Imam Batal Shalat Ketika Sujud, Begini Cara Menggantinya

Muslim Brazil

Assalamu’alaykum. Pak Aam, bagaimana cara menyadari bahwa shalat kita ini batal? Dimana batalnya ini sedang dalam keadaan posisi sujud. Dan bagaimana cara makmum menggantikan imam tersebut? Mohon penjelasannya ( Sopian via fb )

 

Wa’alaykumsalam ww. Tentu saja ketika Anda posisi sujud ya makmum tidak akan tau kalau Anda ini batal. Jadi sebenarnya, ketika posisi sujud Anda posisi sujud saja. Lalu Anda takbir dan duduk di antara dua sujud, lalu Anda berdiri dan meninggalakan tempat solat. Lalu bagaiaman makmum? Makmum yang dibelakang Anda berdiri, melangkah dan duduk menempati poisis Anda.

 

 

Jadi kalau Anda kalau di posisi sujud Anda takbir saja dulu dan melakukan duduk diantara dua sujud. Sah kah sholat makmum? Ya tetntu saja sah. Yang batal itu kan Anda. Sebab bagaimana makmum bisa tahu kalau Anda batal kalau posisi sujud lalu Anda meninggalkan tempat sholat? Maka bangkit dulu dari sujud lalu meninggalkan tempat. Supaya diketahui makmum.

 

 

Maka dari itu disarankan ketika sholat berjamaah itu, dibelakang imam adalah orang-orang yang faham tentang teknik-teknik pelaksanaan sholat. Termasuk juga bacaannya baik, atau hafalan suratnya lebih faham sehingga kalau imam itu batal maka makmum yang dibelakang siap dan bisa menggantikan imam yang di depan.

 

 

Bahkan pada zaman Nabi, ketika imam batal wudhu dan hendak meningglkan sholat maka imam itu akan menunjukk atau menarik seseorang kedepan untuk menggantikannya. Hal ini dijelaskan dalam riwayat Amr bin Maimun menceritakan,

 

Di pagi peristiwa penusukan itu, aku berdiri (di shaf kedua,), dan tidak ada orang antara aku dengan Umar, selain Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhum. Ketika beliau bertakbir memulai shalat, kemudian saya mendengar beliau mengatakan, ‘Ada anjing yang menggigitku.’ ketika beliau ditusuk. Lalu Umar menarik Abdurrahman bin Auf untuk maju, dan beliau mengimami para sahabat dengan shalat yang ringan”. (HR. Bukhari 3700, dan Ibn Hibban 6917)

 

Atau jika imam tidak memerintahkan salah seorang makmum untuk menggantikan, maka makmum yang berdiri di belakang imam maju untuk menjadi imam. Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjelaskan:

 

“Jika imam tidak meminta salah seorang makmum untuk menggantikannya, maka makmum yang ada di belakang imam maju untuk menggantikannya dan menyempurnakan shalat bersama para makmum yang lain. Jika para makmum ingin memulai shalat dari awal lagi maka tidak mengapa, karena masalah ini ada khilaf di antara para ulama. Namun yang lebih rajih, hendaknya imam meminta salah seorang makmum untuk meneruskan shalat sebagaimana yang telah kami jelaskan, berdasarkan perbuatan Umar bin Khathab radhiallahu’anhu. Jika mereka ingin memulai shalat dari awal lagi maka tidak mengapa” (Keterangan ini dapat dibaca dalam Majmu Fatawa wal Mawalat Mutanawwi’ah, juz 12 hal. 138).

 

BACA JUGA: Hukum Melaksanakan Shalat Diakhir Waktu, Apakah Sah ?

 

Jadi kalau ada imam shalat yang batal maka seluruh jamaah tidak harus membatalkan diri dengan mengulangi lagi shalat dari awal. Melainkan cukup imamnya saja yang diganti oleh jamaah atau makmum dibelakangnya.

 

Untuk itu seorang makmum juga harus faham bagaimana mengingatkan imam yang salah atau keliru baik dalam bacaan Al Qurannya maupun shalatnya. Misalnya ada imam yang salah membaca ayat Al Quran makan makmum harus bisa membetulkannya.

 

Demikian juga misalnya dalam gerakan shalat, imam harusnya tahiyat awal namun malah berdiri atau sebaliknya. termasuk juga kalau imam batal dalam memimpin shalatnya maka tugas makmum yang menggantikannya. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

Nah, terkait pembahasan bab shalat ini lebih detail berikut dalilnya, Anda, bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “SUDAH BENARKAH SHALATKU?“. Didalamnya ada pembahasan bab praktik shalat berikut contoh-contohnya. Wallahu’alam bishawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilsutrasi foto: pixabay

890

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 335 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment