Menunggu Doa Terkabul ? Ini Yang Harus Kita Lakukan

 

PERCIKANIMAN.ID – – Semua orang pasti ingin doa-doanya terkabul. Doa yang terkabul akan mendatangkan kebahagiaan dan menjadi tanda “kesuksesan” seseorang dalam ibadah.

 

 

Namun tidak semua doa yang kita panjatkan segera terkabul atau dikabulkan Allah Swt. Ada beberapa sebab doa itu tidak terkabul. Ada yang tertunda namun ada yang tergantikan yang lebih baik lagi.

 

 

Jadi, kalau doa belum terkabulkan, sebaiknya kita introspeksi diri, jangan berprasangka buruk pada Allah Swt. Kemungkinan besar doa itu tidak dikabulkan karena ulah kita sendiri.

 

 

Saat berdoa, kita harus selalu optimis atau berprasangka baik bahwa doa kita akan dikabulkan karena sesungguhnya Allah Swt. telah memberi jaminan akan selalu mengabulkan permintaan hamba-Nya yang berdoa dengan sungguhsungguh.

 

 

Berdoalah kepada- Ku, niscaya akan Aku perkenankan doamu.” (Q.S. Gāfir [40]: 60).

 

 

Namun perlu disadari bahwa pengabulan doa itu ada yang cash (kontan), misalnya, saat  Tahajud kita minta jodoh yang shalih atau shalihah. Ternyata, siang harinya ada yang melamar, dan seminggu berikutnya menikah. Inilah doa yang cash (kontan).

 

 

Ada juga doa yang delayed (ditunda atau ditangguhkan), misalnya, hari ini kita berdoa, tetapi baru dikabulkan lima tahun kemudian. Inilah doa yang delayed(ditangguhkan).

 

 

Bahkan, ada juga doa yang pengabulannya tidak di dunia, tetapi menjadi deposito (simpanan) amal saleh di akhirat. Ini juga merupakan bentuk pengabulan doa yang delayed (ditangguhkan).

 

 

Rasulullah Saw. bersabda, “Maa min Muslimin yanshibu wajhahu fi masalatin illa ‘athahu iyyahaa imma an yu’ajjalaha lahu wa imma an yaddakhorohaa lahu

 

 

“Tidak ada seorang muslim yang menghadapkan mukanya kepada Allah untuk berdoa, kecuali Allah akan mengabulkannya (memberikannya). Kadang-kadang, pengabulannya dipercepat (cash) dan kadang diperlambat atau ditangguhkan (delayed).”(H.R. Ahmad dan Hakim)

 

 

Secara manusiawi, kita suka merasa sumpek jika permohonan belum terkabulkan. Padahal, kemungkinan besar ini yang terbaik untuk kita. Ingat, ilmu kita sangat terbatas, sementara ilmu Allah Swt. Mahaluas.

 

 

Bisa juga kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Q.S. Al Baqarah [2]: 216).

 

 

Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 19).

 

 

Oleh sebab itu, jangan putus asa kalau doa belum terkabulkan. Terus saja berdoa! Insya Allah, Dia akan memberikan yang terbaik untuk kita. Prinsip ini harus dipegang teguh agar kita tidak berprasangka buruk kepada Allah Swt. dan tidak putus asa dari rahmat dan karunia-Nya.

 

 

Tetaplah optimis bahwa Allah akan mengabulkan doa-doa kita. Jangan lupa iringi doa dengan amal-amal shalih lainnya sebagai “pendukung” misalnya, sedekah, berbakti kepada orangtua dan sebagainya. Teruslah berdoa dan tetap berbaik sangka kepada Allah.  Wallahu a’lam bishshawab. [ ]

 

Disarikan dari buku “DOA ORANG-ORANG SUKSES” karya Dr.Aam Amiruddin, M.Si

 

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

896

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

(Visited 859 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment