Beranda blog Halaman 385

Sempat Menjadi Negara Islam, Gambia Kembali Menjadi Sekuler

0

PERCIKANIMAN.ID – – Dunia khususnya kaum muslimin sempat dibuat terpana mana kala 2015 lalu dibawah Presiden Yahya Jammeh Negara Gambia memproklamirkan diri sebagai Negara Islam. Kabar tersebut sempat menyita perhatian dunia ditengah ragam isu negatif yang ditujukan kepada Ummat Islam di berbagai belahan Negara. Banyak harapan disematkan pada negeri di kawasan Afrik Barat tersebut akan membawa arah yang lebih baik setelah selama puluhan tahun menganut Negara sekuler.

Namun tidak sedikit yang khawatir bahwa proklamasi tersebut seperti hendak menabuh genderang perang kepada negara-negara barat yang tidak suka Islam berkembang dan maju termasuk memimpin sebuah negara. Kekhawatiran tersebut akhirnya menjadi kenyataan, setelah berjalan lebih kurang dua tahunan menyandang Negara Republik Islam Gambia, di awal 2017 ini Gambia kembali menjadi sekuler.

Pergantian kepemimpinan di Gambia ternyata berdampak pula pada status dan bentuk negara Afrika Barat itu. Setelah resmi menjabat, presiden baru Gambia, Adama Barrow menghapus kata “Islam” dari nama resmi negara itu dan mengembalikan status Gambia sebagai negara sekuler.

Gambia semula memang negara sekuler. Tapi, pada tahun 2015 Presiden Yahya Jammeh mengubah negara itu menjadi negara Islam dengan nama “Republik Islam Gambia”. Jammeh yang kalah pemilu Desember 2016 setelah berkuasa 22 tahun telah melarikan diri ke pengasingan setelah sebelumnya menolak lengser.

Dalam konferensi pers pertamanya sejak mengambil alih kepemimpinan Gambia, Barrow mengatakan bahwa dia akan segera merombak lembaga pemerintah untuk membuat pemerintahan lebih efektif.

”Aturan hukum akan jadi dalam urutan hari,” kata Barrow seperti dilansir alrabiya, Sabtu (4/2/20170) akhir pekan lalu.

Meski 90 persen warganya beragama Islam namun pemimpin baru yang beragama Islam tersebut tetap tak ingin “jatuh ke lubang “ warisan Presiden Yahya Jammeh . Dalam konferensi pers tersebut, dia menyatakan Gambia tidak lagi menjadi “Republik Islam” dan bertekad kembali menjadi sekuler seutuhnya.

Presiden berumur 51 tahun yang sebelumnya menjadi pengusaha ini menyerukan semua warganya untuk bersatu. Dia berjanji untuk mengembangkan negaranya dengan menerapkan serangkaian reformasi demokratis.

”Untuk semua orang, dan rekonsiliasi total, jika orang berdamai, itu akan menyatukan semua orang, dan kami ingin pemerintah saya melihat semua bidang dan akan ada perombakan total dari sistem,”ujar Barrow. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Foto: reuters

 

Hakim Federal Batalkan Kebijakan, Trump Marah Besar

0

PERCIKANIMAN.ID – – Hakim federala Amerika Serikat James Robart telah memutuskan yang fenomenal yakni mencabut sementara larangan imigrasi bagi muslim yang dikeluarkan Donald Trump, pada Jumat (3/2/2017). Keputusan tersebut juga mencabut larangan masuknya warga dari tujuh negara mayoritas Muslim. Robart beralasan bahwa kebijakan Trump tersebut bertentangan dengan semangat demokrasi di dunia.

Selain itu kebijakan Trump tersebut dinilai sebagai kebijakan ‘primitif’ yang tidak sejalangan dengan semangat persamaan manusia dan perdamaian dunia. Beberapa kalangan menyambut keputusan Robart tersebut dengan nada positif sebagai sinyal ‘menyelamatkan ‘ dunia. Namun tidak demikian bagi Trump sendiri yang dikabarkan sangat marah mendengar hal tersbeut.

Presiden Donald Trump meradang dengan menyatakan bahwa dia tidak akan mau bertanggung jawab jika serangan teroris menimpa Amerika Serikat karena dia merasa upayanya mencegah terorisme dengan mengeluarkan larangan masuk ke AS kepada warga tujuh negara muslim, telah dibatalkan oleh hakim agung pada mahkamah agung federal negeri itu.

Trump mengambinghitamkan hakim federal dan sistem peradilan Amerika Serikat yang menyimpulkan larangan masuk ke AS sementara untuk tujuh negara muslim sebagai melanggar konstitusi.

“Sulit dipercaya seorang hakim menempatkan negara kita pada bahaya besar seperti ini,” tulis Trump dalam Twitter, dua hari setelah hakim James Robart membatalkan perintah larangan untuk pengungsi dan kunjungan warga tujuh negara muslim itu seperti dilansir the guardian, Minggu malam.

Omongan Trump di Twitter ini juga disampaikan hanya sehari setelah sebuah panel hakim membatalkan banding Gedung Putih untuk memberlakukan kembali larangan itu.

“Jika sesuatu terjadi salahkan dia (hakim) dan sistem peradilan,” cuit Trump lagi.

Cuitan Trump ini rangkaian terakhir dari serangannya terhadap sistem peradilan AS. Belum lama Minggu waktu setempat, Wakil Presiden Mike Pence berkata bahwa Trump berhak mengkritik dua cabang pemerintahan (yudikatif dan legislatif), tapi itu bukan berarti mempertanyakan legitimasi hakim.

Trump menambahkan, “Saya telah memerintahkan (Departemen) Keamanan Dalam negeri untuk memeriksa orang-orang yang masuk ke negeri kita dengan sangat hati-hati. Pengadilan telah membuat pekerjaan menjadi sangat sulit!”

Selama akhir pekan ini Trump menghabiskan waktu di resort Mar-a-Lago miliknya di Florida dan selama itu pula dia mendadak bungkam.

Sepekan terakhir Trump justru terus-terusan berkicau di Twitter, mulai dari memposting jam kerjanya sampai membela mati-matian keputusannya melarang warga negara Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Surian dan Yaman masuk ke AS selama 90 hari ke depan, selain menangguhkan program pengungsi selama 120 hari dan memutus sama sekali program pengungsi Suriah. Hingga berita ini dirilis belum ada rencana resmi dari pihak Trump tentang kebijakan controversial tersebut. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Foto: pixabay

Pendataan Ulama Sebaiknya Diserahkan ke MUI

0

PERCIKANIMAN.ID – – Beberapa waktu lalu Polda Jawa Timur (Jatim) melakukan pendataan terhadap ulama, alasannya untuk kepentingan silaturahim. Namun, Cendekiawan Muslim menilai, alangkah lebih tepat pendataan ulama diserahkan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Usul konkret saya kalau ada pendataan para alim ulama serahkan sepenuhnya pada MUI,” kata Cendikiawan Muslim sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof KH Didin Hafiduddin MSc seperti dilansir dari republika.co.id, Senin (5/2/2017).

Ia menerangkan, semua harus menghargai MUI, sebab jasanya sangat besar bagi bangsa dan negara. Merekalah garda terdepan dalam membangun bangsa. Mereka juga yang menjaga bangsa dari berbagai perpecahan.

Dikatakan dia, Polda Jatim juga seharusnya menjelaskan secara gamblang apa tujuan dari pendataan para alim ulama. Supaya tidak menimbulkan spekulasi atau dugaan-dugaan yang kurang menguntungkan bagi semua pihak.

“Kenapa pula pendataan ini dilakukan pada saat para ulama dan masyarakat merasakan adanya kecurigaan-kecurigaan terhadap para alim ulama,” ujarnya.

Prof KH Didin juga mengimbau agar semua pihak termasuk pihak Polda Jatim tidak melakukan kegiatan yang meresahkan para alim ulama. Sebab, dampaknya akan buruk bagi masyarakat luas.

Sebelumnya diberitakan Kepolisian Republik Indonesia membenarkan adanya surat telegram yang dikeluarkan oleh Kapolda Jawa Timur pada, Senin (30/1/2017). Telegram tersebut berkaitan dengan pendaftaran nama para ulama berpengaruh yang ada di Jawa Timur.

Dai ulama ceramah
Seorang ulama (dai) sedang memberikan ceramah

Telegram yang terbit dengan nomor ST/209/I/2017/RO SDM menyebutkan bahwa dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) dan hubungan baik antara para ulama dan polri khususnya Polda Jatim agar mengirim daftar nama dan alamat para ulama yang berpengaruh di daerahnya masing-masing.

Mengenai telegram tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan hanya untuk pendataan semata. Tujuannya agar mudah bagi anggota bila ingin mengirimkan undangan saat ada acara.

“Agar memudahkan untuk kirim undangan. Maklum sering kali pas acara yang di buat polda, kadang terlewatkan,” kata Boy, Ahad (5/2/2017).

Saat ditanyakan apakah pendataan ini hanya ada di Jawa Timur, Boy membenarkan. Menurutnya TR tersebut bukan dalam skala nasional namun hanya untuk pejabat polri di daerah Jawa Timur. “Itu Polda Jatim,” kata dia. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Foto: republika

 

Al Quran dan Sains Jelaskan Pasutri Berjodoh Memiliki Gen DNA yang Mirip

0

 

PERCIKANIMAN.ID – – Sebutan “belahan jiwa” (soulmate) untuk pasangan suami atau istri memang tepat. Salah satu penelitian telah membuktikan, pasangan menikah memiliki DNA yang mirip satu sama lain. Padahal, sulit menemukan DNA yang begitu mirip diantara pria dan wanita.

 

Peneliti dari University of Carolina membandingkan DNA lebih dari 800 pasangan menikah dengan pasangan acak. Daripada orang yang sama-sama asing, pasangan menikah lebih punya kesamaan DNA.

 

Salah satu peneliti, Ben Domingue tak bisa menjelaskan secara pasti bagaimana seseorang bisa menemukan orang lain dengan DNA yang sama persis dengannya dari miliaran manusia di dunia.

 

“Mungkin alasannya sederhana. Gen yang sama akan menghasilkan hobi atau selera yang juga sama,” ujarnya, seperti dikutip Daily Mail.

 

Singkatnya menurut Ben, seseorang akan mencari pasangan yang seakan menjadi cermin bagi dirinya sendiri. Hobi dan selera sama itulah yang mempersatukan keduanya. Tak jarang para pasangan tersebut bertemu ditempat dimana hobi tersebut dilakukan hingga sepakat membangun rumah tangga.

 

Dalam Al Quran,  Allah Swt sudah sangat jelas menginformasikan bahwa dua insan manusia yang berjodoh kemudian menikah itu mempunyai kesamaan-kesamaan secara kepribadian yang akhirnya menjadi karakter.

 

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (QS. An-Nur: 26)

 

Maka bukan suatu kebetulan jika pasangan hidup yang diakhiri dengan menikah pada awal bertemu dalam tempat yang sama. Bukan kisah aneh jika ada seseorang yang rajin ikut pengajian atau kajian bertemu dengan jodohnya di masjid. Begitu pula seseorang yang gemar dugem akan bertemu pasangan hidupnya di klub malam. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

 

 

 

 

Belum Sebulan Trump Dilantik, 8.000 Unit Rumah Ilegal Disetujui Israel

0

PERCIKANIMAN.ID – – Sumber-sumber Israel menyebutkan bahwa Pemerintah Israel telah meratifikasi 8.000 unit rumah di permukiman ilegal sejak pelantikan Donald Trump, 20 Januari silam.

Sebelumnya, seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Sabtu (4/2), Menteri Pembangunan dan Perumahan Israel telah menyetujui pembangunan 2.086 unit rumah di permukiman terbaru di Tepi Barat dan 6.000 unit dalam minggu lalu. Hal ini dilakukan berdasarkan koordinasi dengan PM Netanyahu.

PM Israel Benyamin Netanyahu menyatakan bahwa partai Likud adalah pihak yang paling berjasa dalam proyek permukiman Israel, di mana permukiman tersebut akan terus berlanjut meski banyak pihak menentangnya.

Namun, upaya Netanyahu itu mendapat kecaman beberapa pejabat negara dunia dan Uni Eropa yang mengkritik kebijakan Israel tersebut. Pasalnya, kebijakan itu dinilai bertentangan dengan UU internasional dan keputusan DK PBB Desember 2016 lalu serta mempengaruhi keamanan di kawasan.

Sekretaris eksekutif Komite PLO, Saeb Erekat, menegaskan bahwa pihaknya akan menggalang 16 LSM internasional untuk menolak pembangunan permukiman ilegal Yahudi di Israel serta pemindahan kantor kedutaan AS ke al-Quds.

“Upaya untuk memindahkan kedubes AS di Tel Aviv ke al-Quds masih berlanjut,” ujar Erekat. Terbukti bahwa pihak Palestina telah menulis surat resmi penolakan rencana tersebut, tapi hingga saat ini masih belum ada jawaban dari pihak Gedung Putih.

Seperti yang dirilis oleh media Anadolu, Erekat mengatakan, Amerika Serikat jelas-jelas telah menyepakati semua kebijakan PM Netanyahu yang merugikan pihak Palestina. Al-Aqsa dalam kondisi yang memprihatinkan, kami akan melakukan upaya strategis untuk menggalang kekuatan dunia Islam dan internasional.”

“Kami juga telah melaporkan aktivitas pembangunan permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat ke pengadilan internasional agar segera ditindaklanjuti. Dan akan ada gerakan serempak dari 16 LSM internasional untuk mendukung gerakan ini,” katanya seperti dikutip dari suarapalestina. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: alarabiya

Cara Meraih Kematian yang Husnul Khatimah

0

 

Pak Aam ada yang mengajak saya untuk mengikuti pelatihan tentang mendapat kematian yang indah (husnul khatimah) namun saya masih ragu apakah hal tersebut bisa direncanakan?. Bukankah itu rahasia Allah dan belum ada yang mempunyai pengalaman orang yang meninggal dalam keadaan husnul khatimah sebagai saksi?. Mohon penjelasannya. Terima kasih ( Rita by email)

 

 

Iya harus diakui pertanyaan Anda ini memang tergolong unik sekaligus sulit untuk menjawabnya dengan sebuah bukti karena ini menyangkut rahasia dan hanya Allah yang mengetahui yakni soal kematian. Apalagi ini menyangkut soal kematian yang baik (husnul khatimah) dan kematian yang buruk (su’ul khatimah) sebab terus terang hingga saat ini juga belum ada yang mempunyai pengalaman kematian kemudian ia ceritakan kepada yang lain. Namun begitu sebenarnya dapat kita jelaskan atau pelajari yakni yang bersumber pada Al Quran dan Hadits masalah kematian ini.

Misteri ini memang hanya Allah yang mengetahuinya namun kedatangannya adalah sebuah kepastian bagi setiap makhluk yang bernyawa. Sebagaimana yang dijelaskan atau dikabarkan oleh Allah Swt lewat Al Quran:

Setiap makhluk bernyawa akan merasakan mati. Kami (Allah)  akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.” (QS. Al Anbiya: 35)

Sebagaimana kita ketahui dan yakini ada tahapan kehidupan seorang manusia yakni kehidupan di alam rahim, kehidupan di alam dunia, pintu kematian dan kehidupan alam kubur serta kehidupan alama akhirat (surga dan neraka). Kehidupan alam rahim telah kita lewati bersama kurang lebih selama 9 bulanan di kandung ibu. Saat ini kita hidup di alam dunia yaitu kehidupan yang sedang kita jalani saat ini. Kehidupan dunia mempunyai sejumlah karakter, yaitu:

  • Dunia itu tempat sementara (QS. Al-Ankabut 29:64).
  • Dunia tidak pernah mengenyangkan (HR. Bukhari).
  • Dunia sering memperhamba manusia (H.R. Bukhari ).
  • Dunia sering membuat manusia terlena (H.R. Bukhari)

Kita  juga saat ini sedang menuju pintu kematian yang pasti datang namun kematian ini mengandung tiga misteri.

  • Misteri sebab, kita tidak tahu bagaimana kita meninggal atau sebab apa ajal itu menjemput. Ada tentara yang meninggal di tempat tidur namun justru ada pedagang yang meninggal karena peluru nyasar dan sebagainya. Ada yang meninggal tanpa sakit namun ada juga yang sakit sampai bertahun-tahun dengan ragam pengobatan dan sebagainya. Artinya sebab kematian itu mutlak rahasia Allah.
  • Misteri waktu, waktu kematian juga menjadi rahasia Allah, bisa siang atau malam, pagi atau petang, waktu muda atau sudah tua dan sebagainya.
  • Misteri tempat, orang yang lahir dan besar di kota A belum tentu meninggalnya di kota A. Seorang tentara belum tentu meninggalnya di medan perang dan sebaginya.

Di mana pun kamu berada, kematian akan menjemputmu mes­ki­pun kamu berada dalam benteng yang tinggi dan kuku…” (QS.An Nisa: 78)

Proses kematian memang tidak ada yang bisa menjadi saksi bagaimana rasanya maupun waktunya. Namun kita bisa mempelajarinya dari Al Quran dimana ketika ruh di cabut oleh malaikat maka ada yang dicabut dengan keras (sakit dan menderita) dan ada yang dicabut dengan lebut (tenang dan bahagia) karena akan segera bertemu dengan kekasihnya yakni Allah Swt.

Demi malaikat-malaikat  yang mencabut nyawa dengan keras, dan malikat-malaikat yang mencabut nyawa dengan lembut” (QS. An Naazi’at : 1-2)

Sementara gambaran syakaratul maut itu dapat juga dibaca dalam Al Quran,“ . . . Apabila nafas seseorang telah mendesak sampai ke kerongkongan, dan dikatakan kepadanya:  “Siapakah yang dapat menyembuhkan?”, dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan dengan duni), dan bertautlah betis kiri dengan betis kanan, kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu akan digiring.” (QS. Al-Qiyaamah : 26 – 30)

Lalu bagaimana gambaran ruh manusia ketika di cabut oleh malaikat? Secara kelompok atau golongan hanya ada dua yakni: Ruh ahli maksiat akan disambut malaikat adzab:

Apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikan aku ke dunia, agar aku berbuat amal   saleh. . .  Sekali-kali tidak ! Sungguh, itu  perkataan yang sia-sia !  Dan  di hadapan mereka ada dinding penghalang  sampai hari mereka dibangkitkan” (QS.al Mukminun: 99-100)

Yang kedua adalah ruh orang shaleh maka ia akan disambut malaikat rahmat:

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun  dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembiralah dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu“.  (QS. Fussilat: 30)

Meski kematian adalah rahasia Illahi, kapan, bagaimana dan dimana kita akan meninggal kita tidak tahu. Namun bukan berarti tidak bisa kita siapkan. Sesuai dengan gambaran ayat tersebut di atas yakni ruh orang shalih akan disambut malaikat rahmat maka itu bisa kita persiapkan. Ada beberapa cara meraih kematian yang indah (husnul khatimah):

  1. Berjihad di Jalan Allah, jihad artinya bersungguh-sungguh dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Barangsiapa meninggalkan rumahnya untuk berjihad  di jalan Allah, lalu ia mati tertabrak, karena disengat serangga beracun, mati di atas kasur, atau mati dengan cara apa pun yang dikehendaki Allah. Maka sesungguhnya dia itu syahid dan baginya surga”. (H.R. Abu Dawud).

  1. Jujur dalam Segala Tindakan

Amalkanlah oleh kamu enam perkara, aku jamin  kamu  masuk surga. Jujur, tepati janji, tunaikan amanah, jaga kehormatan, tundukkan pandangan, dan dermakan sebagian hartamu”. (H.R. Ahmad)

  1. Tunaikan Amanah

Sungguh beruntung orang-orang beriman.. yaitu orang-orang yang memelihara amanah-amanah yang dipikulnya dan memenuhi janjinya.” (Q.S. Al-Mukminuun : 1 dan 8) atau “Hai orang-orang  beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul   dan  jangan kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (Q.S. Al-Anfaal : 27)

  1. Jauhi dosa Besar

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami (Allah) akan hapus dosa-dosamu  dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).”  (Q.S. An-Nisaa 4 : 31)

  1. Konsisten Shalat Malam (Tahujud)

Pada malam hari, bertahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat  terpuji .” (QS. Al-Isra 17:79).

Rasulullah Saw bersabda : “Shaum yang paling utama setelah shaum ramadhan adalah shaum pada bulan Muharam, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat pada waktu malam (tahajjud).” (HR.Muslim).

  1. Bergegas dalam Beramal Shaleh

Bergegaslah dalam beramal shaleh! Sebab akan datang   ujian yang berat; ada orang yang di pagi hari beriman, tetapi sorenya berubah kafir, bahkan ada orang yang sampai hati menjual agamanya dengan dunia.” (H.R. Muslim)

Bagaimana kita menjemput kematian dan kehidupan seperti apa yang akan kita jalani di alam kubur? Semuanya tergantung bagaimana kita melewati detik-detik umur yang tersisa saat ini. Sibuk dengan amal shalih atau bergelimang dalam dosa. Kita juga jangan lupa berdoa agar Allah Swt memberikan nikmat husnul khatimah di akhir hayat kita. Wallahu’alam. [ ]

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

 

Ortu Kecanduan Gadget? Waspadai Ini Dampaknya Bagi Anak

0

 

 

PERCIKANIMAN.ID – – Kecanduan pada gadget bukan hanya ternyata bukan hanya terjadi pada anak-anak saja akan tetapi bisa juga melanda para orangtua. Bedanya, jika anak kecanduan gadget maka dampat negatifnya hanya terjadi pada anak, sementara jika orangtua yang kecanduan gadget maka dampak akan terkadi pada dirinya, kelurga dan anak-anaknya.

 

Bahaya orangtua yang kecanduan gadget ini pernah disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Inggris, Tristram Hunt yang mengingatkan para orangtua agar tidak kecanduan smartphone. Menurutnya banyak orangtua muda yang  lebih tertarik memperbarui status di Instagram, Facebook atau Twitter, memeriksa pos-el atau belanja lewat internet dibandingkan dengan mengajari balitanya dengan berbicara dengan pola-pola ujaran berulang dan berirama agar ditiru anaknya.

 

“Anak-anak yang mulai sekolah tak mampu berbicara dengan benar akibat orang tua meraka terlalu sibuk dengan smartphone atau media sosial ketimbang ngobrol dengan anak mereka,” kritik Hunt seperti dilaporkan dailymail belum lama ini.

 

Hunt mengaitkan kritikannya dengan risiko dampak merokok dalam mobil yang berisi anak-anak. menurutnya adalah tanggung jawab orang tua terhadap perkembangan keluarganya,termasuk kesehatan anak-anaknya.

 

Munculnya smartphone, sebelumnya telah dikaitkan dengan kecelakaan anak-anak lebih banyak di taman bermain karena orang tua tidak mengawasi dengan benar. Tapi Hunt memperingatkan bahwa dampak jangka panjang bisa menjadi lebih signifikan, dengan anak-anak tak mampu berbicara karena mereka diabaikan di rumah. Hunt justru mengatakan masalahnya adalah sekarang sangat serius dimana orang tua bahkan telah berhenti berbicara dengan anak-anak mereka saat di rumah dan lebih nyaman berinteraksi dengan smartphone masing-masing.

 

“Dampak dari orangtua tidak berbicara dengan anak-anak mereka, melainkan menggulir (scrolling) lewat pos-el, update status, memeriksa skor sepak bola, memesan di Amazon, dan asyik di Twitter – menyebabkan anak-anak sekolah tidak mampu berbicara dengan baik,” imbuh Hunt seperti dimuat dalam artikel untuk Telegraph.

 

Menurut Hunt selama ini sekolah sudah terlalu sering untuk diandalkan dalam mengatasi kesenjangan belajar khususnya masalah kemampuan bicara muridnya, akan tetapi orangtua yang buruk yang (sebenarnya) bersalah. Ini,sambungnya, bukan masalah materi semata. Namun hendaknya setiap orangtua mampu untuk berbicara dengan anak-anak mereka secara baik dan benar sejak dini.

 

Tapi ia menyalahkan masalah budaya pada orang tua yang buruk, yang sering merupakan korban keburukan menjadi orangtua itu sendiri. Mereka tidak mengerti dampak kumulatif dari bergulir atas bawah pada layar smartphone mereka daripada terlibat diskusi dengan buah hati hingga minimal usia 6 bulan.

 

“Kata-kata berirama dan dongeng pengantar tidur anak-anak mungkin kurang menarik bagi orangtua daripada Instagram, tapi sukses jangka panjang anak-anak sebenarnya dapat bergantung pada para orangtua dalam mengajarkan biacara,”tegasnya. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Kiat Memiliki Keimanan Yang Kokoh

0

 

 

Assalamu’alaykum.Wr.Wb. Pak Aam, seperti yang disampaikan oleh Rasulullah Saw bahwa keimanan itu kadang naik namun kadang turun. Saking turunnya malah ada yang sampai kehilangan keimanan. Nah, pertanyaan saya bagaimana agar kita mempunyai keimanan yang kokoh dan selalu naik?. Karena kadang ingin beribadah itu berat sekali namun kadang ringan-ringan saja. Mohon penjelasan dan nasihatnya pak ustadz. Terima kasih. ( Savitri by email)

 

 

 

 

 

Wa’alaykumsalam.Wr.Wb. Iya ibu Savitri dan pembaca sekalian bahwa keimanan adalah sesuatu yang mahal dalam kehidupan seorang manusia karena ia (keimanan) tersebut yang akan menentukan nasibnya baik di dunia khususnya di akhirat. Orang tidak yang mempunyai keimanan kepada Allah dalam berislam maka seluruh amalnya akan tertolak meski ia berbuat baik. Tentu yang dimaksud dengan memiliki keimanan disini bukan sekedar keyakinan atau percaya bahwa Allah Swt itu. Kalau demikian maka syaitan pun percaya kepada Allah bahkan orang non muslim pun percaya bahwa Allah Swt yang mereka sebut dengan Tuhan atau God atau Lord dan sebagainya itu ada, akan tetapi mereka tidak disebut beriman.

Dalam Al Quran sangat jelas Allah menyebut kriteria orang-orang yang beriman di banyak ayat. Salah satunya dengan mudah dapat kita baca dan pahami bagaimana ciri orang yang beriman itu, dimana kata “iman” selalu berkaitan dengan “ amal shalih” (amannu wa amilashalihah):

yaitu orang-orang yang beriman pada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, mereka  beriman pada Al-Qur’an yang diturunkan kepada-mu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, dan mereka yakin akan adanya akhirat”. (QS.Al Baqarah: 3 -4)

Keimanan ini lah yang harus kita pertahankan sampai akhir hayat dan tidak bisa ditukar dengan segala kenikmatan duniawi. Terkait dengan keimanan yang kokoh perumpamaannya telah Allah sebutkan dalam Al Quran.

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat (iman) yang baik  seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya  ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”. (QS. Ibrahim: 24-25)

Setidaknya dari ayat ini ada dua aspek yang ingin Allah jelaskan, pertama bahwa iman yang hebat (kokoh) adalah iman yang berada dalam tantangan kehidupan. Hidup dengan segala dinamikanya, romantika, dilema hingga problema adalah ujian dari Allah. Tujuan dari ujian dan tantangan kehidupan ini sebagai sarana untuk mengokohkan dan meneguhkan keimanan. Kedua bahwa iman yang hebat harus dirasakan manfaatnya oleh orang di sekitarnya. Hubungan dengan Allah (habblumminallah) sudah kita rasakan maka untuk membuktikan keimanan harus dirasakan manfaatnya oleh orang-orang sekitar kita atau lebih banyak lagi seluruh manusia (habblumminannas). Misalnya seorang yang diberi kelebihan harta ia telah merasakan keimanannya bahwa Allah itu Maha Kaya maka wujud syukurnya dan sebagai realisasi keimanan tersebut ia harus membayar zakat, melakukan infaq sedekah dan sebagainya sehingga orang banyak dapat merasakan manfaat dari keimanannya.

 

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar mempunyai keimanan yang hebat dan kokoh:

  • Melaksanakan Rukun Islam
  • Rindu pada Allah / Rajin berdo’a
  • Tekun belajar Islam (thalabul’ilmi)
  • Shabar, syukur dan tawakkal
  • Memiliki kepekaan sosial
  • Rajin muhasabah dan taubat
  • Memiliki hati yang bersih
  • Berusaha agar hidupnya berkah

 

Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan dapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang bertakwa,  yaitu orang yang berinfak, baik pada waktu lapang maupun sempit, serta orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalah­an orang lain. Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.   Orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau men-zalimi diri sendiri, mereka segera mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa mereka. Siapa yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu dengan penuh kesadaran.   Balasan bagi mereka, yaitu ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal “(QS. Ali Imran:133-136)

 

Intinya memiliki keimanan yang kokoh harus kita dapatkan namun keimanan yang kokoh tersebut bukan langsung tertanam hati akan tetapi melalui proses dan ragam ujian. Kita harus mampu melewatinya sehingga termasuk orang-orang yang beruntung. Agar kita senantiasa memikiki keimanan yang kokoh, kuat maka minimal lakukan hal-hal tersebut diatas. Wallahu’alam.[ ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

DPR : Standardisasi dan Peningkatkan Mutu Da’i Tak Boleh Batasi Dakwah

0

PERCIKANIMAN.ID – – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) mewacanakan perlunya sertifikasi bagi para penceramah (da’i). Menanggapi hal ini Anggota DPR RI sekaligus Wakil Komisi VIII Sodik Mudjahid menyampaikan, beragama dan melaksanakan agama adalah salah satu hak asasi manusia yang  paling mendasar yang harus dijamin kebebasannya oleh negara apalagi NKRI yg berdasar Pancasila.

Sodik menambahkan, untuk dapat melaksanakan agama dengan benar,  perlu upaya edukasi agama (tarbiyah islamiyah) serta ajakan dan  pembinaan agama (dakwah islamiyah). Dengan demikan, kegiatan  tarbiyah islamiyah dan dakwah islamiyah sama seperti hak beragama,  yang harus dijamin kebebasannya oleh negara

Selain faktor kebebasan beragama, sambungnya, kebebasan tarbiyah dan dakwah, negara juga harus turut  menjamin mutu kompetensi pendakwah spt jaminan mutu para guru dan dosen, karena mutu keberagamaan masyarakat Indonesia sangat ditentukan oleh mutu para pendakwahnya

“Dalam kaitan dengan mutu para pendakwah ini, harus diakui fakta-fakta bahwa mutu pendakwah (islamiyah), sangat luas sekali  rentang  variasinya. Hal ini di satu sisi  disebabkan oleh  kesadaran yang tinggi akan kewajiban dakwah, tapi dilain sisi, ini disebabkan karena belum adanya standarisasi mutu kompetensi yang serius terhadap para pendakwah,” ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (4/2/2017).

Sodik menambahkan, karena variasi keragaman pendakwah yang sangat luas, maka tidak aneh terjadi variasi keberagamaan dalam masyarakat (Islam) Indonesia. Dengan dasar pemikiran, maka menurut Sodik, konsep dan rencana standarisasi khatib oleh kemenag harus direvisi dan  disempurnakan.

“Standarisasi pendakwah  tidak boleh dilakukan jika mengarah kepada  pembatasan hak berdakwah dan pembatasan kegiatan dakwah. Standarisasi pendakwah hanya boleh dilaksanakan sebagai salah satu langkah  dari rangkaian upaya peningkatan mutu kompetensi para juru dakwah dan bagi semua agama bukan hanya bagi kaum muslim saja,”terangnya.

Menurut Sodik pemerintah sama sekali tidak berhak untuk membatasi apalagi mengurangi materi dan  misi kegiatan  dakwah karena materi  dakwah akan  mencakup semua internalisasi dari semua nilai dan ajaran   suatu agama. Untuk menjaga kebebasan  hak dakwah dari juru dakwah dan kebebasan berdakwah sebuah agama,    maka kegiatan standarisasi harus dilajukan oleh lembaga keagamaan masyarakat.

“Akan tetapi karena pemerintah akan mendapat manfaat berupa masyarakat yang bermutu tinggi dalam keberagamaan, hasil kerja pendakwah yang bermutu, maka pemerintah harus mendukung  kegiatan peningkatan mutu dan kompetensi pendakwah bukan sekedar membuat sertifikasi untuk standarisasi  semata,”imbuh Sodik yang juga Doktor Total Quality ManagementSpesialisasi mutu (lembaga) Pendidikan Islam ini.

Karena, sambungnya, misi  kegiatan dakwah adalah panggilan dan tugas agama,  maka kegiatan peningkatan mutu kompetensi pendakwah, harus konsisten melahirkan pejuang dakwah, tidak boleh bergeser melahirkan para pekerja dan  para profesi dakwah, apalagi  hanya sekedar melahirkan juru bicara dan perpanjangan tangan pemerintah di tengah masyarakat.

Menurut Sodik, peningkatan mutu pendakwah, seperti halnya program peningkatan  mutu dosen dan guru, harus dilaksanakan secara terencana, berjenjang, berkesinambungan. Materinya pun harus komprehensif dan teritegrasi serta tidak boleh  disisipi pesanan pemerintah. Kalau pun ada materi dari pemerintah yang penting untuk dimasukan adalah tentang 4 pilar kebangsaan untuk standarisasi  komitmen ke-Indonesia-an dan kebangsaan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.

“Program peningkatan mutu kompetensi ini sudah dipersepsi sebagai kegiatan sertifikasi dan pembatasan dakwah bagi umat Islam oleh pemerintah. Sementara suasana kejiwaan umat Islam saat ini sedang merasa banyak disudutkan oleh pemerintah dengan berbagai tuduhan,” kritisknya.

Untuk itu Sodik berharap, misi program ini harus dipertegas sebagai program peningkatan mutu kompetensi pendakwah.  Waktu pelaksanaan sebaiknya  ditunda agar persiapannya  lebih matang. [ ]

Red: iman

 

Ancam Ulama Dipersidangan, Ahok Seperti Buka Topengnya Sendiri

0

PERCIKANIMAN.ID – – Reaksi dan kecaman mengalir pasca intimidasi dan ancaman yang dilayangkan terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beserta tim kuasa hukumnya kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Rais ‘Aam Nahdlatul Ulama (NU) KH Ma’ruf Amin saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan (31/1). Apa yang dipertujukkan Ahok dan kuasa hukum dianggap sudah melewati batas kewajaran, arogan, dan sama sekali tidak menghargai ulama besar yang mempunyai puluhan juta pengikut.

Senator Jakarta Fahira mengungkapkan, Rais Aam dalam tradisi NU adalah ketua umum yang sebenarnya karena beranggotakan para Kiai besar NU, makanya mereka yang terpilih adalah orang yang betul-betul telah mumpuni dan sudah tidak lagi memiliki ambisi. Tuduhan Ahok kepada KH Ma’ruf Amin sebagai pembohong sangat kejam dan menyakiti hati bukan hanya warga NU tetapi juga mayoritas umat Islam.

Sikap, perilaku, dan derasnya kalimat ancaman dan intimidasi Ahok kepada KH Ma’ruf Amin, menurut Fahira yang juga cucu dari KH Hasan Basri (mantan Ketua Umum MUI empat periode) ini, akan semakin memperbesar keyakinan hakim bahwa apa yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Non Aktif ini di Kepulauan Seribu memang benar merupakan sebuah penodaan agama dan penghinaan ulama.

“Kalau kepada ulama besar yang memimpin dua ormas Islam terbesar di Indonesia saja, dia tidak ada rasa hormatnya, apalagi kepada umat Islam. Kejadian ini menujukkan bagaimana sebenarnya sikap dia terhadap ulama dan umat Islam. Dia sudah buka topengnya sendiri di pengadilan,” kecam anggota DPD Fahira Idris, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta,Jumat (1/2/2017).

Secara tidak langsung, lanjut Fahira, Ahok sudah mempertunjukkan kepada hakim bagaimana sebenarnya sikap dan perilaku dia yang memang sama sekali tidak ada hormatnya kepada ulama.  Sehingga jangan heran kejadian di Kepulauan Seribu bisa terjadi.

“Jujur saya tidak habis pikir, orang ini (Ahok) maunya apa. Memang dia itu siapa berani-berani mengintimidasi, mengancam mempolisikan, bahkan seenaknya menuduh KH Ma’ruf Amin sebagai pembohong. Yang dia hardik dan ancam itu ulama yang jadi panutan ratusan juta umat Islam. Jangan mentang-mentang sudah menghajikan dan mengumrohkan marbot masjid dengan dana APBD, dia merasa lebih suci dari ulama. Banyak kepala daerah yang menghajikan warganya, tapi tidak ada yang arogan seperti dia, apalagi berani mengancam ulama” pungkas Wakil Ketua Komite III DPD ini.

Sebelumnya, dalam sidang kasus penistaan agama yang digelar di aula gedung Kementan, Ahok mengancam akan memproses secara hukum Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin. Hal tersebut karena ia menilai KH Ma’ruf Amin telah memberikan keterangan palsu dalam persidangan. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Foto: antara