Beranda blog Halaman 3

Wujudkan Visi Universitas Islami di Tingkat Internasional, Unisa Bandung Kerja Sama dengan 5 Kampus Filipina

0
Unisa Bandung
Unisa Bandung kerjasama dengan 5 perguruan tinggi dari Filipina ( foto: dok.unisa bandung)

PERCIKANIMAN.iD – – Dalam upaya mendukung tercapainya Visi Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung untuk “Menjadi Universitas Islami dan Terkemuka di Bidang IPTEKS tingkat internasional tahun 2045,” Unisa Bandung terus memperluas jejaring intenasional.

Kali ini, Unisa Bandung melakukan penandatanganan MoU dengan lima perguruan tinggi dari Filipina dalam kegiatan Indonesia–Philippine Networking Forum bertempat di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Kamis (26/06/2025).

Rektor Unisa Bandung, Tia Setiawati, M.Kep., Ners., Sp.Kep.An., yang hadir secara langsung dalam penandatanganan tersebut menuturkan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu strategi nyata untuk mewujudkan visi institusi.

“Penandatanganan MoU ini merupakan salah satu strategi nyata kami dalam mewujudkan visi Unisa Bandung menjadi universitas Islami dan terkemuka di tingkat internasional. Melalui jejaring global, kami membuka lebih banyak ruang kolaborasi yang mendukung internasionalisasi pendidikan, riset, dan pengabdian,” ungkapnya, Kamis (26/6/2025)

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal dalam membangun relasi akademik internasional yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan berbagai institusi pendidikan tinggi di Filipina.

“Kerja sama ini adalah langkah awal dalam membangun relasi akademik internasional yang berkelanjutan. Kami ingin Unisa Bandung hadir secara aktif di panggung global serta dapat memberikan dampak tingkat internasional” tambahnya.

Di akhir, Tia juga menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya seremoni semata, melainkan wujud komitmen Unisa Bandung untuk berkontribusi aktif di ranah global dengan cakupan negara yang semakin luas.

Sementara itu, Kepala Bagian Kerjasama dan Kantor Urusan Internasional (KUI) Unisa Bandung, Resi Roswulan, S.Kep., Ners., M.I.Kom., menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut, Unisa Bandung meresmikan kerja sama dengan lima perguruan tinggi dari Filipina, yaitu Holy Angel University, Angeles University Foundation, Bataan Peninsula State University, Columban College, dan Consolacion University.

“MoU ini secara khusus dirancang untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di tingkat internasional,” ungkap Resi.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

903

Lebih 50 Persen Jamaah dan Petugas Haji Sudah Kembali ke Tanah Air

0
Para Petugas Haji bersiap melaksanakan tugas. ( ilustrasi foto: kemenagri)

PERCIKANIMAN.iD — Sebanyak 379 jamaah dan petugas haji yang berasal dari embarkasi Surabaya (SUB 50) dan 360 jamaah asal embarkasi Solo (SOC) bertolak ke Jeddah untuk selanjutnya kembali ke Tanah Air.

Kepulangan jamaah SUB 50 dan SOC 49 tersebut menandai berakhirnya operasional pemulangan jamaah gelombang pertama ke Tanah Air.

“Siang ini saya didampingi oleh Konsul Haji di Jeddah dan juga Kadaker Makkah melepas keberangkatan dua kloter SOC 49 di sektor 4 dan SOB 50 di sektor 8 yang akan bertolak menuju Jeddah selanjutnya kembali ke Tanah Air. Dua kloter ini adalah yang terakhir dari gelombang pertama yang akan kembali ke tanah air,” ujar Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Muchlis M. Hanafi di Makkah, dilansir dari republika, Rabu (25/6/2025).

Dengan demikian, kata Muchlis, sudah hampir lebih dari 50 persen jamaah dan petugas haji Indonesia yang sudah kembali ke Tanah Air.

“Kami masih menyisakan beberapa kloter jamaah dan petugas haji gelombang II untuk kita berangkatkan ke Madinah,” kata Muchlis.

Ia bersyukur seluruh jamaah haji telah menyelesaikan seluruh proses atau rangkaian proses ibadah hajinya.

“Kami mendoakan semoga mereka kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat, membawa haji yang mabrur,” ucapnya.

Muchlis berharap selama kurang lebih 40 hari jamaah di Tanah Suci ini bukan hanya menempa diri secara spiritual untuk kepentingan individu, tetapi ia berharap kesalehan mereka akan berdampak kepada lingkungannya.

“Kita berharap, mereka tidak hanya saleh secara individu tapi juga secara sosial setelah kembali ke Tanah Air dengan haji yang mabrur. Mereka akan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi kepada masyarakat, itu harapan kita,” ujar Muchlis.

Hadir mendampingi Muchlis M. Hanafi, Konsul Haji pada KJRI di Jeddah Nasrullah Jasam, Kepala Daerah Kerja Makkah Ali Machzumi, dan Kepala Sektor 8 Eddy.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Saat Iran Kirim Rudal ke Tel Aviv, 870 Warga Gaza Dibunuh Tentara Israel

0
Korban sipil warga Palestina oleh tentara zionis israel ( foto: aljazeera)

PERCIKANIMAN.iD – – Ketika perhatian dunia terfokus pada pertukaran serangan antara Israel dan Iran, kekejaman Israel di Gaza terus berlanjut selama konflik 12 hari tersebut. Menurut otoritas kesehatan setempat, setidaknya 870 warga Palestina dibunuh oleh pasukan Israel selama konflik Israel dengan Iran.

Jumlah korban jiwa warga Palestina secara keseluruhan kini mencapai 56.077 jiwa, belum termasuk ribuan orang yang terperangkap di bawah reruntuhan dan diperkirakan tewas.

