Beranda blog Halaman 7

MUI Ajak Umat Islam Jadikan Ramadhan Bulan Palestina

0
Bela Palestina
Poster ajakan Akis Bela Palestina ( ilustrasi foto: istimewa)

PERCIKANIMAN.iD –  Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan kepada umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan bulan suci Ramadhan 2025 sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas terhadap bangsa Palestina.

Menurut dia, selain untuk memperdalam semangat keagamaan, Ramadhan tahun ini harus menjadi bulan solidaritas Palestina yang mengintensifkan bantuan kemanusiaan dan memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

“Juga sebagai bulan untuk memperkuat solidaritas terhadap bangsa Palestina dengan menjadikan Ramadhan ini sebagai Bulan Palestina,” kata Ketua MUI bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) Sudarnoto Abdul Hakim di Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Sudarnoto mengajak kepada seluruh umat Islam untuk menggairahkan dan menggalakkan bantuan kemanusiaan bagi Palestina melalui lembaga filantropi yang kredibel dan dapat dipercaya.

Bela Palestina
Poster ajakan aksi bela Palestina di Bandung, Minggu 23 Feb 2025

Menurut dia, bantuan ini sangat penting dalam meringankan penderitaan rakyat Palestina yang tengah menghadapi berbagai kesulitan akibat agresi Israel.

Selain itu, Sudarnoto mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu dan mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dengan semangat yang lebih kuat lagi.

“Mari kita teguhkan semangat kebersamaan dan langkah bersama pemerintah serta konsolidasi antarkelompok masyarakat secara nasional untuk lebih kuat lagi mendukung perjuangan Palestina,” kata dia.

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI Ahlul Tsani Fathurrahman mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar dan sebagai anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), memiliki peran penting dalam mendukung perjuangan Palestina.

Sejarah panjang solidaritas Indonesia terhadap Palestina dimulai sejak proklamasi kemerdekaannya, dan Indonesia telah aktif di berbagai forum internasional, baik di tingkat bilateral maupun multilateral, untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.

Menurut Ahlul Tsani, saat ini dukungan Indonesia terhadap Palestina dapat mencakup tiga hal, yakni secara internal dalam negeri menggiatkan dukungan terhadap Palestina, melakukan diplomasi bilateral, dan diplomasi multilateral.

“Saat kita menjadi DK PBB, Indonesia aktif dalam membela Palestina. Pada bulan Maret ini akan ada sidang ICJ dan Indonesia akan memberikan pandangan hukum tertulis terkait isu larangan Israel terhadap operasional UNRWA di Palestina,” kata dia. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

980

Mahasiswa Unisa Bandung Raih Kesempatan Magang di Jepang

0
foto: dok.unisa bandung

PERCIKANIMAN.iD – –  Satu lagi mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Bandung berhasil melangkah ke kancah internasional melalui program magang di Jepang. Muhammad Zulfa Assiddiq, mahasiswa Program Studi S1 Pariwisata Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Ilmu Sosial, resmi diberangkatkan ke Hokkaido, Jepang, untuk menjalani program magang di The Windsor Hotel and Resort pada bidang kitchen department. Rabu (13/02/2025)

Saat dihubungi, Zulfa menceritakan berbagai persiapan yang Ia lakukan  sebelum berangkat, zulfa mengaku  harus melewati beberapa tahapan penting, mulai dari wawancara dengan pihak perusahaan Jepang, kursus bahasa Jepang ,serta mengikuti ujian bahasa Jepang (JFT) di Jakarta, yang menjadi salah satu syarat utama dalam program magang ini.

“Saya sangat senang sekaligus sedih. Senang karena bisa mengikuti program magang ini, tapi juga sedih karena harus jauh dari keluarga dan teman-teman. Namun, saya yakin ini adalah langkah awal yang baik untuk meningkatkan skill dan jenjang karir saya di industri pariwisata,” ujar Zulfa, Sabtu, 15/02/2025.

Melalui program ini, Zulfa berharap bisa mendapatkan ilmu sebanyak mungkin dan membawa manfaat tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarganya serta industri pariwisata di Indonesia.

“Semoga saya bisa mengangkat derajat orang tua, serta menerapkan ilmu yang saya dapatkan untuk kemajuan pariwisata Indonesia di masa depan,” pungkasnya.

Keberangkatan Zulfa ini mendapat apresiasi dari pihak kampus. Diantaranya Kaprodi S1 Pariwisata, Winda Gafrilia Prianka, M.Par, yang menyampaikan harapannya agar pengalaman ini menjadi kesempatan luar biasa bagi mahasiswa untuk menambah ilmu di bidang hospitality dan mengasah soft skill.

“Pesan saya, tetaplah menjadi mahasiswa Unisa Bandung yang membanggakan di kancah internasional. Jaga nama baik almamater dan tetap menjadi diri sendiri. Jangan terpengaruh oleh hal-hal negatif di luar sana,” tambahnya, Kamis (13/02/2025).

Dekan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Ilmu Sosial, Rivaldi Arrisaputra, S.E., M.SM., juga turut memberikan dukungannya dan menekankan pentingnya pengalaman ini bagi masa depan mahasiswa.

“Sebagai dekan, saya sangat bangga dan berharap mahasiswa yang magang di Jepang bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ini adalah peluang emas untuk belajar langsung dari salah satu negara dengan industri pariwisata terbaik di dunia. Ungkap Rivaldi, Kamis (13/02/2025).

Ia juga berharap agar para mahasiswa dari Prodi S1 Pariwisata yang sedang melaksanakan magang tersebut dapat membawa pulang pengalaman dan wawasan berharga untuk berkontribusi dalam pengembangan pariwisata di Indonesia. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

900

Awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha 2025, Ini Yang Ditetapkan Muhammadiyah

0
ilustrasi foto: freepik

PERCIKANIMAN.iD — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengumumkan awal Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri (Syawal), dan Idul Adha (10 Zulhijah) 1446 H/2025 M. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir mengatakan, maklumat ini disampaikan berdasarkan hasil kajian Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

“Tadi PP Muhammadiyah sudah menyampaikan maklumat tentang pelaksanaan awal puasa Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha,” ujar Haedar dalam konferensi pers penetapan hasil hisab awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1446 H di Yogyakarta, dilansir dari republika online, Rabu (12/2/2025).

Dia pun mengimbau kepada umat Islam, khususnya kepada warga Muhammadiyah dan para pimpinan Muhammadiyah untuk mengikuti maklumat ini.”Secara khusus kepada keluarga besar Muhammad dan para elit Muhammadiyah agar mengikuti Maklumat PP Muhammadiyah,” ucap Haedar.

Maklumat PP Muhammadiyah tentang penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah tersebut dibacakan oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti. Menurut dia, ketetapan ini disampaikan berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Penetapan awal Ramadhan 1446 H

Terkait penetapan awal Ramadhan 1446 H, Sayuti menyampaikan bahwa pada Jumat Legi, 29 Syaban 1446 H atau 28 Februari 2025 M, Ijtima menjelang Ramadhan terjadi pada pukul 07.46.49 WIB. Sedangkan tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta yaitu plus 4 derajat 11 menit 8 detik, sehingga hilal sudah wujud.

Pada saat matahari terbenam pada Jumat 28 Februari 2025 M di seluruh wilayah Indonesia, bulan berada di atas ufuk. Karena itu hilal sudah wujud. “Di wilayah Indonesia, 1 Ramadhan 1446 H dengan demikian jatuh pada hari Sabtu Pahing tanggal 1 Maret 2025 M,” ujar Sayuti.

Penetapan awal Syawal 1446 H

Terkait dengan Syawal 1446 H, Sayuti menjelaskan, pada Sabtu Kliwon 29 Ramadhan 1446 H yang bertepatan dengan 29 Maret 2025, Ijtima menjelang Syawal 1446 H terjadi pada pukul 17.59.51 WIB. Sedangkan tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta yaitu minus 1 derajat 59 menit 4 detik, sehingga hilal belum wujud.

Pada saat matahari terbenam Sabtu 29 Maret 2025 M itu, lanjut Sayuti, di seluruh wilayah Indonesia bulan berada di bawah ufuk, sehingga hilal belum wujud. Karena itu, umur bulan Ramadhan 1446 H disempurnakan atau istikmal menjadi 30 hari. “Karena itu di wilayah Indonesia pada tanggal 1 Syawal 1446 H jatuh pada hari Senin Pahing 31 Maret 2025 M,” ucap Sayuti.

 

Penetapan awal Zulhijah 1446 H

Terkait dengan Zulhijah 1446 H, pada Selasa Wegi 29 Dzulqa’dah 1446 H bertepatan dengan 27 Mei 2025 M, ijtima’ menjelang Zulhijah 1446 H terjadi pada pukul 10.4.18 WIB. Sedangkan tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta, yaitu plus 1 derajat 27 menit 7 detik, sehingga hilal sudah wujud.

Pada saat matahari terbenam pada Sabtu 27 Mei 2025 M tersebut, lanjut dia, di seluruh wilayah Indonesia bulan berada di atas ufuk, sehingga hilal sudah wujud. Karena itu di wilayah Indonesia, 1 Zulhijah 1446 H jatuh pada hari Rabu Kliwon 28 Mei 2025 M.

“Karena itu Hari Arafah 9 Zulhijah 1446 H jatuh pada hari Kamis Pon 5 Juni 2025 dan Idul Adha yang berarti 10 Zulhijah 1446 H jatuh pada hari Jumat Wage tanggal 6 Juni 2025 M,” kata Sayuti.

Berdasarkan hasil hisab tersebut, maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan sebagai berikut:

  1. 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu Pahing 1 Maret 2025
  2. 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin Pahing 31 Maret 2025
  3. 1 Zulhijah 1446 H jatuh pada Rabu Kliwon 28 Mei 2025
  4. Hari Arafah 9 Zulhijah 1446 H jatuh pada Kamis Pon 5 Juni 2025 M
  5. Idul Adha 10 Zulhijah 1446 H jatuh pada Jumat Wage 6 Juni 2025 M.

Maklumat PP Muhammadiyah ini ditetapkan 28 Rajab 1446 atau 28 Januari 2025 dan ditandangani Sekretaris Muhammadiyah Muhammad Sayuti dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir.

“Maklumat ini disampaikan agar menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” jelas Sayuti. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Israel Usir Paksa 20.000 Warga Palestina Tinggalkan Kamp Jenin

0
Masjid Al Aqsa di Palestina ( ilustrasi foto: aljazeera)

PERCIKANIMAN.iD – – Lebih dari 20.000 warga Palestina terpaksa meninggalkan kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat akibat serangan Israel. Wakil Gubernur Jenin, Mansour al-Saadi, melaporkan bahwa tentara Israel telah menghancurkan seluruh kamp, memaksa penduduk meninggalkan rumah beserta dokumen dan barang pribadi mereka.

“Tentara pendudukan (Israel) telah menghancurkan seluruh kamp pengungsi Jenin dan memaksa lebih dari 20.000 penduduknya untuk meninggalkan rumah, dokumen, dan barang-barang pribadi mereka,” kata Saadi kepada radio Voice of Palestine, Senin (10/2/2025)

Para pengungsi diperkirakan akan mencari perlindungan di kota-kota lain di Tepi Barat karena kamp sudah tidak layak huni. Saadi menyebut penghancuran ini sebagai “konspirasi” Israel untuk melenyapkan kamp pengungsi dan “hukuman kolektif” yang menargetkan hampir 400.000 warga Palestina.

Serangan dimulai pada 21 Januari, menewaskan minimal 25 orang menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Israel kemudian memperluas serangan ke Tulkarem pada 27 Januari, menewaskan lima orang, dilanjutkan ke kota Tammun dan kamp pengungsi Far’a di Tubas pada 2 Februari.

Ketegangan meningkat setelah gencatan senjata di Gaza pada 19 Januari. Sejak Oktober 2023, agresi Israel telah menewaskan hampir 48.200 warga Gaza dan 906 warga Tepi Barat.

Saadi meminta komunitas internasional mendokumentasikan kejahatan Israel, karena kemungkinan masih ada jenazah terkubur di reruntuhan. Kamp Jenin, yang berdiri sejak 1953, telah menjadi rumah bagi puluhan ribu pengungsi Palestina dari Perang Arab-Israel 1948.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Dedikasi Akademik, Unisa Bandung Kukuhkan Guru Besar Pertama di Bidang Keperawatan

0
Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed (kedua dari kiri) dari Unisa Bandung dikukuhkan sebagai Guru Besar ( foto: dok.unisa bandung)

PERCIKANIMAN.iD – Universitas ‘Aisyiyah Bandung mencetak sejarah dengan mengukuhkan Guru Besar pertamanya. Pencapaian monumental ini menandai langkah besar dalam dunia akademik kampus. Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed, dosen bidang Ilmu Keperawatan, resmi menyandang gelar Guru Besar setelah melalui perjalanan panjang dalam penelitian dan pengabdian akademik. Pengukuhan ini digelar pada hari Kamis (7/2/2025)

Dalam pidato ilmiahnya yang berjudul “Peranan Nitric Oxide dalam Penyembuhan Luka Diabetes dan Implikasinya pada Intervensi Perawatan Modern untuk Mencegah Amputasi,” Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed menyoroti peran krusial Nitric Oxide dalam proses penyembuhan luka pada pasien diabetes.

Ia menekankan bahwa pemahaman yang lebih mendalam mengenai Nitric Oxide dapat membantu perawat mengembangkan intervensi perawatan modern yang efektif, sehingga dapat mencegah komplikasi serius seperti amputasi.

Ia juga berharap temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan protokol perawatan luka diabetes yang lebih baik di masa mendatang.

Rektor Unisa Bandung, Tia Setiawati, M.Kep.,Ns.,Sp.Kep.An., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pencapaian Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed

“Pengukuhan Prof. Siti Syabariyah sebagai guru besar ini, bukan hanya sebuah pencapaian individu, tetapi juga sebuah tonggak penting bagi Unisa Bandung dalam perjalanan menuju keunggulan akademik, dalam rangka mewujudkan unisa Bandung menjadi universitas terkemuka yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan ilmu pengetahuan” ujarnya, Kamis (7/2/2025)

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., juga mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed dan berharap pencapaian ini dapat menginspirasi dosen lain untuk terus berprestasi.

“Sebagai bagian dari ‘Aisyiyah, kita harus terus berkontribusi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi umat,” ungkapnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bukti nyata komitmen Unisa Bandung dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi Unisa Bandung yang telah berhasil mengukuhkan Guru Besar pertamanya. Ini merupakan pencapaian luar biasa yang menunjukkan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi,” katanya

Amanat dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Jamhari Makruf, M.A., juga menekankan pentingnya peran Guru Besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai Islam.

“Pengukuhan Guru Besar ini adalah momen bersejarah bagi Unisa Bandung. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi dosen dan civitas akademika lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat,” tuturnya. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

980

MUI Bertemu Perwakilan Masyarakat Banten Bahas PSN di PIK 2

0
Pengurus MUI Pusat bertemu dengan perwakilan masyarakat Banten bahas masalah PSN dan PIK 2 ( foto: mui.or.id)

PERCIKANIMAN.iD – –  Polemik Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2 hingga saat ini masih menjadi perdebatan panjang di tengah masyarakat. Proyek ini terungkap banyak menimbulkan kemudaratan bagi masyarakat.

Ditengah ramainya kasus tersebut, Majelis Ulama Indoensia (MUI) menerima Audiensi dari Front Penggerak Perubahan Nasional (FPPN), Gerakan Angkatan Muda Islam (GAMIS) hingga Kesultanan Banten.
“Ada tiga komponen masyarakat yang datang ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan aspirasinya, menyampaikan harapannya agar PSN PIK 2 dibatalkan,” ujar Anggota Tim Tabayyun dan Advokasi MUI Terkait PSN PIK 2, Prof. Utang Ranuwijaya  di Gedung MUI, seperti dilansir dari laman mui.or.id, Senin (3/2/25).
Selain itu, perwakilan masyarakat yang hadir di MUI pada hari ini juga meminta agar pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut dapat segera ditindak.
“Mereka juga meminta agar para pelaku yang terlibat diberikan tindakan secara hukum. Artinya ada tindakan secara hukum dan juga ada tindakan secara politis. Itu yang disampaikan oleh para tamu yang datang ke MUI hari ini,” kata dia.
Dalam Konferensi Pers tersebut, Prof Utang juga menyampaikan bahwa FKPPN, GAMIS dan juga Kesultanan Banten sangat mendukung hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI tentang pembatalan Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2.
“Pada intinya mendukung apa yang sudah dinyatatakan oleh Musyawarah Kerja Nasional MUI bahwa PSN dan PIK2 ini hendaknya dibatalkan, dan para ulama, para komponen bangsa termasuk komponen masyarakat Banten, seirama dan sejalan dengan apa yang sudah ditetapkan oleh Mukernas MUI,” kata dia.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mendengarkan aspirasi dari berbagai Ormas dan lembag-lembaga terkait permasalahan Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2.
Menurut Prof Utang, hasil pembahasan dengan ormas, lembaga maupun masyarakat tersebut akan dirumuskan oleh tim khusus MUI yang menangani investigasi proyek tersebut untuk kemudian disampaikan langsung kepada Pemerintah dan juga Presiden Republik Indonesia.
“Kita sudah menunjuk tim kecil untuk merumuskan hasil pertemuan dengan para ormas, LSM, dan para tamu yang datang ke MUI untuk menyampaikan keluh kesahnya serta menyampaikan aspirasinya. Nantinya akan dibuatkan rumusan yang akan disampaikan ke Presiden, dan juga Ketua DPR RI,” kata Prof Utang.
“Semoga Bapak Presiden dan pihak terkait segera memprosesnya sebagaimana sesuai dengan harapan-harapan masyarakat yang sudah kita dengar,” kata dia.[ ]
5
Red: admin
Editor: iman
908

Keren ! Mahasiswa Keperawatan Unisa Bandung Juara Solo Vokal dalam Kompetisi Nasional

0
Unisa Bandung
Mahasiswa Unisa Bandung juara ( foto: dok.unisa bandung)

PERCIKANIMAN.iD – – Muhammad Insan Jawwad Haifa, Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan yang juga merupakan Duta Universitas ‘Aisyiyah Bandung telah mencatatkan prestasi membanggakan, Ia sukses meraih Juara 1 Lomba Solo Vokal Kompetisi Nursing Expo 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Tangerang. Jum’at (31/01/2025).

Mahasiswa yang akrab disapa Insan ini mengungkapkan bahwa awalnya ia tidak menyangka akan mengikuti dan menang dalam kompetisi ini.

“Sebetulnya dapat info dari kampus bahwa sudah mendaftarkan dua orang untuk lomba tersebut dan sangat mendadak. Tapi karena sudah didaftarkan itu, jadi tumbuh rasa ingin men-challenge diri apakah bisa atau tidak memaksimalkan potensi yang dimiliki dengan waktu yang singkat,” ungkapnya, Senin (3/2/2025)

Insan mengaku bahwa ia harus mempersiapkan diri dalam waktu yang sangat terbatas. Setelah dinyatakan lolos babak pertama, Insan langsung berlatih intensif.

“Di tengah keterbatasan waktu tersebut saya berlatih hingga larut malam dengan dibantu oleh Kang Pram dalam membuat aransemen sampai pukul 4 pagi. Sebelum kami berangkat ke lokasi lomba, sementara Teh Gabriell membantu saya menemukan feel yang pas dalam membawakan lagu,” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah menghafal lirik lagu yang belum familiar.

“Lagu wajib yang dibawakan adalah “mantan terindah” sedangkan untuk lagu pilihannya saya membawakan “andaikan kau datang kembali”, adapun Alasan saya memilih lagu lagu tersebut karena memiliki makna yang dalam dan membutuhkan penghayatan yang kuat agar bisa sampai ke hati audiens” terangnya.

Saat diumumkan sebagai pemenang, Insan merasa haru dan bangga bisa membawa nama Unisa Bandung ke tingkat nasional.

“Saya tidak menyangka, ini pertama kali saya mengikuti lomba vokal dan dengan waktu persiapan yang singkat bisa membawa nama Unisa Bandung sebagai juara pertama. Sangat bersyukur bahwa proses yang melelahkan ini terbayarkan dengan hasil yang diharapkan” Lanjutnya.

Tak lupa Insan juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya.

“Yang pertama, tentu kedua orang tua saya yang telah memberikan doa dan restu. Lalu Unisa Bandung yang telah memberikan dukungan dan fasilitas, serta Kang Pram dan Teh Gabriell yang sangat membantu dalam proses latihan dan aransemen musik”. Ungkapnya.

Diakhir Insan juga menyampaikan untuk mahasiswa lainnya agar jangan takut menghadapi kompetisi dan terus mencari tantangan baru.

