. Soekarno Hatta Kota Bandung untuk memenuhi panggilan penyidik terkait adanya laporan terduga kasus pencemaran nama baik dan pelecehan terhadap Pancasila oleh Sukmawati. Pemeriksaan sendiri berjalan lancar dan kondusif hingga sore hari meski diluar Mapolda terjadi adu orasi dua massa yang berbeda yang satu dari massa FPI sementara diseberang massa LSM yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Namun  kericuhan terjadi antara dua massa yang mengawal pemeriksaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mapolda Jawa Barat. Kericuhan terjadi karena salah satu mobil yang membawa rombongan FPI diserang sekelompok massa dari sebuah ormas yang sinyalir kecewa Habib Rizieq tidak ditahan.

“Dilempar pake batu kaca mobil, dipukul pakai balok. Lagi arah pulang. Langsung tiba-tiba diserang,” kata Mulyawan, anggota FPI yang menjadi korban pelemparan batu seperti dilansir republika.co.id ,Kamis (12/1/2017)

Massa FPI yang sudah membubarkan diri mendadak kembali dengan emosi sekitar pukul 16.30. Sementara, kaca mobil Kijang Inova berwarna hitam, yang membawa rombongan FPI, pecah di bagian belakang dan sampingnya.

Mulyawan mengaku tidak mengetahui oknum penyerang. Namun, dia mengalami luka di tangan, kaki, dan kepala karena lemparan batu.

Aparat kepolisian yang telah membubarkan diri kembali membuat barikade dari depan Mapolda hingga mengarah ke perempatan Gedebage. Polisi terus bedusaha menenangkan dua kubu antara FPI dengan Ormas GMBI yang mulai memanas.

Habib Rizieq Shihab memenuhi panggilan penyidik Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat (Jabar), untuk menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan penistaan Pancasila, Kamis (12/1). Habib Rizieq tiba di Mapolda Jabar sekitar pukul 09.30 WIB, dengan dikawal seribuan anggota FPI.

“Jadi setelah Habib Rizieq keluar dan pulang, umat ikut bersama mengiringi Habib Rizieq. Sebagian yang tertinggal diserang dari belakang oleh preman-preman itu. Mereka yang mulai, kendaraan kita ada yang di rusak, ada lima orang laskar terluka dan dilarikan ke RS terdekat,” kata Habib Ali seperti dilansir panjimas.com, Jumat (12/1/2017).

GMBI Mapolda Jabar
Massa yang tergabung dalam LSM GMBI yang orasi kontra massa ormas Islam di Mapolda Jabar

Sebuah mobil minbus yang ditumpangi oleh rombongan FPI dengan nomor polisi F 1441 GO, kondisi kaca belakang pecah karena dirusak. Tak hanya itu, seorang laskar yang menjadi pengemudi mobil tersebut luka di kepala, dengan darah mengucur.

Sementara itu, Panglima Laskar FPI, Ustadz Maman Suryadi Abdurrahman juga ikut menjadi korban keganasan para preman. Ia bersama para laskar yang terluka kini tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Bandung. Tangan sebelah kanan Ustadz Maman dirontgent, karena diperkirakan mengalami cidera patah tulang.

“Rombongan pengiring Imam Besar paling belakang termasuk Panglima LPI di serang memang, tapi yang dikeroyok sampai luka berat supirnya panglima LPI, Habib Umar, dia dikeroyok 7 orang, dihajar pake balok, kabarnya bahkan ditusuk,” ujar Habib Ali.

Para korban yang terluka akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Al Islam di Jl.Soekarno Hatta Kota Bandung. Beberapa korban sempat mendapat perawatan intensif karena mendapat luka yang serius. Informasi yang dihimpun percikaniman.id hingga berita ini diturunkan para korban sudah dibawa ke Jakarta untuk mendapat perawatan selanjutnya. [ ]

 

Rep: iman

Editor: candra

 

 

 

 

 

Hadiah Surga Bagi Muslimah Jika Lakukan 4 Amalan Ini

0

PERCIKANIMAN.ID – – Ini tentu menjadi kabar gembira bila seorang muslimah mampu istikamah mengamalkan empat hal,maka Allah Swt akan membebaskannya untuk masuk surga dari pintu mana saja yang ia sukai.

Apabila seorang wanita (istri) itu telah melakukan shalat lima waktu , puasa bulan Ramadhan, menjaga harga dirinya dan mentaati perintah suaminya, maka ia diundang di akhirat supaya masuk surga berdasarkan pintunya mana yang ia suka (sesuai pilihannya).”  (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Thabrani)

Empat hal ini bila menjadi kebiasaan seorang muslimah ternyata akan membangun karakter yang begitu indah, akhlaq mulia akan menjadi hiasan dirinya, tertatanya kehidupan dan manajemen waktu yang rapi mendampingi seluruh aktivitasnya serta kesehatan yang selalu prima menjadikan dirinya selalu energik dan semua itu terbungkus rapi berselimut ketaatan kepada Rabb-nya. Tak terbayangkan bagaimana wujud dhahir bila muslimah benar-menar menjaga empat amalan tersebut dalam kehidupannya.

Pertama, Salat Lima Waktu

Salat menjadi syarat pertama sebagai gerbang demi mendapatkan kemudahan yang mulia ini. Kita telah memahami salat merupakan tiang agama. Namun ummat ini jarang mengkaji sebenarnya apa sih efek positif yang menjadi target utama atas ibadah yang menduduki peringkat pertama dalam hisab akhirat ini?

Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar… (QS Al Ankabut:45)

Ternyata salat sebenarnya erat hubungannya dengan emosi dan akhlak. Siapa yang tidak melirik bila ada seorang muslimah yang begitu stabil emosinya dan tertata akhlaknya. Apapun yang keluar dari lisannya merupakan untaian kalimat yang indah dan penuh makna dan ilmu. Apapun yang menjadi gerak langkahnya menimbulkan kebaikan dan tergambar jelas akan tujuan kebaikan. Itulah menjadi dampak positif akan salat yang dilaksanakan dengan sepenuh hati. Itupun menjadi karakter yang selalu tercermin disaat sendirian maupun ada orang. Saat di dalam rumah maupun di luar rumah.

Seharusnya kita memaknai salat lima waktu ini bukan sebatas melaksanakan rutinitas ubudiyah semata, namun seharusnya kita jadikan salat sebagai penuntun bagi kita untuk menjaga agenda harian kita supaya tetap tertata dan kita jadikan salat sebagai waktu refresing dan rihlah untuk hati kita supaya hati ini tetap menjadi peka dan terasah bashirahnya.

Kedua, Puasa di bulan Ramadhan

Tidak ada yang meragukan akan kemuliaan bulan Ramadhan, pun demikian tidak ada pula yang meragukan akan kemuliaan bagi siapa yang mampu berpuasa dengan penuh di bulan Ramadhan. Banyak yang menyebut bulan Ramadhan adalah bulan tarbiyah. Bulan dimana semua kebaikan dilipat gandakan, bulan dimana membaca Al Qur’an tanpa ada batasnya dan bulan dimana syaitan dibelenggu.

Namun pada kenyataannya sesungguhnya di bulan Ramadhan memang bulan ujian yang penuh godaan bagi kaum hawa. Seandainya sahabat muslimah tidak memiliki tujuan dan target yang kuat dalam menggapai kemuliaan di bulan Ramadhan.Bagaimana tidak bermaknanya bulan yang penuh barokah itu. Hanya muslimah pilihan dan yang kuat azamnya saja yang mampu memanfaatkan dan mengoptimalkan ibadah di bulan yang penuh barokah.

Sesungguhnya puasa Ramadhan bagi sahabat muslimah bagaikan maket sebagai alat ukur untuk mengetahui keteguhan hati atas godaan hidup dan sebagai ukuran bagaimana kemampuan bagi sahabat muslimah untuk memilih sesuatu yang terpenting bagi dirinya demi kedekatannya kepada Ilahi Rabbi.

Ketiga, Menjaga Dirinya

Wanita memang makhluk yang teramat sangat unik. Wanita memang makhluk penghias dunia. Kita lihat saja. Dari wujud dhahir dan segala sesuatu yang memenuhi hajad wanita memenuhi dunia ini. Dari wujud dhahir dan segala pernik tentang wanita bila kita nilai dengan ukuran syari’at bisa kebayang, banyakkah yang akan menuju surga?

Apapun tentang wanita akan selalu menarik untuk dibahas. Dari pakaian, rambut, sepatu bahkan kancing baju saja menjadi menarik untuk dibahas bila di sangkutkan dengan wanita. Inilah yang menjadikan sahabat muslimah mendapatkan kedudukan sangat mulia dihadapan Allah bila apa pun yang ada pada dirinya menjadi menarik untuk diperhatikan secara syar’i.

