Beranda blog Halaman 5

BPJPH Tegaskan Rantai Pasok Makanan Wajib Penuhi Standar Jaminan Produk Halal

0
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan logo label halal yang berlaku secara nasional.

PERCIKANIMAN.iD – – Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Afriansyah Noor, menegaskan bahwa rantai pasok produk makanan harus memenuhi Standar Jaminan Produk Halal (SJPH).

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/5/2025), Afriansyah mengatakan bahwa upaya ini diperlukan demi terwujudnya perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam mengonsumsi dan menggunakan produk.

“Makanan menjadi kebutuhan primer masyarakat Indonesia. Kita perlu menjaga rantai pasok makanan yang memenuhi standar jaminan produk halal (sjph),” kata Afriansyah dilansir dari republika.co.id,

Khususnya, kata dia, dari sisi logistik pendingin. Proses pendinginan dalam suhu tertentu dapat memunculkan risiko kontaminasi antarproduk. Untuk mencegah hal tersebut, dibutuhkan sistem jaminan produk halal yang andal.

Lebih lanjut, Afriansyah menyatakan, sertifikasi halal untuk sistem penyimpanan berbasis pendinginan atau cold storage sangat dibutuhkan guna memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa makanan yang dikonsumsi telah memenuhi standardisasi halal.

Cold storage termasuk dalam kelompok jasa penyimpanan berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 52102 – Aktivitas Cold Storage. Menurut BPJPH, produk jasa ini merupakan sektor penting dalam halal supply chain yang mendukung ekosistem industri halal nasional.

“Produk jasa ini merupakan sektor penting halal supply chain dalam ekosistem industri halal,” ujar Afriansyah.

Ia menambahkan, BPJPH terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait sertifikasi halal kepada pelaku usaha. Kegiatan ini dilakukan baik oleh BPJPH sendiri maupun secara kolaboratif dengan para pemangku kepentingan. Selain itu, informasi juga disebarluaskan melalui berbagai kanal media untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal.

“Kami dari BPJPH melakukan sosialisasi dan edukasi melalui berbagai media untuk meningkatkan peluang bisnis dalam pemasaran produk di rantai pasok makanan, karena kebutuhan sangat tinggi,” katanya.

“Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus kami lakukan. Kolaborasi ini akan mendorong suksesnya program sertifikasi halal untuk memberikan jaminan kehalalan produk yang akan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia,” imbuhnya.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Menuju Universitas Berdaya Saing Global, UNISA Bandung Resmi Jalin Kemitraan dengan AECI Thailand

0
MOU
Unisa Bandung Tandatangani MoU dengan AECI Thailand ( foto: dok.unisa bandung)

PERCIKANIMAN.iD – –  Komitmen Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung untuk menjadi kampus yang berdampak di kancah global kembali dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Association of Education Cultural International (AECI) Thailand. Penandatanganan ini berlangsung di Krabi Thailand, Selasa (20/5/2025)

Wakil Rektor I Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed, yang pada kesempatan tersebut mewakili Pimpinan Universitas ‘Aisyiyah Bandung mengatakan bahwa kerjasama ini disebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus memperluas jejaring internasional.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat komitmen Unisa Bandung untuk menjadi kampus yang berdampak di kancah global, melalui peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan jejaring internasional,” ujar Prof. Sitti saat dihubungi Rabu, (21/05/2025)

Dalam kesempatan yang sama, pihak AECI diwakili langsung oleh Takeem Kundee, selaku President of AECI, sementara kerja sama juga melibatkan Ekkapapsasanawich Islamic School, salah satu institusi mitra yang berada di wilayah Thailand Selatan.

“Kami meyakini bahwa kolaborasi ini akan memberikan banyak manfaat, tidak hanya dalam bentuk pertukaran ilmu pengetahuan dan budaya, tetapi juga dalam membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk merasakan pengalaman internasional yang memperkaya wawasan dan kompetensi mereka,” tambah Prof. Sitti.

Prof. Sitti juga menuturkan salah satu harapan dari kerja sama tersebut yaitu dapat terwujud program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand bagi mahasiswa Unisa Bandung.

“Semoga sinergi yang telah terbangun ini menjadi langkah awal dari kolaborasi yang berkelanjutan dan saling menguatkan. Dengan semangat gotong royong dan visi bersama, kami yakin Unisa Bandung dapat terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing global dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat internasional.” Pungkasnya.

Sementara itu, Plh Kepala Biro Marketing dan Kerja Sama UNISA Bandung, Resi Roswulan, S.Kep., Ners., M.I.Kom menyampaikan bahwa MoU ini membuka akses penting bagi kegiatan pengabdian internasional.

Penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan International Community Service UNISA Bandung di Thailand, yang berlangsung pada 20–23 Mei 2025. Dalam kegiatan tersebut, dua dosen UNISA Bandung yaitu Dr. Ami Kamila, S.ST., M.Kes dan Prof. Dr. Sitti Syabariyah melaksanakan pengabdian masyarakat internasional di Ekkapapsasanawich Islamic School.

Kepala LPPM UNISA Bandung, Aef Herosandiana, M.Kom, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai pintu awal menuju kerja sama internasional yang lebih luas.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberi dampak positif yang luas, terutama dalam pembukaan kerja sama di bidang pengabdian masyarakat, penelitian, dan pendidikan,” ujar Aef. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

978

80 Hari Israel Blokade Gaza: 326 Meninggal Kelaparan, 300 Ibu Keguguran

0
Korban sipil warga Palestina oleh tentara zionis israel ( foto: aljazeera)

PERCIKANIMAN.iD – –  Blokade Israel selama 80 hari yang memberlakukan penutupan ketat penyeberangan dan menghalangi pengiriman bantuan telah mengakibatkan hampir 326 kematian, Kantor Media Gaza mengumumkan pada Selasa malam. Selain itu terjadi juga lebih dari 300 keguguran di tengah apa yang digambarkan sebagai kampanye genosida,

“Kebijakan kelaparan pendudukan Israel di Gaza telah menyebabkan 326 kematian karena kekurangan gizi dan kekurangan makanan dan obat-obatan, serta lebih dari 300 kasus keguguran selama 80 hari ini,” tulis kantor itu dalam sebuah pernyataan dilansir Anadolu.

Pernyataan tersebut menyatakan keprihatinan dan kecaman atas memburuknya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, dan menyalahkan Israel karena melanjutkan kebijakan kelaparan sistematis. Laporan tersebut menyebut situasi tersebut sebagai “kejahatan total yang setara dengan genosida,” dan memperingatkan akan adanya bencana kemanusiaan yang parah yang mengancam kehidupan lebih dari 2,4 juta warga Palestina yang terjebak di wilayah yang terkepung.

Kantor tersebut mengonfirmasi bahwa sejak 2 Maret, Israel telah sepenuhnya memblokir masuknya bantuan kemanusiaan, pasokan medis, dan bahan bakar ke Gaza. Gaza membutuhkan setidaknya 44.000 truk bantuan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan minimum penduduknya, kata pernyataan itu.

Berdasarkan rincian jumlah korban jiwa selama pengepungan 80 hari tersebut, Kantor tersebut melaporkan 58 kematian disebabkan oleh kekurangan gizi, dan 242 lainnya disebabkan oleh kekurangan makanan dan obat-obatan, sebagian besar terjadi di kalangan lansia. Selain itu, 26 pasien ginjal meninggal karena kekurangan nutrisi dan layanan kesehatan. Lebih dari 300 keguguran tercatat, disebabkan oleh kekurangan nutrisi penting yang diperlukan untuk mempertahankan kehamilan.

Mengenai malnutrisi, Kantor tersebut menyoroti bahwa melemahnya kesehatan warga menyebabkan kampanye donor darah gagal, sementara rumah sakit menghadapi kekurangan unit darah di tengah meningkatnya jumlah pasien luka yang memerlukan pembedahan segera

Kantor tersebut mendesak komunitas internasional dan PBB untuk bertindak dengan membuka kembali penyeberangan dan mengizinkan masuknya makanan, obat-obatan dan bahan bakar untuk menyelamatkan ratusan ribu warga sipil sebelum terlambat. Gaza membutuhkan 500 truk bantuan setiap hari dan 50 truk bahan bakar untuk fasilitas vital dan medis, katanya.

Israel terus melakukan kelaparan sistematis terhadap 2,4 juta warga Palestina di Gaza dengan menutup penyeberangan dan memblokir bantuan yang ditimbun di perbatasan sejak 2 Maret, sehingga menyebabkan wilayah tersebut mengalami kelaparan dan menyebabkan banyak kematian.

Sementara itu, militer telah meningkatkan genosidanya di Gaza, dengan mengumumkan operasi darat di bagian utara dan selatan wilayah tersebut. Tentara Israel telah melakukan serangan brutal terhadap Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan hampir 53.600 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak.

Tom Fletcher, wakil sekretaris jenderal PBB untuk urusan kemanusiaan, telah memperingatkan 14.000 bayi berisiko meninggal dalam 48 jam mendatang jika bantuan tidak sampai kepada mereka. Sejauh ini, bantuan yang diperbolehkan masuk ke Gaza oleh Israel masih sangat tak memadai.

Angka itu disebutnya “sangat mengerikan”. “Kita perlu membanjiri Jalur Gaza dengan bantuan kemanusiaan,” katanya dalam wawancara dengan BBC. “Saya ingin menyelamatkan sebanyak mungkin dari 14.000 bayi ini dalam 48 jam ke depan.”

Seruan mendesak untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dilakukan di tengah penderitaan akut yang dialami warga Palestina. Menurut Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) PBB, lebih dari 93 persen anak-anak di Gaza – sekitar 930.000 – berisiko kelaparan akibat perang dan blokade yang sedang berlangsung.

Sejak awal Maret, setidaknya 57 anak dilaporkan meninggal karena kekurangan gizi. Jika blokade Israel terhadap Jalur Gaza terus berlanjut, maka hampir 71.000 anak di bawah usia lima tahun diperkirakan akan menderita kekurangan gizi akut selama 11 bulan ke depan.

Aljazirah melaporkan, keluarga-keluarga di Gaza terpaksa mengonsumsi pakan ternak, tepung kadaluwarsa, dan tepung yang dicampur pasir, sementara anak-anak menderita penyakit yang disebabkan oleh kelaparan seperti diare dan kelelahan ekstrem.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa menyerukan agar bantuan tanpa batas mengalir ke Gaza. Ia menggambarkan jumlah bantuan yang diizinkan Israel sebagai “setetes air di lautan”.

Kaja Kallas mengatakan pada Aljazirah para menteri Eropa yang berkumpul di Brussels akan melakukan “diskusi yang sangat serius mengenai Gaza dan apa yang terjadi di sana”. Secara khusus, para menteri akan membahas usulan Belanda untuk meninjau kembali Perjanjian Asosiasi antara UE dan Israel, khususnya Pasal 2 yang menyatakan bahwa kedua belah pihak harus menghormati hak asasi manusia.

“Saya tidak bisa memprediksi hasil diskusi ini,” katanya.  “Tetapi menurut saya yang penting, karena kita semua memiliki pandangan yang sama, adalah bantuan kemanusiaan harus mencapai Gaza sesegera mungkin.”

Doctors Without Borders, yang dikenal dengan singkatan MSF dalam bahasa Perancis, mengatakan bahwa Israel membiarkan jumlah bantuan yang tidak mencukupi masuk ke Gaza sebagai “tabir asap” bahwa pengepungannya telah berakhir, dan menjadikan rumah sakit dan klinik di wilayah tersebut sebagai sasaran “serangan intensif”, dan memaksa mereka berhenti beroperasi.

“Keputusan pemerintah Israel untuk mengizinkan bantuan dalam jumlah yang sangat tidak mencukupi ke Gaza setelah berbulan-bulan pengepungan ketat menandakan niat mereka untuk menghindari tuduhan kelaparan di Gaza, namun pada kenyataannya membuat mereka nyaris tidak bisa bertahan hidup,” kata Pascale Coissard, koordinator darurat MSF di Khan Younis. “Rencana ini adalah cara untuk memanfaatkan bantuan, menjadikannya alat untuk mencapai tujuan militer pasukan Israel,” katanya.

MSF mengatakan bahwa setidaknya 20 fasilitas medis di Gaza telah “rusak, atau terpaksa tidak berfungsi sebagian atau seluruhnya dalam seminggu terakhir karena kemajuan operasi darat Israel, peningkatan serangan udara, dan perintah evakuasi yang meluas”.

Dikatakan bahwa timnya di Khan Younis melaporkan mendengar hampir satu serangan Israel per menit antara pukul 06.00 hingga 06.30 pada tanggal 19 Mei, termasuk satu serangan yang menghantam Rumah Sakit Nasser. Serangan tersebut merupakan yang ketiga kalinya terjadi di rumah sakit tersebut dalam dua bulan terakhir, dan hal ini merusak persediaan obat-obatan, tambahnya.

Sebelumnya, seorang anggota staf MSF di Deir el-Balah tengah mengatakan kepada Aljazirah bahwa kelompok tersebut belum melihat bantuan apa pun didistribusikan dari sembilan truk gelombang pertama yang diizinkan Israel untuk masuk pada hari Senin.

Claire Manera juga mengatakan dia melihat “perempuan dan anak-anak yang sepertinya belum makan selama berminggu-minggu”, dan orang-orang yang kekurangan gizi membanjiri klinik untuk meminta bantuan. [ ]

Sumber: republika.co.id

5

Red: admin

Editor: iman

980

Hukum Istri Bekerja,Boleh atau Terlarang ? Perhatikan 5 Hal Penting Ini

0
Istri Kerja
Seorang istri hendak berangkat kerja ( ilustrasi foto: kemenag)
PERCIKANIMAN.iD – –  Masyarakat Muslim ada yang bertanya terkait realita hari bahwa pekerja pabrik atau buruh kebanyakan dari kaum ibu-ibu.
Sedangkan bapak-bapaknya sibuk menunggu di luar untuk menjemput ibu-ibunya pulang kerja dari pabrik. Umumnya, Muslim mengetahui bahwa yang berkewajiban mencari nafkah adalah tugas suami.

Menjawab pertanyaan tersebut, Anggota Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persis, Ustadz Ginanjar Nugraha mengatakan, Islam adalah agama yang sempurna, termasuk di dalamnya mengatur kaitan dengan hak dan kewajiban dalam keluarga, khususnya suami dan istri.

Nafkah merupakan kewajiban suami atau ayah, sebaliknya nafkah merupakan hak bagi istri dan anak berdasarkan ayat Alquran sebagai berikut. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

۞ وَالْوٰلِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۗ وَعَلَى الْمَوْلُوْدِ لَهٗ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِۗ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ اِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَاۤرَّ وَالِدَةٌ ۢبِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُوْدٌ لَّهٗ بِوَلَدِهٖ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذٰلِكَ ۚ فَاِنْ اَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗوَاِنْ اَرَدْتُّمْ اَنْ تَسْتَرْضِعُوْٓا اَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ اِذَا سَلَّمْتُمْ مَّآ اٰتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوْفِۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

“Ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Kewajiban ayah menanggung makan dan pakaian mereka dengan cara yang patut.

Seseorang tidak dibebani, kecuali sesuai dengan kemampuannya. Janganlah seorang ibu dibuat menderita karena anaknya dan jangan pula ayahnya dibuat menderita karena anaknya. Ahli waris pun seperti itu pula.

Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) berdasarkan persetujuan dan musyawarah antara keduanya, tidak ada dosa atas keduanya. Apabila kamu ingin menyusukan anakmu (kepada orang lain), tidak ada dosa bagimu jika kamu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS Al-Baqarah Ayat 233). Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لِيُنْفِقْ ذُوْ سَعَةٍ مِّنْ سَعَتِهٖۗ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهٗ فَلْيُنْفِقْ مِمَّآ اٰتٰىهُ اللّٰهُ ۗ لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا مَآ اٰتٰىهَاۗ سَيَجْعَلُ اللّٰهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُّسْرًا ࣖ

“Hendaklah orang yang lapang (rezekinya) memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang disempitkan rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari apa (harta) yang dianugerahkan Allah kepadanya. Allah tidak membebani kepada seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang dianugerahkan Allah kepadanya. Allah kelak akan menganugerahkan kelapangan setelah kesempitan.” (QS At-Talaq Ayat 7)

“Hak mereka (istri) atas kalian (suami) adalah agar kalian memberi rezeki dan pakaian kepada mereka dengan cara yang baik.” (HR Imam Muslim).

Inovasi Manajemen Nutrisi Rumah Sakit: Delegasi Jepang Berbagi Pengalaman dengan RSUD Al Ihsan dan Unisa Bandung

0
Delegasi Jepang
Foto: dok.unisa

PERCIKANIMAN.iD – – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Aisyiyah (Unisa) Bandung menyambut kunjungan delegasi Nisshin Iryou Shokuhin & LPK Lingua Globlal Utama, dalam rangka kunjungan penjajakan kerjasama dan kolaborasi di bidang kesehatan dan edukasi.

Delegasi Nisshin Iryou Shokuhin terdiri atas Mr Go Fujioka, Mr Kyoto Sasabe, Mrs Masashi Swami, Mrs Yoko Manda  & LPK Lingua Global Utama, Dianni Risda, M.Ed. Mereka diterima langsung oleh Plt. Wakil Direktur Medik Penunjang dan  Keperawatan  Panca Bagja Mohammad, dr., M.Kes., Sp.THT-KL RSUD Al Ihsan beserta jajaran, serta Kepala Bagian Kerjasama dan Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Resi Roswulan Purnama Ningsih, di  meeting room RSUD Al Ihsan pada Kamis, (24/04/2025).

Dalam pertemuan tersebut,  dibahas tentang sistem pelayanan penyediaan makanan di rumah sakit bagi para pasien. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi sarana pertukaran wawasan serta  membuka pintu kolaborasi internasional.

Delegasi dari Jepang memaparkan ihwal pengalamannya memenej tugas pelayanan konsumsi bagi para pasien, seraya menjelaskan adanya beberapa sarana yang digunakannya untuk mempercepat produk makanan minuman maupun pendistribusiannya.

Demikian halnya pihak RSUD Al Ihsan mengungkapkan sarana yang digunakannya dalam melayani penyediaan makanan minuman bagi pasien serta dinamikanya berkaitan dengan keadaan pasien yang kebutuhan gizinya berbeda-beda.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Sudah Berlabel Halal, Tapi 7 Produk Makanan Ini Ternyata Mengandung Unsur Babi

0
Istilah Babi
Ilustrasi foto: lppom mui

PERCIKANIMAN.iD – – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menarik tujuh produk pangan olahan dari peredaran usai ditemukan mengandung unsur babi (porcine), meski seluruh produk tersebut telah bersertifikat dan berlabel halal.

Temuan ini merupakan hasil pengawasan bersama antara BPJPH dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pengujian laboratorium terhadap 11 batch dari 9 produk menunjukkan adanya kandungan DNA dan/atau peptida spesifik porcine. Dari jumlah itu, sebanyak 9 batch berasal dari 7 produk yang telah bersertifikat halal.

“Terdapat 9 batch produk dari 7 produk yang sudah bersertifikat halal,” ujar Haikal Hasan dikutip dari kumparan, Senin(21/4/2025).

Berikut daftar 7 produk berlabel halal yang terbukti mengandung unsur babi:

  1. Corniche Fluffy Jelly Marshmallow (Rasa Leci, Jeruk, Stroberi, Anggur)
  2. Corniche Apple Teddy Marshmallow
  3. ChompChomp Car Mallow (Bentuk Mobil)
  4. ChompChomp Flower Mallow (Bentuk Bunga)
  5. ChompChomp Mini Marshmallow (Bentuk Tabung)
  6. Hakiki Gelatin (Bahan Pembentuk Gel)
  7. Larbee – TYL Marshmallow Isi Selai Vanila

 

Sementara itu, dua produk lainnya yang tidak bersertifikat halal diduga tidak memberikan data yang benar saat registrasi. BPOM pun telah mengeluarkan sanksi berupa peringatan dan perintah penarikan dari pasar.

Langkah ini diambil sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan PP Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan.

kumparan sudah mencoba mengkonfirmasi ke sejumlah perusahaan produk-produk itu. Melalui nomor telepon yang tertera di website PT Catur Global Sukses, Cecilia salah satu staf development perusahaan itu, mengatakan, “Nanti akan kami cek tim legal kami terkait hal ini.”

Sementara itu, PT Dinamik Multi Sukses tak merespons saat dihubungi kumparan melalui nomor telepon yang tertera di website mereka. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Mengintegrasikan Nilai Islami dalam Pendidikan Berkualitas: Kisah Sukses Akreditasi Unggul Prodi Keperawatan Unisa Bandung

0
Foto: dok.unisa bandung

PERCIKANIMAN.iD – – Pencapaian signifikan kembali ditorehkan oleh Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung melalui dua program studinya. Program Studi Sarjana Keperawatan (S1) dan Program Profesi Ners berhasil memperoleh status Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Prestasi ini dikukuhkan melalui SK Nomor 0339/LAM-PTKes/Akr/Sar/III/2025 untuk Program Studi S1 Keperawatan dan SK Nomor 0340/LAM-PTKes/Akr/Pro/III/2025 untuk Program Profesi Ners.

Akreditasi Unggul yang diraih kedua program studi tersebut bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan pengakuan resmi terhadap standar mutu pendidikan, sistem pembelajaran komprehensif, dan berbagai pencapaian akademik yang telah ditunjukkan selama ini. Predikat ini menempatkan kedua program studi pada jajaran institusi pendidikan keperawatan terbaik di Indonesia.

Dalam sebuah wawancara khusus pada Senin (21/04/2025), Dr. Ami Kamila, S.ST., M.Kes., selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa Bandung, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh civitas akademika dan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

“Akreditasi Unggul bukan sekadar label, tetapi cerminan kualitas dosen, kurikulum, dan layanan akademik kami. Ini menjadi dorongan untuk terus membentuk lulusan yang kompeten, berakar pada nilai kemanusiaan dan spiritualitas. Kami juga percaya bahwa lulusan harus memiliki empati dan keadaban, tidak hanya unggul secara teknis tapi juga bisa merawat pasien secara utuh,” ungkapnya.

Dr. Ami menekankan bahwa status “unggul” bukan merupakan titik akhir, melainkan awal dari komitmen jangka panjang untuk menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, capaian ini menjadi anugerah sekaligus tantangan untuk terus berinovasi dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan keperawatan.

Lebih lanjut, Dr. Ami menjelaskan bahwa salah satu kunci keberhasilan Unisa Bandung adalah penerapan kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education). “Pendekatan ini secara efektif mendekatkan mahasiswa pada dunia praktik nyata dan kegiatan pengabdian masyarakat, sekaligus memperkuat proses pembelajaran berbasis pengalaman langsung,” tambahnya.

Nina Gartika, S.Kp., M.Kep., Ketua Program Studi S1 Keperawatan, turut menyoroti sejumlah inovasi akademik yang menjadi faktor penentu dalam proses akreditasi. Menurutnya, program-program unggulan seperti KKN internasional dan dorongan publikasi ilmiah bagi mahasiswa telah memberikan nilai tambah signifikan bagi kualitas pendidikan di Unisa Bandung.

“Kami siapkan mahasiswa sejak awal, mulai dari praktik lapangan di semester empat, pelatihan TOEFL, hingga mata kuliah pilihan seperti Konseling HIV, Wound Care, dan Public Speaking,” jelasnya pada kesempatan yang sama.

Nina menambahkan bahwa persiapan mahasiswa dimulai sejak dini dengan berbagai program penunjang kompetensi. Mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan praktik sejak semester awal, namun juga diberikan pelatihan bahasa asing untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

Keunggulan Program Profesi Ners Unisa Bandung juga tercermin dari prestasi membanggakan dalam Uji Kompetensi Nasional Indonesia (UKNI). Menurut Nina, tingkat kelulusan mahasiswa dalam UKNI konsisten berada di atas 98% selama beberapa tahun terakhir. Bahkan pada tahun 2024, program ini berhasil menduduki peringkat pertama di Regional VI Jawa Barat, membuktikan kualitas lulusan yang dihasilkan.

Yang menarik, kedua program studi ini tidak hanya berfokus pada aspek keilmuan dan keterampilan teknis, tetapi juga menekankan integrasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran. “Seluruh proses pembelajaran di kedua program ini mengintegrasikan nilai-nilai keislaman melalui mata kuliah seperti Asuhan Keperawatan Spiritual dan Keperawatan Komplementer Islami. Aktivitas pembelajaran pun dibuka dengan tilawah, mencerminkan komitmen terhadap pembentukan karakter dan budaya akademik yang beradab,” ungkapnya.

Pendekatan holistik ini mencerminkan filosofi pendidikan Unisa Bandung yang tidak hanya menghasilkan tenaga keperawatan yang terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, ketahanan spiritual, dan karakter yang kuat. Lulusan diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dengan memperhatikan aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual pasien.

Keberhasilan meraih Akreditasi Unggul ini memberikan berbagai keuntungan strategis bagi mahasiswa dan alumni kedua program studi. Status ini akan meningkatkan nilai dan pengakuan ijazah di dunia kerja, memperluas peluang kerjasama dengan institusi pendidikan dan kesehatan terkemuka, serta membuka lebih banyak kesempatan untuk program pertukaran mahasiswa dan dosen di tingkat internasional.

Sebagai respon terhadap pencapaian ini, pihak universitas berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas pembelajaran, mengembangkan jaringan kerjasama dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan, serta mendorong kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Secara keseluruhan, keberhasilan Program Studi S1 Keperawatan dan Program Profesi Ners Unisa Bandung dalam meraih Akreditasi Unggul menjadi bukti nyata komitmen institusi terhadap kualitas pendidikan keperawatan. Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi program studi lain di lingkungan Unisa Bandung maupun institusi pendidikan keperawatan lainnya untuk terus meningkatkan standar mutu pendidikan demi menghasilkan tenaga kesehatan profesional yang kompeten dan berintegritas. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

895

Aksi Solidaritas Palestina, Ribuan Masyarakat Jabar Turun ke Jalan

0
Peduli Palestina
foto: iman

PERCIKANIMAN.iD – – Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat, ormas Islam, komunitas dan pesantren yang tergabung dalam Forum Jawa Barat Peduli Palestina (FJPP) turun ke jalan menggelar aksi peduli dan solidaritas untuk Palestina di Kota Bandung, Ahad (20/04/2025).

Aksi damai ini dimulai dari masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat, diisi dengan shalat subuh berjamaah yang dilanjutkan tausyiah oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Massa kemudian melakukan long march dan mendengarkan orasi di depan Gedung Sate yang diisi sejumlah tokoh Jawa Barat.

Dalam orasinya Ahmad Heryawan (Aher) menyampaikan dalam mendukung perjuangan dan kemerdekaan Palestina setidaknya ada ada empat tekanan yang bisa dilakukan.

“Pertama tekanan doa. Maka jangan lelah untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Allah untuk saudara-saudara kita di Palestina khususnya di wilayah Gaza,” terang  Gubernur Jawa Barat (2008–2018) ini.

Berikutnya Aher menyampaikan yang dapat dilakukan oleh kaum muslimin adalah tekanan ekonomi, salah satunya dengan istiqomah memboikot semua produk pro Israel. Menurut Aher hingga saat ini gerakan boikot yang dilakukan masyarakat dunia khususnya dari kalangan muslim mampu melemahkan ekonomi dan supli ke Israel.

“Berikutnya adalah tekanan diplomatik. Sudah banyak negara-negara yang mendukung dan menyuarakan kemerdekaan untuk Palestina. Maka peran diplomatik Indonesia harus lebih aktif dan mampu mempengaruhi dunia dalam memperjuangkan Palestina,”ungkap Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

Sementara yang terakhir menurut Aher adalah dengan melakukan tekanan militer. Agresi buta Israel ke Gaza menurutnya dapat dihentikan dengan mengirimkan militer internasional yang dikomandoi PBB.

“Mudah-mudahan PBB dapat melakukan langkah nyata dengan mengirimkan kekuatan militernya untuk segera menghentikan kebiadaban dan kejahatan kemanusiaan di bumi Palestina. Dengan demikian insya Allah dalam waktu dekat kita yakin Palestina segera Merdeka,” tegas Aher yang disambut pekikan takbir peserta aksi.

Orasi berikutnya disampaikan oleh Ketua Umum Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), KH.Athian Ali M.Dai. Pada hakikatnya, menurut KH Athian, yang diperangi Israel bukan warga Palestina, tetapi umat Islam diseluruh dunia.

“Mengingatkan kembali pesan Rasulullah Saw bahwa umat Islam ini bagaikan satu tubuh. Dimana jika ada bagian tubuh yang yang sakit maka akan terasa seluruhnya. Maka jika saudara kita di Palestina khususnya di Gaza yang saat ini sedang demikian biadabnya diperlakukan oleh Israel, harusnya hal itu juga kita rasakan,” ungkapnya.

Bahkan, sambung KH Athian, pembelaan dan kepedulian terhadap saudara muslimin di Palestina adalah pertaruhan keimanan kepada Allah Swt. Untuk itu kelak Allah Swt di akhirat akan menanyakan keberpihakan dan peran kita terhadap saudara muslim di Palestina.

Sementara KH Abdullah Gymastyar (Aa Gym) itu dalam orasi menyampaikan agar dalam mendukung dan membela Palestina untuk senantia meneladani pola hidup dan perjuangan mereka dalam mempertahankan tanah airnya.

“Kita harus meneladani saudara yang kita bela, bagaimana interaksi mereka dengan Al Quran, bagaimana ibadah shalat mereka, bagaimana teguh dan istiqomahnya mereka. Ini pentingnya saudara-saudaraku maka doakan mereka disetiap tahajud kita,”ajaknya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Panitia Aksi, Heri Efendi, menyampaikan bahwa aksi ini menjadi momen besar dalam menggalang dukungan moral bagi perjuangan rakyat Palestina.

“Berdasarkan pantauan kasar, peserta yang hadir bisa mencapai lebih dari 15 ribu orang. Mereka datang dari berbagai wilayah di Jawa Barat dengan satu tujuan: menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina, khususnya di Gaza,” ujar Heri yang juga Ketua FJPP ini.

Dari depan Gedung Sate, massa kemudian melanjutkan long march dengan menyusuri jalan-jalan utama Kota Bandung. Sejenak massa menggelar orasi di depan BIP Jl. Merdeka yang diisi sejumlah orator dari berbagai elemen ormas Islam.

Massa kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki menuju Gedung Merdeka di Jl. Asia Afrika. Didepan gedung bersejarah tersebut sejumlah orator kembali memberikan orasinya.Salah satunya adalah KH. Muhammad Roinul Balad, yang merupakan Ketua Dewan Dakwah (DDII) Jawa Barat. Dalam orasinya ia sampaikan

Dalam orasinya ia sampaikan jangan ada rencana mengajak keluar rakyat Palestina khususnya warga Gaza dari negaranya.

 

“Yang harus kita usir adalah Israel dari Palestina karena mereka lah yang sejatinya penjajah dan merampok tanah Palestina dari kaum Muslimin. Membawa warga Gaza keluar,meski dengan bahasa halus mengevakuasi adalah cara halus mengosongkan Gaza dari penduduknya sendiri dan ini akan semakin membuat Israel merasa menang. Lalu leluasa menguasai Gaza sepenuhnya. Ini rencananya yang harus ditentang,” ujarnya.

KH Roin juga mengingatkan bahwa Pemerintah Indonesia punya hutang besar kepada Palestina karena sejarah mencatat bahwa Palestina adalah negara pertama yang mengakui dan mendukung penuh kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

“Untuk itu maka wajib bagi Indonesia untuk membantu rakyat Palestina mendapatkan kemerdekaannya kembali dan menjadi bangsa yang bebas dari penjajah Israel,” tegasnya.

Selain itu, KH Roin juga turut merespon fatwa ulama dunia untuk berjihad melawan zionis Israel dengan harta dan jiwa.

Sepanjang jalan para peserta mengibarkan bendera Palestina dan Indonesia dalam berbagai ukuran, massa juga membentangkan sejumlah poster dan spanduk dukungan untuk Palestina. Sejumlah relawan dari Forum Zakat (FOZ) Jabar juga melakukan penggalangan dana sepanjang aksi ini.

 

Aksi damai tersebut kemudian diakhiri dengan pembacaan doa dan pernyataan sikap yang disampaikan oleh KH Roinul Balad (Ketua Dewan Dakwah Jabar). yang selengkapnya sebagai berikut:

 

Pernyataan Sikap Aksi Solidaritas dan Doa untuk Palestina

 

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan penuh keprihatinan dan kepedulian mendalam terhadap tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Palestina, kami—masyarakat Jawa Barat dari berbagai elemen dan lintas lembaga dan komunitas terutama, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas Islam, kepemudaan, lembaga zakat dan kemanusiaan serta berbagai komunitas  di Jawa Barat—menyatukan suara dalam aksi solidaritas ini.

 

Sejak 7 Oktober 2023, serangan militer Israel di Jalur Gaza telah menewaskan lebih dari 5.000 warga Palestina, dengan lebih dari 111.600 orang terluka. Tragisnya, sekitar setengah dari korban jiwa adalah perempuan dan anak-anak. Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan, sementara tim penyelamat kesulitan menjangkau mereka. ​

 

Situasi ini mencerminkan krisis kemanusiaan yang mendalam dan menuntut perhatian serta tindakan nyata dari komunitas internasional.​

 

Aksi ini bukan sekadar bentuk empati, namun wujud nyata dari komitmen kami untuk menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kemerdekaan. Kami berdiri bersama Palestina, demi hak hidup yang adil, damai, dan merdeka sebagaimana dijamin oleh hukum internasional dan nurani kemanusiaan.

 

Untuk itu melalui panggung Solidaritas dan Doa untuk Palestina ini, kami menyuarakan:

 

  1. Mengutuk keras agresi militer Israel terhadap rakyat Palestina yang telah menyebabkan puluhan ribu korban jiwa, terutama perempuan dan anak-anak.

 

  1. Mendesak dihentikannya segera segala bentuk kekerasan, pembantaian, pembumihangusan, pengusiran, blokade, dan penjajahan terhadap warga Palestina, khususnya di Jalur Gaza, dan Tepi Barat.

 

  1. Menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan dan hak-hak dasar sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

 

  1. Menuntut PBB dan komunitas internasional untuk bersikap tegas terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Israel dan memberikan sanksi atas kejahatan kemanusiaan tersebut.

 

  1. Mendorong dibukanya semua perlintasan Jalur Gaza sehingga:

 

  • Bantuan kemanusiaan terutama makanan keperluan gizi bisa masuk

 

  • Alat kesehatan dan obat masuk maksimal untuk mengobati yang sakit dan terluka.

 

  • Rumah Karapan dan tenda darurat bisa masuk sehingga warga Gaza bisa berteduh dengan aman.

 

  • Bahan material bangunan masuk sehingga proses pembangunan Gaza kembali mudah dilakukan.

 

  1. Kami apresiasi dan dukung usaha diplomasi pemerintah Indonesia untuk menuntut penghentian genosida dan menyeret pelaku kejahatan ke ICJ dan ICC dan mendorong pemerintah untuk lebih aktif di forum internasional dalam menghentikan pembantaian dan pembersihan etnis di Jalur Gaza dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina serta tidak terjebak wacana relokasi warga Gaza ke luar Palestina.

 

  1. Mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Barat, untuk terus menunjukkan solidaritas melalui doa, edukasi, penggalangan dana, dan penyebaran informasi yang objektif khususnya dalam Bulan Selamatkan Palestina April dan Mei.

 

  1. Menolak segala bentuk normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel selama penjajahan atas Palestina masih berlangsung.

 

  1. Menyerukan boikot produk-produk yang mendukung penjajahan Israel, serta mendukung gerakan BDS (Boycott, Divestment, Sanctions) sebagai bentuk perlawanan damai.

 

  1. Mengajak umat beragama untuk menjadikan isu Palestina sebagai tanggung jawab moral bersama, atas dasar nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan kemanusiaan universal.

 

  1. Mendukung fatwa ulama internasional IUMS dan 15 rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membantu menyelamatkan Palestina

 

Semoga setiap langkah, doa, dan suara yang kita nyalakan hari ini menjadi bagian dari gelombang perubahan menuju dunia yang lebih adil, merdeka, dan penuh kasih.

Allahu Akbar! Merdeka untuk Palestina!

 

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُنِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِير

اَللهُ أَكْبَرُ

 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Bandung, 20 April 2025

 

Atas Nama Masyarakat Jawa Barat Peduli Palestina

Adakah Doa Khusus Agar Cepat Istri Hamil ? Ini Penjelasannya  

0
ilustrasi foto: freepik

PERCIKANIMAN.iD – – Salah satu tujuan menikah adalah memiliki keturunan sebagai pelanjut keluarga. Kebahagian pasangan suami istri terasa semakin lengkap dengan hadirnya buah hati dalam rumah tangga.

Namun tidak semua pasangan bisa langsung hamil setelah menikah. Ada pasangan yang harus menunggu bertahun-tahun lamanya untuk bisa mendapatkan keturunan, ada juga yang sudah mencoba berbagai ikhtiar namun belum hamil juga.

Masalah sudah hamil atau belum ini memang kerap menjadi momok bagi para pasangan serta sangat sensitif untuk dibicarakan.

Bagi pasangan yang langsung hamil, tentu pertanyaan ‘sudah isi atau belum’ bukan menjadi masalah yang berarti. Namun menjadi berbeda ketika ditanyakan pada pasangan yang sudah 3 tahun belum hamil.

Lalu, ikhtiar apa saja yang boleh dilakukan agar istri segera hamil? Apakah ada doa khusus yang harus dilakukan suami istri agar istri lekas hamil?

Untuk mendapatkan penjelasannya bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa simak jawaban dari guru kita ustadz Aam Amiruddin dalam video berikut ini. Silakan simak:

 

Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

Video: tim official

987

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 087722319792 atau alamat email: [email protected]  atau inbox melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

MUI Tak Setuju Ide Presiden Prabowo Evakuasi 1000 Warga Gaza ke Indonesia, Ini Alasan

0
Korban sipil warga Palestina oleh tentara zionis israel ( foto: aljazeera)

PERCIKANIMAN.iD – – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis menanggapi rencana Presiden Prabowo untuk mengevakuasi 1000 warga Gaza ke Indonesia.

Kiai Cholil menyatakan dengan tegas bahwa tidak setuju dengan rencana Presiden Prabowo untuk mengevakuasi 1000 warga Gaza ke Indonesia.

“Saya tidak setuju evakuasi (1000) warga Gaza ke Indonesia karena masalahnya bukan warga Gaza, tapi karena Israel yang menyerang dan tak patuh perjanjian,” kata dia dalam akun Instagram pribadinya @cholilnafis dikutip MUIDigital, Rabu (9/4/2025).

Kiai Cholil menekankan bahwa yang seharusnya dilakukan adalah menghentikan Israel untuk menyerang Palestina. Kiai Cholil juga mempertanyakan terkait jaminan bagi warga Gaza untuk balik lagi ketika nantinya dievakuasi ke Indonesia.

Ketua MUI
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafis di Kantor MUI Pusat, Kamis (15/8/2024). foto: Fuji E Permana / Republika

“Apa ada jaminan mereka warga Gaza yang keluar bisa balik lagi? Bukankah mereka sengaja dikeluarkan untuk memasukkan Israel ke Palestina,” tegasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat ini menyampaikan bahwa banyak warga yang disekitar Palestina tetapi tidak bisa kembali.

“Kalo itu yang akan dievakuasi anak-anak dan orang tua bukankah diobati di tempat terdekat itu lebih baik. Sebagai Muslim dan manusia tentu kita simpati dan empati kepada warga Palestina, tapi caranya bukan mereka dijauhkan dan dikeluarkan dari negaranya,” tegasnya.

Kiai Cholil mendorong adanya upaya perdamaian, kemudiaan bangsa Indonesia membantu pengobatan bagi warga Palestina. Bukan mengeluarkan warga Palestina ke negara lain, termasuk ke Indonesia.

Kiai Cholil menerangkan, evakuasi warga Palestina ke negara lain justru akan memuluskan invasi Israel ke Palestina.

“Mengeluarkan mereka dari negerinya apalagi ke tempat yang jauh dengan dalih apa pun malah akan memuluskan invasi Israel ke Palestina. Terbukti Tanah Palestina makin hari terus mengecil karena dijajah dan dirampas oleh Israel,” tegasnya. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

989