Doa Belum Terkabul ? Periksa Apakah Dua Hal Ini Sudah Dipenuhi

 

PERCIKANIMAN.ID – – Doa merupakan ekspresi kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya ( Rabb). Orang berdoa karena mempunyai keinginan dan ia menyadari tidak mampu mewujudkannya tanpa bantuan Allah.

 

Untuk itu ia memohon kepada Allah.Orang-orang yang merasa dekat dengan Allah akan sering berdoa, memohon dan meminta. Allah Swt sudah menegaskan bahwa Dia akan mengabulkan setiap hamba-Nya yang berdoa.

 

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

 

 

Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, jawablah bahwa Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa jika ia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka mentaati perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 186)

 

 

Namun ada kalanya doa tersebut belum terkabul atau masih ditunda oleh Allah. Lalu mengapa doa belum terkabul? Padahal sudah berdoa dan berikhtiar. Jika kita perhatikan khususnya diakhir Surat Al Baqarah ayat 186 ini maka setidaknya ada dua hal atau syarat yang membuat doa kita dikabulkan oleh Allah.

 

Pertama, hendaklah mereka itu mentaati perintah-Ku.

Agar doa kita terkabul maka kita harus mentaati perintah Allah khususnya dalam berbuat kebajikan dan amal shalih. Selain itu taat dalam menjauhi larangan yang ditetapkan Allah. Tentunya ada banyak perintah Allah dari yang wajib hingga yang sunnah. Demikian juga larangan Allah dari yang besar hingga yang terkcil.

 

 

Kedua, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku

Iman tentu maknanya bukan sekedar diyakini dalam hati namun juga harus diekspresikan dengan perbuatan atau amalan. Misalnya, kita meyakini bahwa Al Quran adalah Kalam Allah yang berisi perintah dan larangan maka keimanan itu bukan sebatas memiliki Al Quran dan hanya disimpan di rumah tanpa pernah dibaca dan ditadaburi. Demikian juga dengan bentuk dan praktik keimanan-keimanan yang lainnya.

 

 

Dari dua kalimat ini setidak mengisyaratkan bahwa orang-orang yang berdoa akan mudah dikabulkan doanya apabila memenuhi aturan-aturan Allah dan mengimani-Nya. Kita jangan hanya rajin berdoa, tapi juga harus tekun beribadah dan rajin menjauhi maksiat. Jadi sudah kita memenuhi syarat terkabulnya doa?

 

Disarikan dari buku “ DOA ORANG-ORANG SUKSES “ karangan Dr.Aam Amiruddin,M.Si

 

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: panduanmuslimah

870

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 883 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment