Beranda blog Halaman 403

Sains Buktikan Kebenaran Al-Quran Tentang Tiga Fase Bayi Dalam Kandungan

0

PERCIKANIMAN.ID – – Bayi yang tumbuh dalam kandungan selama kurang lebih 9 bulan, kelahirannya akan sangat dinanti-nantikan sebagai anugerah dari Allah Swt. Lahirnya generasi baru manusia melalui proses yang begitu panjang. Janin yang hidup dalam rahim seorang perempuan ini berproses dalam tiga fase yang berbeda.

Dikutip dari okezone yang di himpun dari, buku Basic Human Embriology yang menjadi buku panduan bidang embriologi menjelaskan bahwa kehidupan dalam rahim memiliki tiga fase yaitu pre-embrionik, embrionik, dan janin.

Fase ini sesuai dengan yang disebutkan dalam salah satu ayat Al-Quran yang diturunkan 14 abad lalu. Al-Quran telah menyiratkan mengenai hal ini jauh sebelum manusia menemukan teknologi untuk meneliti dan mengindrai fase bayi dalam kandungan dengan alat USG.

Allah menciptakanmu dari diri yang satu (Adam), kemudian darinya Allah jadikan pasangannya dan menurunkan delapan pasang hewan ternak untukmu. Allah menjadikanmu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga ke­gelapan. <span “; mso-fareast-font-family:Calibri;mso-fareast-theme-font:minor-latin;color:black; ‘>Yang melakukan hal itu ada­lah Allah, Tuhanmu, Tuhan yang me­miliki kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Allah. Mengapa kamu dapat dipa­lingkan?   (QS. Az-Zumar : 6)

Sains juga menjelaskan bahwa ada tiga tahapan bayi di dalam kandungan. Ketiga fase tersebut antara lain fase pre-embrionik, embrionik dan fetus.

  • Fase Pre-embrionik

Ini merupakan fase pertama saat zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel hingga terbentuk segumpal sel yang akan membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhannya yang membesar, sel-sel penyusun zigot akan mengatur dirinya sendiri untuk membentuk tiga lapisan. Fase ini akan berproses saat umur janin mencapai dua setengah minggu pertama.

  • Fase Embrionik

Fase kedua dimulai setelah fase pertama hingga akhir minggu ke delapan, atau berlangsung selama lima minggu. Dalam fase ini, calon bayi disebut sebagai embrio. Organ dan sistem tubuh bayi akan mulai terbentuk dari lapisan-lapisan sel embrio.

  • Fase Fetus

Fase ini dimulai pada minggu ke delapan hingga bayi dalam kandungan lahir ke dunia. Dalam fase ini bayi disebut dengan fetus. Fase ini ditandai dengan fetus yang menyerupai manusia, mulai dari wajah tangan dan kakinya. Semua organ dari fetus ini juga mulai tampak setelah berproses selama kurang lebih 30 minggu, meskipun awalnya hanya berukuran 3 centimeter.

Jauh sebelum sains modern menemukan proses pembentukan embrio manusia,  pada ke-7 M, Al-Quran  telah menjelaskan proses pembentukan embrio manusia.  Prof Keith L Moore, guru besar Departemen Anatomi dan Biologi Sel Universitas Toronto pun telah membuktikan kebenaran firman Allah Swt itu.

“Saya tak tahu apa-apa tentang agama, namun saya meyakini kebenaran fakta yang terkandung dalam Alquran dan sunah,” papar Moore yang terkagum-kagum dengan kandungan Alquran yang secara akurat menjelaskan perkembangan embrio manusia.

Al-Quran secara gamblang telah menjelaskan proses pembentukan embrio manusia. Al-Quran telah berbicara tentang pertumbuhan janin di dalam perut ibu fase demi fase, padahal janin dan pertumbuhannya tidaklah terlihat dengan mata kepala dan tidak mungkin juga dijelaskan hanya dengan duga dan kira.  Sains modern baru mengetahui proses penciptaan di alam rahim setelah ditemukannya  alat–alat pemeriksaan modern.

“Saya sungguh sangat membahagiakan bisa membantu mengklarifikasi pernyataan Alquran tentang perkembangan manusia. Jelaslah bagi saya, pernyataan (Alquran) itu pastilah turun kepada Muhammad dari Tuhan,” papar Moore, ilmuwan terkemuka dalam bidang anatomi dan embriologi dikutip dari modernsscience.net

Proses penciptaan manusia di dalam rahim dijelaskan dalam Al-Quran

”Dan, sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian, Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan segumpal darah. Lalu, segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Lalu, tulang belulang itu Kami bungkus daging. Kemudian, Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain ….” (QS. Al-Mu’minun: 12-14). [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Pakar Siber: Pemerintah Blokir Situs, Publik Harus Dapat Penjelasan

0

PERCIKANIMAN.ID – – Pakar keamanan cyber, Pratama Persadha menyambut baik upaya pemerintah dalam meminimalkan tersebarnya konten negatif. Namun, dia juga menekankan keterbukaan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemekominfo) dalam merilis prosedur dan alasan sebuah situs diblokir.

“Masyarakat harus tetap mendapatkan penjelasan yang proporsional dan jelas. Jangan sampai nanti malah terkesan represif. Apalagi untuk memblokir sebuah situs, terutama portal berita misalnya, perlu juga melibatkan dewan pers, kecuali bila situs yang diblokir memang tidak jelas kepemilikan dan keberadaannya,” terangnya seperti dikutip dari Republika.co.id. Kamis (5/1/2017)

Chairman lembaga riset keamanan cyber CISSReC (Communication and Information System Security Research Center) ini menambahkan cukup riskan bila blokir-blokir ini tidak disertai hak dari para pemiliknya untuk melakukan penjelasan. Ini berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Pemerintah sebaiknya memberikan penjelasan bagaimana tahapan-tahapan dan alasan terperinci pemblokiran, sehingga bisa diterima masyarakat luas.

“Pemerintah harus menghindari terjadinya chaos di wilayah cyber tanah air. Menghindarkan masyarakat dari berita hoax sangat baik. Namun jangan sampai karena kurangnya sosialisasi menjadikan ini sebagai area perang baru dari orang-orang yang jago di dunia maya,” jelasnya.

Pratama menjelaskan, dirinya cukup khawatir bila pemerintah tidak cukup memberi ruang mediasi, akibatnya bisa muncul prasangka buruk yang bisa berakibat saling serang antar peretas, baik menyerang situs berita maupun akun media sosialnya. “Posisi kita juga cukup rawan karena di Indonesia belum ada Badan Cyber Nasional. Jadi bila ada saling retas di antara beberapa kelompok di tanah air, aparat kepolisian praktis akan sangat kesulitan. Karena itu sudah tepat bila Presiden Jokowi memerintahkan segera pembentukan Badan Cyber Nasional,” terangnya.

Beberapa kali pemblokiran oleh Kemenkominfo, ada beberapa situs yang secara isi tidak ada kaitan dengan tindakan teroris dan radikal, juga tidak menyebarkan ujaran kebencian. Hal inilah yang ditakutkan terjadi kembali, sehingga sudah sepatutnya pemerintah tetap bijak dan selektif dalam melakukan pemblokiran situs yang dianggap berbahaya.

Pratama juga menambahkan pentingnya menghapus berita hoax di mesin pencari seperti Google. Hal ini dilakukan banyak negara, salah satunya Jerman. Berita dan gambar yang dianggap menyesatkan masyarakat tidak hanya diblokir, namun juga dihilangkan dari mesin pencari di internet.

Sementara itu Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan sikapnya terkait pemblokiran 11 situs-situs Islam yang dianggap Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Bagi dia adanya pertentangan terkait pemblokiran ke-11 situs tersebut, harusnya tidak dilakukan sepihak.

Hidayat mengungkapkan, publik juga sangat prihatin dengan maraknya ujaran kebencian belakangan terakhir. Berita-berita fitnah, hoax, adu domba hingga penistaan agama, memang itu semua diberantas dan harus diproses hukum.

“Tapi juga bukan berarti dilakukan di luar proses hukum atau aturan yang berlaku. Karena kalau dilakukan sepihak tanpa tolak ukur, menjadi subyektifitas penguasa,” katanya.

Kominfo menurutnya harus melakukan konfirmasi atau menyampaikan bukti apakah benar tuduhan bahwa situs tersebut menyampaikan ujaran kebencian, SARA atau menyebarkan radikalisme dan terorisme.

Dan bila dalam proses pemblokiran, hal itu tidak dilakukan, menurutnya pengelola situs bisa menyampaikan protes terbuka. Apalagi bila yang dituduhkan, tersebut tidak sesuai dengan fakta adanya pesan ujaran kebencian, mengajak terorisme dan radikalisme.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid yang mengatakan sangat aneh jika kepolisian saat ini melakukan pemblokiran situs-situs apapun seperti situs umat Islam. Karena, kata Sodik, tidak ada bedanya dengan pembredelan media umat Islam dan media lain pada awal-awal orde baru.

“Jadi ini sebuah kemunduran berdemokrasi,”

Sodik menjelaskan dasar dan ciri utama negara demokrasi. Yakni, kata Sodik, kebebasan berpendapat. Dengan kebebasan berpendapat maka terjadi mekanisme saling kontrol, transparanasi dan akutabilitas.

Sodik Mudjahid

“Yang dengan itu bangsa dan masyarakat menjadi maju,” ujarnya.

Sodik mengatakan demokrasi berkualitas dengan beradu argumen, data, fakta dan analisa. Bukan beradu kebencian dan permusuhan, kata Sodik, apalagi di negara Indonesia yang berbudaya Pancasila.

Sodik menjelaskan jika harus ada pengaturan media maka bukan dengan cara pembredelan tapi intensifikasi sosialisasi Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik dan regulasi lainnya. Selain itu, kembangkan dialog dan edukasi tanggungjawab terhadap bangsa dan negara dibalik kebebasan berpendapat.

“Inilah pola kerja negara dan aparat yang peduli pertumbuhan demokrasi,” ucapnya. [ ]

 

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: istimewa

Tanpa Pemberitahuan, Pemblokiran Sejumlah Media Islam oleh Kemkominfo Dinilai Menyalahi Aturan

0

 

PERCIKANIMAN.ID – – Sejumlah pengurus media Islam online mendatangi kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (04/01/2017).

Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi terkait pemblokiran sejumlah situs-media Islam online belum lama ini.

Rombongan ditemui Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika), Samuel A. Pangerapan di ruang rapat Ali Murtopo. Didaulat sebagai juru bicara media Islam, Muhammad Pizaro dari Islampos.com, menyampaikan keberatannya atas pemblokiran sepihak oleh Kemkominfo.

Pizaro menilai, Kemkominfo telah menyalahi Undang-Undang ITE tahun 2008 pasal 15, dimana Kemkominfo seharusnya melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan media-media bersangkutan sebelum melakukan pemblokiran.

“Sebagian besar media-media bersangkutan itu memiliki alamat dan nomor kontak yang jelas. Kami juga berbadan hukum,” tegas Pizaro lansir Islamic News Agency (INA).

Pemerintah Blokir Media Berbadan Hukum

Ia juga menyayangkan cara pemblokiran oleh Kemkominfo yang dinilainya tidak etis.

Padahal, kata Pizaro, tim panel Kemkominfo pada pemblokiran media-media Islam tahun 2015 menegaskan bahwa proses dialog dan musyawarah itu akan dilakukan sebelum proses pemblokiran.

“Saya masih ingat betul yang mengatakan itu adalah perwakilan Kemenko Polhukam yang masuk tim panel Kemkominfo. Maka kami memandang, Kemkominfo mempunyai iktikad baik untuk melalukan komunikasi sebelum menetapkan regulasi pemblokiran,” terangnya.

Pizaro menambahkan, dalam era reformasi seyogyanya proses dialog dan komunikasi antara pemerintah dan media itu terjalin dengan baik.

“Rasa-rasanya, pada zaman Orde Baru saja proses dialog itu tetap dilalukan sebelum melakukan pemblokiran,” tukasnya.

Media yang Diblokir Dituding tak Termasuk Produk Jurnalistik

Menanggapi hal itu, Kepala Ditjen Aptka, Samuel A Pangerapan beralasan, pihaknya tidak melakukan pemberitahuan terlebih dahulu karena situs-situs yang diblokir menurutnya tidak termasuk produk jurnalistik.

“Kita tidak melakukan pemblokiran kecuali kalau dia termasuk produk jurnalistik. Kita sangat hati-hati kalau dia memang produk jurnalistik. Kita berkonsultasi dengan Dewan Pers untuk selanjutnya melakukan proses hak jawab dan sebagainya,” kata pria yang karib disapa Sammy itu.

Sammy juga tidak memberikan penjelasan secara rinci terkait konten yang menjadi alasan pemblokiran. Ia mengatakan pihaknya akan membalas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan media-media Islam tersebut.

“Nanti mengenai surat keberatan, permintaan normalisasi dan pertanyaan-pertanyaan itu, karena dikirimnya secara resmi, kita juga jawabnya akan membalasnya secara resmi supaya terdokumentasi,” ujar dia.

Audiensi dihadiri oleh perwakilan media-media Islam dari Islampos.com, kiblat.net, voa-islam.com, dakwahtangerang.com serta asosiasi jurnalis Islam dari Jurnalis Islam Bersatu (JITU) dan Forum Jurnalis Muslim (Forjim).

Hadir juga Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, pakar komunikasi Prof Henri Subiakto serta perwakilan dari Bareskrim Mabes Polri.* Ally Muhammad Abduh/INA .[ ]

 

 

Red: admin

Editor: iman

Foto: aly-ina

Ingin Kredit Rumah Tanpa Bank Tanpa Riba? Ini Solusinya

0

Setiap muslim pasti mendambakan memiliki keluarga yang sakinah, mawadah dan penuh rahmah (samara). Inilah konsep keluarga yang islami dan surgawi seperti yang dicontohkan Rasulullah Saw. Dalam skala yang lebih besar, setiap muslim pasti menginginkan lingkungan yang islami pula, yakni tinggal di lingkungan yang terdiri dari keluarga-keluarga samara.

Tinggal di lingkungan yang islami merupakan karunia sekaligus “rezeki” yang tak ternilai harganya. Penghuni dalam lingkungan yang demikian insya Allah hidup dalam “surgawi dunia’ dan insya Allah menjadi para penghuni surga kelak.

Konsep lingkungan yang islami memang memiliki ciri dan “keunikan” tersendiri. Masyarakat yang tinggal di hunian ini diajarkan untuk menanamkan nilai-nilai sekaligus mengamalkan apa yang diajarkan Islam. Dalam bergaul dan bertangga, juga dibatasi dan diatur dengan etika islami yang telah dicontohkan nabi.
Dari sisi arsitektur ataupun fisik lingkungannya pun harus tercermin dan mengusung serta menonjolkan nilai-nilai Islam. Terlihat dari bentuk bangunannya serta tidak menampakkan aurat penghuninya yang dapat terlihat dari luar rumah. Hal ini tercermin dari posisi dan tata letak ruangan serta furnitur yang mengikuti aturan agama juga menjadi ciri khas rumah Islami seperti penempatan kloset kamar mandi yang tidak mengarah ke kiblat ataupun membelakanginya. Demikian furnitur yang digunakan pun tidak berlebihan, sederhana dan tidak terkesan bermewah-mewahan namun tetap terlihat anggun, mempesona serta mengundang keberkahan.

Lingkungan perumahan islami sesuai syariat sejatinya mendukung aktivitas ibadah secara berjamaah termasuk menuntut ilmu agama. Dengan demikian hadirnya Taman Pendidikan Al-Quran (TPA), pengajian dan masjid adalah sebuah keniscayaan. Begitu pun hadirnya fasilitas pendukung lainnya seperti sarana sosial yang islami. Seperti arena olahraga yang memisahkan antara pria dan wanita yang bukan muhrimnya, atau pengaturan waktu penggunaan sehingga tidak menimbulkan fitnah.

Di lingkungan perumahan islami pun ada beberapa aktivitas tidak diperkenan untuk dikerjakan sesuai larangan dalam ajaran Islam, seperti memelihara anjing, menjual maupun mengonsumi miras dan sebagainya. Tentu hal ini untuk menjaga keharmonisan dalam hidup bertetangga.

rumah
Model Rumah Royal Orchid Villa

Bebas Riba
Salah satu hal yang tidak kalah penting dalam memperoleh hunian dalam lingkungan islami adalah cara mendapatkannya. Idealnya adalah membeli hunian dengan cara tunai (cash). Namun sekiranya harus dilakukan dengan cara mencicil (kredit) maka tentu saja harus sesuai dengan syariah sesuai ajaran Islam. Dalam transaksinya harus terbebas dari unsur riba, masyir (judi), gharar (ketidakpastian), suap, maksiat dan barang haram lainnya.

Menurut bahasa atau lugat, pengertian riba artinya ziyadah (tambahan) atau nama’ (berkembang). Sedangkan menurut istilah pengertian dari riba adalah penambahan pada harta dalam akad tukar-menukar tanpa adanya imbalan atau pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara batil.
Di dalam ayat Al-Qur’an, Allah Swt melarang orang Mukmin memakan riba sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 278:

يَايُّهَا الَّذِىْنَ أَمَنُوْا التَّقُوْا اللهَ وَذَرُوْا مَابَقِيَ مٍنَ الرِّبَوا اِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِيْنَ

Artinya: “ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut), jika kamu orang yang beriman.” (Q.S. Al-Baqarah: 278)

Saat ini, hanya sedikit saja di antara masyarakat yang membeli rumah secara tunai. Kebanyakan mereka membelinya secara kredit menggunakan fasilitas pinjaman bank baik itu bank konvensional maupun syariah. Mengenai hal ini, ada pendapat ulama terbagi menjadi dua. Ada yang mengharamkannya, namun ada pula yang menghalalkannya dengan alasan darurat.

Namun tentu saja, semua kembali kepada setiap muslim dalam mengambil pilihan. Tetapi kita sebagai muslim yang cerdas tentu perlu menghindari hal-hal yang bersifat syubhat. Selain itu, saat ini pun ada banyak cara dan strategi yang dapat ditempuh untuk membeli rumah tanpa harus menggunakan jasa pinjaman dari pihak ketiga dalam hal ini, bank.

Salah satu pilihan yang dapat diambil adalah membeli properti yang menawarkan pembelian dengan skema cicilan langsung ke pengembang/developer. Skema ini sesuai dengan prinsip hukum syariah yang menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Didalam akadnya hanya ada 2 pihak, yaitu pihak penjual dan pihak pembeli, tanpa ada pihak ketiga atau bank di dalam akad jual beli tersebut. Skema ini kita sebut saja skema kredit rumah syariah.

Khusus bagi Anda yang sedang mencari hunian di Kota Bandung, saat ini tersedia perumahan yang menawarkan skema kredit rumah syariah. Perumahan tersebut adalah ROYAL ORCHID VILLA yang terletak di kawasan sejuk di perbukitan Cipageran kota Cimahi.

Menurut Direktur Utama ROYAL ORCHID VILLA Arief Sungkar, perumahan ini dibangun dengan konsep 100 persen sesuai kaidah hukum syariah, baik dari sisi kawasan lingkungan, arsitektur bangunan maupun akad pembeliannya.

“ROYAL ORCHID VILLA adalah perumahan syariah yang tidak melibatkan jasa perbankan, baik syariah apalagi konvensional. Sehingga jika Anda ingin membelinya dengan cara kredit, maka Anda akan tetap terbebas dari sistem riba, gharar, maisyir dan segala praktek curang lainnya,” ungkap Arief.
Murni Syariah

Arief menjelaskan, pembiayaan secara kredit rumah syariah di ROYAL ORCHID VILLA dapat dikatakan murni syariah karena beberapa hal penting yang membedakan dengan fasilitas KPR bank konvensional maupun syariah.

”Di antaranya transaksi tidak melibatkan pihak ketiga (bank), pembiayaan langsung ke developer, cicilan tanpa bunga tanpa denda. Tanpa akad bermasalah, konsumen tanpa harus melewati proses BI Checking. Kami juga tidak melakukan sita, karena rumah langsung menjadi milik konsumen setelah diserah-terimakan. Selain itu cicilan bersifat flat atau tak ada kenaikan angsuran akibat perubahan karga,” jelas Arief.

Dengan konsep kredit rumah syariah tersebut, Arief yakin konsumen akan terhindar dari ancaman riba dan dosa. Konsumen akan merasa tentram karena konsep syariah sudah diterapkan sejak dari memilih hunian hingga terjadinya transaksi. Semua dilandasi prinsip dan semangat mengamalkan konsep syariah sesuai ajaran Islam yang sempurna, mudah, adil dan mulia. terangnya.

brosur

Lingkungan Sejuk dan Strategis

Dengan mengusung konsep “Modern Islamic Harmonic Living” ROYAL ORCHID VILLA sangat layak menjadi pilihan. Di perumahan ini akan dibangun sekitar 200 unit di lahan seluas 2,2 Ha. Perumahan ini sangat strategis karena terletak di dekat pusat Kota Cimahi dengan udara sejuk dan lingkungan alam asri, bersih dan indah.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang ditawarkan ROYAL ORCHID VILLA :

LOKASI:
• Hanya sekira 5 km ( 10 menit) dari Pusat Kota dan Pemerintahan Cimahi ( Balai Kota, DPRD, Alun-alun, Masjid Agung)
• Hanya sekira 6 km (12 menit) dari Pusat Bisnis dan Perbelanjaan Cimahi Trade Mall (CTM)
• Hanya sekira 6 km (13 menit) dari Stasiun Kota Cimahi dan Sekolah-sekolah Islam Favorit
• Hanya sekira 7 km (15 menit) dari RSUD Kota Cimahi, RS Mitra Kasih dan RS Dustira
• Hanya sekira 5 km (10 menit) dari Pusat Rekreasi Keluarga Alam Wisata Cimahi (AWC) dan Air Terjun Curug Cimahi.
• Hanya sekira 5 km (10 menit) dari Universitas Jend.Ahmad Yani (Unjani)
• Hanya sekira 15 km (25 menit) dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dan Terminal Bus Utama Leuiwipanjang
• Hanya sekira 10 km (17 menit) dari Pintu Toll Padalarang dan Pasteur
• Hanya sekira 12 km (20 menit) dari Wisata Alam Lembang (Tangkuban Perahu)
• Hanya sekira 7 km (15 menit) dari Kampus Polban dan UPI
• Hanya sekira 10 km (17 menit) dari Kampus Unpad dan ITB
• Hanya sekira 17 km (30 menit) dari Paris Van Java (PVJ) dan Cihampelas Walk (Ciwalk).
• Hanya sekira 20 km (40 menit) dari Gedung Sate dan Gasibu
•Hanya sekira 23 km (45 menit) dari Trans Studio Mall (TSM)

FASILITAS :
– Terdiri dari Beberapa Tipe Rumah dengn konsep Villa yang Ramah Lingkungan Hingga Membuat Hunian Kian Nyaman
– Ruko dan pendukung kegiatan ekonomi yang mandiri
– Masjid sebagai Pusat Kegiatan Islami
– Rumah Tahfidz dan Ruang Serbaguna serta Ruang Belajar
– Gratis Belajar di Rumah Tahfidz bagi Anak-Anak Penghuni Perumahan
– Majlis Ta’lim dan Komunitas Bisnis Islami
– Lubang Biopori di Setiap Rumah
– Tempat Sampah Organik dan Nonorganik di Setiap Rumah
– Bibit Tanaman Obat, Buah, atau Sayuran yang Bisa Dipilih untuk Ditanam
– Taman Hijau Area Bermain untuk Umum
– Arena Olahraga
– One Gate System
– CCTV 24 Jam
– Petugas Keamanan 24 Jam
– Jalan Utama Lebar 8 meter dan Jalan Pendukung Lebar 6 meter
– Kolam renang pribadi untuk tipe 65
– Dilengkapi dengan tangga kolam renang
-On/Off lampu secara otomatis
– Mengatur temperature ruangan otomatis
– Kontrol rumah secara online system
– Panel Surya untuk swadaya listrik
– Kapasitas sampai 1500 w per hari
– Menghemat tagihan listrik
* Tersedia 200 unit dengan 3 tIpe terbaik ( Type 38/72, Type 65/78 dan Ruko 100/50)
Harga mulai Rp. 400 jutaan

CARA MENDAPATKAN UNIT
Dapatkan informasi akurat mengenai perumahan ini dengan mengirim data Anda via pesan WhatsApp dengan format:
ROV_NAMA_ALAMAT_NO.WA_EMAIL
Ke WA: 08121041637

Lalu, Apa yang akan Anda Dapatkan setelah menghubungi kami?
1. Silaturrahim yang akrab dan hangat serta penuh kekeluargaan sebagai bagian dari ukhuwah islamiyah
2. Memperkenalkan skema perumahan syariah tanpa riba.
3. Mendapatkan prioritas memilih unit sesuai Nomor Urut Pemesanan (NUP) yang terdaftar.
4. Menjelaskan investasi syariah terbaik yang bisa dilakukan oleh setiap orang
5. Konsultasi syariah via online setelah gathering
6. Pengenalan Lokasi Proyek Royal Orchid Villa
Insya Allah kami akan memberikan update informasi kepada para peminat. Jangan sampai Anda menyesal melewatkan kesempatan mendapatkan hunian dan investasi yang islami di kawasan perumahan syariah terbaik di Kota Cimahi ini.

Informasi:

CP: Arief Sungkar
Call/WA: 08121041637
Web: kreditrumah-syariah.com

Anak Anda Keranjingan Gadget ? Waspadai Ini Dampaknya

0

PERCIKANIMAN.ID – – Menggunakan situs web media sosial adalah salah satu kegiatan yang paling umum yang dilakukan orang saat ini. Sayangnya penggunaan media sosial (medsos) juga sudah merambah kalangan remaja bahkan anak-anak. Setiap situs web yang memungkinkan interaksi sosial dianggap sebagai situs media sosial, termasuk situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, MySpace, dan situs game online serta situs dunia maya lainnya.

Situs tersebut menawarkan kepada penggunanya sebagai portal untuk hiburan dan komunikasi yang tumbuh secara eksponensial dalam beberapa tahun terakhir. Untuk alasan ini, penting bagi orang tua menjadi sadar akan sisi buruk situs media sosial, mengingat bahwa tidak semua dari mereka adalah lingkungan yang sehat bagi anak-anak. Saatnya orangtua membantu anggota keluarga untuk memahami situs tersebut dan mendorong penggunaan yang sehat. Orangtua harus memantau potensi negatif dari penggunaan medsos secara berlebihan.

Seperti dilaporkan Gwenn Schurgin O’Keeffe dan Kathleen Clarke-Pearson dari hasil penelitiannya yang dipublikasikan pediatrics.aappublications belum lama ini menyebutkan bahwa ada beberapa dampak buruk jika anak kecanduan medsos Menggunakan media sosial menjadi sagat berisiko bagi anak jika tidak disadari para orangtua. Dampak itu sebagai berikut:

  1. Depresi Facebook

Para peneliti telah mengusulkan sebuah fenomena baru yang disebut “depresi Facebook,” yang didefinisikan sebagai depresi yang terjadi ketika praremaja dan remaja menghabiskan banyak waktu di situs media sosial, seperti Facebook, dan kemudian mulai menunjukkan gejala klasik depresi. Intensitas dunia online dianggap menjadi faktor yang dapat memicu depresi pada beberapa anak danremaja. Seperti depresi offline, anak dan remaja yang menderita depresi Facebook beresiko untuk isolasi sosial dan kadang-kadang beralih ke situs berisiko untuk “membantu” mengatasi dirinya sendiri.Namun kunjungan ke situs beresiko tersebut membuka peluang dapatkan promosi penyalahgunaan zat berbahaya (narkoba), atau perilaku agresif yang merusak diri sendiri.

  1. Cyberbullying dan Pelecehan online

Cyberbullying sengaja menggunakan media digital untuk berkomunikasi palsu, memalukan, atau bermusuhan informasi tentang orang lain. Ini adalah risiko online yang paling umum untuk semua anak dan remaja. Meskipun “pelecehan secara online” sering digunakan bergantian dengan istilah “cyberbullying,” sebenarnya merupakan entitas yang berbeda. Data saat ini menunjukkan bahwa pelecehan online tidak seperti pelecehan offline (dunia nyata).

Bullying di media sosial sangat cepat menyebarnya tanpa bisa digendalikan siapa saja yang menerima kiriman yang bersifat pelecehan tersebut. Beberapa kasus tindakan bullying bahkan menyebabkan korbannya melakukan tindakan nekad dengan mengakhiri hidupnya.

  1. Sexting

Sexting dapat didefinisikan sebagai “pengiriman, penerimaan, atau meneruskan pesan seksual eksplisit, foto, atau gambar melalui ponsel, komputer, atau perangkat digital lainnya.” Banyak dari gambar-gambar ini menjadi didistribusikan dengan cepat melalui telepon seluler atau internet. Fenomena ini tidak terjadi di antara populasi anak dan remaja. Survei terbaru mengungkapkan bahwa 20% remaja telah mengirim atau diposting foto atau video porno oleh orang yang tak dikenal atau iklan terselubung.

Jika gadget telah melakukan registrasi (mengunduk) layanan aplikasi yang menyediakan konten dewasa maka secara otomatis dan berkali pihak penyelanggara akan mengirimkan gambar (foto) atau video bahkan artikel dewasa tanpa kita minta. Untuk itu orangtua harus memastikan gadget anak bersih dari aplikasi atau bahkan games yang diperuntukan bagi pengguna dewasa.

Banyak situs media sosial menampilkan beberapa iklan seperti iklan banner, iklan perilaku (iklan yang menargetkan orang-orang atas dasar perilaku browsing Web mereka). Risiko utama anak dan remaja yang terlalu aktif di medsos adalah adanya risiko penyalahgunaan teknologi, kurangnya privasi dan berbagi informasi palsu lainnya. Selain itu aktivitas berlebihan di internet sembarangan juga bisa membuat anak-anak lebih mudah bagi pemasar dan penipu untuk menargetkan sasarannya.

Hal ini sangat penting bagi orang tua untuk menyadari iklan perilaku, karena mereka yang umum di situs media sosial dan beroperasi dengan mengumpulkan informasi tentang orang menggunakan situs dan kemudian menargetkan profil orang itu untuk mempengaruhi keputusan pembelian. Pengaruh iklan yang kuat dimulai segera setelah anak-anak mulai kenal dengan dunia online. Untuk itu beberapa perkumpulan dokter anak dan ahli psikologi di Kanada bahkan sampai merekomendasikan kepada orangtua sampai anak berusia diatas 10 tahun jangan dulu terpapar dengan telepon pintar (smartphone atau gadget). [ ]

 

Red: lingga & ahmad

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

 

 

 

Arti dan Cara Bertafakur Sesuai Ajaran Islam

0

Pak ustadz apa arti tafakur dan dengan cara apa kita bertafakur ? Terimakasih (by: Rena)

 

 

Tafakur secara luas dimaknai sebagai sikap kita dalam merenungi dan memahami ayat-ayat Allah di muka bumi dengan tujuan untuk meningkatkan dan menambah keimanan kita. Ayat tentang perintah untuk tafakur dalam Al-Quran lebih dari 50 ayat. Salah satunya dapat kita baca dan sering kita dengar adalah Q.S Al-Imron ayat 190-191:

Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi yang berakal, yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), Ya tuhan kami, tidaklah engkau menciptakan semua ini sia sia, Maha suci engkau, lindungilah kami dari azab neraka”.

Dalam surat tersebut disebutkan  Ulul albab yaitu orang yang mengingat Allah saat berjalan duduk berbaring. Maksudnya, setiap langkah dan jalan hidupnya selalu dibimbing oleh Allah. Orang-orang beriman itu selalu berzikir saat berbaring, berjalan, berdiri ataupun duduk. Semisal, Mahasiswa yang berjuang sungguh-sungguh untuk kuliahnya, sampai orang tuanya menjadi senang , itu bisa dikatakan berzikir, berzikir secara prilaku.