“Jangan pernah takut untuk berlomba dengan orang lain, jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan. Cari sesuatu yang lebih besar di luar sana, jangan jadi ikan besar di kolam yang kecil. Jadilah ikan kecil yang berenang di luasnya lautan sana,” pungkasnya.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Puasa Syaban dan Keutamaannya, Ini Yang Harus Dipahami

0
Bulan Syaban
ilustrasi foto: istimewa

PERCIKANIMAN.iD — Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam penanggalan Hijriyah yang dinantikan umat Islam. Salah satu keistimewaan bulan ini terletak pada pertengahannya yang biasanya disebut sebagai Nisfu Sya’ban.

Selain itu, ada sejumlah hadis shahih yang menunjukkan keistimewaan di bulan Sya’ban, di antaranya hadits tentang amalan puasa sunnah. Hadis-hadis ini merupakan dalil keutamaan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban.

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,

يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يُفْطِرُ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يَصُومُ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits yang lain Aisyah ra  juga mengatakan,

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Aisyah Ra mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَفَّظُ مِنْ هِلَالِ شَعْبَانَ مَا لَا يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ، ثُمَّ يَصُومُ لِرُؤْيَةِ رَمَضَانَ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْهِ، عَدَّ ثَلَاثِينَ يَوْمًا، ثُمَّ صَامَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan perhatian terhadap hilal bulan Sya’ban, tidak sebagaimana perhatian beliau terhadap bulan-bulan yang lain. Kemudian beliau berpuasa ketika melihat hilal Ramadhan. Jika hilal tidak kelihatan, beliau genapkan Sya’ban sampai 30 hari.” (HR. Ahmad, Abu Daud, An Nasa’i dan sanad-nya disahihkan Syaikh Syu’aib Al Arnauth)

Dalam hadits yang lain Ummu Salamah Ra. mengatakan,

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَصُومُ مِنَ السَّنَةِ شَهْرًا تَامًّا إِلَّا شَعْبَانَ، وَيَصِلُ بِهِ رَمَضَانَ

“Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam belum pernah puasa satu bulan penuh selain Sya’ban, kemudian beliau sambung dengan Ramadhan.” (HR. An Nasa’i dan disahihkan Al Albani).

Sementara terkait waktu dan tanggal puasa di bulan Syaban, jumhur ulama tidak menetapkannya sebab tidak ada dalil yang dikhususkan puasa di bulan Syaban. Intinya seorang muslim dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di bulan Syaban.

Misalnya orang yang jarang puasa sunnah Senin dan Kamis maka hendaknya di bulan Syaban ini ia melakukan puasa sunnah tersebut. Jika sudah dikerjakan, maka bisa dilanjutkan dengan puasa sunnah dipertengahan bulan atau ayyamul bidh (13,14,15 di bulan Syaban).

Jika sudah melakukan puasa sunnah Senin dan Kamis serta puasa sunnah pertengahan bulan, maka boleh di kerjakan puasa sunnah Daud yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka.

Inilah yang dimaksud para ulama dengan memperbanyak puasa sunnah di bulan Syaban. Hal ini salah satu hikmahnya adalah untuk mempersiapkan puasa wajid di bulan Ramadhan nantinya. Sehingga di bulan Ramadhan yang wajib puasa sebulan penuh tidak lagi terasa berat. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

860

Kontrak Layanan Haji di Saudi Mulai Ditandatangani

0
Kemenag
Penandatanganan kontrak layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di KUH Jeddah ( foto: dok. kemenag)

PERCIKANIMAN.iD – – Proses penyediaan layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, dan layanan umum bagi jemaah haji Indonesia sudah memasuki tehap penandatanganan kontrak. Kantor Urusan Haji (KUH) pada KJRI Jeddah secara bertahap hari ini melaksanakan penandatanganan kontrak dengan para penyedia layanan di Arab Saudi.

Pada tahap awal, penandatanganan kontrak dilakukan dengan penyedia akomodasi wilayah Mekkah. Penandatanganan berlangsung di kantor KUH, Musyrifah, Jeddah, Minggu (26/0125).

Ada 40 penyedia akomodasi yang menandatangani kontrak dengan Pejabat Pembuat Komitmen KUH Zakaria Anshori. Penandatanganan kontrak dipimpin Staff Teknis Haji/Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

Hadir menyaksikan, Plt. Irjen Kementrian Agama Faisal, Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Bahauddin Ambary, Irwil I Itjen Kemenag Khairunnas, dan Irwil V Itjen Kemenag Ahmadun. Hadir juga, pengacara KUH Ehaab Abdulqadir Gamloo.