Sesungguhnya muslimah yang pandai menjaga diri bukanlah muslimah yang polos dan apa adanya. Namun sesungguhnya muslimah yang pandai menjaga diri adalah muslimah yang selalu asik untuk memperhatikan segala pernik yang berhubungan dengan dirinya menggunakan kaca mata syari’at.

Segala polah tingkah akan selalu diperhatikan. Dari tutur sapa, cara berjalan, bagaimana menggerakkan bahunya, bahkan kapan dirinya akan melirik kan matapun tidak luput dari perhatian. Apalagi masalah pakaian, bau badan dan kecantikan, tidak perlu dipertanyakan lagi. Bukan hanya itu bagaimana seorang muslimah berhubungan dengan orang lainpun akan sangat selektif sekali. Dirinya tidak akan berbicara dengan sembarang orang, tidak akan keluar rumah tanpa ada pendampingnya.

Begitu mulianya akhlak seorang muslimah yang pandai menjaga diri.Bagaimana wujud dhahir muslimah yang pandai menjaga diri. Sang suami ataupun walinya tidak akan ada rasa was-was maupun khawatir disaat meninggalkannya. Karena kepandaian dirinya akan menjaga kehormatan diri dan kemuliaan imannya tidak diragukan lagi.

Keempat, Mentaati Perintah Suaminya

Kita harus sadar sesadar sadarnya bahwa Allah telah menciptakan kita dari tulang rusuk yang bengkok. Kita pun harus sadar sesadar sadarnya bahwa kita membutuhkan Imam untuk membimbing kita. Kita juga harus sadar sesadar sadarnya bahwa wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk merasukkan ke hati saat mendapatkan nasehat.

Sering kita bahas bagaimana dosanya seorang anak yang mengatakan ah kepada orang tuanya. Namun tidakkah kita pernah berfikir sesungguhnya ketaatan seorang wanita disaat sudah menikah adalah kepada suaminya. Tidakkah kita berfikir bagaimanakah hukumnya disaat ada istri mengatakan ah kepada suaminya?

Sering kita mengajak suami untuk memahami bagaimana perasaan orang tuanya, namun seringkah kita menjaga perasaan suami kita saat bertutur sapa maupun saat berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan ada sebagian pasangan suami istri yang menganggap bahwa suami istri itu haruslah mampu menghilangkan rasa malu dan sungkan diantara mereka.

Cinta dan saling terbuka bukan berarti menyibak aib, bukan pula menampakkan kekurangan dan bukan pula menganggap wajar keburukan akhlaq. Namun harusnya hadirnya cinta dan saling keterbukaan adalah sebagai gerbang untuk saling mengasihi dan saling memahami. Sebagai gerbang untuk saling menjaga dan melengkapi.

Maka seharusnya seorang istri haruslah mampu menjadi kaca spion bagi suaminya. Dia ikut ke manapun suaminya melangkah, dia setia menemani suaminya dengan selalu waspada dengan sudut pandang yang berbeda. Namun arah pandangan dan pola cerna tetap akan mengikuti sang Imam yang akan membawanya mengarungi bahtera rumah tangga.

Sehingga tidaklah mungkin muncul suatu kejadian maupun suatu akhlaq yang tercela keluar dari seorang istri sholihah. Saking indahnya akhlaq sahabat muslimah tergambar jelas sebagaimana yang disabdakan nabi Muhammad Saw.

Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian di dalam surga?” Mereka menjawab: “Tentu saja wahai Rasulullaah!” Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Wanita yang penyayang lagi subur. Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah kepadanya, ia berkata: “Ini tanganku di atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha.” (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath dan Ash Shaghir. Lihat Ash Shahihah hadits no. 3380)

Sahabat muslimah sangat memahami dan pandai betul memposisikan dirinya dalam rumah tangga. Dirinya bukanlah sebagai Imam, namun sebagai pendamping Imam yang akan selalu meberikan bisikan kepada imamnya dan banyak memberikan pertanyaan yang kritis bagaikan Aisyah saat mendengarkan penjelasan tentang telanjangnya orang saat dibangkitkan di mahsyar. Dirinya adalah sebagai pendamping Imam yang akan selalu menjadi penyejuk hati dan siap sedia memberikan kehangatan bak Khadijah memberikan pelukan hangat kepada baginda Rosul saat datangnya wahyu pertama. [ Berbagai sumber]

 

Red: Ahmad

Editor: Iman

Ilustrasi foto: Norman

 

Apakah Ungkapan “Om Telolet Om” Merupakan Ritual Agama Lain?

