Azab Allah Bagi Orang Kafir

  Tafsir Surat Al Ghaasyiyah ayat 21 – 26   Oleh: Dr.Aam Amiruddin,M.Si     PERCIKANIMAN.ID – – Kewajiban orang beriman adalah mengajak kepada kebaikan dan memberikan peringatan kepada orang kafir. Maka sesungguhnya yang memberikan hidayah hanyalah Allah Swt.     فَذَكِّرْ إِنَّمَا أَنْتَ مُذَكِّرٌ   “Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan”. ( QS. Al Ghaasyiyah: 21)     Sungguh indah ayat ini, sesudah Allah Swt. berfirman  tentang pentingnya bertafakur tentang binatang, gunung, langit dan bumi. Lalu dilanjutkan dengan ungkapan ”Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya…

Selanjutnya

Ciri Orang Yang Mendapat Hidayah Dari Allah

berdoa

    Tafsir surat Al Lail ayat 12 – 20   Oleh: Dr.Aam Amiruddin,M.Si     PERCIKANIMAN.ID – – Setiap manusia khususnya orang-orang yang beriman selalu mengharap mendapat petunjuk atau hidayah dari Allah Swt. Setidaknya itu diungkapkan setiap shalat saat membaca surat Al Fatihah. Sebab hanya Allah Swt yang berhak atau berkuasa memberikan petunjuk atau hidayah-Nya,   إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ   “Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk,”  (QS.Al Lail: 12)       Allah swt. telah menetapkan pada diri-Nya Yang Maha Suci untuk memberikan petunjuk atau hidayah kepada manusia. Setidaknya ada…

Selanjutnya

Kematian, Misteri Yang Akan Dihadapi Setiap Manusia

  PERCIKANIMAN.ID – – Salah satu rukun iman yang diyakini oleh umat Islam adalah iman kepada hari akhir. Tiap- tiap hamba Allah wajib untuk percaya akan adanya kehidupan setelah kematian.     Ustaz Ahmad Zainuddin Al- Banjary menyebut, membicarakan misteri kehidupan setelah kematian sama halnya dengan membicarakan akidah atau iman kepada hari akhir. Hal ini perlu di tanamkan di dalam hati dan pikiran tiap-tiap umat Muslim.     Rasulullah SAW dalam HR Ibnu Majah No 4.258 pernah berucap, Perbanyaklah mengingat sesuatu yang memutuskan kenikmatan, yaitu kematian.Bahkan, kepada para sahabat, Nabi…

Selanjutnya

Celakanya Orang Yang Curang, Seperti Ini Contohnya

Tafsir Surat Al-Muthaffifin Ayat: 1 – 13  Oleh: Dr.Aam Amiruddin,M.Si   PERCIKANIMAN.ID – – Semua orang pastinya menginginkan kejujuran dan sebaiknya orang akan membenci dan marah pada segala bentuk kecurangan baik dengan lisan atau perbuatan. Kecelakaan itu disebutkan dalam Alquran,   “Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.”  (QS. Al Muthaffifin:  1-3)     Allah swt. memberi ancaman pada orang-orang yang curang. Apabila menerima takaran atau timbangan, mereka minta…

Selanjutnya

Perbedaan Orang Muslim Dan Kafir Di Alam Kubur, Begini Saat Menjawab Pertanyaan Malaikat

ziarah makam

  PERCIKANIMAN.ID – – Semua akan merasakan kematian baik orang beriman maupun kafir. Di antara perbedaan antara orang yang beriman dan kufur adalah kemampuan menjawab pertanyaan dua malaikat ketika berada di alam barzakh.     Abu Bakar Ahmad bin al-Husain bin Ali bin Musa al-Khasrujaradi al-Baihaqi as-Syafi’I dalam kitabnya yang berjudul Itsbat ‘Adzab al-Qabr wa Sual al-Malakain menjelaskan kemudahan bagi orang yang beriman saat menjawab semua pertanyaan yang diajukan dua malaikat, Munkar dan Nakir.     Penegasan itu termaktub dalam ayat, “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang…

Selanjutnya

Manusia Itu Lemah, Jangan Sombong

PERCIKANIMAN.ID – –  Kesombongan kadang merasuk di hati manusia dengan tidak dirasa atau disadarai. Ada orang yang merasa cerdas dengan temuan modern yang diklaim sebagai buah pikir dan belajarnya. Ada yang merasa sukses secara materi, berlimpah harta yang diklaim sebagai buah kerja kerasnya, usahanya, bisnisnya dan kepandaiannya menjalankan usaha. Dan masih banyak lagi disombongkan manusia dalam berbagai cara dan kesempata.     Ia lupa bahwa Allah lah yang memberi rezeki sebab Allah Ar-Razak (Pemberi Rezeki). Ia lupa bahwa Allah lah yang mencerdaskan dan menurunkan ilmu-Nya, ilmu Allah jika dibanding dengan…

Selanjutnya

Para Pendosa Itu Sukanya Nyinyir Pada Orang Beriman, Ini Ciri Lainnya

  Tafsir Surat Al Muthaffifin ayat: 29 – 36   Oleh: Dr.Aam Amiruddin,M.Si   PERCIKANIMAN.ID – – Setiap kelompok atau kaum pasti ada ciri-cirinya baik orang beriman maupun orang kafir. Salah satu ciri orang beriman dapat disimak dalam surat Al Baqarah ayat 2 hingga 5. Demikian juga dalam ayat-ayat yang lain juga disebutkan. Lalu bagaimana dengan ciri orang kafir dan munafik atau para pendosa itu?.   Orang-orang yang suka berbuat dosa itu salah satu cirinya adalah dia menganggap baik amalannya dan suka menertawakan orang beriman yang beramal shalih. Ketika orang…

Selanjutnya

Agama Bangsa Jin, Apakah Ada Yang Shalih ?

   Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, maaf kalau pertanyaannya sedikit aneh. Mohon diterangkan kalau golongan atau bangsa jin itu apa? Apakah mereka juga beribadah seperti manusia? Mengapa kalau kita mau berbuat baik misalnya shalat berjamaah, pengajian, puasa ada godaan jin? Terima kasih. ( Nanda via fb)       Wa’alaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Jin adalah salah satu makhluk ciptaan Allah yang sifatnya ghaib atau tidak terlihat oleh pandangan atau panca indra manusia. Namun demikian kita harus percaya atau meyakini bahwa jin itu ada.     Sebagaimana…

Selanjutnya

Waspadai, 3 Hal Ini Penyebab Hati Menjadi Mati

Tafsir Surat Al Insyiqaq ayat 20 – 23   Oleh: Dr.H.Aam Amiruddin,M.Si      PERCIKANIMAN.ID – – Hukum probabilitas menyatakan bahwa kalau kita sudah melakukan proses (ihktiar) yang terbaik, kemungkinan besar hasilnya pun akan terbaik. Walaupun sangat mungkin terjadi sebaliknya, kita sudah berikhtiar dengan sungguh-sungguh, namun hasilnya tidak seperti yang kita harapkan. Kasus seperti ini jangan sampai membuat kita berhenti melakukan ikhtiar.     Jangan lupa, manusia diciptakan Allah Thabaqan ’an thabaqin (setingkat demi setingkat) alias tidak sekaligus. Yakini bahwa kegagalan adalah bagian dari proses untuk membuat kita lebih matang.…

Selanjutnya

3 Cara Maknai Harta, Mana Yang Kita Pahami ?

  PERCIKANIMAN.ID – –  Setiap orang pasti ingin kaya atau berharta. Salah satu motivasi orang bekerja atau mempunyai usaha adalah ingin hidupnya berkecukupan hingga berlimpahnya harta.  Namun bagi orang beriman makna harta yang sesungguhnya adalah apa yang telah kita belanjakan di jalan Allah. Dalam Alquran dengan jelas Allah Swt menegaskan,     Fa ammaa man a’thaa wattaqaa. Wa shaddaqa bil husnaa. Fasanuyassiruhu lilyusraa.   “Barang siapa memberikan hartanya di jalan Allah dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala terbaik, maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kebahagiaan.” ( QS.Al Lail: 5-7)…

Selanjutnya

Hukum Menikah Dengan Wanita Ahli Kitab, Adakah Syaratnya ?