“Penandatanganan kontrak ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah untuk mempersiapkan penyelenggaraan haji 1446 H/2025 M yang sudah di depan mata,” terang Nasrullah Jasam.

Penandatanganan kontrak ini, kata Nasrullah Jasam, merupakan hasil dari kerja keras seluruh Tim Penyediaan Layanan. Mereka telah bekerja sejak Desember 2024, mulai dari proses seleksi hingga negosiasi harga dengah para calon penyedia layanan.

“Kegiatan ini yang dilakukan secara bertahap yang dimulai dari kontrak layanan akomodasi, kemudian layanan umum, katering dan transportasi, baik di Makkah maupun Madinah,” jelas Nasrullah yang sekaligus bertindak selaku Kuasa Pengguna Anggara (KPA).

“Tim telah bekerja keras siapkan layanan terbaik bagi jemaah haji. Insya Allah, target kita kontrak selesai sebelum 14 Februari 2p25. Sebab, Pemerintah Arab Saudi menetapkan 14 Februari 2025 sebagai batas akhir penandatanganan kontrak layanan,” jelas Nasrullah Jasam dilansir dari laman kemenag, Senin (27/1/2025)

Plt. Irjen Kemenag RI Faisal mewanti-wanti para penyedia untuk mentaati komitmen kontrak yang telah ditandatangani. Mereka akan menghadapi sanksi akibat pelanggaran terhadap kontrak, baik berupa denda hingga daftar hitam (blacklist)di masa yang akan datang.

Faisal juga memastikan aparat pemerintah tidak bermain-main dalam proses pengadaan pelayanan ini. Ia minta para penyedia untuk melaporkan kepada Itjen apabila terdapat pihak-pihak yang meminta imbalan dalam bentuk apapun.

Konjen RI di Jeddah Yusron Ambary mengajak para penyedia akomodasi dan penyedia layanan lainnya untuk menggunakan produk produk asal Indonesia dalam memberikan layanan kepada para jemaah ibadah haji Indonesia.

“Kami akan mengundang para penyedia layanan untuk menghadiri pameran produk Indonesia pada 23 atau 24 Februari 2025 di Jeddah agar mereka dapat bertemu dengan mitra mitra dari Indonesia,” jelas Yusron. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

896

Mahasiswa Unisa Bandung Latih Siswa SMAN 1 Cililin Keterampilan Bantuan Hidup Dasar

0
Unisa Bandung
Mahasiswa Unisa Bandung,Mutiara, memberikan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar pada siswa SMAN1 Cililin ( foto: dok.unisa)

PERCIKANIMAN.iD – – Sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung , Mutiara Elsani memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada para siswa di SMAN 1 Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Selasa (21/01/2025)

“Tujuan kami adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada siswa agar mereka mampu memberikan pertolongan pertama saat terjadi situasi darurat medis,” ujar Mutiara, Rabu (22/01/2025)

Mutiara mengatakan bahwa materi yang diajarkan dalam pelatihan ini meliputi cara melakukan resusitasi jantung paru (RJP), penanganan henti napas, teknik membuka jalan napas, serta pengenalan tanda-tanda kegawatdaruratan medis.

“Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan kombinasi teori dan praktik, sehingga siswa dapat langsung mempraktikkan teknik-teknik yang diajarkan” terang Elsa.

Mutiara menambahkan respons para siswa sangat antusias. Menurutnya, banyak siswa merasa pelatihan ini sangat bermanfaat.

“Mereka mengaku mendapat wawasan baru yang sangat penting, terutama untuk menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat,” ungkapnya.

Mutiara juga menekankan pentingnya pelatihan seperti ini. “Saya menganggap pelatihan BHD sangat penting karena bisa meningkatkan kesiapan siswa dalam memberikan pertolongan pertama dan menyelamatkan nyawa seseorang sebelum bantuan medis profesional tiba,” jelasnya.

Ia berharap ilmu yang telah diberikan dapat dimanfaatkan oleh para peserta, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semoga mereka bisa lebih peka dan siap menghadapi situasi darurat medis,” pungkasnya.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Bandung dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan yang dapat menyelamatkan nyawa.  [ ]

5

Red; admin

Editor: iman

908