Sepanjang Selasa, hari diumumkannya gencatan senjata Iran-Israel, pasukan penjajah dan pesawat tak berawak telah menewaskan sedikitnya 86 warga Palestina sejak fajar. Jumlah ini termasuk 56 orang di dekat pusat distribusi bantuan, dalam serangan terbaru terhadap orang-orang yang putus asa mencari bantuan di Jalur Gaza yang terkepung. Di Rafah, di selatan wilayah tersebut, 27 pencari bantuan ditembak mati oleh militer Israel pada Selasa, (24/6/2025)

Pembunuhan tersebut adalah yang terbaru dalam gelombang pembantaian harian di dekat titik distribusi bantuan yang didirikan akhir bulan lalu oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang kontroversial, yang didukung oleh Israel dan Amerika Serikat. Skema itu oleh Kepala Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNWRA) disebut sebagai “perangkap maut”.

Sumber medis melaporkan bahwa sedikitnya 25 orang syahid dalam insiden di Jalan Salah al-Din di selatan Wadi Gaza di Gaza tengah, menurut kantor berita the Associated Press. Lebih dari 140 orang lainnya terluka, 62 di antaranya kritis.

Rekaman yang diposting di situs media sosial Instagram, dan diverifikasi Aljazirah, menunjukkan jenazah dibawa ke Rumah Sakit al-Awda di dekat kamp pengungsi Nuseirat.

Pemandangan serupa juga dilaporkan terjadi di Kompleks Medis Nasser di selatan Khan Younis, menyusul laporan yang belum diverifikasi bahwa tentara Israel menargetkan orang-orang yang menunggu bantuan di Jalan al-Tina.

Orang-orang yang mendekati titik bantuan di Kota Gaza juga terbunuh. “Korban dibawa ke berbagai fasilitas kesehatan, termasuk Rumah Sakit al-Shifa [di Kota Gaza],” kata koresponden Aljazirah. “Ruang gawat darurat di sana berubah menjadi pertumpahan darah, dan banyak yang meninggal saat menunggu perawatan medis.”

Saksi mata mengatakan kepada AP bahwa pasukan Israel melepaskan tembakan ketika orang-orang mendekati truk bantuan. “Ini adalah pembantaian,” kata Ahmed Halawa, melaporkan bahwa tank dan drone telah menembak “bahkan saat kami melarikan diri”.

Militer Israel mengatakan pihaknya sedang meninjau laporan korban jiwa akibat tembakan pasukannya setelah sekelompok orang mendekati tentara di daerah dekat Koridor Netzarim yang dimiliterisasi.

Sumber rumah sakit Gaza melaporkan bahwa 21 warga Palestina syahid dalam serangan udara Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza sejak fajar pada Rabu, termasuk enam pekerja bantuan. Di lingkungan Shuja’iyya sebelah timur Kota Gaza, TV Al-Aqsa melaporkan bahwa pesawat Israel menyerang tenda pengungsi di stasiun Shawa, mengakibatkan sejumlah kematian dan cedera.

Sebuah sumber di Rumah Sakit Baptist mengkonfirmasi kematian tiga warga Palestina dan cederanya yang lain dalam serangan udara Israel di Jalan Mansoura di lingkungan Shuja’iyya.

Serangan udara Israel menargetkan sebuah rumah di daerah Mufti di utara kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, menyebabkan sejumlah orang terluka, menurut sumber ambulans dan layanan darurat yang berbicara kepada Aljazirah.

Juga di Jalur Gaza tengah, lima warga Palestina, termasuk anak-anak, syahid dan lainnya terluka ketika pesawat Israel mengebom sebuah rumah di dekat Masjid Al-Salam di Deir al-Balah.

Media Palestina melaporkan lima warga syahid dan lainnya terluka ketika pasukan pendudukan menembaki orang-orang yang menunggu bantuan di Jalan Salah al-Din, selatan kawasan Wadi Gaza di Jalur Gaza tengah.

Media lokal melaporkan bahwa tentara pendudukan Israel mengeksekusi puluhan pemuda yang menunggu bantuan di penyeberangan Netzarim di Gaza tengah, membuang tubuh mereka ke dalam sumur dan mencegah jenazah mereka diambil. [ ]

Sumber: ihram

5

Red: admin

Editor: iman

907

Dari Bangku Kuliah ke Podium Juara: Mahasiswi Unisa Bandung Ukir Prestasi Gemilang di Karate Jabar 2025

0
foto: dok.unisa bandung

PERCIKANIMAN.iD – – Dedikasi dan ketekunan seorang mahasiswi Universitas ‘Aisyiyah Bandung membuahkan hasil membanggakan. Yasmin Nurfaza, yang menempuh pendidikan di Program Studi S1 Keperawatan, berhasil meraih medali emas dalam kompetisi Lomba Karate BKC Jabar Series I 2025. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dapat menorehkan prestasi gemilang sambil tetap menjalankan kewajiban akademiknya.

Kemenangan Yasmin dalam ajang bergengsi tingkat Jawa Barat ini tidak datang dengan mudah. Ia harus melalui latihan intensif dan pengorbanan waktu yang tidak sedikit, sembari tetap mempertahankan kualitas studinya di bidang keperawatan.

“Senang dan bangga banget waktu dapat medali emas. Ini hasil kerja keras aku, juga doa dan dukungan dari orang-orang terdekat. Alhamdulillah bisa juara 1,” ujar Yasmin dengan penuh kegembiraan pada Selasa (24/6/2025).

Tantangan Mengatur Waktu Antara Akademik dan Olahraga

Sebagai mahasiswi aktif yang juga atlet karate berprestasi, Yasmin menghadapi tantangan besar dalam mengelola waktu. Ia harus pandai-pandai membagi fokus antara tuntutan perkuliahan yang padat dengan rutinitas latihan karate yang intensif.

Yasmin mengakui bahwa tidak jarang ia merasakan kelelahan fisik dan mental akibat padatnya aktivitas. Namun, dengan menerapkan manajemen waktu yang terstruktur dan disiplin tinggi, ia mampu menjaga keseimbangan antara kedua komitmennya tersebut.

“Kalau lagi banyak tugas kuliah, aku biasanya fokus kuliah dulu. Latihan dilakukan setelahnya,” tambahnya, menjelaskan strategi prioritas yang diterapkannya.

Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan Yasmin dalam mengambil keputusan dan menetapkan prioritas, sebuah keterampilan yang sangat berharga tidak hanya dalam dunia olahraga tetapi juga dalam kehidupan profesional nantinya.

Perjalanan Karate Dimulai Sejak Remaja

Keterlibatan Yasmin dalam dunia karate bukanlah hal yang instan. Perjalanannya dimulai sejak masa sekolah menengah kejuruan (SMK), meskipun ketertarikan awalnya terhadap seni bela diri sudah muncul sejak duduk di bangku SMP.

Bagi Yasmin, karate bukan sekadar olahraga fisik semata. Ia menemukan bahwa seni bela diri tradisional Jepang ini memberikan manfaat yang jauh lebih luas, mencakup pengembangan karakter dan mental yang kuat.

“Di karate, aku belajar percaya diri, kepemimpinan, dan bisa lebih mawas diri terhadap lingkungan. Rasanya punya pertahanan diri itu penting, apalagi buat perempuan,” tuturnya dengan penuh kesadaran.

Filosofi karate yang menekankan pada pengembangan diri secara holistik ternyata sangat sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam program studi keperawatan yang digelutinya. Kedua bidang ini sama-sama menekankan pentingnya kepedulian, ketangguhan mental, dan kemampuan untuk melayani orang lain.

Dukungan Sistem yang Kuat

Keberhasilan Yasmin tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang membentuk sistem pendukung yang solid. Keluarga, pelatih, dan teman-teman di kampus menjadi pilar kekuatan yang memberikan motivasi dan semangat tanpa henti.

Dukungan keluarga menjadi fondasi utama yang memberikan Yasmin ketenangan untuk mengejar passion-nya. Sementara itu, bimbingan pelatih yang berpengalaman membantu mengasah teknik dan strategi bertanding. Tidak kalah penting, solidaritas teman-teman kampus yang selalu memberikan dukungan moral dalam setiap kompetisi yang diikuti.

Yasmin menyadari betul bahwa prestasi individual yang diraihnya adalah hasil kolaborasi dan dukungan kolektif dari lingkungan terdekatnya. Pengakuan ini menunjukkan karakter rendah hati dan rasa syukur yang tinggi.

Visi ke Depan dan Komitmen Berkelanjutan

Meraih medali emas dalam BKC Jabar Series I 2025 bukanlah titik akhir perjalanan Yasmin. Ia memandang pencapaian ini sebagai batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Yasmin bertekad untuk terus mengasah kemampuannya dan mengikuti kompetisi-kompetisi berikutnya. Ambisinya tidak terbatas pada level regional, tetapi berharap dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Rencana jangka panjangnya mencakup peningkatan intensitas latihan, mempelajari teknik-teknik baru, dan memperkuat kondisi fisik serta mental. Ia juga berencana untuk terus belajar dari atlet-atlet senior dan pelatih berpengalaman guna memperluas wawasan dalam dunia karate.

Inspirasi untuk Mahasiswa Lainnya

Sebagai mahasiswi yang berhasil membuktikan bahwa prestasi akademik dan non-akademik dapat berjalan beriringan, Yasmin ingin berbagi pengalaman dan motivasi kepada rekan-rekan mahasiswa lainnya.

Melalui kisah perjalanannya, Yasmin ingin menunjukkan bahwa batasan-batasan yang sering kali kita bayangkan sebenarnya dapat diatasi dengan tekad yang kuat dan strategi yang tepat. Ia yakin bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi untuk berprestasi di bidang yang diminatinya, asalkan mau berusaha dan tidak mudah menyerah.

“Tetap semangat, atur waktu dengan baik, dan jangan gampang menyerah. Kerja keras itu pasti ada hasilnya,” pesan Yasmin kepada teman-teman mahasiswa Unisa Bandung dan mahasiswa lainnya.

Kontribusi bagi Almamater

Prestasi Yasmin tidak hanya mengharumkan namanya sendiri, tetapi juga mengangkat reputasi Universitas ‘Aisyiyah Bandung di kancah olahraga regional. Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa Unisa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di arena olahraga.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan mengembangkan bakat serta minat di luar bidang studi utama. Universitas pun dapat memanfaatkan momentum ini untuk lebih mendorong pengembangan talenta mahasiswa di berbagai bidang.

Yasmin Nurfaza telah membuktikan bahwa dengan manajemen waktu yang baik, dukungan sistem yang kuat, dan tekad yang bulat, seorang mahasiswa dapat meraih prestasi gemilang tanpa mengorbankan kualitas akademiknya. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa mimpi besar dapat diwujudkan melalui kerja keras dan konsistensi. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

983

Dewan Da’wah Jabar dan Baitul Maqdis Institute Gelar Baitul Maqdis Camp 2025

0
Baitul Maqdis
foto: dok.ddii jabar

PERCIKANIMAN.iD – – Dewan Da’wah Prov.Jabar, Laznas Dewan Da’wah Jabar dan  Baitul Maqdis Institute menggelar kegiatan Baitul Maqdis Camp 2025 di Lembah Ciater Subang, Selasa – Rabu ( 24-25 Juni 2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Menelusuri Jejak Baitul Maqdis dari Zaman ke Zaman” ini diikuti seratusan peserta dari pengurus Dewan Da’wah Kota/Kabupaten di Jawa Barat, perwakilan sejumlah DKM Masjid, perwakilan harokah dan komunitas dakwah serta pesantren.

