Rencana Orang Kafir Jauhkan Umat dari Ajaran Islam (Tafsir Surat Ath-Thariq Ayat 15,16,17)

Rencana Orang Kafir Jauhkan Umat dari Ajaran Islam (Tafsir Surat Ath-Thariq Ayat 15,16,17)
FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLineGoogle GmailTelegramPinterestYahoo MessengerSilakan Share

Pada tiga ayat terakhir yaitu ayat 15,16 dan 17 surat Ath-Thariq, Allah menyatakan bahwa orang kafir yang memusuhi Islam  tidak akan tinggal diam.  Mereka akan melakukan  berbagai cara dan tipu daya  agar umat Islam menjauh dari ajaran yang telah disampaikan melalui Rasulullah saw. Berikut ayat 15 dan 16 surat Ath Thariq: إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا وَأَكِيدُ كَيْدًا Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Akupun membuat rencana  dengan sebenar-benarnya. Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang yang memusuhi Islam akan terus berjuang membuat berbagai tipu daya agar umat…

Read More

Waspadai Hati Yang Berkarat ( Tafsir Q.S. Al Muthaffifin ayat 14 -28) bag. 2

Waspadai Hati Yang Berkarat ( Tafsir Q.S. Al Muthaffifin ayat 14 -28)  bag. 2

“Sekali-kali tidak! Sesungguhnya, catat­an orang-orang berbakti benar-benar tersimpan dalam ’Illiyyīn.     Tahukah kamu apakah ’Illiyyīn itu? Itulah Kitab berisi catatan amal, yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan kepada Allah “ (QS. Al Muthaffifin: 18 -21) Allah swt. menjelaskan bahwa catatan amal kebaikan orang-orang yang berbakti berada di ’Iliyyin. Tahukah kamu apakah ‘Illiyyin itu? Kitab yang bertulis, yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan. ’Iliyyin artinya tempat yang tinggi. Kata ’Iliyyin adalah kata jamak. Ini menunjukkan bahwa tempat tinggi tersebut bertingkat-tingkat, sesuai kadar bakti setiap orang yang juga bertingkat-tingkat. Catatan orang-orang yang banyak…

Read More

Waspadai Hati Yang Berkarat ( Tafsir Q.S. Al Muthaffifin ayat 14 -28) bag. 1

Waspadai Hati Yang Berkarat ( Tafsir Q.S. Al Muthaffifin ayat 14 -28)  bag. 1

“Sekali-kali tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka”. (QS. Al Muthaffifin: 14) Para pendurhaka akan diadzab dikarenakan mendustakan hari penghisaban di hari kiamat. Mengapa mereka mendustakannya? Karena mereka tidak meyakini kebenaran ayat-ayat Allah. Mereka menganggap ayat-ayat Allah hanyalah dongeng yang tidak bermakna.  Pada ayat ini Allah menjelaskan sesungguhnya penolakan mereka terhadap ayat-ayat Allah disebabkan karena hati mereka berkarat. Hati mereka tertutup dengan berbagai dosa dan maksiat yang pernah mereka perbuat. Sekali-kali tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka. Perbuatan maksiat diumpamakan karat…

Read More

Shalatlah Agar Batinmu Bersih (Tafsir Surat Al A’la Ayat 15)

Shalatlah Agar Batinmu Bersih (Tafsir Surat Al A’la Ayat 15)

Dalam tafsir surat Al A’la ayat ke 14 dijelaskan bahwa membersihkan diri dapat mengandung dua makna yaitu;  membersihkan kotoran lahiriah ataupun noda batiniah. Allah swt. menyukai orang-orang yang selalu berusaha membersihkan jasad dan rohaninya, Inna Llaha yuhibbu at-tawwabiina wa yuhibbu al-mutathahhiriin ”Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang suka menyucikan rohani dan orang-orang yang menyucikan badan”. Jadi, antara kesucian batin dan kebersihan lahir itu harus berimbang, alias dua-duanya harus bersih. Itulah orang-orang yang akan mendapat keberuntungan. Bagaimana cara membersihkan batin atau rohani? Dijelaskan pada ayat ke 15 ini وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّى…

Read More

Azab Allah Bagi Orang yang Tak Mau Mengambil Pelajaran (Tafsir Surat Al A’la Ayat 12-14)

Azab Allah Bagi Orang yang Tak Mau Mengambil Pelajaran (Tafsir Surat Al A’la Ayat 12-14)

Allah swt berfirman dalam surat Al A’la Ayat 12 الَّذِي يَصْلَى النَّارَ الْكُبْرَى orang yang akan memasuki api yang besar. Sanksi bagi para pembangkang adalah siksa yang dahsyat berupa api neraka. Mengapa Allah menyediakan siksa? Imbalan dan siksa alias surga dan neraka diadakan untuk menegakkan keadilan, bukan karena kebencian Allah kepada hamba-Nya. Ada orang yang berusaha mendapatkan harta dan kekuasaan dengan menjaga nilai-nilai kebenaran, berpegang teguh pada kemanusiaan, dan menjunjung hak-hak orang lain. Maka, untuk menegakkan prinsip keadilan, Allah berikan pada orang seperti ini imbalan berupa kenikmatan surgawi yang abadi….

