Benarkah Nabi Idris As Sudah Melihat Surga dan Neraka? Begini Penjelasannya

0
83

PERCIKANIMAN.ID – –  Surga dan Neraka adalah hal yang masih ghaib, namun keberadaannya wajib kita yakini. Sebab percya kepada yang ghaib adalah salah satu ciri orang yang beriman. Kehidupan di Surga adalah kenikmatan yang hakiki.

 

Demikian juga kehidupan di Neraka ada kepedihan yang hakiki. Kesengsaraannya tiada tara dan tidak sanggup orang mampu menjalaninya. Orang yang masuk neraka disebabkan karena dosanya.

iklan

 

Kembali ke kehidupan di Surga. Selama ini kita baru bisa membacanya lewat Al Quran dan Hadits yang digambarkan dengan bahasa keimanan. Misalnya dalam Al Quran digambarkan bahwa Jannah ( Surga) memiliki sungai-sungai yang sangat indah.

 

فِيهَآ أَنۡهَٰرٌ مِّن مَّآءٍ غَيۡرِ ءَاسِنٍ وَأَنۡهَٰرٌ مِّن لَّبَنٍ لَّمۡ يَتَغَيَّرۡ طَعۡمُهُۥ وَأَنۡهَٰرٌ مِّنۡ خَمۡرٍ لَّذَّةٍ لِّلشَّٰرِبِينَ وَأَنۡهَٰرٞ مِّنۡ عَسَلٍ مُّصَفًّىۖ وَلَهُمۡ فِيهَا مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ وَمَغۡفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمۡۖ

 

“… Di dalamnya terdapat sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka….” (QS.Muhammad: 15)

 

Demikian dijelaskan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam hadits beliau bersabda,

 

إِنَّ أَوَّلَ زُمْرَةٍ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ عَلَى صُوْرَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ، وَالَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ عَلَى أَشَدِّ كَوْكَبٍ دُرِّيٍّ فِي السَّمَاءِ إِضَاءَةً، لاَ يَبُوْلُونَ وَلاَ يَتَغَوَّطُونَ وَلاَ يَتْفُلُوْنَ وَلاَ يَمْتَخِطُونَ، أَمْشَاطُهُمُ الذَّهَبُ، وَرَشْحُهُمُ الْمِسْكُ، وَمَجَامِرُهُمُ الْأَلُوَّةُ، وَأَزْوَاجُهُمْ الْحُوْرُ الْعِينُ، عَلَى خَلْقِ رَجُلٍ وَاحِدٍ عَلىَ صُورَةِ أَبِيهِ آدَمَ سِتُّونَ ذِرَاعًا فِي السَّماءِ

 

Sesungguhnya rombongan pertama yang masuk janah seperti bulan di malam purnama. Rombongan berikutnya bercahaya seperti bintang-bintang gemerlap laksana mutiara di langit. Mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak meludah, tidak pula membuang ingus. Sisir-sisir mereka dari emas. Keringat mereka adalah misik. Pengasapan mereka adalah al-aluwwah (kayu gaharu). Istri-istri mereka adalah al-hurul ‘in (bidadari-bidadari bermata jeli) dengan perawakan yang serupa, sama dengan bapak mereka Adam, setinggi enam puluh hasta.”[ HR. al-Bukhari (no. 3327), Muslim (8/146), dan Ibnu Majah (no. 4333), dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Lihat takhrij hadits ini dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah (7/3/1472) no. 3519.]

 

Lalu bagaimana kisah Nabi Idris as yang sudah melihat Surga dan Neraka? Apakah Surga dan Neraka saat ini sudah ada penghuninya? Berikut ini penjelasan dari Ust. Rahmat Baequni dalam video berikut ini:

Semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

Video: tim khazanah dakwah

907