Dalam sambutannya Ketua Umum Dewan Da’wah Provinsi Jawa Barat, KH.Muhammad Roinul Balad menyampaikan bahwa salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memahami sejarah dan membangun kesadaran kembali akan kepedulian terhadap Baitul Maqdis khususnya dan Palestina pada umumnya.

“Selama dua hari ini insya Allah kita mendalami pengetahuan akan sejarah Baitul Maqdis dan perjuangan kaum muslimin di Palestina serta upaya kita membebaskannya dari penjajah Israel,” terangnya.

Untuk itu,sambung KH Roin, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada antusias para peserta dan narasumber yang telah berbagi informasi dan pengetahuan terkait dengan Baitul Maqdis dan Palestina.

“Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih, jazakumullahu khairan katsiran kepada semua pihak yang turut serta mensuksesnya kegiatan. Acara ini terselenggara juga atas dukungan dana dan moril dari para muhsinin. Maka kami ucapkan terima kasih kepada para donatur, semoga menjadi amal sholeh dan amal jariah,” imbuhnya.

Selama dua hari para peserta akan mendapat materi dan informasi terkait Baitul Maqdis dan Palestina antara lain:

  1. KH.Fahmi Salim,Lc. MA (Presiden Direktur Baitul Maqdis Institute)

(tema:Keutamaan Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsha dalam Al-Qur’an dan Tafsir Ulama)

  1. Adian Husaini,M.Si, Ph.D ( Ketua Umum Dewan Da’wah Pusat)

(tema:Kiat Melawan Yahudi: Jangan Jadi Yahudi)

  1. Pizaro Ghozali Idrus (Direktur Eksekutif Baitul Maqdis Institute/Pengamat Politik) (tema:Baitul Maqdis & Masjid Al-Aqsha Pasca Perang 1967 dan Intifada 1, Intifada 2, dan Badai Aqsha 2023)
  2. Achmal Junmiadi,SE,MBA

(tema:Baitul Maqdis Dan Masjid Al-Aqsha di Era Kekaisaran Ottoman dan Perang Dunia 1 dan 2)

  1. Syaikh Ahmed Taufiq Al-Hajj ( ulama Palestina)

(tema:Palestina Terkini)

  1. Roni Abdul Fattah,Lc, MA ( sejarawan / Mudir Ponpes Darul Iman )

(tema:Strategi Nabi Dalam Membebaskan Baitul Maqdis dan Masjid al-Aqsha (sebuah telaah ilmiah atas Kajian Shirah Nabawi)

  1. Nur Fajri Romadhon,Lc, MA ( )

(tema:Telaah Fatwa Ulama Dunia dan MUI Pasca Badai Aqsha 2023 dan Respon Aksi Umat Islam dan Sipil Dunia       Ust. Nur Fajri Romadhon, Lc. Ma.

Bagi bapak/ Ibu / Ikhwan dan akhwat para muhsisnin kami harapkan dukungan dari semuanya baik moril / do’a dan materi. Titipan / amanah donasi zakat infaq dan shodaqoh dari bapak / Ibu / Ikhwan dan Akhwat untuk Palestina bisa di salurkan melaui:

 

Rekening Infaq:

Bank Syariah Indonesia (BSI)

7244487348

(Dewan Da’wah Jawa Barat)

Bank Muamalat Indonesia

105.00123.82

a.n Dewan Da’wah Jawa Barat

Informasi & Konfirmasi

Wa.me/6282126926551 (Fadhli) / Wa.me/6281931332455

[ ]

Perpustakaan UNISA Bandung Kolaborasi dengan BPS Kota Bandung Perkuat Literasi Statistik

0
Perpustakaan Universitas ‘Aisyiyah Bandung bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung menyelenggarakan program literasi bertajuk Broadcast SPSS ( foto: dok.unisa bandung)

PERCIKANIMAN.iD – –  Perpustakaan Universitas ‘Aisyiyah Bandung bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung menyelenggarakan program literasi bertajuk Broadcast SPSS. Program ini akan berlangsung dari Juni hingga September 2025 secara daring melalui Zoom dan Live YouTube. Kegiatan perdana ini mengangkat tema “Statistik dalam Kehidupan Sehari-hari” yang digelar pada Jumat (20/6/2025)

Ketua pelaksana kegiatan yang juga Kepala Divisi IT dan Kerja Sama Perpustakaan UNISA Bandung, Nurul Aziza, S.S.I  mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2024 dengan BPS Kota Bandung.

“Broadcast SPSS ini adalah bentuk penguatan kolaborasi yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas. Tahun lalu program masih terbatas, tahun ini kami ingin menjangkau lebih banyak pemustaka,” ujarnya, Senin (23/06/2025)

Aziza menjelaskan bahwa perencanaan program dimulai sejak bulan Mei 2025 melalui survei kebutuhan literasi kepada para pemustaka. Hasil survei tersebut kemudian diturunkan dalam bentuk Term of Reference (ToR), yang menjadi dasar penyusunan format, tema, dan jadwal kegiatan.

“Melalui survei itu, kami memetakan apa yang benar-benar dibutuhkan pemustaka. Kami tidak ingin program ini hanya bersifat seremonial, tapi benar-benar menjawab kebutuhan mereka,” tambahnya.

Acara perdana menghadirkan Samiran, S.S.I., M.T., Kepala BPS Kota Bandung, sebagai narasumber, dan dipandu oleh Sajodin, S.Kep., M.Kes., AIFO, Dosen UNISA Bandung sekaligus Duta Literasi, sebagai moderator. Sebanyak 100 peserta terdaftar dalam sesi perdana, terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum dari luar kampus.

Masih menurut Aziza, Broadcast SPSS ini dirancang dengan pendekatan yang fleksibel dan interaktif agar peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah sekaligus merasa terlibat secara aktif.

“SPSS dan statistik sering dianggap rumit dan membosankan. Maka, kami kemas program ini agar lebih ringan, aplikatif, dan menyenangkan. Harapannya, literasi statistik bisa tumbuh di kalangan pemustaka dari berbagai latar belakang,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala UPT Perpustakaan UNISA Bandung, Rizal Zaenal, S.S.I., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini benar-benar memberikan dampak langsung bagi mahasiswa, khususnya dalam mendukung proses akademik.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap mahasiswa tingkat akhir dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penyusunan karya ilmiah yang sistematis serta pemanfaatan data statistik secara tepat dan bertanggung jawab. Semoga kegiatan ini mendukung kelancaran penyusunan skripsi maupun tugas akhir serta meningkatkan kualitas penelitian para mahasiswa,” ujarnya.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

902

AWG Gelar Tabligh Akbar Ajak Kesatuan Umat demi Terwujudnya Pembebasan Masjid Al-Aqsha

0
Peduli Palestina
foto: dok.awg

PERCIKANIMAN.iD – – Seribuan massa menghadiri kegiatan  Tabligh Akbar yang bertema “Menjalin Ikatan Ukhuwah dalam Upaya Membangun Kesatuan Umat demi Terwujudnya Pembebasan Masjid Al-Aqsha” di PUSDAI Jawa Barat, Kota Bandung, Ahad (22 Juni 2025)

Acara yang diselenggarakan lembaga kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) ini merupakan salah satu bentuk dalam memberikan semangat ukhuwah dan kepedulian terhadap Masjid Al-Aqsha dan Palestina.

Sejumlah tokoh penting dan ulama nasional turut hadir serta menjadi pembicara dalam kesempatan ini, di antaranya:

🔹 KH. M. Roinul Balad, S.Sos.I – Ketua DDII Jawa Barat

🔹 KH. Drs. Yakhsyallah Mansur, M.A. – Pembina AWG

🔹 Ahmad Abdullah, S.T., M.Sc. – Ketua AWG Wilayah Jawa Barat

🔹 Ust. Muhammad Munawwar Zayin, S.Pd. – Pengasuh Ponpes Al Fatah Nurul Falah, Cikajang, Garut.

Pihak panitia juga mengundang  kehadiran  M. Anis Matta, Lc., Wakil Menteri Luar Negeri (masih dalam proses konfirmasi), serta Keynote Speaker Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, S.H., M.M.dalam kegiatan ini.

Melalui momentum ini, AWG mengajak seluruh umat Islam untuk menyadari pentingnya ukhuwah dan kesatuan umat dalam menghadapi tantangan global, khususnya yang berkaitan dengan pembebasan Masjid suci Al-Aqsha dari cengkeraman penjajahan. Kesadaran dan solidaritas umat menjadi pilar utama dalam memperjuangkan kehormatan dan kebebasan tanah suci umat Islam di Palestina.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Panitia Mugiono menegaskan, bahwa acara ini bukan sekadar tabligh akbar biasa, tetapi seruan kebangkitan umat.

“Kita ingin membangun kekuatan dari bawah—dari ikatan hati umat Islam—untuk bersatu dalam satu barisan, menolak perpecahan, dan peduli terhadap saudara kita di Palestina,” ungkapnya melalui keterangan tertulis.

Sementara itu KH.Muhammad Roinul Balad selaku Ketua Dewan Dakwah Jawa Barat (DDII) yang turut menjadi pembicara dengan mengambil tema Pentingnya Peran Umat Islam dalam Mendukung dan Mengawal Pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina.

“Salah satu kewajiban kita kaum muslimin saat ini adalah menjaga dan melindungi kesucian masjid Al-Aqsa dari tangan-tangan kaum Yahudi laknatullah. Kemudian  membela hak rakyat Palestina yang hingga saat ini masih dijajah Zionis Israel dan juga mengembalikan izzah Umat Islam,” tegasnya.

Dari kegiatan tabligh akbar ini diharapkan bentuk dukungan dan kepedulian kaum muslimin khususnya di Indonesia terhadap Palestina dan Masjid Al Aqsa semakin kuat dan nyata. Selain itu dukungan dan kepedulian juga tidak hanya momentum saja melainkan dilakukan hingga Palestina Merdeka. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

893

Unisa Bandung Raih Penghargaan Internasional

0
Unisa Bandung
Annisa Ridlayanti, S.Keb.,Bd.,M.Keb.,CESQ dari Unisa Bandung raih penghargaan pada kegiatan 5th International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) August 25th-27th 2023 ( foto: dok.unisa)

PERCIKANIMAN.iD – – Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung terus meningkatkan prestasinya di ranah internasional melalui kegiatan International Islamic Halthcare Conference and Expo (5th IHEX) 2023, pada 25–27 Agustus 2025. Dengan mengambil kategori Hospital Social Responsibility Project Dan Inovasi Kurikulum Syariah Dalam Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan, tim dosen mata kuliah Asuhan Kebidanan Holistik Islami berhasil mendapat penghargaan pada Mukisi Innovation tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan khususnya ibu dan anak. Ketua tim pengembang inovasi yakni Annisa Ridlayanti, S.Keb.,Bd.,M.Keb.,CESQ  mempresentasikan hasil model inovasinya di depan peserta yang hadir pada kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Ibu Annisa menyampaikan “Inovasi Model Asuhan Kebidanan Holistik Islami Sebagai Solusi Peningkatan Mutu Layanan Kebidanan Bagi Kesehatan Ibu dan Anak pada seluruh peserta yang hadir pada kegiatan tesrebut.

Inovasi Model Asuhan Kebidanan Holistik Islami

Konsep Asuhan Kebidanan Holistik Islami merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan dan berpusat pada wanita dan berkesinambungan. Keempat aspek dalam asuhan kebidanan holistik islami harus senantiasa diperhatikan yakni biologis, psikologis/emotional, sosiologis/kultural, dan spiritualitas.

Secara fundamental konsep asuhan kebidanan holistik islami berkesinambungan merupakan dasar dalam menjalankan praktik kebidanan. Prinsip dasar asuhan ini memastikan fokus pada kehamilan dan kelahiran sebagai awal kehidupan keluarga, tidak hanya sebagai tahap kehidupan yang harus dilindungi, namun memperhitungkan makna dan nilai setiap wanita secara lengkap.

Dalam teori holistik, seluruh organisme hidup saling berinteraksi. Adanya gangguan pada satu bagian akan mempengaruhi bagian yang lain. Perempuan sebagai mahluk holistik merupakan makhluk yang utuh yang terdiri dari unsur biologis, psikologis, sosial, dan spiritual atau sering disebut juga sebagai makhluk biopsikososiospiritual. Dari keempat unsur tersebut tidak dapat dipisahkan.

“Pendekatan holistik merupakan pendekatan yang paling komprehensif dalam pelayanan kesehatan, termasuk kebidanan. Dalam pendekatan ini, seorang individu merupakan sebuah kesatuan yang terdiri dari dimensi fisik, mental, emosional, sosio kultural dan spiritual, dan setiap bagiannya memiliki hubungan dan ketergantungan satu sama lain. Untuk mempertahankan seorang individu sebagai satu kesatuan, pemenuhan kebutuhan spiritual merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan disamping pemenuhan terhadap kebutuhan lain”, ujar Annisa.

“Sebagai seorang profesi bidan muslimah harus mampu menunjukan pelayanan asuhan kebidanan holistik islami pada masa antenatal, masa intranatal, masa postnatal, masa neonatal-perinatal, balita, anak prasekolah, emergency maternal & neonatal care, asuhan kebidanan komunitas, dan kesehatan reproduksi berdasarkan nilai-nilai islami. Dasar inilah yang menjadi keunggulan dan ciri khas dari profesi bidan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Bandung”, tambahnya.

UNISA Bandung Mendapatkan Penghargaan Pada Kategori Hospital Social Responsibility Project Dan Inovasi Kurikulum Syariah Dalam Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan (5th IHEX).

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari misi UNISA Bandung dalam memperkuat kontribusi akademisi Indonesia dalam penelitian dan pengabdian masyararakat secara berkelanjutan dengan tetap menunjukan nilai-nilai Islami.

“Kami percaya bahwa dengan melihat manusia sebagai probadi yang holistik serta mengembalikan manusia pada fitrahnya akan menjadi solusi bagi berbagai permasalahan di dunia ini khususnya kesehatan ibu dan anak” ujar Annisa.

Penghargaan yang didapat UNISA Bandung pada kegiatan 5th IHEX ini akan menjadi spirit untuk terus berinovasi melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. UNISA Bandung berharap, langkah kecil ini menjadi awal dari pengembangan model inovasi ke depan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

“Inovasi model asuhan kebidanan holistik Islami ini dapat menjadi solusi peningkatan mutu layanan kebidanan bagi kesehatan ibu dan anak bagi setiap waktu. Kami berupaya agar pengembangan model inovasi ini dapat terus dikembangkan dan dipublikasikan pada Masyarakat agar terwujudnya derajat kesehatan ibu dan anak yang dicita-citakan selama ini,”pungkas Annisa Ridlayanti, S.Keb.,Bd.,M.Keb.,CESQ.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

980

Annisa Ridlayanti, S.Keb.,Bd.,M.Keb.,CESQ dari Unisa Bandung raih penghargaan pada kegiatan 5th International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) August 25th-27th 2023 ( foto: dok.unisa)

Iran Serang Tel Aviv, Begini Nubuat Kronologi Hancurnya Israel Menurut Al Quran dan Hadits

0
Tel Aviv
Sebuah bangunan di Kota Tel Aviv Israel terkena serangan rudal Iran ( foto: aljazeera)

PERCIKANIMAN.iD – – Saat ini Israel sedang digempur habis-habisan oleh Iran. Sejak seminggu terakhir ini ratusan rudal telah menghantam sejumlah bangunan di Ibu Kota Israel, Tel Aviv. Dikabarkan ratusan bangunan hancur dan puluhan korban jiwa. Akankah Israel segera hancur dan Palestina Merdeka?

Nabi Muhammad SAW telah mengabarkan bahwa umat Islam akan berperang melawan bangsa Yahudi sebelum hari Kiamat. Dalam peperangan itu, bangsa Yahudi ketakutan hingga bersembunyi di balik batu.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Kalian benar-benar akan membunuhi kaum Yahudi, sampai-sampai mereka bersembunyi di balik batu, maka batu itupun berkata: Wahai hamba Allah, ini ada Yahudi di belakangku, bunuhlah dia.”

“Tidak akan tiba hari kiamat sehingga kaum Muslimin berperang melawan Yahudi. Sampai-sampai apabila orang Yahudi bersembunyi di balik pepohonan atau bebatuan, maka pohon dan batu itu akan berseru, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ini orang Yahudi ada bersembunyi di balikku, kemarilah dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Ghorqod, karena ia adalah pohon Yahudi.” (Muttafaq ‘alaihi dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu).

Hadits di atas mengisyaratkan bahwa sebelum hari Kiamat, umat Islam akan berperang melawan bangsa Yahudi. Bangsa Yahudi akan dibantai oleh umat Islam di bumi Palestina. Pada saat itu seluruh pohon dan bebatuan yang dijadikan tempat bersembunyi oleh orang Yahudi akan menyeru memanggil Muslim untuk membunuh orang Yahudi, kecuali pohon Ghorqod.

Melihat hadis tersebut ada isyarat bahwa kemenangan berada di tangan umat Islam dan kehinaan akan meliputi bangsa Yahudi yang terlaknat dan terkutuk.

Ayat-ayat Alquran di bawah ini juga mengisyaratkan bangsa Yahudi yang telah mengubah isi kitab Taurat dan berbuat keji serta kejam akan mendapat azab di dunia dan akhirat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَقَضَيْنَآ اِلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ فِى الْكِتٰبِ لَتُفْسِدُنَّ فِى الْاَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيْرًا

“Kami wahyukan kepada Bani Israil di dalam Kitab (Taurat) itu, “Kamu benar-benar akan berbuat kerusakan di bumi ini dua kali dan benar-benar akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.” (QS Al-Isra Ayat 4)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ اُوْلٰىهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَّنَآ اُولِيْ بَأْسٍ شَدِيْدٍ فَجَاسُوْا خِلٰلَ الدِّيَارِۗ وَكَانَ وَعْدًا مَّفْعُوْلًا

“Apabila datang saat (kerusakan) yang pertama dari keduanya, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Itulah janji yang pasti terlaksana.” (QS Al-Isra Ayat 5)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

ثُمَّ رَدَدْنَا لَكُمُ الْكَرَّةَ عَلَيْهِمْ وَاَمْدَدْنٰكُمْ بِاَمْوَالٍ وَّبَنِيْنَ وَجَعَلْنٰكُمْ اَكْثَرَ نَفِيْرًا

“Kemudian, Kami memberikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka, membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak, dan menjadikanmu kelompok yang lebih besar.” (QS Al-Isra Ayat 6)

Dijelaskan bahwa Allah telah mewahyukan kepada Nabi Musa Alaihissalam sebagaimana termaktub dalam Kitab Taurat, bahwa Bani Israil akan membuat keonaran dua kali di bumi Palestina. Sehingga Allah menggerakkan musuh-musuh mereka untuk membunuh, merampas, dan menghancurkan negeri mereka. Sesudah bertobat, mereka dilepaskan Allah dari kesengsaraan ini, kerajaan mereka dikembalikan, dan dianugerahi kekayaan dan kekuatan, baik dalam bidang harta benda, maupun kekuatan dalam bidang keturunan dan pertahanan negara.

Akan tetapi, bangsa Yahudi kembali membuat keonaran, maka Allah mengerahkan kembali musuh-musuh mereka untuk menghancurkannya. Ini sebagai azab di dunia, dan di akhirat kelak mereka akan mendapat azab neraka Jahanam.

Di antara pembangkangan orang Yahudi, pertama, tidak mengindahkan perintah Allah dan mengubah isi kitab Taurat. Kedua, kekejian mereka membunuh Nabi Zakaria dan Nabi Yahya serta usaha mereka untuk membunuh Nabi Isa.

Mereka melakukan pembangkangan itu dengan menyombongkan diri dan menampakkan keangkuhan. Ini menunjukkan bahwa kejahatan-kejahatan yang bangsa Yahudi lakukan itu telah melampaui batas peri kemanusiaan. Allah lalu menjelaskan akibat yang akan menimpa mereka, karena pembangkangan yang pertama, yaitu mereka akan mengalami kehancuran pada saat hukuman yang telah dijanjikan Allah tiba sebagai balasan yang setimpal atas kejahatan-kejahatan mereka. (Dikutip dari tafsir Kementerian Agama)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا

“Jika berbuat baik, (berarti) kamu telah berbuat baik untuk dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat, (kerugian dari kejahatan) itu kembali kepada dirimu sendiri. Apabila datang saat (kerusakan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu, untuk memasuki masjid (Baitulmaqdis) sebagaimana memasukinya ketika pertama kali, dan untuk membinasakan apa saja yang mereka kuasai.” (QS Al-Isra Ayat 7)

Allah menegaskan bahwa apabila Bani Israil berbuat baik, maka hasil kebaikan itu untuk mereka sendiri. Apabila mereka berbuat jahat dengan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan wahyu dan fitrah kejadian mereka sendiri, seperti menentang kebenaran dan norma-norma dalam tata kehidupan mereka sendiri, maka akibat dari perbuatan mereka itu adalah kemurkaan Allah kepada mereka.

Dengan demikian, mereka akan menjadi bangsa yang bercerai-berai karena diperbudak hawa nafsu, sehingga kelompok yang satu berusaha menundukkan kelompok yang lain. Itulah sebabnya mereka tidak dapat mempertahankan kelangsungan hidup dan diri mereka dari kehancuran. Sedang keburukan yang mereka rasakan di akhirat ialah azab api neraka sebagai siksaan yang paling pedih.