Read More

Ancaman Bagi Orang yang Melalaikan Agama (Tafsir Q.S. Al-Buruuj Ayat 12-13)

Ancaman Bagi Orang yang Melalaikan Agama (Tafsir Q.S. Al-Buruuj Ayat 12-13)

Sesudah Allah swt. menjelaskan imbalan bagi orang-orang beriman pada ayat ke-11, kemudian kita diberi gambaran juga apa yang akan didapatkan oleh orang-orang yang melalaikan ajaran-ajaran agama. إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras. Tingkatan dan jenis siksaan yang dirasakan oleh penghuni neraka berbeda-beda sesuai dengan tingkat kekufuran, kemunafikan, kemusyrikan, dan kemaksiatan mereka. Al Quran menggambarkan tentang neraka sebagai tempat yang sangat mengerikan dan menyengsarakan. “Yaitu api yang disediakan Allah, yang dinyalakan, yang membakar sampai ke hati.” (Q.S. Al Humazah 104: 6-7), “Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher…

Read More

Tipe Manusia yang Tertipu oleh Dunia (Tafsir Surat Al A’la Ayat 16)

Tipe Manusia yang Tertipu oleh Dunia (Tafsir Surat Al A’la Ayat 16)

PERCIKANIMAN.ID – Dalam tafsir Al Qur’an surat Al A’la ayat ke 15 diterangkan bahwa Allah swt. telah menjelaskan cara untuk menyucikan jiwa. Namun pada kenyataanya,  tak sedikit manusia yang berpaling dari ajaran-ajaran-Nya. Mengapa? Karena ada di antara manusia yang lebih mengutamakan kehidupan duniawi, sebagaimana dijelaskan pada ayat ke 16 ini. بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا Tetapi kamu memilih kehidupan duniawi.   Dalam bahasa Arab, Dunia diambil dari kata danaa artinya ”sesuatu yang dekat, sebentar atau sesaat”. Dikatakan demikian, karena memang kehidupan dunia itu sifatnya sebentar alias sesaat. Nikmat dunia itu hanya…

Read More

Allah Mencipta Seluruh Mahluk dengan Sempurna (Tafsir Surat Al A’la Ayat 2)

Allah Mencipta Seluruh Mahluk dengan Sempurna (Tafsir Surat Al A’la Ayat 2)

Berikut adalah kutipan ayat kedua dari surat Al A’la  : الَّذِي خَلَقَ فَسَوَّى yang menciptakan dan menyempurnakan Mengapa kita harus selalu bertasbih kepada Allah? Karena Allah swt. yang menciptakan semua makhluk dan menyempurnakan ciptaan-Nya. Allah swt. tak sekadar menciptakan, tapi yang menentukan kadar masing-masing serta memberikan petunjuk pada masing-masing makhluk, sehingga setiap makhluk mampu menjalankan peranannya masing-masing. Apakah yang diciptakan secara sempurna itu hanya manusia? Tentu saja tidak, tapi seluruh makhluk diciptakan secara sempurna. “Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.” (Q.S….

Read More

Perintah Bertasbih kepada Allah dalam Surat Al A’la Ayat 1

Perintah Bertasbih kepada Allah dalam Surat Al A’la Ayat 1

Surat Al-A’la  adalah surat ke 87 dalam Al Qur’an. Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 19 ayat. Dinamakan Al A’laa yang berarti Yang paling tinggi diambil dari perkataan Al A’laa yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Berikut adalah terjemah 9 ayat pertama dalam Surat Al-A’la : 1.    Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi 2.    yang menciptakan dan menyempurnakan 3.    dan yang menentukan kadar dan memberi petunjuk 4.    dan yang menumbuhkan rumput-rumputan 5.    lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman. 6.    Kami akan membacakan kepadamu maka kamu tidak akan…

Read More

Saat Kiamat, Seluruh Anggota Badan Menjadi Saksi

Saat Kiamat, Seluruh Anggota Badan Menjadi Saksi

(Tafsir Q.S. Al-Buruuj Ayat 3) Dalam dua ayat pertama surat Al-Buruuj, Allah swt. menjelaskan tentang kehebatan gugusan-gugusan bintang  dan suatu saat alam semesta termasuk gugusan-gugusan bintang  tersebut akan mengalami kehancuran total alias kiamat. Pada ayat berikutnya, Allah menjelaskan secara lebih detil tentang apa yang akan terjadi saat kiamat tersebut : وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ dan yang menyaksikan dan yang disaksikan. Syahid artinya ”yang menyaksikan”. Masyhud artinya ”yang disaksikan”. Apa maksudnya? Pada hari kiamat, seluruh anggota badan kita akan menjadi saksi (syahid atau yang menyaksikan) atas segala ucapan dan perbuatan yang pernah kita…

Read More