pernikahan

Assalamualaikum Pak Aam, saat ini saya bekerja di luar negeri tepat dikawasan Eropa. Saya mempunyai teman dekat wanita yang beda agama ( ahlul kitab). Saya pernah mendengar bahwa pernikahan antara seorang muslim laki-laki dengan perempuan ahlul kitab itu diperbolehkan. Benarkah demikian?  Apakah ada syarat-syarat untuk melakukan pernikahan tersebut atau tidak ada satupun syarat yang harus dipenuhi dan diperbolehkan saja? Terus terang,saya ingin mempunyai istri orang Eropa untuk kebanggaan pada diri sendiri dan lingkungan. Mohon nasihatnya (Denny via Email)     Wa’alaykumsalam ww. Memang diakui bahwa laki-laki muslim diperbolehkan menikahi ahlul…

Selanjutnya

Cara Menjadi Penghuni Surga, Muliakan Dua Orang Ini

Tafsir Surat Al-Fajar ayat 17 – 30    Oleh: Dr.Aam Amiruddin, M.Si*     PERCIKANIMAN.ID – – Setiap orang khususnya orang Islam pastinya ingin dan mendambakan masuk surga, termasuk masuk surga tanpa hisab atau perhitungan. Ada banyak cara atau jalan menuju Surga-Nya, salah satunya dengan memuliakan anak yatim dan memberi makan fakir miskin. Seperti dijelaskan dalam Alquran khususnya Surat Al Fajr sebagai berikut: Sekali-kali tidak, sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim ( QS.Al Fajr: 17)   Kecintaan yang berlebihan terhadap harta akan menyebabkan tumpulnya nurani kita untuk berbagi kasih dengan…

Selanjutnya

Mari Berjalan Agar Hidup Seimbang

Oleh: Ir.H.Bambang Pranggono MBA*       “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.” (Q.S. Al-Furqaan [25]: 63)     Biasanya, ayat di atas dijadikan pedoman akhlak mulia dalam Islam. Namun demikian, penulis berkeyakinan bahwa mungkin saja ada hikmah lain tentang perbuatan berjalan yang disebutkan dalam ayat di atas.     Ketika seorang sahabat ingin pindah rumah ke lokasi yang lebih dekat dengan masjid, Rasulullah Saw. melarangnya dan bersabda,…

Selanjutnya

Partai Allah vs Partai Setan, Ini Penjelasan MUI

ulama-mui

  PERCIKANIMAN.ID – –  Pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menuai pro dan kontra terkait adanya dua partai, yaitu partai Allah (hizb Allah) dan partai setan (hizb syaithan) yang ada dalam Alquran. Hal ini pun mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Umum MUI Pusat Zainut Tauhid.     Zainut menjelaskan di dalam Alquran surat Al-Mujadilah ayat 19-22 itu menerangkan adanya dua golongan manusia, yaitu golongan setan (hizb as-syaithan) dan golongan Allah (hizb Allah).   Menurut Zainut, golongan setan itu disebutkan sebagai golongan orang yang selalu berdusta, lupa…

Selanjutnya

Sang Guru Itu Bernama Kecoa

Oleh: Ir. H. Bambang Pranggono, MBA*     PERCIKANIMAN.ID – – Banyak binatang yang disebutkan dalam Al Quran yang bisa diambil pelajaran bagi manusia, satu diantaranya seperti yang disebutkan Allah Swt,   “Sesungguhnya Allah tidak malu memakai perumpamaan seperti nyamuk atau yang lebih kecil daripadanya.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 26)   Sebetulnya, tanpa harus mendalami sains dan teknologi, manusia sudah bisa merasakan ke-Maha Besar-Nya dengan memandang besarnya pegunungan atau luasnya langit.   Hal menarik terjadi ketika Allah menyebut binatang kecil dan hina dalam Al-Quran agar manusia menemukan kebesaran-Nya. Karenanya, kita pun…

Selanjutnya

Malas Istighfar ? Ini Kerugian Yang Akan Didapat

PERCIKANIMAN.ID – – Semua orang pernah berbuat salah atau dosa, baik disengaja atau tidak disengaja. Istighfar, dan lalu, mohon ampun atau maaf adalah sikap yang bijaksana. Istighfar, adalah bagian dari dzikir. Karena istighfar memiliki makna “menutupi atau memohon ampunan”. Atau lebih jelasnya, makna istighfar adalah   “Meminta kepada Allah agar kita ditutupi dari hal-hal yang menyakitkan atau ditutupi dari akibat dosa yang pernah kita lakukan”. Makna tersebut sesuai dengan ungkapan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, “Istighfar adalah memohon kepada Allah agar kita dilindungi dari keburukan yang telah kita lakukan sebelumnya.” Allah Swt.…