0

Assalamu’alaikum. Ustadz akhir-akhir ini ramai dengan fenomena ungkapan “om telolet om” khususnya di dunia maya atau medsos. Ada sebagian ustadz yang melarang ikut-ikutan mengucapkan “om telolet om”, karena kalimat tersebut  itu mengandung unsur agama lain. Bagaimana pak ustad ? ( Heny by email)

 

 

Wa’alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh. Masyarakat kita ini boleh dibilang gampang latah, yakni mengikuti sesuatu yang dia sendiri tidak tahu maksud dan tujuannya. Contohnya banyak sekali, dan salah satunya ungkapan “Om Telolet Om” ini.

Jika kita telusuri asal muasalnya, ini hanyalah ungkapan atau permintaan sekelompok anak-anak di pinggir jalan raya agar sang sopir membunyikan klakson busnya untuk didengarkan agar seru dan ramai. Ini hanyalah untuk kesenangan bagi anak-anak semata. Kemudian ungkapan ini dibahas bahwa kata “Om” itu ungkapan atau sebutan “Tuhan atau sesembahan” agama lain. Demikian juga dengan kata “Telolet” yang dihubungkan dengan “ungkapan” atau “doa” ajaran agama lain. Sehingga ada yang mengaitkan ungkapan “Om Telolet Om” adalah berdoa dengan cara agama atau keyakinan agama lain.

Menurut saya, sah-sah saja orang mengkaitkan-kaitkan begitu. Itu pendapat pribadi, bukan hasil penelitian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan serta diuji kebenarannya. Namun hal ini tergantung kepada niat kita mengucapkan kalimat tersebut. Kita ketahui bahwa kata “Om” di sini kan artinya “paman” atau si sopir tadi. Sementara “Telolet” artinya bunyi klakson sehingga ungkapan demikian menurut saya bukan ritual agama lain.

Jadi, pendapat saya “Om Telolet Om” ini bukan terkait sebuah ritual keagamaan atau besar kaitannya dengan ibadah agama lain. Kalau ada ustadz yang melarang hal tersebut itu adalah hak pribadi untuk berpendapat. Namun tentunya akan bijaksana jika pendapat juga disertai dengan dasar atau argumen yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Jangan asal berpendapat namun hanya mengikuti pendapat orang lain. Menurut saya ini terlalu dipaksakan, karena sampai saat ini yang saya tahu belum ada kajian ilmiahnya bahwa ungkapan tersebut adalah ritual agama lain. Sekali lagi tidak ada hubungannnya dengan agama.

Hal ini hanya masalah duniawi saja yang sifatnya hiburan, yang terpenting tidak menimbulkan mudharat dan merugikan. Namun jika ini dikaitkan dengan pendidikan bagi anak-anak, maka saya setuju jika anak-anak tidak dibiasakan mengungkapkan tersebut. Sebaiknya ganti dengan kalimat-kalimat baik dan doa (thayyibah) yang bersumber dari Al Quran maupun Hadits.

Sebab jelas ungkapan dalam Al Quran dan dicontohkan oleh Rasulullah Saw adalah bagian dari dzikir dan doa, seperti Alhadulillah, Allahu Akbar, Masya Allah, Subhanallah dan sebaginya. Ini tentu sangat baik bagi pendidikan anak-anak dalam membiasakan mengungkapan kalimat thayyibah tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu’alam. [ ]

 

Editor: iman

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

 

Perang Atau Aborsi Yang Lebih Banyak Korbannya? Ini Datanya

0

PERCIKANIMAN.ID – – Perang adalah kondisi yang tak diinginkan kebanyakan orang termasuk yang berkonflik bahkan tentara sekali pun. Sebab bisa dipastikan setiap peperangan akan ada korban baik luka maupun meninggal dunia. Terkait jumlah korban meninggal dunia akibat perang ternyata lebih sedikit jika dibanding dengan korban akibat aborsi.

Data menunjukan angka Frekuensi terjadinya aborsi sangat sulit dihitung secara akurat, karena aborsi buatan sangat sering terjadi tanpa dilaporkan – kecuali jika terjadi komplikasi, sehingga perlu perawatan di Rumah Sakit. Akan tetapi, berdasarkan perkiraan dari BKBN seperti dilansir situs kemensos dan dikutip dari sharia.co.id menunjukkan bahwa setiap hari ada sekitar 7.000 kasus aborsi di Indonesia atau 2,3 juta kasus pertahun. Berarti ada 2,3 juta nyawa yang dibunuh setiap tahunnya secara keji tanpa banyak yang tahu.

Sementara dilansir dari arkansasonline mengungkapkan data statistik mengenai kasus aborsi di luar negeri  khususnya di Amerika dikumpulkan oleh dua badan utama, yaitu Federal Centers for Disease Control (CDC) dan Alan Guttmacher Institute (AGI) yang cukup mengejutkan.

Hasil pendataan mereka menunjukkan bahwa jumlah nyawa yang dibunuh dalam kasus aborsi di Amerika  yaitu hampir 2 juta jiwa lebih banyak dari jumlah nyawa manusia yang dibunuh dalam perang manapun dalam sejarah negara itu.

Sebagai gambaran, jumlah kematian orang Amerika dari tiap-tiap perang adalah:

  1. Perang Vietnam – 58.151 jiwa
  2. Perang Korea – 54.246 jiwa
  3. Perang Dunia II – 407.316 jiwa
  4. Perang Dunia I – 116.708 jiwa
  5. Civil War (Perang Sipil) – 498.332 jiwa

Secara total, dalam sejarah dunia, jumlah kematian karena aborsi jauh melebihi jumlah orang yang meninggal dalam semua perang jika digabungkan sekaligus. Menurut James K. Glassman dari The Washington Post pada tahun 1996, jumlah kematian akibat aborsi 10 kali lebih banyak daripada semua kecelakaan yang masih ditambah kasus bunuh diri maupun pembunuhan.

Data kecelakaan di Amerika menunjukkan:

  1. Kecelakaan karena jatuh – 12.000
  2. Kecelakaan karena tenggelam – 4.000
  3. Kecelakaan karena keracunan – 6.000
  4. Kecelakaan mobil – 40.000
  5. Bunuh diri – 30.000
  6. Pembunuhan – 25.000

Jumlah kematian karena aborsi selalu melebihi kematian karena kecelakaan, bunuh diri ataupun pembunuhan  di seluruh dunia. Daniel S. Green dari Washington Post mengatakan bahwa pada tahun 1996, di Amerika setiap tahun ada 550.000 orang yang meninggal karena kanker dan 700.000 meninggal karena penyakit jantung.

Jumlah ini tidak seberapa dibandingkan jumlah kematian karena aborsi yang mencapai hampir 2 juta jiwa di negara Paman Sam itu. Secara keseluruhan, di seluruh dunia, aborsi adalah penyebab kematian yang paling utama dibandingkan kanker maupun penyakit jantung. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Bahaya Memangku Laptop

0

PERCIKANIMAN.ID-  Ini adalah peringatan bagi sahabat yang sering menggunakan laptop sebagai alat kerja. Mulai saat ini waspadalah bagi sahabat yang kerap memangku atau menempatkan komputer  jinjing di atas paha sebagai pengganti meja kerja. Meski praktis, ternyata kebiasaan ini harus diwaspadai karena bisa jadi sahabat terkena gangguan kulit yang timbul akibat panas yang muncul dari komputer jinjing tersebut.

Meski rasa panas yang berasal dari mesin prosesor laptop tidak menyebabkan kulit terbakar, memangkunya bisa menyebabkan penggelapan warna kulit yang permanen atau disebut juga dengan istilah toasted skin syndrome. Meski jarang, kulit yang terpapar panas dari laptop juga bisa memicu kanker kulit.

Kalau diukur,  panas dari laptop ternyata bisa mencapai 50 derajat Celsius. Oleh karena itu, kita disarankan untuk tidak memangku laptop terlalu lama. Gangguan kulit merupakan salah satu dari 10 jenis dampak negatif penggunaan laptop bagi kesehatan yang dicatat para ahli.

Pada masa lalu, toasted skin syndrome biasanya diderita oleh para pekerja yang tugasnya berdekatan dengan sumber panas, seperti pekerja di pabrik roti atau pembuat kaca.

Menurut sejumlah pakar kesehatan, kulit yang gelap itu jika dilihat di bawah mikroskop mirip dengan kerusakan kulit akibat terlalu lama terpapar sinar matahari.

Selain masalah kulit, ancaman dari kebiasaan memangku laptop juga berupa kemandulan bagi kaum Adam. Laporan medis beberapa tahun lalu menunjukkan, kasus seorang pria dengan temperatur di bagian skrotum meningkat gara-gara terlalu sering memangku laptop. Dalam jangka panjang, hal ini akan menyebabkan produksi sel sperma berkurang sehingga menjadi tidak subur.  (berbagaisumber)