Beranda blog Halaman 8

MUI Bertemu Perwakilan Masyarakat Banten Bahas PSN di PIK 2

0
Pengurus MUI Pusat bertemu dengan perwakilan masyarakat Banten bahas masalah PSN dan PIK 2 ( foto: mui.or.id)

PERCIKANIMAN.iD – –  Polemik Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2 hingga saat ini masih menjadi perdebatan panjang di tengah masyarakat. Proyek ini terungkap banyak menimbulkan kemudaratan bagi masyarakat.

Ditengah ramainya kasus tersebut, Majelis Ulama Indoensia (MUI) menerima Audiensi dari Front Penggerak Perubahan Nasional (FPPN), Gerakan Angkatan Muda Islam (GAMIS) hingga Kesultanan Banten.
“Ada tiga komponen masyarakat yang datang ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan aspirasinya, menyampaikan harapannya agar PSN PIK 2 dibatalkan,” ujar Anggota Tim Tabayyun dan Advokasi MUI Terkait PSN PIK 2, Prof. Utang Ranuwijaya  di Gedung MUI, seperti dilansir dari laman mui.or.id, Senin (3/2/25).
Selain itu, perwakilan masyarakat yang hadir di MUI pada hari ini juga meminta agar pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut dapat segera ditindak.
“Mereka juga meminta agar para pelaku yang terlibat diberikan tindakan secara hukum. Artinya ada tindakan secara hukum dan juga ada tindakan secara politis. Itu yang disampaikan oleh para tamu yang datang ke MUI hari ini,” kata dia.
Dalam Konferensi Pers tersebut, Prof Utang juga menyampaikan bahwa FKPPN, GAMIS dan juga Kesultanan Banten sangat mendukung hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI tentang pembatalan Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2.
“Pada intinya mendukung apa yang sudah dinyatatakan oleh Musyawarah Kerja Nasional MUI bahwa PSN dan PIK2 ini hendaknya dibatalkan, dan para ulama, para komponen bangsa termasuk komponen masyarakat Banten, seirama dan sejalan dengan apa yang sudah ditetapkan oleh Mukernas MUI,” kata dia.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mendengarkan aspirasi dari berbagai Ormas dan lembag-lembaga terkait permasalahan Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2.
Menurut Prof Utang, hasil pembahasan dengan ormas, lembaga maupun masyarakat tersebut akan dirumuskan oleh tim khusus MUI yang menangani investigasi proyek tersebut untuk kemudian disampaikan langsung kepada Pemerintah dan juga Presiden Republik Indonesia.
“Kita sudah menunjuk tim kecil untuk merumuskan hasil pertemuan dengan para ormas, LSM, dan para tamu yang datang ke MUI untuk menyampaikan keluh kesahnya serta menyampaikan aspirasinya. Nantinya akan dibuatkan rumusan yang akan disampaikan ke Presiden, dan juga Ketua DPR RI,” kata Prof Utang.
“Semoga Bapak Presiden dan pihak terkait segera memprosesnya sebagaimana sesuai dengan harapan-harapan masyarakat yang sudah kita dengar,” kata dia.[ ]
5
Red: admin
Editor: iman
908

Keren ! Mahasiswa Keperawatan Unisa Bandung Juara Solo Vokal dalam Kompetisi Nasional

0
Unisa Bandung
Mahasiswa Unisa Bandung juara ( foto: dok.unisa bandung)

PERCIKANIMAN.iD – – Muhammad Insan Jawwad Haifa, Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan yang juga merupakan Duta Universitas ‘Aisyiyah Bandung telah mencatatkan prestasi membanggakan, Ia sukses meraih Juara 1 Lomba Solo Vokal Kompetisi Nursing Expo 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Tangerang. Jum’at (31/01/2025).

Mahasiswa yang akrab disapa Insan ini mengungkapkan bahwa awalnya ia tidak menyangka akan mengikuti dan menang dalam kompetisi ini.

“Sebetulnya dapat info dari kampus bahwa sudah mendaftarkan dua orang untuk lomba tersebut dan sangat mendadak. Tapi karena sudah didaftarkan itu, jadi tumbuh rasa ingin men-challenge diri apakah bisa atau tidak memaksimalkan potensi yang dimiliki dengan waktu yang singkat,” ungkapnya, Senin (3/2/2025)

Insan mengaku bahwa ia harus mempersiapkan diri dalam waktu yang sangat terbatas. Setelah dinyatakan lolos babak pertama, Insan langsung berlatih intensif.

“Di tengah keterbatasan waktu tersebut saya berlatih hingga larut malam dengan dibantu oleh Kang Pram dalam membuat aransemen sampai pukul 4 pagi. Sebelum kami berangkat ke lokasi lomba, sementara Teh Gabriell membantu saya menemukan feel yang pas dalam membawakan lagu,” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah menghafal lirik lagu yang belum familiar.

“Lagu wajib yang dibawakan adalah “mantan terindah” sedangkan untuk lagu pilihannya saya membawakan “andaikan kau datang kembali”, adapun Alasan saya memilih lagu lagu tersebut karena memiliki makna yang dalam dan membutuhkan penghayatan yang kuat agar bisa sampai ke hati audiens” terangnya.

Saat diumumkan sebagai pemenang, Insan merasa haru dan bangga bisa membawa nama Unisa Bandung ke tingkat nasional.

“Saya tidak menyangka, ini pertama kali saya mengikuti lomba vokal dan dengan waktu persiapan yang singkat bisa membawa nama Unisa Bandung sebagai juara pertama. Sangat bersyukur bahwa proses yang melelahkan ini terbayarkan dengan hasil yang diharapkan” Lanjutnya.

Tak lupa Insan juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya.

“Yang pertama, tentu kedua orang tua saya yang telah memberikan doa dan restu. Lalu Unisa Bandung yang telah memberikan dukungan dan fasilitas, serta Kang Pram dan Teh Gabriell yang sangat membantu dalam proses latihan dan aransemen musik”. Ungkapnya.

Diakhir Insan juga menyampaikan untuk mahasiswa lainnya agar jangan takut menghadapi kompetisi dan terus mencari tantangan baru.

“Jangan pernah takut untuk berlomba dengan orang lain, jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan. Cari sesuatu yang lebih besar di luar sana, jangan jadi ikan besar di kolam yang kecil. Jadilah ikan kecil yang berenang di luasnya lautan sana,” pungkasnya.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Puasa Syaban dan Keutamaannya, Ini Yang Harus Dipahami

0
Bulan Syaban
ilustrasi foto: istimewa

PERCIKANIMAN.iD — Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam penanggalan Hijriyah yang dinantikan umat Islam. Salah satu keistimewaan bulan ini terletak pada pertengahannya yang biasanya disebut sebagai Nisfu Sya’ban.

Selain itu, ada sejumlah hadis shahih yang menunjukkan keistimewaan di bulan Sya’ban, di antaranya hadits tentang amalan puasa sunnah. Hadis-hadis ini merupakan dalil keutamaan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban.

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,

يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يُفْطِرُ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يَصُومُ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits yang lain Aisyah ra  juga mengatakan,

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Aisyah Ra mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَفَّظُ مِنْ هِلَالِ شَعْبَانَ مَا لَا يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ، ثُمَّ يَصُومُ لِرُؤْيَةِ رَمَضَانَ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْهِ، عَدَّ ثَلَاثِينَ يَوْمًا، ثُمَّ صَامَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan perhatian terhadap hilal bulan Sya’ban, tidak sebagaimana perhatian beliau terhadap bulan-bulan yang lain. Kemudian beliau berpuasa ketika melihat hilal Ramadhan. Jika hilal tidak kelihatan, beliau genapkan Sya’ban sampai 30 hari.” (HR. Ahmad, Abu Daud, An Nasa’i dan sanad-nya disahihkan Syaikh Syu’aib Al Arnauth)

Dalam hadits yang lain Ummu Salamah Ra. mengatakan,

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَصُومُ مِنَ السَّنَةِ شَهْرًا تَامًّا إِلَّا شَعْبَانَ، وَيَصِلُ بِهِ رَمَضَانَ

“Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam belum pernah puasa satu bulan penuh selain Sya’ban, kemudian beliau sambung dengan Ramadhan.” (HR. An Nasa’i dan disahihkan Al Albani).

Sementara terkait waktu dan tanggal puasa di bulan Syaban, jumhur ulama tidak menetapkannya sebab tidak ada dalil yang dikhususkan puasa di bulan Syaban. Intinya seorang muslim dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di bulan Syaban.

Misalnya orang yang jarang puasa sunnah Senin dan Kamis maka hendaknya di bulan Syaban ini ia melakukan puasa sunnah tersebut. Jika sudah dikerjakan, maka bisa dilanjutkan dengan puasa sunnah dipertengahan bulan atau ayyamul bidh (13,14,15 di bulan Syaban).

Jika sudah melakukan puasa sunnah Senin dan Kamis serta puasa sunnah pertengahan bulan, maka boleh di kerjakan puasa sunnah Daud yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka.

Inilah yang dimaksud para ulama dengan memperbanyak puasa sunnah di bulan Syaban. Hal ini salah satu hikmahnya adalah untuk mempersiapkan puasa wajid di bulan Ramadhan nantinya. Sehingga di bulan Ramadhan yang wajib puasa sebulan penuh tidak lagi terasa berat. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

860

Kontrak Layanan Haji di Saudi Mulai Ditandatangani

0
Kemenag
Penandatanganan kontrak layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di KUH Jeddah ( foto: dok. kemenag)

PERCIKANIMAN.iD – – Proses penyediaan layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, dan layanan umum bagi jemaah haji Indonesia sudah memasuki tehap penandatanganan kontrak. Kantor Urusan Haji (KUH) pada KJRI Jeddah secara bertahap hari ini melaksanakan penandatanganan kontrak dengan para penyedia layanan di Arab Saudi.

Pada tahap awal, penandatanganan kontrak dilakukan dengan penyedia akomodasi wilayah Mekkah. Penandatanganan berlangsung di kantor KUH, Musyrifah, Jeddah, Minggu (26/0125).

Ada 40 penyedia akomodasi yang menandatangani kontrak dengan Pejabat Pembuat Komitmen KUH Zakaria Anshori. Penandatanganan kontrak dipimpin Staff Teknis Haji/Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

Hadir menyaksikan, Plt. Irjen Kementrian Agama Faisal, Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Bahauddin Ambary, Irwil I Itjen Kemenag Khairunnas, dan Irwil V Itjen Kemenag Ahmadun. Hadir juga, pengacara KUH Ehaab Abdulqadir Gamloo.

“Penandatanganan kontrak ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah untuk mempersiapkan penyelenggaraan haji 1446 H/2025 M yang sudah di depan mata,” terang Nasrullah Jasam.

Penandatanganan kontrak ini, kata Nasrullah Jasam, merupakan hasil dari kerja keras seluruh Tim Penyediaan Layanan. Mereka telah bekerja sejak Desember 2024, mulai dari proses seleksi hingga negosiasi harga dengah para calon penyedia layanan.

“Kegiatan ini yang dilakukan secara bertahap yang dimulai dari kontrak layanan akomodasi, kemudian layanan umum, katering dan transportasi, baik di Makkah maupun Madinah,” jelas Nasrullah yang sekaligus bertindak selaku Kuasa Pengguna Anggara (KPA).

“Tim telah bekerja keras siapkan layanan terbaik bagi jemaah haji. Insya Allah, target kita kontrak selesai sebelum 14 Februari 2p25. Sebab, Pemerintah Arab Saudi menetapkan 14 Februari 2025 sebagai batas akhir penandatanganan kontrak layanan,” jelas Nasrullah Jasam dilansir dari laman kemenag, Senin (27/1/2025)

Plt. Irjen Kemenag RI Faisal mewanti-wanti para penyedia untuk mentaati komitmen kontrak yang telah ditandatangani. Mereka akan menghadapi sanksi akibat pelanggaran terhadap kontrak, baik berupa denda hingga daftar hitam (blacklist)di masa yang akan datang.

Faisal juga memastikan aparat pemerintah tidak bermain-main dalam proses pengadaan pelayanan ini. Ia minta para penyedia untuk melaporkan kepada Itjen apabila terdapat pihak-pihak yang meminta imbalan dalam bentuk apapun.

Konjen RI di Jeddah Yusron Ambary mengajak para penyedia akomodasi dan penyedia layanan lainnya untuk menggunakan produk produk asal Indonesia dalam memberikan layanan kepada para jemaah ibadah haji Indonesia.

“Kami akan mengundang para penyedia layanan untuk menghadiri pameran produk Indonesia pada 23 atau 24 Februari 2025 di Jeddah agar mereka dapat bertemu dengan mitra mitra dari Indonesia,” jelas Yusron. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

896

Mahasiswa Unisa Bandung Latih Siswa SMAN 1 Cililin Keterampilan Bantuan Hidup Dasar

0
Unisa Bandung
Mahasiswa Unisa Bandung,Mutiara, memberikan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar pada siswa SMAN1 Cililin ( foto: dok.unisa)

PERCIKANIMAN.iD – – Sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung , Mutiara Elsani memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada para siswa di SMAN 1 Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Selasa (21/01/2025)

“Tujuan kami adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada siswa agar mereka mampu memberikan pertolongan pertama saat terjadi situasi darurat medis,” ujar Mutiara, Rabu (22/01/2025)

Mutiara mengatakan bahwa materi yang diajarkan dalam pelatihan ini meliputi cara melakukan resusitasi jantung paru (RJP), penanganan henti napas, teknik membuka jalan napas, serta pengenalan tanda-tanda kegawatdaruratan medis.

“Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan kombinasi teori dan praktik, sehingga siswa dapat langsung mempraktikkan teknik-teknik yang diajarkan” terang Elsa.

Mutiara menambahkan respons para siswa sangat antusias. Menurutnya, banyak siswa merasa pelatihan ini sangat bermanfaat.

“Mereka mengaku mendapat wawasan baru yang sangat penting, terutama untuk menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat,” ungkapnya.

Mutiara juga menekankan pentingnya pelatihan seperti ini. “Saya menganggap pelatihan BHD sangat penting karena bisa meningkatkan kesiapan siswa dalam memberikan pertolongan pertama dan menyelamatkan nyawa seseorang sebelum bantuan medis profesional tiba,” jelasnya.

Ia berharap ilmu yang telah diberikan dapat dimanfaatkan oleh para peserta, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semoga mereka bisa lebih peka dan siap menghadapi situasi darurat medis,” pungkasnya.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Bandung dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan yang dapat menyelamatkan nyawa.  [ ]

5

Red; admin

Editor: iman

908

Pemerintah Terbitkan SE Panduan Siswa Belajar di Bulan Ramadhan 2025, Ini Rinciannya

0
Ramadhan
ilustrasi foto: freepik

PERCIKANIMAN.iD – –  Pemerintah resmi menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri yang mengatur perihal pembelajaran saat bulan Ramadhan 2025.

Dikutip dari antara, Selasa (21/1/2025) Surat Edaran (SE) tersebut mengatur waktu pembelajaran mandiri di rumah serta pembelajaran di sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan.

Pembelajaran di bulan Ramadhan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi sesuai dengan kalender pemerintah tentang awal Ramadhan, Idul Fitri, dan cuti bersama/libur Idul Fitri.Adapun isinya meliputi:

Pertama, pada 27 dan 28 Februari serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025 kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat, sesuai penugasan dari sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan.

Kedua, pada tanggal 6 sampai 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan.

Selain kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama.

Bagi peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Al Quran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.

Sementara bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Ketiga, pada tanggal 26, 27, dan 28 Maret serta tanggal 2, 3, 4, 7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idul Fitri bagi sekolah/madrasah/ satuan pendidikan keagamaan. Selama libur ldul Fitri, peserta didik diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan.

Keempat, kegiatan pembelajaran di sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan dilaksanakan kembali pada tanggal 9 April 2025.

Selain mengatur waktu, SE bersama itu juga memberikan arahan bagi pemerintah daerah, Kakanwil Kemenag, dan kepada orang tua.

Pemerintah daerah diminta menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadhan untuk menjadi pedoman oleh sekolah. Menyelaraskan waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah selama bulan Ramadhan.

Bagi Kakanwil Kemenag diminta untuk menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadhan untuk dipedomani madrasah/satuan pendidikan keagamaan. Kemudian menyelaraskan waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran di madrasah/satuan pendidikan keagamaan selama bulan Ramadhan.

Adapun bagi orang tua diimbau untuk membimbing dan mendampingi peserta didik dalam melaksanakan ibadah serta memantaunya saat melaksanakan kegiatan belajar mandiri.

SE bersama ini ditandatangani Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

986

Mahasiswa DKV Unisa Bandung Eksplorasi Perpaduan Nilai Islami dan Desain dalam Pameran Ambara Kala Design Exhibition

0
Unisa
Mahasiswa DKV Unisa Bandung Unjuk Kreativitas dan Nilai Islami dalam Ambara Kala Design Exhibition ( foto: dok.unisa bandung)

PERCIKANIMAN.iD – – Mahasiswa tingkat empat Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual Fakultas Sains dan Teknologi Universitas ‘Aisyiyah Bandung menyelenggarakan “Ambara Kala Design Exhibition,” sebuah pameran yang tidak hanya bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknik Presentasi dan Pameran, tetapi juga sebagai wadah untuk mengekspresikan ide, kreativitas, dan pemahaman mereka tentang desain sebagai alat komunikasi visual. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16-17 Januari 2025 bertempat di Bandung Creative Hub.

Ketua Pelaksana kegiatan tersebut, Suci Putri Lestari menjelaskan bahwa “Ambara Kala” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “cakrawala waktu.”

“Filosofi ini merepresentasikan perjalanan manusia dalam memaknai waktu, mengacu pada Surat Al-Ashr. Karya-karya yang ditampilkan menggabungkan kreativitas visual dengan nilai-nilai islami”. Terang Suci, Jumat (17/01/2025)

Suci mengatakan bahwa proses persiapan pameran ini dilakukan selama satu semester, persiapan ini dimulai dengan pencarian ide, penggalian makna, hingga kolaborasi dengan media partner.

“Kami juga menghadapi kendala seperti mencari lokasi pameran dan sponsor, tetapi semua itu dapat kami atasi dengan kerja sama tim,” terangnya.

Pameran ini menampilkan karya mahasiswa dari semester satu hingga tujuh, menunjukkan proses desain sebagai alat komunikasi visual.

“Kami ingin pengunjung menikmati perjalanan visual melintasi makna ruang dan waktu,” tambah Suci.

Ketua Program Studi DKV Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Imam Budi Sumarna, S.Kom., M.Sc., M.Ds., menyampaikan bahwa pameran “Ambara Kala Design Exhibition” merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh mahasiswa DKV tingkat empat sebagai bentuk proses belajar dari tingkat satu hingga tingkat empat.

“Dalam pameran ini, mahasiswa memahami proses pembelajaran desain yang dapat disajikan dan dinikmati oleh masyarakat umum sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Dengan adanya pameran ini, kompetensi dan kemampuan mahasiswa dalam proses desain dapat diukur secara langsung”Ungkap Imam, Senin (20/01/2025)

Beliau juga menambahkan bahwa “Ambara Kala Design Exhibition” dapat memberikan dan meningkatkan potensi kolaborasi dengan berbagai stakeholder serta memperkuat potensi DKV Universitas ‘Aisyiyah Bandung di Kota Bandung.

Mahasiswa DKV Unisa Bandung Unjuk Kreativitas dan Nilai Islami dalam Ambara Kala Design Exhibition ( foto: dok.unisa bandung)

“Dengan pendekatan yang memadukan estetika modern dan nilai spiritual, pameran ini menjadi bukti bahwa Universitas ‘Aisyiyah Bandung terus mendukung kreativitas mahasiswanya dalam mengekspresikan nilai-nilai budaya dan keislaman melalui desain” pungkasnya.

Acara “Ambara Kala” turut dihadiri langsung oleh pimpinan rektorat Universitas ‘Aisyiyah Bandung, serta dekanat Fakultas Sains dan Teknologi dan bagian Kemahasiswaan. Selain pameran karya, kegiatan ini juga meliputi lomba fotografi dan video reel tingkat SMA/K serta talkshow inspiratif. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Beredar Lowongan Petugas Haji 2025, Kemenag: Itu Hoaks, Seleksi Sudah Selesai

0
Petugas kesehatan haji ( ilustrasi foto; kemenag)

PERCIKANIMAN.iD – Kementerian Agama mengingatkan masyarakat untuk waspada dan berhati-hati terhadap penipuan yang berkedok lowongan kerja menjadi petugas haji 2025 yang beredar di media sosial.

Ada beragam bentuk hoaks (berita bohong) info lowongan atau seleksi petugas haji. Salah satunya pada Facebook “Info Terkini 2025”. Akun tersebut mengunggah meme berlogo Kemenag, BUMN, dan Garuda dengan tulisan pendaftaran rekruitmen petugas haji.

“Itu jelas hoaks. Waspada, cek infonya di web dan medsos Kemenag,” kata Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag Ahmad Fauzin di Jakarta, dilansir dari antara, Minggu (19/1/2025).

Fauzin mengatakan dalam dua tahun terakhir, marak informasi palsu atau hoaks seputar lowongan kerja (loker) atau seleksi petugas haji di media sosial.

Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya, dan selalu memverifikasinya di web atau media sosial resmi Kementerian Agama.

Menurutnya, proses seleksi petugas haji 1446 H/2025 M, baik daerah maupun pusat, sudah dilakukan pada November hingga Desember 2024.

Saat ini, para peserta sedang menunggu pengumuman seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat.

“Jadi seluruh rangkaian proses seleksi sudah berjalan. Di tingkat pusat, tinggal pengumuman hasil seleksinya. Sebagaimana info sebelumnya, hasil seleksi ini rencananya akan diumumkan pada Januari 2025,” kata dia.

Fauzin mengimbau masyarakat untuk waspada pada hoaks seputar loker atau seleksi petugas haji. Apalagi jika ditawarkan untuk mengakses salah satu tautan (link) di dalamnya. Hal itu bisa juga menjadi modus pencurian atau penyalahgunaan data.

“Seleksi petugas haji 2025 sudah selesai. Tinggal pengumuman hasilnya. Waspada dengan hoaks dan modus pencurian data,” kata dia. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

980

Pasca MoU Haji, Ini Larangan Yang Harus Ditaati Jamaah: Termasuk Doa Bersama

0
Cuaca panas jamaah haji ( ilustrasi foto: arabnews)

PERCIKANIMAN.iD – –  Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengimbau agar jamaah haji Indonesia mematuhi persyaratan keamanan yang tercantum dalam nota kesepahaman (MoU) penyelenggaraan ibadah haji 2025/1446H.

Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Selasa (14/1/2025), ketentuan tersebut antara lain mematuhi dan menaati semua peraturan pemerintah Arab Saudi, serta mematuhi program pergerakan jamaah haji di masyair.

Selain itu, jamaah diminta tidak mengadakan pertemuan doa bersama dan mengeraskan suara di tempat umum atau pribadi serta tidak mempraktikkan ritual aliran di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

Para jamaah diminta pula untuk tidak menggunakan perangkat fotografi, termasuk telepon genggam, guna merekam dengan tujuan yang dapat mengganggu keamanan dan keselamatan.

Jamaah juga dilarang mengibarkan bendera negara tertentu, mempublikasikan slogan politik, partai, orientasi ideologis atau sektarian dan menggunakannya di media sosial serta tidak mempolitisasi musim haji dan totalitas dalam menjalankan ibadah.

KJRI Jeddah juga menginformasikan bahwa pelaksanaan ibadah haji resmi dari pemerintah Indonesia terbagi menjadi dua jenis kuota, yaitu kuota haji reguler dan kuota haji khusus.

Jenis haji lainnya yang dianggap resmi oleh pemerintah Arab Saudi, yaitu: Haji mujamalah, yang merupakan undangan resmi dari pemerintah Arab Saudi dan seluruh pengelolaannya dilakukan pemerintah Arab Saudi.

Haji furodah, yang merupakan undangan resmi dari pemerintah Arab Saudi dalam bentuk visa haji yang diterbitkan setelah calon jamaah membeli paket haji melalui aplikasi Nusuk. Jenis haji tersebut dikelola oleh penyedia layanan resmi yang ditunjuk Kerajaan Arab Saudi.

Haji dakhili (haji dalam negeri), yang diperuntukkan bagi warga negara Arab Saudi dan warga negara asing yang memiliki izin tinggal di Arab Saudi.

Selain dari jenis-jenis kuota haji tersebut, pelaksanaan ibadah haji dianggap tidak resmi/ilegal dan berpotensi membahayakan keselamatan serta mendapat sanksi dan hukuman dari pemerintah Arab Saudi, seperti dikutip dari MoU tersebut.

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait penyelenggaraan ibadah haji untuk musim haji 1446 H/2025M yang dilakukan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F. Al-Rabiah, di Jeddah, Arab Saudi, Senin (13/1/2025).

Berdasarkan MoU tersebut, kuota jamaah haji Indonesia ditetapkan sebanyak 221.000 orang. Pemerintah Indonesia juga menerima alokasi kuota petugas haji sebanyak 2.210 orang, setara satu persen dari total kuota jamaah haji Indonesia.

Namun, untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia, pemerintah Indonesia akan terus menjalin komunikasi dan mengupayakan dialog strategis dengan pemerintah Arab Saudi guna mendapatkan tambahan kuota petugas haji, menurut pernyataan. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

867

Banyak Warga Terdzalimi, MUI Minta Proyek Strategis Nasional PIK 2 Dihentikan

0
MUI
Rapat pengurus MUI ( foto: dok,mui)

PERCIKANIMAN.iD – – Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi menyatakan MUI menegaskan PSN PIK 2 harus segera dihentikan.

“Sikap MUI cukup tegas dan ini adalah langkah yang akan terus dilakukan, crosscheck tabayyun akan dilakukan MUI ke berbagai pihak. MUI akan mengundang sejumlah instansi terkait yang berhubungan dengan PSN PIK 2, untuk mempertegas hasil keputusan MUI di Mukernas,” kata Kiai Masduki saat Konfrensi Pers seusai Silaturahmi dan Tukar Pikiran terkait Penyelesaian PIK 2 dan PSN PIk di Aula Buya Hamka, Kantor MUI, Jakarta Pusat, dilansir laman MUI, Selasa (7/1/2024).
Kiai Masduki mengungkapkan, adanya informasi bahwa pembelian tanah di daerah tersebut Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) mengalami penurunan yang biasanya naik karena adanya proyek tersebut.
Menyikapi hal tersebut, Kiai Masduki menyampaikan, MUI akan membersamai warga dengan membentuk Tim Appraisal Tanah agar warga benar-benar mendapatkan haknya dengan sesuai.
“Sebenarnya harga yang pantas agar masyarakat di Banten itu tidak terzalimi berapa? MUI akan membentuk Tim Appraisal,” lanjutnya.
Ketua MUI Bidang Infokom ini mengungkapkan, masyarakat di sekitar proyek tersebut merasa resah dengan tidak jelasnya batas-batas tanah dari proyek PSN. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan memberikan kejelasan terkait wilayah PSN agar masyarakat tidak resah.
Kiai Masduki menekankan, pembangunan PSN tersebut harus dihentikan sementara hingga semuanya benar-benar jelas. Terlebih lagi, kata dia, izin proyek tersebut belum lengkap.
“Sehingga melebar tak karuan, membuat keresahan masyarakat. Sebelum izin PSN lengkap, MUI mendapat kabar sampaisekarang PSN di PIK 2 izinnya belum selesai. MUI berharap hentikan kegiatan-kegiatan yang meresahkan masyarakat dan mengintimidasi masyarakat,” kata Kiai Masduki.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, menyampaikan proyek tersebut harus dihentikan karena banyak masalahnya.
Buya Amirsyah menambahkan, tabayyun hari ini mendengarkan informasi dari MUI Bantan, MUI Jakarta dan MUI Kabupaten Tangerang terkait proyek tersebut. Pantauan MUIDigital, pertemuan tersebut berlangsung sekitar dua jam.
Dari informasi yang diperoleh MUI, Buya Amirsyah mengungkapkan, para warga di daerah tersebut menjadi korban dari pembangunan tersebut. Hal ini karena banyak kejanggalan yang menimpa warga.
Salah satunya yang diterima MUI, warga tidak mendapatkan sosialisasi yang jelas terkait pembangunan proyek tersebut. Selain itu, banyak warga yang dipaksa untuk menjual tanahnya dengan harga Rp 50 ribu per meter.
“Warga juga mendapat intimidasi. Karena lebih banyak masalahnya, karena terjadi beberapa kerugian, hak-hak warga, proses hukum yang belum sesuai prosedur, tidak ada sosialisasi sehingga membingungkan,” paparnya. [ ]
5
Red: admin
Editor: iman
980