Selanjutnya

Ciri Orang Yang Mendapat Hidayah  ( tafsir surat An Nur ayat 54)

Oleh: Dr.H.Aam Amiruddin, MSi*     PERCIKANIMAN.ID – – Sesungguhnya hidayah atau petunjuk itu sesuatu yang yang sangat mahal dan hanya Allah Swt yang memberikannya. Sementara manusia manusia termasuk pada Nabi dan Rasul hanyalah sebagai wasilah atau penyampai jalan semata. Dalam Al Quran Allah Swt. berfirman,   “Katakanlah, “Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepada-Nya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak…

Selanjutnya

Allah Yang Memberi Pentunjuk, ( tafsir Surat Al Lail ayat 12 )

Oleh: Dr.Aam Amiruddin,M.Si   PERCIKANIMAN.ID – – Bagi seorang dai atau kaum muslimin tidak perlu berkecil hati atau merasa tidak berhasil dalam dakwah hanya karena orang yang diajak kepada Islam tidak mau atau biasa saja. Sebab, perlu diketahui bahwa Sang Pemberi Petunjuk atau Hidayah itu adalah mutlak Allah Swt, bukan dai atau ustadz. Hal ini seperti yang ditegaskan Allah Swt dalam Al Quran yang berfirman,   “Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk,” ( QS. Al Lail : 12)   Allah Swt. telah menetapkan pada diri-Nya Yang Maha Suci untuk memberikan petunjuk…

Selanjutnya

Ini Yang Akan Dirasakan Penghuni Surga (tafsir Surat Al Ghaasyiah)

pintu surga

    Bersama: Dr.H.Aam Amiruddin M.Si     PERCIKANIMAN.ID – – Secara umum kehidupan manusia kelak akhir berakhir yang sangat jauh berbeda yakni di surga ( beruntung) dan di neraka (celaka). Amal shalih, pahala dan dosa serta karena rahmat-Nya lah yang menyebabkan seorang manusia menjadi penghuninya. Sebelum memasuki kehidupan tersebut akan diawali dengan peristiwa hari khiamat kemudian hari berbangkit yang dilanjutkan dengan hari pembasalan yakni penghitungan pahala dan dosa. Kondisinya kelak seperti tergambar dalam Surat Al Ghaasyiah berikut ini tafsirnya: Sudah datangkah kepadamu berita hari pembalasan? Kalimat ini menggunakan gaya bertanya.…

Selanjutnya

Pangkal Kemajuan Islam (Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Anfaal [8]: 24)

burj-kalifa

Oleh: Dr. Aam Amiruddin,MSi   يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ “Hai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul apabila ia menyerumu pada suatu yang memberi kehidupan kepadamu. Ketahuilah, sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya kamu akan dikumpulkan.” (Q.S. Al-Anfaal [8]: 24)   PERCIKANIMAN.ID – – Bila kita runut dengan ayat-ayat surat Al-Anfaal sebelumnya, seruan kepada orang yang beriman pada ayat ke-24 ini merupakan seruan ketiga. Seruan pertama terdapat dalam…

Selanjutnya

Akhirat, Kehidupan yang Sesungguhnya (Tafsir Surat Al-A’la Ayat 17-19)

surga

Dalam ayat ke-16 telah dijelaskan bahwa banyak manusia yang tertipu oleh  kehidupan dunia yang sebenarnya “hanya sesaat”. Allah Swt tidak melarang kita untuk menikmati dunia, selama kita mendapatkannya dengan cara yang halal dan benar menurut aturan-aturan Allah. Pada ayat berikutnya atau ayat ke-17, Allah swt. Menegaskan, walau bagaimanapun akhirat itu lebih kekal daripada dunia. وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. Subhanallah, Maha Suci Allah. Allah terus mengingatkan kita pada kehidupan yang sesungguhnya, yakni kehidupan akhirat yang penuh dengan kenikmatan dan keabadian. Namun sayang, sangat…

Selanjutnya