Lalu Allah mengungkapkan kembali hukuman sebagai akibat kejahatan yang dilakukan Bani Israil untuk kedua kalinya. Pada saat itu, Allah membiarkan mereka dalam keadaan kacau-balau ketika musuh-musuh datang untuk menaklukkan mereka. Kekalahan kedua ini benar-benar mereka rasakan sebagai penderitaan yang tiada tara dan mempermalukan mereka.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يَّرْحَمَكُمْۚ وَاِنْ عُدْتُّمْ عُدْنَاۘ وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ لِلْكٰفِرِيْنَ حَصِيْرًا

“Mudah-mudahan Tuhanmu melimpahkan rahmat kepadamu. Akan tetapi, jika kamu kembali (melakukan kejahatan), niscaya Kami kembali (mengazabmu). Kami jadikan (neraka) Jahanam sebagai penjara bagi orang-orang kafir.” (QS Al-Isra Ayat 8)

Allah SWT memerintahkan agar orang Yahudi benar-benar sadar, bertobat, dan berpegang pada ajaran Taurat serta menjauhi perbuatan maksiat. Dengan demikian, Allah akan melimpahkan rahmat-Nya kepada mereka. Janji Allah seperti ini tentu akan terlaksana dan pasti mereka rasakan.

Allah SWT tetap mengingatkan bahwa apabila mereka kembali mengulangi kedurhakaan mereka, seperti yang pernah dilakukan oleh nenek moyang mereka, niscaya Allah SWT akan menurunkan azab-Nya kembali dengan yang lebih pedih. Di samping itu, Allah menyediakan azab api neraka Jahanam sebagai penjara yang abadi bagi mereka di akhirat, karena hukuman itulah yang pantas dijatuhkan terhadap orang-orang yang tidak mau beriman. (Dikutip dari tafsir Kementerian Agama)

Sumber: republika.co.id

5

Red: admin

Editor: iman

908

UNISA Bandung Bekali Siswa di Thailand Menjadi Pendamping Sebaya untuk Kesehatan Mental

0
Unisa Bandung
foto: dok.unisa bandung

PERCIKANIMAN.iD – –  Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung terus memperluas kiprahnya di ranah internasional melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Eakkapap Sasanawich Islamic School, Krabi, Thailand, pada 20–23 Mei 2025. Mengangkat tema “Mental Health Awareness for Students: Building Peer Support and Empathy”, para siswa diperkenalkan pada pentingnya kesehatan mental dan peran teman sebaya sebagai pendamping yang suportif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian internasional yang dirancang oleh tim dosen UNISA Bandung: yaitu Dr. Ami Kamila, S.ST.,M.Kes., Anita Yuliani, S.ST.,M.KM.,Bdn., dan Rahmania Almira Fitri, S.Ds.,M.Ds. Dalam pelaksanaannya, Dr. Ami hadir secara langsung ke lokasi untuk menyampaikan materi edukasi.

“Siswa punya peran penting di lingkungannya. Kami ingin mereka jadi teman yang bisa mendengar dan mendampingi, bukan sekadar tahu teori,” ujar Dr. Ami, Senin (16/6/2025).

Belajar Mendampingi Teman, Bukan Menghakimi

Meski singkat, sesi edukasi berlangsung dalam suasana yang interaktif dan hangat. Para peserta dikenalkan pada berbagai tanda awal gangguan mental seperti stres, kecemasan, dan perasaan tertekan. Mereka juga berdiskusi tentang bagaimana menjadi pendengar aktif tanpa menghakimi.

Visualisasi melalui gambar dan media presentasi menjadi alat bantu utama dalam menjelaskan konsep-konsep abstrak kepada peserta yang sebagian besar tidak bisa berbahasa indonesia maupun inggris.

“Karena keterbatasan bahasa, kami banyak mengandalkan ilustrasi dan ekspresi. Tapi justru karena hal itu muncul kedekatan dan interaksi yang hangat,” ujar Dr. Ami.

Untungnya, pemberian edukasi ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, termasuk seorang guru lokal yang secara sukarela menjadi penerjemah. Bantuan ini sangat membantu kelancaran kegiatan dan menjadi jembatan komunikasi antara fasilitator dan peserta, memastikan pesan tersampaikan dengan baik.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka dalam diskusi dan respons terhadap materi. Beberapa siswa bahkan secara bergantian menjawab pertanyaan dan memberikan pendapat selama sesi edukasi berlangsung.

“Topik mental health sering dianggap tabu, apalagi di lingkungan sekolah. Tapi para siswa membuktikan bahwa mereka terbuka dan siap belajar,” tambahnya.

 

UNISA Bandung Dorong Siswa Menjadi Agen yang Empati pada Sesama

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari misi UNISA Bandung dalam memperkuat kontribusi akademisi Indonesia dalam pengabdian lintas negara yang berbasis nilai kemanusiaan secara holistik dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa membangun kapasitas remaja lintas negara dalam hal kesehatan mental adalah investasi jangka panjang untuk dunia yang lebih sehat dan inklusif,” ujar Dr. Ami.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap kesehatan mental dapat dimulai dari hal-hal kecil, seperti menjadi pendengar yang baik. UNISA Bandung berharap, langkah kecil ini menjadi awal dari gerakan yang lebih luas dalam membangun generasi remaja yang peduli, empati, dan siap menjadi agen kebaikan di komunitasnya.

“Dari ruang kelas sederhana di Krabi, meski melalui sesi edukasi yang singkat, kami melihat mata-mata yang terbuka dan keinginan untuk saling peduli. Itu cukup membuktikan bahwa edukasi, sekecil apa pun, bisa menggerakkan hati,” tambahnya. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

905