Kiamat Datang Dengan Tiba -tiba, Benarkah Tidak Ada Tanda-tandanya?

0
235

 

 

iklan

 

Assalamu’alaykum. Pak Aam Bagaimana memahami hadits yang menjelaskan tentang  “tanda-tanda kiamat”  dengan ungkapan Al-Qur’an yang menyatakan bahwa kiamat itu akan terjadi secara tiba-tiba ? Bukankah  kata “tiba-tiba” mengandung makna tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Bagaimana menyikapi keterangan yang terkesan kontradiktif. Mohon penjelasannya ( Anna via email )

 

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Bapak ibu, mojang bujang dan sahabat-sahabat. Salah satu ciri orang yang beriman adalah percaya atau iman kepada hal yang ghaib. Iman kepada hari akhir atau kiamat juga salah satu rukun iman. Hari akhir atau kiamat adalah sesuatu peristiwa yang masih ghaib namun pasti kejadiannya.

 

Apa yang Anda katakan itu benar. Memang ada sejumlah ayat yang menegaskan bahwa kiamat itu akan terjadi secara  mendadak atau tiba-tiba. Paling tidak ada empat ayat yang menjelaskannya. Yaitu :

 

”Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Kapankah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Allah. Kiamat itu amat berat situasinya bagi makhluk  yang ada di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS. Al-A’raf 7:187)

 

”Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Tuhan; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata: “Alangkah besarnya penyesalan kami terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu!”, sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu. (QS. Al-An’am 6:31)

 

”Apakah mereka merasa aman dari kedatangan siksa Allah yang meliputi mereka, atau kedatangan kiamat kepada mereka secara tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya?”  (QS. Yusuf 12:107)

 

”Mereka tidak menunggu kecuali kedatangan hari kiamat kepada mereka dengan tiba-tiba sedang mereka tidak menyadarinya”. ( QS. Azzukhruf 43:66)

 

Keempat ayat di atas menjelaskan bahwa kiamat akan terjadi secara mendadak atau tiba-tiba. Namun, diakui pula bahwa ada sejumlah hadits sahih yang menjelaskan tanda-tanda kiamat, diantaranya :

 

Tatkala ditanya oleh Malaikat Jibril tentang tanda-tanda  kiamat, Rasulullah saw., menjawab: “Apabila budak wanita melahirkan tuannya dan apabila engkau lihat orang-orang yang bertelanjang kaki, berpakaian compang-camping, miskin dan pengembala kambing berlomba-lomba dalam kemegahan bangunan.” (H.R. Muttafaqun’alaih).

 

Maksud ” Apabila budak wanita melahirkan tuannya..” adalah banyak anak yang memperlakukan orang tuanya seperti budak atau pembantu. Banyak anak yang berani menghardik, membentak bahkan menganiaya orang tuanya. Na’udzubillah !

 

Seadangkan yang dimaksud ”…Engkau lihat orang-orang yang bertelanjang kaki, berpakaian compang-camping, miskin dan pengembala kambing berlomba-lomba dalam kemegahan bangunan.”  adalah banyak manusia yang sangat materialistis.

 

Orang yang berpenghasilan rendah saja seperti pengembala kambing dengan pakaian compang camping, namun nafsu terhadap materinya melebihi penghasilannya, dia menginginkan bangunan megah.

 

Kalau kita fokuskan pada konteks zaman sekarang, banyak orang yang berpenghasilan biasa-biasa saja tapi gaya hidupnya seperti orang yang berpenghasilan luar biasa. Gaji  Cuma 2 juta perbulan tapi bergaya hidup seperti yang berpenghasilan 10 juta  perbulan.

 

Rasulullah saw. bersabda: “Diantara tanda-tanda kiamat adalah lenyapnya ilmu pengetahuan (agama), meluasnya kebodohan, banyaknya minum khamr dan perzinahan terjadi secara terang-terangan.” (H.R. Bukhari).

 

Hadits ini menegaskan bahwa diantara tanda kiamat,  apabila manusia sudah tidak merasa tertarik lagi untuk mempelajari ajaran-ajaran agama. Khamar atau minuman yang memabukkan sudah menjadi minuman keseharian dan perzinahan  semakin menjamur, terbuka dan terang-terangan.

 

Rasulullah saw. bersabda: ”Tidak akan datang kiamat hingga waktu terasa amat pendek, satu tahun serasa sebulan, satu bulan serasa seminggu, satu minggu serasa sehari, satu hari serasa sejam, satu jam hanya selama membakar satu pelepah kurma.” (H.R. Ahmad).

 

Hadits ini menegaskan, diantara tanda kiamat adalah pada saat manusia merasa sangat betah di dunia, hingga setahun serasa sebulan, sebulan serasa seminggu, seminggu serasa sehari. Ini menunjukkan bahwa manusia merasa sangat betah hingga waktu menjadi terasa sangat singkat.

 

BACA JUGA: 7 Golongan Yang Akan Allah Lindungi Di Hari Kiamat

 

Itulah diantara hadits-hadits sahih yang menjelaskan tanda-tanda kiamat. Pertanyaannya, apakah hadits yang menjelaskan tanda-tanda kiamat itu kontradiktif dengan ayat-ayat yang menjelaskan bahwa kiamat itu akan terjadi secara tiba-tiba ? Ada yang beranggapan bahwa sesuatu yang  tiba-tiba berarti tidak ada tanda-tanda.

 

Padahal logikanya tidaklah demikian. Maksud bahwa kiamat itu mendadak atau tiba-tiba  adalah kiamat itu tidak bisa diketahui secara pasti dan definitif kapan akan terjadinya,  bukan berarti tidak ada tanda-tandanya. Jadi, sesunguhnya tidak ada kontradiktif antara ayat yang menjelaskan bahwa kiamat itu akan terjadi mendadak dengan hadits yang menjelaskan  tanda-tanda kiamat, bahkan justru bisa saling melengkapi. Demikian penjelesannya semoga bermanfaat. Wallahu A’lam. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

970

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/