Status Anak Angkat Dalam Islam, Bagaimana Kedudukannya?

suami istri

    Assalamu’alaykum. Pak Aam, saudara saya sudah menikah lebih 10 tahun dan belum mempunyai anak. Ia dan suaminya bermaksud mengadopsi atau mengangkat anak. Bagaiman tentang hukum mengangkat atau mengadopsi anak dalam Islam?. Apakah boleh atau terlarang? Mohon penjelasannya. ( Dewi via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Ibu Dewi, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Adopsi adalah mengangkat anak orang lain sebagai anak sendiri. Di dalam hukum Islam, hal ini disebut sebagai tabanni. Dalam Islam tentu sebuah perbuatan mulia mengadopsi atau mengasuh anak yang bukan anak kandung sendiri.  …

Selanjutnya

Istri Mandul, Mengadopsi Anak atau Menikah Lagi?

Assalamu’alaykum.Pak Ustadz , saya seorang istri yang tidak bisa hamil karena sakit kanker yang saya derita setelah 5 bulan pernikahan. Pernikahan saya sekarang sudah 7 tahun, saya dan suami Alhamdulillah baik-baik saja. Yang menjadi kekhawatiran saya adalah, saya suka merasa kasian ke suami. Karena mungkin dia masih menginginkan seorang anak. Dan saya juga merasa kasihan ke orangtuanya, pasti menginginkan cucu. Meskipun suami sering mengatakan bahwa dia akan tetap sayang sama saya apa adanya. Saya sering berdoa kepada Alloh untuk memberikan yang terbaik untuk kami. Kadang saya suka berbicara kepada suami,…

Selanjutnya

Ambil Anak Angkat Agar Cepat Hamil, Mitos atau Fakta?

keluarga

PERCIKANIMAN.ID – – Ada kebiasaan dalam masyarakat Indonesia saat suami istri lama tidak tidak hamil atau belum diberi momongan maka dianjurkan untuk mengambil anak angkat. Istilah mengambil anak angkat bagi pasangan yang belum hamil dalam tempo lama ini biasa disebut ”pancingan”.   Apakah ini mitos atau fakta? Bagi kalangan masyararakat modern tentu ini adalah mitos. Namun, kebiasaan sebagian masyarakat kita dalam hal ”pancing-memancing kehamilan” adalah fakta. Mengapa kebiasaan tersebut bisa sampai turun temurun dan terus dipraktikkan oleh sebagian pasangan? Bisa jadi karena cukup banyak yang berhasil mendapatkan kehamilan dengan metode…

Selanjutnya

Bolehkah Cucu Dapat Hibah Sementara Anak Sendiri Tidak?

Assalamu’alaykum. Pak Aam ,ada orangtua yang enggan membagikan harta warisannya sesuai dengan syariat Islam. Malah ada anak dan cucu kesayangannya mendapat harta lebih dengan alasan karena hibah setelah wafat. Apakah ini dibenarkan dalam Islam?Bagaimana pembagian harta waris menurut Islam? Mohon penjelasannya dan terima kasih. ( Rizky by email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Rizky dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Begini, kalau harta itu sudah ditetapkan akan tetapi didapatkan setelah yang memberinya wafat berarti harta itu bukan hibah tetap harta wasiat. Hal ini jelas tidak boleh dengan berdasarkan pada…

Selanjutnya

Bolehkah Membagi Warisan Sesuai Kesepakatan?

warisan

Assalamu’alaykum, Pak Ustadz mau tanya, kalau membagi warisan pakai ketentuan, apa boleh dengan kesepakatan? (Rio via email)   Wa’alaykumsalam, saudara Rio dan pembaca yang budiman, tentu saja pembagian warisan itu harus sesuai syari’at Islam. Nah setelah dibagi sesuai syari’at, lalu bersepakat maka itu boleh. Jadi misalnya, kita tahu dalam Al-Qur’an diungkapkan, bagi laki-laki, mendapat dua bagian perempuan, jadi kalau perempuan mendapat lima ratus, maka laki-laki mendapat satu juta. Selalu begitu rumusnya, maka aturan syari’at itu harus dilaksanakan. Nah, setelah pembagian waris, si laki-laki berniat memberikan harta warisnya ke saudara perempuannya,…

Selanjutnya