Lahirnya ilmu-ilmu itu dihasilkan dari proses tafakur. Karena tafakur itu proses mengasah intelektual sehingga orang yang banyak tafakur akan menjadi orang berilmu pada bidangnya masing-masing. Dengan demikian ia cerdas secara intelektual  memahami ayat Allah dengan akal sehingga melahirkan ilmu pengetehuan. Juga cerdas secara spiritual dimana keimanan dan ketakwaannya kepada Allah semakin tinggi.  Manusia itu dimuliakan karena akalnya, sehingga akal harus kita sesuaikan dengan minat dan potensi kita untuk bertafakur, sehingga dari tafakur akan lahir kemuliaan dan peradaban.

Cara tafakur harus dikembalikan kepada bidangnya masing-masing. Orang yang ahli kedokteran harus tafakur di bidang tersebut, juga berlaku bagi bidang lainnya. Sebagai contoh ketika telinga kita terbatas untuk mendengar, dengan tafakur lahirlah alat telekomunikasi yang bisa menghubungkan orang dari belahan dunia, dan mengatasi pendengaran kita yang terbatas tadi. Karena kita bisa mendengar suara dari jarak jauh, yang sebelumnya belum terpikirkan.

Orang yang tafakur akan perilaku burung kemudian melahirkan dan tercipta pesawat terbang. Orang tafakur akan perilaku ikan maka akan melahirkan kapal laut dan kapan selam. Demikian juga dengan lahirnya ilmu pengetahuan dan tenologi lainnya. Jadi tafakur itu bagaimana cara kita mengarahkan seluruh pikiran kita untuk menemukan ilmu, setelah menjadi orang berilmu yang harus dimunculkan adalah kerendahan hati. Orang-orang yang beriman (kaum muslim) seharusnya mampu melahirkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebanyak-banyak karena ia mengimani ayat-ayat Allah dan memikirkannya. Wallahu’alam. [ ]

Editor: iman

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam

 

Keuntungan Punya Anak Hafiz Quran dan Cara Melahirkannya

0

PERCIKANIMAN.ID – – Sebagai orangtua tentu sudah sewajarnya jika kita mempunyai keinginan untuk menjadikan buah hati kita sebagai hafidz/hafidzah Quran atau para penghafal Quran. Ketika anak-anak sudah mulai menghafalkan Al-Quran maka itu diibaratkan tengah melukis diatas batu sehingga akan melekat kuat dan sulit hilang dikemudian hari.Mengapa sejak dini mereka harus diajarkan untuk membaca sekaligus menghafal Al Quran?. Tentunya ada banyak manfaatnya,Al Quran sebagai pedoman hidup seorang muslim yang langsung di turunkan Allah kepada kita melalui Rasulullah sehingga harus dibaca dan dipahami isinya. Selain itu ada beberapa keuntungan dan kemuliaan bagi para penghafal Al Quran ini,antara lain:

a.) Tergolong sebaik-baik manusia.

Rasulullah Saw bersabda:

“sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Al Bukhari).

b.) Di dunia Allah mengangkat derajat penghafal Al Quran

Sabda Rasulullah Saw:

“sesungguhnya Allah mengangkat beberapa kaum dengan Al Qur’an ini dan menghinakan yang lain dengannya” (HR. Muslim)

c.) Al Quran akan menjadi syafa’at penghafalnya

Dalam hadisnya Rasulullah Saw  bersabda:

bacalah Al Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafa’at bagi shahibul Qur’an/penghafal” (HR. Muslim)

d.) Derajat di surga tergantung pada hafalan Qur’an

Semakin banyak hafalannya, akan semakin tinggi kedudukan yang didapatkan di surga kelak. Rasulullah Saw bersabda:

“akan dikatakan kepada shahibul qur’an (di akhirat) : bacalah dan naiklah, bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membaca dengan tartil di dunia. karena kedudukanmu tergantung pada ayat terakhir yang engkau baca” (HR. Abu Daud )

Oleh sebab itu mari sejak dini kita biasakan anak-anak untuk membaca dan menghapal Al-Qur’an.Namun sebagian orangtua mungkin akan mengalami sedikit kesulitan untuk membiasakan hal baik ini. Jika itu terjadi cobalah terapkan  beberapa tips berikut ini:

  1. Memperkenalkan Al-Quran semenjak masih di dalam kandungan.

Sejak masih dalam kandungan bayi sudah mampu merespon suara dengan baik. Untuk itu alangkah baiknya jika bunda sedang mengandung sudah memperdengarkan Al Quran sesering mungkin dari pada mendengarkan musik atau suara yang tidak jelas.

  1. Jadikan Keluarga Qurani sebagai misi dan visi keluarga

Al Quran adalah kunci meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Itulah prinsip dasar yang harus dipegang teguh oleh pasangan suami istri dalam mendidik buah hatinya. Dan harus diingat bahwa keberhasilan pendidikan anak adalah hasil integrasi kedua orang tuanya, bukan dari ibu saja. Dan jangan terlalu mengandalkan sekolah. Karena 2/3 keberhasilan pendidikan itu ada di rumah.

  1. Biasakan anak-anak berinteraksi dengan Al-Quran setiap hari

Dengarkan murottal di setiap waktu terutama menjelang mereka tidur. Dengan membiasakan anak-anak berinteraksi dengan Al-Quran dan memberikan pemahaman bahwa Al-Quran adalah Kalamullah yang seharusnya menjadi pedoman hidup, maka akan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran hingga mereka menginjak dewasa.

  1. Jadilah orangtua teladan bagi sang anak

Saat ayah bunda sudah sepakat untuk membentuk keluarga Qurani, maka ayah bunda harus memberikan teladannya juga. Dengan rajin mengaji dan menghapal Al-Quran.

  1. Membuat jadwal untuk menghafal dan murojaah bagi anak

Sebagai contoh buat jadwal murojaah adalah setiap pulang dari salat Subuh berjamaah bersama ayah di masjid. Dan jadwal setoran hafalan adalah setiap selepas sholat maghrib.Terapkan dengan konsisten untuk membentuk pola menghafal dan murojaah yang kuat pada sang anak.

  1. Berikan hadiah reward sederhana untuk prestasi anak- anak atas jerih payahnya selama ini.

Misalnya: setiap selesai menghapal satu surat ibu membuatkan kue,coklat atau sekedar es krim kesukaan sang anak. Selain makanan hadiah sederhana juga bisa berupa jalan-jalan ke rumah saudara.

  1. Ajak mereka dalam kesempatan diluar seperti dauroh Al Quran.

dengan diajak keluar dan kumpul dengan para penghafal Al Quran lainnya mereka akan termotivasi. Selain itu acara atau kegiatan dauroh Quran akan membuat anak semangat bahwa ia tidak sendirian dalam hal ini.

  1. Kirim ke pesantren tahfidz/ menimba pendidikan di pesantren tahfidz

Dari Buraidah, Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Qur’an.” (HR Abu Daud)

Dengan langkah-langkah sederhana tersebut namun dilakukan dengan konsisten insya Allah dari rumah kita yang sederhana pula akan lahir generasi Rabbani yang Qurani.Semoga kita diberikan kemudahan dalam mendidik anak-anak kita menjadi hafidz/hafidzah Quran. [ ]

(Sumber dari buku: Alhamdulillah,Balitaku Khatam Al-Quran,Dr.Sarmini,Lc.M, penerbit Khazanah Intelektual)

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

Perbankan Syariah Mulai Beroperasi di Maroko

0

PERCIKANIMAN. ID – Gaung dan semangat industri keuangan khususnya perbankan syariah juga melanda kawasan Afrika. Awal tahun 2017 ini Bank Sentral Maroko telah memberikan lampu hijau bagi lima bank syariah untuk beroperasi serta mengizinkan tiga bank Perancis menjual produk syariah. Perbankan syariah pada 2017 ini dapat beroperasi di Maroko, setelah mendapatkan izin dari legislatif.

Setelah mengantongi izin tersebut, saat ini Bank Sentral Maroko sedang mempersiapkan sumber daya insani yang akan diisi oleh praktisi yang kompeten di bidang industri keuangan syariah dan juga ulama.

Dilansir Alarabiya dan dikutip dari republika online, Rabu (4/1/2017), Bank Sentral Maroko menerima tujuh permintaan dari lembaga keuangan untuk dapat beroperasi sebagai lembaga keuangan syariah. Regulator akhirnya memberikan izin kepada tiga bank besar Maroko yakni Attijariwafa Bank, BMCE of Africa, and Banque Centrale Populaire (BCP). Selain itu, regulator juga memberikan izin kepada dua lembaga pinjaman yakni Credit Agricole (CAM) dan Credit Immobilier et Hotelier (CIH).

Saat ini, Attijariwafa Bank sedang melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan salah satu pemegang saham yakni Islamic Development Bank (IDB). Rencananya, IDB akan memiliki saham minoritas yakni antara 10-20 persen. Sedangkan, bank lainnya juga tengah melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan para pemegang saham. Diantaranya  BCP dengan Guidance Financial Group, BMCE dengan Al Baraka Banking Group, dan CIH dengan Qatar International Islamic Bank.

Sementara itu, bank BUMN Maroko yakni Credit Agriole (CAM) yang juga mendapatkan izin operasional bank syariah akan membuat unit usaha syariah bersama dengan Islamic Corporation for the Development of the Private Sector (ICD). Dalam hal ini ICD merupakan anak perusahaan dari IDB yang berbasis di Saudi, dan sepakat akan menyuntikkan dana sebesar 200 juta dirham atau 19,70 juta dolar AS sebagai modal awal. Diharapkan, dari modal tersebut dapat meningkatkan laba sekitar 400 dirham.

Selain itu, anak usaha dari bank asal Perancis yakni Societe Generale, Credit du Maroc, dan BMI juga telah mengantongi izin operasional untuk menjalankan sistem perbankan syariah. Maroko juga berencana untuk menerbitkan sukuk negara yang pertama di pasar domestik pada 2017 ini, namun parlemen belum menyetujui RUU yang mengatur asuransi syariah atau takaful.

Sebelumnya, negara-negara Afrika Utara menolak beroperasinya perbankan syariah karena kekhawatiran ada gerakan Islam. Namun, seiring dengan berjalannya waktu industri keuangan syariah dinilai dapat menarik investor asing dan memperkuat likuiditas. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Lebih Baik Mundur daripada Lepas Jilbab

0

PERCIKANIMAN.ID – Beberapa pekan yang lalu publik sempat dihebohkan dengan kejadian yang menimpa atlet karate berjilbab dalam kejuaraan Magetan Cup. Seorang peserta bernama Auliya dikabarkan mengundurkan diri karena menolak mengganti jilbabnya. Terlepas dari kontroversi yang berkembang, menggunakan jilbab bukan berarti tak bisa berprestasi di bidang bela diri.

Hal tersebut ditunjukkan oleh seorang atlet bela diri berjilbab asal Malang bernama Nadya Nakhoir. Sejak duduk di bangku SMP hingga kini berusia 22 tahun, ia menekuni berbagai jenis bela diri. “Pertama kali saya mempelajari silat selanjutnya belajar yang lain yaitu wushu, muay Thai, dan tinju,” katanya saat berbincang dengan Republika baru-baru ini.

Hampir sepuluh tahun menjadi atlet bela diri, selama itu pula, ia konsisten mempertahankan jilbabnya. Model jilbab yang ia kenakan menutup kepala hingga leher. Untuk menyiasati kostum berlengan pendek, ia menggunakan kaos dalam (manset) agar auratnya tetap tertutup.

Nadya membuktikan, bahwa jilbab hanya menghalangi pandangan kaum adam dari auratnya, namun tak menghalangi dirinya meraih prestasi. Prestasi terbaru yang disabetnya antara lain meraih medali perunggu dalam PON XVII di Jawa Barat dalam cabang olah raga muay Thai. Prestasi itu diikuti dengan debutnya mengikuti pertandingan tinju dunia di Timor Leste.

Sehari-hari, Nadya rutin berlatih tinju di sasana D’Kross dan muay Thai di sasana Keris Samudra. “Wushu saya tidak punya sasana karena di bawah asuhan langsung tim Porprov Kabupaten Malang,” ujarnya.

Meski demikian, dia sempat mendapat tentangan tatkala ikut serta dalam pertandingan tinju dengan mengenakan jilbab. Padahal, selama berkecimpung di silat, wushu, dan muay Thai tidak pernah ada masalah jika memakai jilbab dalam pertandingan. “Mungkin karena belum pernah ada sebelumnya petinju berjilbab jadi masih menimbulkan kontroversi,” ungkap mahasiswi Universitas Negeri Malang ini.

Menurutnya, penggunaan jilbab dalam pertandingan tinju yang masuk kategori amatir masih diizinkan. Persoalan baru muncul ketika atlet akan masuk ke level profesional. “Promotor keberatan jika petinju wanita memakai jilbab,” imbuh Nadya.

Nadya bertekad akan terus konsisten mempertahankan jilbabnya. Tetapi, jika memang penggunaan jilbab dilarang ketika naik ke ring profesional, maka ia memilih untuk mundur dari tinju. “Bagi saya memakai jilbab saat bertanding sama sekali tidak merepotkan jadi daripada diminta melepas jilbab lebih baik saya mundur,” tegasnya.

Sumber : Republika

Waspadai ! Dibanding Pria, Wanita Lebih Rentan Terkena Stres di Tempat Kerja

0

PERCIKANIMAN.ID – – Saat ini peran wanita dalam ruang publik semakin besar khususnya wanita pekerja baik di lapangan maupun di kantoran. Ragam profesi yang digelutinya juga bermacam-macam  dari sekedar pelayan di pertokoan, pegawai pemerintahan bahkan hingga anggota parlemen. Alasan wanita bekerja di luar rumah juga bervariasi dari tuntutan ekonomi keluarga, mengisi waktu luang hingga mengejar karier.

Terkait dengan mengejar karier ini tak jarang harus menyita waktu hingga lembur di tempat kerja. Namun aktivitas ini hendaknya diwaspadai kaum wanita karena wanita lebih mudah terserang sakit dan juga stres. Wanita karier rupanya lebih mudah terserang stres di tempat kerja dibandingkan karyawan pria. Bahkan, hal yang dibuktikan lewat studi ilmiah itu juga mengarah ke peningkatan risiko kecemasan dan depresi.

Dilansir dari metro.co.uk, dan dikutip dari republika.co.id menyebutkan angka resmi dari Health and Safety Executive (HSE) menunjukkan bahwa wanita berusia 25-54 tahun di Inggris lebih kerap terpapar stres yang berhubungan dengan pekerjaan daripada laki-laki. Utamanya, para perempuan dalam rentang usia 35-44 tahun yang sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Psikiater di Priory’s Wellbeing Centre, Judith Mohring, menyebutkan alasan yang mencetus kecenderungan tersebut. Beberapa faktor termasuk seksisme tempat kerja, kurangnya dukungan, kesulitan menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan keluarga, serta tekanan konstan untuk membuktikan diri.

Mohring menyeru kepada para pengelola perusahaan untuk ikut andil dalam mengatasi stres di kalangan karyawan perempuan, yang pada akhirnya juga akan memberikan manfaat untuk perusahaan. Misalnya, dengan melakukan peningkatan fleksibilitas kerja dan lebih banyak memberikan kesempatan untuk kemajuan karier.

Memungkinkan karyawan untuk bekerja dari rumah pada saat tertentu bila diperlukan juga disebut Mohring akan membantu terciptanya keseimbangan. Peningkatan keamanan kerja pun akan membuat pekerja merasa lebih dihargai, termasuk jaminan layanan kesehatan yang baik.

Apalagi, angka-angka HSE juga menunjukkan bahwa stres yang berhubungan dengan pekerjaan, depresi, dan kecemasan menyumbang sekitar 45 persen dari hari-hari sakit pada 2015-2016. Jadi, jika tempat kerja menginginkan performa terbaik dari karyawan mereka, penanggulangan stres agaknya perlu menjadi prioritas utama di tahun 2017.

Sementara itu dikutip dari worldislamic.net menyebutkan bahwa bekerja adalah bagian dari tuntunan agama Islam maka harus juga diniatkan sebagai aktivitas ibadah. Agar terhindar dari stress, berikut dijelaskan mengenai kiat atau cara menghilangkan stress menurut Islam, yakni:

  1. Mendasari niat dengan ikhlas

Segala sesuatu yang kita perbuat, hendaknya di dasarkan kepada mengharap ridha Allah semata. Biasakan diri untuk menanamkan keikhlasan atas segala perbuatan yang mana akan membuat kita sadar bahwa apapun yang kita lakukan dan apapun yang kita dapatkan semuanya adalah dari Allah SWT. Allah yang menentukan, sementara kita hanya mampu merencanakan (planning) dan mengusahakan (doing).

Jika semua perbuatan kita niatkan dengan ikhlas demi mengharap ridha Allah, insya Allah apapun hasil yang diperoleh tidak akan membuat kita stress. Allah SWT berfirman yang artinya;

Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah,  orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang  akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. tidak ada jalan sedikit pun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q. S. At-Taubah : 91).

  1. Shalat

Shalat merupakan media untuk kita berkomunikasi kepada Allah SWT. Dengan menjaga shalat (shalat wajib lima waktu) serta mengerjakan shalat sunnah yang telah dianjurkan, turut membantu menjaga ketentraman hati sehingga mampu mengatasi segala permasalahan emosional yang kita rsakan sebagaimana firman Allah SWT:

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai  penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah : 153).

  1. Berdzikir

Dzikir artinya mengingat Allah; tidak hanya dalam lisan tetapi juga untuk setiap perbuatan yang kita lakukan. Hadirkan Allah disetiap hela napas kita dengan berdzikir, dengan begitu kita akan menjadi tenang sebagaimana firman Allah SWT:

Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q. S. Ar-Ra’d: ).

  1. Berdoa

Selain shalat, cara untuk kita bisa berkomunikasi dengan Allah SWT ialah dengan memanjatkan doa kepada-Nya. Allah memang sudah pasti mengetahui apa yang kita inginkan sekalipun kita tidak mengucapkannya, akan tetapi dengan berdoa langsung kepada Allah yang artinya kita berbicara kepada-Nya secara tidak langsung juga akan membuat kita menjadi lebih lega. Anggap saja kita sedang curhat kepada Allah SWT tentang apa yang sedang kita hadapi yang membuat kita menjadi stress. Allah SWT berfirman:

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat (stres) sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami, ampunilah kami,  dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Al-Baqarah  : 286).

  1. Tawakkal

Timbulnya stres, lebih sering disebabkan oleh manusia yang senantiasa lebih banyak berpikiran negatif dibandingkan berpikir positif. Padahal, jika ditelaah dengan baik, semua kejadian, ujian, musibah, bencana, semuanya itu adalah atas takdir Allah SWT.

Tawakkal kepada Allah mengajarkan kita untuk selalu bersikap dan berpikiran positif. Seorang yang tawakkal kepada Allah akan bisa bersyukur terhadap apapun yang ia terima. Kemudian apabila ia ditimpakan suatu musibah atau cobaan, ia selalu berserah diri kepada Allah dan sabar menghadapinya.

Orang yang tawakkal, adalah mereka yang sabar dan sadar untuk berserah diri kepada Allah sehingga ia tidak akan cemas sekalipun menghadapi masalah hidup yang sulit. Orang yang tawakkal kepada Allah pun menjadi tidak mudah terkena stres. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay