Beranda blog Halaman 13

Gelar Wisuda dan Milad : Lulusan Unisa Bandung Didorong Jadi Pionir Inovasi dan Dakwah di Era Digital

0
Wisuda
Acara Wisuda Mahasiswa Unisa Bandung 2024 ( foto: dok.unisa)

PERCIKANIMAN.iD – – Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung baru saja menyelenggarakan kegiatan Wisuda ke-6 dan Milad ke-IV yang bertempat di salah satu Hotel di Kota Bandung. Acara ini dihadiri oleh ratusan wisudawan dari berbagai program studi yang telah berhasil menuntaskan perjalanan akademik mereka, Kamis (26/09/2024)

Dalam Laporannya, Rektor Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Ibu Tia Setiawati, M.Kep., Ns.,Sp.,Kep.An menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian para wisudawan. Beliau menekankan bahwa para lulusan Unisa Bandung telah dipersiapkan untuk menjadi generasi penerus yang akan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

“Kalian adalah lulusan yang dibekali kompetensi, integritas, dan semangat inovasi untuk menghadapi tantangan global,” ungkapnya, Kamis (26/09/2024)

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. H. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU., yang hadir memberikan sambutan pada saat itu juga turut memberikan apresiasi atas berbagai pencapaian yang telah diraih oleh Unisa Bandung.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan kepada para lulusan mengenai lima kunci sukses yang harus mereka pegang yaitu 1) komunikasi efektif 2) networking dan kolaborasi 3) penguasaan teknologi digital 4) manajemen waktu, serta 5) fokus pada pelanggan. Menurut Dr. Samsuri, kelima aspek tersebut adalah fondasi utama yang akan membawa para lulusan menuju kesuksesan dalam dunia profesional.

Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Prof. Masyitoh Chusnan, M.Ag., juga memberikan apresiasi kepada para lulusan dan menekankan pentingnya peran mereka sebagai ujung tombak dakwah Muhammadiyah.

Beliau menyatakan bahwa lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah memiliki tanggung jawab besar dalam membawa misi dakwah dan perubahan sosial melalui pendidikan. Prof. Masyitoh mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan berharap mereka terus berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Selain prosesi wisuda, beberapa wisudawan juga menerima penghargaan atas prestasi akademik dan non-akademik mereka. Sebagai bagian dari komitmen Unisa Bandung dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Rektor juga mengumumkan kabar gembira bahwa Unisa Bandung telah menerima dua mahasiswa internasional asal Palestina.[ ]

5

Red: admin

Editor: iman

904

Keluarga Jamaah Haji yang Wafat Sudah Mendapatkan Asuransi Jiwa, Paling Besar Rp 60 Juta

0
Makam Baqi di Mina ( ilustrasi foto: arabnews)
PERCIKANIMAN.iD – –  Kementerian Agama menjelaskan, jamaah haji reguler asal Indonesia yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M mendapatkan asuransi jiwa. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab memastikan asuransi jiwa itu sudah dibayarkan kepada para keluarga jamaah.
 

Kementerian Agama bekerja sama dengan PT JMA Syariah menyiapkan asuransi bagi jamaah haji reguler asal Indonesia yang berangkat tahun ini. Asuransi yang diberikan berupa asuransi jiwa dan kecelakaan.

Selain itu, jamaah akan mendapat santunan extra cover dari Garuda Indonesia atau Saudia Airlines jika wafat di area yang menjadi wilayah tanggung jawab maskapai penerbangan saat operasional haji.

“Kemenag mencatat ada 497 jemaah haji reguler yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M, baik saat operasional maupun pasca operasional, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi. Semua sudah dibayar tuntas 100%, melalui rekening jemaah haji yang wafat,” tegas Saiful Mujab di Jakarta, Kamis (19/9/2024).

“Asuransi yang diberikan sebesar nilai Biaya Perjelanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan jemaah sesuai dengan embarkasinya masing-masing. Untuk proses pencairan, ahli waris jemaah bisa berhubungan dengan Bank Penerima Setoran awal tempat jemaah membuka rekening haji,” sambungnya.

Saiful memperinci, ada delapan jamaah yang juga mendapatkan santunan extra cover dari maskapai penerbangan. Lima jamaah lain mendapat santunan dari Garuda Indonesia dan tiga jemaah yang mendapat santunan dari Saudia Airlines.

“Mereka wafat di wilayah yang menjadi tanggung jawab maskapai. Nilai santunan extra cover yang diberikan sebesar Rp125 juta,” sebut Saiful.

“Alhamdulillah ini berjalan dengan baik. Semua proses sudah selesai dan asuransi ini berjalan dengan baik,”kata dia.

Berikut daftar besaran asuransi jiwa sesuai Bipih per embarkasi:

a. Embarkasi Aceh sebesar Rp49.995.870,00

b. Embarkasi Medan sebesar Rp51.145.139,00

c. Embarkasi Batam sebesar Rp53.833.934,00

d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.739.357,00

e. Embarkasi Palembang sebesar Rp53.943.134,00

f. Embarkasi Jakarta sebesar Rp58.498.334,00 (Pondok Gede dan Bekasi)

g. Embarkasi Solo sebesar Rp58.562.008,00

h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.526.334,00

i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp56.510.444,00

j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp56.471.105,00

k. Embarkasi Makassar sebesar Rp60.245.355,00

l. Embarkasi Lombok sebesar Rp58.630.888,00

m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.498.334,00

 

 

Kegiatan Orientasi Kampus Unisa 2024, Sambut Generasi Emas

0
Kegiatan Kampus
Kegiatan Orientasi Kampus Unisa 2024 ( foto: dok.unisa)

PERCIKANIMAN.iD – Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung resmi membuka Kegiatan Orientasi Institusi Kampus (KOPIKU) untuk seluruh mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025 pada yang berlangsung di Aula Mujahidin, Rabu (18/09/2024)

Wakil Rektor I Unisa Bandung, Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp.,MS.Biomed dalam laporannya menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa baru merupakan momen penting bagi Unisa Bandung dalam mewujudkan misinya untuk mencetak generasi yang berakhlakul karimah, memiliki integritas, dan profesional berlandaskan nilai-nilai Islam.

Pada tahun ini,  Unisa Bandung juga pertama kalinya menerima 2 mahasiswa asing yang berasal dari Palestina.

“Kami juga sangat bangga bahwa pada tahun ini, untuk pertama kalinya Universitas ‘Aisyiyah Bandung menerima mahasiswa asing. Dua mahasiswa asal Palestina akan berkuliah di Prodi S1 Keperawatan. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kampus, tetapi juga menjadi simbol komitmen kami dalam mendukung pendidikan global dan solidaritas internasional”, ungkap Dr.Sitti.

Saat menyampaikan laporan, Dr. Sitti juga menyoroti pentingnya kerjasama yang telah terjalin dengan berbagai mitra, baik dalam negeri maupun luar negeri, guna memberikan nilai tambah bagi para mahasiswa.

“Kerjasama ini mencakup peluang magang, penelitian, serta beasiswa, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing mahasiswa Unisa Bandung di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Barat, Dra. Hj. Ia Kurniati, M.Pd., turut memberikan sambutan hangat kepada para mahasiswa baru. Beliau menyampaikan selamat datang dan mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai awal dari fase baru dalam kehidupan akademik dan pengembangan diri.

“Selamat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Universitas ‘Aisyiyah Bandung. Ananda akan memasuki fase baru untuk berkembang, tidak hanya dalam pendidikan akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Unisa Bandung adalah bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia.

“Universitas ‘Aisyiyah Bandung bukan berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari 171 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang tersebar di seluruh Indonesia. Marilah kita bersama-sama menjadi warga Persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah melalui Universitas ini,” tambahnya.

Ia berpesan kepada para mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa studi di Unisa Bandung sebagai waktu yang berharga untuk meraih ilmu dan prestasi, serta menjadi generasi yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

“Ananda semua adalah generasi penerus yang akan menjadi pemimpin bangsa. Atas izin dan restu orang tua, jadikanlah masa kuliah di Unisa Bandung ini sebagai wujud dari bakti kalian kepada orang tua dan keluarga.” pungkasnya. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

980

WHO Temukan Miras Menyebabkan 2,6 Juta Kematian Setiap Tahun. Ini 6 Bahayanya

0
Miras
Miras ( ilustrasi foto: freepik)

PERCIKANIMAN.iD – – Minuman keras, atau alkohol adalah jenis minuman yang mengandung etanol, sebuah zat yang dapat menyebabkan efek mabuk pada tubuh.

Menurut WHO konsumsi alkohol menyebabkan 2,6 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia serta berkontribusi pada cacat dan kesehatan yang buruk bagi jutaan orang.

Meskipun ada kalangan yang mengonsumsinya dalam berbagai kesempatan, misalnya pesta atau adat, namun minuman keras berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Alkohol umumnya bisa dibedakan menjadi dua jenis yaitu alkohol yang disuling dan yang tidak disuling. Alkohol yang tidak disuling dibuat melalui proses fermentasi, di mana gula dari bahan-bahan tertentu diubah menjadi alkohol.

Sebaliknya, proses penyulingan berfungsi untuk memisahkan bahan fermentasi dan air, sehingga alkohol menjadi lebih terkonsentrasi. Proses ini akan menghasilkan kandungan alkohol yang lebih tinggi.

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan beberapa masalah bagi kesehatan sebagai berikut:

  1. Menyebabkan pankreatitis

Mengonsumsi minuman keras dalam jumlah berlebihan dari waktu ke waktu dapat menyebabkan peradangan pada pankreas, yang dikenal sebagai pankreatitis. Pankreatitis dapat memicu pelepasan enzim pencernaan pankreas dan menyebabkan nyeri perut. Kondisi ini bisa menjadi jangka panjang dan menyebabkan komplikasi serius.

  1. Menyebabkan peradangan hati

Hati berperan dalam memecah dan mengeluarkan racun serta zat berbahaya (termasuk alkohol) dari tubuh. Penggunaan alkohol jangka panjang mengganggu proses ini dan meningkatkan risiko penyakit hati terkait alkohol serta peradangan hati kronis.

Penyakit hati terkait alkohol adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang menyebabkan penumpukan racun dan limbah dalam tubuh Anda. Peradangan hati kronis dapat menyebabkan jaringan parut, atau sirosis, yang bisa merusak hati secara permanen.

  1. Gangguan sistem pencernaan

Alkohol dapat merusak jaringan di saluran pencernaan Anda, menghambat kemampuan usus untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi serta vitamin dengan baik, yang pada gilirannya dapat menyebabkan malnutrisi. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan juga bisa menyebabkan tukak lambung dan ambeien.

  1. Mengganggu kesehatan seksual dan reproduksi

Minum alkohol berlebihan bisa mempengaruhi terhambatnya produksi hormon seks, menurunkan libido dan mempengaruhi siklus menstruasi bahkan berpotensi meningkatkan risiko infertilitas.

  1. Efek psikologis

Penggunaan alkohol jangka panjang dapat menyebabkan perubahan di otak yang mempengaruhi berkurangnya kemampuan dalam berkonsentrasi, kecemasan, depresi hingga gangguan bipolar.

  1. Mempengaruhi tingkat gula darah

Mengonsumsi minuman keras yang berlebihan dapat menyebabkan peradangan pada pankreas. Pankreas yang rusak bisa menghalangi produksi insulin yang cukup untuk mengatur gula, yang bisa berujung pada komplikasi terkait diabetes. [ ]

 

5 Hikmah dan Fadilah Perayaan Maulid Nabi

0
Kaligrafi Rasulullah Saw / ilustrasi foto: freepik

PERCIKANIMAN.iD – – Setiap tanggal 12 Rabiul Awwal kaum muslimin selalu memperingati kelahiran Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam atau yang sering disebut dengan Maulid Nabi.

Kata Maulid sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti lahir. Memperingati atau meraykan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam sendiri merupakan suatu tradisi yang berkembang setelah Nabi Shalallahu alaihi wasallam wafat.

Sebenarnya tidak ada yang jelas baik dalam Al Quran maupun Hadits bahwa kaum muslimin harus memperingati atau merayakan Maulid Nabi. Namun sebagian ulama menerangkan bahwa dengan di peringatinya Maulid Nabi Saw ini merupakan suatu wujud ungkapan rasa syukur dan kegembiraan serta penghormatan kepada sang utusan Allah Ta’ala karena berkat jasa beliau ajaran agama Islam sampai kepada kita hingga saat ini dan terhindar dari kebodohan atau jahiliyah.

Selain sebagai ekspresi rasa syukur atas kelahiran Rasulullah shalallahu alaihi wasallam., substansi dari peringatan Maulid Nabi adalah mengukuhkan komitmen loyalistas pada beliau Shalallahu alaihi wasallam . Dihimpun dari berbagai sumber, setidaknya ada 5 hal hikmah akan adanya Maulid Nabi:

  1. Peringatan Maulid Nabi Shalallahu alaihi wasallam mendorong orang untuk membaca shalawat, dan shalawat itu diperintahkan oleh Allah Ta’ala, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya.” (QS Al-Ahzab: 56).
  2. Peringatan Maulid Nabi Shalallahu alaihi wasallam adalah ungkapan kegembiraan dan kesenangan dengan beliau. Bahkan orang kafir saja mendapatkan manfaat dengan kegembiraan itu (Ketika Tsuwaibah, budak perempuan Abu Lahab, paman Nabi, menyampaikan berita gembira tentang kelahiran sang Cahaya Alam Semesta itu, Abu Lahab pun memerdekakannya. Sebagai tanda suka cita. Dan karena kegembiraannya, kelak di alam baqa’ siksa atas dirinya diringankan setiap hari Senin tiba). Demikianlah rahmat Allah terhadap siapa pun yang bergembira atas kelahiran Nabi, termasuk juga terhadap orang kafir sekalipun. Maka jika kepada seorang yang kafir pun Allah merahmati karena kegembiraannya atas kelahiran sang Nabi, apalagi anugerah Allah bagi umatnya yang beriman dan bertakwa.
  3. Meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Bagi seorang mukmin, kecintaan terhadap Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. adalah sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan. Kecintaan pada utusan Allah ini harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan isteri, kecintaan terhadap harta, kedudukannya, bahkan kecintaannya terhadap dirinya sendiri. Rasulullah bersabda, “Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orangtua dan anaknya. (HR. Bukhari).”
  4. Meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam., dalam setiap gerak kehidupan kita. Allah Ta’ala. Dalam Al Quran Allah berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. (QS. Al-Ahzab: 21)” Kita tanamkan keteladanan Rasul ini dalam keseharian kita, mulai hal terkecil, hingga paling besar, mulai kehidupan duniawi, hingga urusan akhirat. Tanamkan pula keteladanan terhadap Rasul ini pada putra-putri kita, melalui kisah-kisah sebelum tidur misalnya.
  5. Melestarikan ajaran dan misi perjuangan Rasulullah, dan juga para Nabi. Sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir, Rasul meninggalkan pesan pada umat yang amat dicintainya ini. Beliau bersabda : “Aku tinggalkan pada kalian dua hal, kalian tidak akan tersesat dengannya, yakni Kitabullah dan sunnah Nabi-Nya sallallahu alaihi wa sallam” (HR. Malik)
Fadilah Perayaan Maulid Nabi

Menurut fatwa seorang Ulama besar : Asy-Syekh Al Hafidz As-Suyuthi menerangkan bahwa mengadakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam, dengan cara mengumpulkan banyak orang, dan dibacakan ayat-ayat al-Quran dan diterangkan (diuraikan) sejarah kehidupan dan perjuangan Nabi sejak kelahiran hingga wafatnya, dan diadakan pula sedekah berupa makanan dan hidangan lainnya adalah merupakan perbuatan Bid’ah hasanah (bid’ah yang baik), dan akan mendapatkan pahala bagi orang yang mengadakannya dan yang menghadirinya, sebab terdapat rincian beberapa ibadah yang dituntut oleh stara’ serta sebagai wujud kegembiraan, kecintaan atau mahabbah kapada Rosullullah. Seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam :

 “Barang siapa yang senang, gembira, dan cinta kepada saya maka akan berkumpul bersama dengan saya masuk surga”. (Mutafaquh alaih)

5

Red: admin

Editor: iman

867

Wapres Ingin Indonesia Dapat Manfaat Dana Haji dan Umroh dari Saudi

0
Fasilitas fast track bagi calon jamaah haji ( ilustrasi foto: kemenag)

PERCIKANIMAN.iD – – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin mengungkapkan,  Indonesia masih harus menghadapi tantangan berupa optimalisasi ekonomi dari kegiatan haji dan umrah dari jamaah di Tanah Air.

Dia menjelaskan, meski lini tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar, kajian mendalam implementasinya masih diperlukan.

“Jadi (aktivitas) haji dan umrah ini banyak sekali dana yang mengalir ke Saudi Arabia. Tapi sampai hari ini manfaat yang menerimanya baru negara Saudi. Oleh karena itu para menteri kita, menteri keuangan, sudah membicarakan hal ini dengan menteri keuangan Saudi supaya manfaat itu tidak hanya diperoleh oleh pemerintah Saudi, tapi juga oleh pemerintah Indonesia,” ujar Kyai Ma’ruf.

Menurut Wapres, sudah ada kesepakatan baik untuk sektor transportasi, akomodasi, konsumsi, dan beberapa hal potensial lainnya.

“(Jadi) sebagian atau setengah manfaat untuk Saudi, setengah manfaat untuk Indonesia. Itu potensinya besar sekali setiap tahunnya, beberapa triliun yang bisa kita peroleh manfaatnya,” ujar dia saat menghadiri acara “Seminar Nasional: Membaca Ekonomi dan Keuangan Syariah pada Pemerintahan Baru Indonesia” yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/9/2024).

Lebih jauh, dia menjelaskan, Indonesia masih harus mengatasi serangkaian tantangan jika ingin menjadi pusat industri halal dunia. Kendati demikian, Wapres mengatakan, pemerintah siap berperan untuk menangani semua tantangan tersebut.

Ia mengungkapkan, memajukan eksistensi industri halal dunia, industri dari sektor hulu hingga ke hilir, memerlukan upaya lebih agar tidak hanya meningkatkan produktivitas domestik, tapi juga memenuhi kebutuhan pasar global.

Untuk itu, Wapres mengatakan Indonesia berpeluang besar meningkatkan kontribusi ekspor produk halal sektor makanan, minuman, farmasi, dan kosmetik ke negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Sekarang sudah dilakukan penjajakan pembicaraan hampir di lebih 27 negara anggota OKI,” ujarnya. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

980

Khutbah Jumat: Selalu Ada Mau’izhoh  Hasanah Di Momen Maulidun Nabi

0
Khatib sedang menyampaikan materi khutbah Jumat ( ilustrasi foto: iman )

Oleh: KH.Drs.Abdurahman Rasna,MA*

Khutbah Pertama:

 

اَلْحَمْدُ لِلّٰه الذي أرسل رسوله بالهدى ودين الحق ليظهر على الدين كله وكفى بالله شهيدا،

واشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له,   واشهد أن  سيدنا محمدا عبده ورسوله الذي لا نبي بعده،

وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا محمد وَعَلَى آلِهِ وَاصَحْابِهِ وَمَنْ وَالَاهُ،

أَمَّا بَعْدُ، فَيا عباد الله رحمكم الله، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْقَدِيْرِ الْقَائِلِ فِيْ مُحْكَمِ كِتَابِهِ: وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (الحج: 77)

 

معاشر المسلمين رحمكم الله

 

Memuji Allah yang salah satunya dengan mengucap Alhamdulillaah karena atas segala anugerah-Nya kita  bisa melaksanakan rangkaian ibadah Jum’atan pada hari ini.

 

Shalawat dan salam semoga selalu dicurah limpahkan kepada junjuna kita, Baginda alam, kanjeng Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam beserta seluruh keluarga, para sahabatnya dan seluruh ummatnya hingga akhir zaman.

 

Dari atas mimbar ini khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi, untuk senantiasa berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan cara melaksanakan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari seluruh yang diharamkan.

 

معاشر المسلمين رحمكم الله

 

Hari ini kita telah berada di Minggu kedua  bulan Rabi’ul Awal. Bulan Maulid Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam. Bulan kelahiran Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wasallam. Pada bulan Rabi’ul Awal, dari tahun ke tahun, sejak pertama kali perayaan maulid ini dilakukan pada awal abad ketujuh Hijriah, umat Islam di berbagai belahan dunia merayakannya dengan penuh kegembiraan dan suka cita.

 

معاشر المسلمين رحمكم الله

 

Kenapa kita merayakan maulid? Karena kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam.  ke muka bumi ini adalah nikmat dan rahmat teragung yang Allah anugerahkan kepada kita. Perayaan maulid adalah bentuk syukur kita kepada Allah swt atas nikmat yang sangat agung ini. Dengan sebab beliau, kita mengenal Allah, satu-satunya Tuhan yang berhak dan wajib disembah. Tuhan Pencipta segala sesuatu. Tuhan yang tidak menyerupai segala sesuatu. Tuhan yang tidak membutuhkan kepada segala sesuatu.

Dengan sebab beliau, kita mengenal Islam, satu-satunya agama yang benar. Satu-satunya agama yang diridhai Allah. Agama yang dibawa dan diajarkan oleh seluruh nabi dan rasul ‘alaihimussalam.

 

Perayaan maulid adalah bentuk kecintaan kita kepada insan yang paling mulia dan makhluk yang paling utama, Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Melalui perayaan maulid kita diingatkan untuk terus mencintai Baginda Nabi Shalallahu alaihi wasallam..  Melalui perayaan maulid, kita tanamkan pada diri umat Islam kecintaan kepada Nabi mereka, Nabi agung Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi yang cintanya kepada umat melebihi cinta mereka kepadanya.

 

Salah satu bukti cinta baginda kepada umatnya adalah sabda beliau:

 

لِكُلّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ فَتَعَجَّلَ كُلُّ نَبِيٍّ دَعْوَتَهُ وَإِنِّي اخْتَبَأْتُ دَعْوَتِيْ شَفَاعَةً لِأُمَّتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

 

“Setiap nabi memiliki kesempatan berdoa yang dikabulkan, maka semua nabi meminta segera dengan doanya, dan aku simpan do’aku sebagai syafa’at untuk umatku di hari kiamat” (HR Muslim).

 

Pada hari kiamat kelak, dikatakan kepada Baginda:

 

يَا مُحَمَّدُ سَلْ تُعْطَ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ

 

“Wahai Muhammad, mintalah, maka engkau akan diberi, berilah syafaat maka syafaatmu akan diterima”

 

Baginda menjawab:

 

أَيْ رَبِّ أُمَّتِيْ أُمَّتِيْ (رَوَاهُ النَّسَائِيُّ)

 

“Wahai Tuhanku, umatku umatku”. (HR an-Nasa’i.

 

معاشر المسلمين رحمكم الله

 

Perayaan maulid di bulan Rabi’ul Awal mengingatkan kita akan keagungan Baginda, keutamaannya, akhlaknya, perjuangannya, gambaran ketampanan dan keindahan jasad mulianya. Ketika dilantunkan puji-pujian kepadanya dan jamaah maulid mulai menyebut-nyebut namanya, biasanya kita akan terbawa suasana haru. Dalam hati kita berucap, “Andai saja aku mendapat kemuliaan bertemu dengan Baginda, meskipun hanya dalam sekelebat  mimpi.”

 

Seorang mukmin sejati pasti merindukan baginda Nabi Shalallahu alaihi wasallam. Seorang mukmin sejati pasti-lah sangat ingin bertemu dengan baginda walaupun sekejap pandangan mata dalam mimpi.

 

Sahabat Bilal al-Habasyi radliyallahu ‘anhu pernah memperoleh kemuliaan itu. Bilal pernah memperoleh kemuliaan bertemu dan melihat langsung baginda. Suatu ketika, ia melihat dalam mimpi wajah baginda yang memancarkan cahaya. Begitu terbangun, rasa rindu yang membuncah dan gelora cinta yang menyala-nyala memandunya untuk memacu hewan tunggangannya melewati gurun-gurun pasir yang tandus. Ia percepat perjalanannya di malam dan pagi hari, agar dapat segera sampai ke Madinah. Sesampainya di Madinah, ia lantas berdiri di dekat peraduan baginda, di dekat makamnya. Air mata pun mengalir deras dari kedua matanya. Ia tumpahkan air mata agar dapat meringankan kerinduan yang bergejolak di hati. Akan tetapi mana mungkin itu terjadi. Bilal-lah yang sebelum meninggal, melontarkan perkataan:

 

غَدًا نَلْقَى الْأَحِبَّةْ مُحَمَّدًا وَصَحْبَهْ

 

“Besok di akhirat aku akan menemui orang-orang yang aku kasihi, yaitu Muhammad dan para sahabatnya.”

 

معاشر المسلمين رحمكم الله

 

Kenapa kita merayakan maulid? Karena kita ingin bersyukur kepada Allah atas kelahiran Nabi kita. Nabi Muhammad bahkan yang mengajarkan kepada kita untuk mensyukuri hari kelahirannya. Ketika ditanya tentang puasa sunnah hari Senin, beliau menjawab:

 

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيْهِ وَأُنْزِلَ عَلَيَّ فِيْهِ (رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالْبَيْهَقِيُّ فِي الدَّلَائِلِ)

 

“Itu adalah hari di mana aku dilahirkan dan diturunkan wahyu pertama kepadaku” (HR Ahmad dan al-Baihaqi dalam Dala’il an-Nubuwwah)

 

معاشر المسلمين رحمكم الله

 

Perayaan maulid adalah bentuk pengamalan terhadap hadits:

 

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)

 

“Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian, hingga aku lebih ia cintai dari orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia”. (HR al-Bukhari).

 

Peringatan maulid adalah salah satu sarana untuk menanamkan dan menebarkan cinta terhadap Rasulullah shallallau ‘alaihi wa sallam kepada lintas generasi, agar mereka terpaut hati dengannya. Bahkan peringatan maulid termasuk salah satu amal yang paling utama karena menuntun kita menuju cinta yang mulia ini. Yaitu cinta kepada insan pilihan yang telah datang menyelamatkan umat manusia dari kesesatan, kezaliman, kejahiliahan, kemusyrikan dan kekufuran. Baginda Nabi bersabda:

 

أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَنَا أَحْمَدُ وَأَنَا الْمَاحِيْ الَّذِيْ يَمْحُوْ اللهُ بِيَ الْكُفْرَ وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِيْ يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى قَدَمِيْ وَأَنَا الْعَاقِبُ الَّذِيْ لَيْسَ بَعْدَهُ أَحَدٌ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

 

“Aku adalah Muhammad dan aku adalah Ahmad. Aku adalah al-Mahi (sang penghapus) yang denganku Allah menghapus kekufuran. Aku adalah al-Hasyir yang orang-orang akan dikumpulkan di padang mahsyar di belakangku. Dan aku adalah al-‘Aqib yang tidak ada seorang pun yang diangkat menjadi nabi setelahku”. (HR al-Bukhari dan Muslim)

 

Melalui peringatan maulid, kita belajar, mengajarkan dan saling mengingatkan bahwa Rasulullah adalah manusia yang paling mulia. Beliau-lah yang mengajarkan dan mengingatkan kita akan kemuliaan dirinya dalam sabdanya:

 

إِنَّ اللهَ اصْطَفَى كِنَانَةَ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيْلَ وَاصْطَفَى قُرَيْشًا مِنْ كِنَانَةَ وَاصْطَفَى مِنْ قُرَيْشٍ بَنِيْ هَاشِمٍ وَاصْطَفَانِيْ مِنْ بَنِيْ هَاشِمٍ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

 

“Sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari keturunan Isma’il, dan memilih Quraisy dari keturunan Kinanah dan memilih dari Quraisy Bani Hasyim dan memilihku dari Bani Hasyim”. (HR Muslim.)

 

Dengan mengetahui ketinggian derajat dan kemuliaannya, insyaallah cinta dan pengagungan kita kepadanya semakin menguat dan mendalam. Cinta inilah yang akan mendorong kita untuk menjalankan perintahnya dan mengikuti ajaran-ajarannya.

 

معاشر المسلمين رحمكم الله

 

Dalam peringatan maulid, kita belajar dan mengajarkan tentang ciri-ciri fisik mulia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Barang siapa yang melihatnya dalam mimpi, sungguh ia akan melihatnya dalam keadaan jaga sebagaimana sabda Baginda:

 

مَنْ رَءََانِيْ فِيْ الْمَنَامِ فَسَيَرَانِيْ فِيْ الْيَقَظَةِ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

 

Barang siapa melihatku dalam mimpi, maka ia akan melihatku dalam keadaan jaga”. (HR al-Bukhari dan Muslim.)

 

Dalam peringatan maulid ada pembacaan sirah nabawiyyah (sejarah hidup Nabi). Disebutkan bahwa Nabi tumbuh dalam keadaan yatim. Maka keyatiman seseorang jangan sampai menghalanginya untuk berakhlak dengan akhlak-akhlak Nabi Shalallahu alaihi wasallam.  dan beradab dengan adab-adabnya.

 

Dalam pembacaan terhadap sejarah hidup Nabi, kita belajar kejujuran dari aktivitas dagangnya. Betapa beliau adalah orang yang sangat jujur dalam berniaga sehingga keberkahan begitu tampak pada hartanya.

 

Dalam pembacaan terhadap sejarah hidup beliau, para dai belajar berbagai metode dakwah dari baginda. Beliau memulai dakwah sendirian, menyeru dan mengajak kepada Islam hingga agama yang mulia ini menyebar ke seluruh penjuru jazirah Arab. Estafet dakwah sepeninggal beliau dilanjutkan oleh para sahabatnya. Hingga Islam menyebar ke berbagai belahan dunia.

 

Dalam pembacaan terhadap sejarah hidupnya, terdapat pelajaran bagi umat untuk berakhlak dengan akhlak yang mulia. Nabi bersabda:

 

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ (رَوَاهُ الْبَزَّارُ وَالْبَيْهَقِيُّ)

 

“Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak-akhlak yang mulia”. (HR al-Bazzar dan al-Baihaqi.)

 

Dalam rangkaian acara peringatan maulid Nabi, banyak sekali perbuatan baik yang dianjurkan oleh syariat, seperti pembacaan ayat al-Qur’an, sedekah makanan, doa bersama dan menjadi ajang silaturahim serta mengokohkan simpul-simpul tali persaudaraan antar sesama umat Islam. Dan tentu saja menjadi sebuah kegiatan untuk memperbanyak bacaan shalawat sebagaimana difirmankan oleh Allah subhanahu wa ta’ala:

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا (الأحزاب: 56)

 

“Ja’i orang-orang yang beriman, Bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam kepadanya”. (QS. Al-Ahzab: 56)

 

معاشر المسلمين رحمكم الله

 

Demikian khutbah singkat pada siang hari yang penuh keberkahan ini. Semoga bermanfaat dan membawa barakah bagi kita semua. Aamiin.

 

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

 

Khutbah Kedua:

 

اَلْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

 

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

*penulis adalah anggota Komisi Dakwah MUI Pusat dan anggota Bidang Dakwah PB MA serta pengasuh pesantren di Banten

 

Pemprov Jateng Kembangkan Ekonomi Syariah Dengan Perkuat Rantai Pasok Halal

0
Jawa Tengah
ilustrasi foto: tribun yogya
PERCIKANIMAN.iD – –  Pj Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Nana Sudjana mengatakan, Pemprov Jateng ingin mengembangkan perekonomian syariah. Hal itu bakal dilakukan dengan memperkuat halal value chain atau rantai pasok halal.

Nana mengungkapkan, dalam upaya mendukung keuangan dan perekonomian syariah di Jateng, Pemprov Jateng telah membentuk Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) pada April 2023 lalu. Komite tersebut beranggotakan pemerintah daerah, instansi vertikal, akademisi, praktisi industri jasa keuangan, dan organisasi filantropi Islam.

“Pemprov Jawa Tengah bersama KDEKS ingin mmberikan perhatian khusus atau serius untuk mengembangkan perekonomian syariah, di antaranya melalui penguatan halal value chain atau rantai pasok halal di wilayah Jawa Tengah,” kata Nana saat menghadiri acara “Seminar Nasional: Membaca Ekonomi dan Keuangan Syariah pada Pemerintahan Baru Indonesia” yang digelar Universitas Diponegoro (Undip), dilansir dari republika online, Rabu (11/9/2024).

Dia menjelaskan, untuk menciptakan rantai pasok halal, Pemprov Jateng mendirikan zona kuliner halal, aman, dan sehat di beberapa daerah seperi Surakarta, Purwokerto, Tegal, dan kawasan Masjid Agung Jateng. “Dan hal ini akan terus kami kembangkan,” ujarnya.

Selain itu, Nana mengatakan Pemprov Jateng juga mengembangkan potensi pariwisata ramah Muslim, penguatan keuangan syariah, dan penguatan UMKM sebagai penggerak utama produk rantai pasok halal. Pemprov Jateng juga menyelenggarakan “Jateng Halal Vaganza”, yaitu kegiatan rangkaian roadshow dan pameran untuk memasyarakatkan ekonomi syariah serta ajang bagi UMKM menampilkan produk halal pada masyarakat.

“Selain itu kami bekerja sama dengan Baznas Jawa Tengah dalam pemanfaatan dana wakaf dan infak untuk pengembangan UMKM yang halal,” kata Nana.

Nana berharap, melalui berbagai langkah tersebut, perekonomian dan keuangan syariah di Jateng bisa berkembang positif. “Sehingga mendukung Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” ujarnya.

5

Red: admin

Editor: iman

909

Bacaan Dzikir Setiap Selesai Sholat Wajib Ini Dijamin Masuk ke Surga

0
Seorang muslim sedang dzikir ( ilustrasi foto: pixabay )

PERCIKANIMAN.iD – – Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam mengajarkan umatnya untuk selalu berdzikir. Di antara dzikir tersebut adalah bacaan yang hendaknya rutin yaitu dzikir setelah sholat lima waktu.

Dekan Fakultas Dakwah Islam di Universitas Al-Azhar, Dr Mohammed Abdul Dayem Al-Jundi, mengatakan bahwa dzikir adalah kunci surga dan cara untuk memasukinya, karena kita semua memimpikan surga dan kita semua takut akan hukuman Allah, menunjukkan bahwa Nabi SAW, mengajari kita cara masuk surga dengan menyebut Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dikutip dari Masrawy, Senin (9/9/2024), Abdel Dayem, menjelaskan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam, mengatakan kepada kita untuk membaca ayat Kursi setelah setiap habis sholat , karena siapa pun yang membacanya setelah sholat lima waktu hanya akan dicegah masuk surga oleh kematian.

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ إِلَّا أَنْ يَمُوتَ

Dari Abu Umamah RA, dia berkata, “Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Barang siapa yang membaca Ayat Kursi di setiap habis sholat lima waktu, maka tidak akan ada menghalanginya masuk surga kecuali dia mati.” (HR Nasai, Thabrani, dan Ibnu Sinni).

Abdel Dayem menekankan bahwa para sahabat Nabi sangat ingin masuk surga, mengutip kisah sahabat Abu Rabi’ah al-Islam, ketika dia melayani Rasulullah, dia biasa membawakan air untuk wudhu dan kebutuhannya di malam hari, dan Rasulullah berkata kepadanya.

“Mintalah,” yang berarti mintalah kepada Allah untuk kebutuhanmu, maka dia menjawab, “Aku akan menemanimu di surga,” dan Rasulullah berkata kepadanya, “Atau yang lain,” dan dia menjawab, “Ya, Allah akan membantumu dengan bersujud.”

Keutamaan dzikir

Imam Ibnu Qayyim dalam kitabnya, Madarij as-Salikin, di antara keutamaan dzikir yang dilakukan secara rutin dan istiqamah adalah sebagai berikut. Enam Keutamaan Dzikir kepada Allah SWT yaitu:

1. Mendapatkan banyak keberuntungan

Orang yang istiqamah mengamalkan dzikir akan mendapatkan keberuntungan secara terus menerus. Keberuntungan tersebut bisa berupa rahmat, kebaikan, dan lain-lain.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ وَعَنْ أَبِي سَعِيْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالاَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُوْنَ اللهَ إِلاَّ حَفَّتْهُمُ المَلاَئِكَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِيْنَةُ وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيْمَنْ عِنْدَهُ.

Dari Abu Hurairah dan Abu Sa’id radhiyallahu ‘anhuma, mereka berdua berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidaklah suatu kaum duduk berdzikir (mengingat) Allah, melainkan mereka dikelilingi oleh para malaikat, diliputi oleh rahmat, diturunkan sakinah (ketenangan), dan mereka disebut oleh Allah di hadapan malaikat yang ada di sisi-Nya.’” (HR Muslim, no 2700)

2. Mendapatkan pujian Allah SWT serta berita tentang surga-neraka

Orang yang istiqamah mengamalkan dzikir akan mendapatkan pujian dari-Nya. Berita tentang surga dan neraka juga Allah sediakan bagi orang yang senang berdzikir.

3. Mendapatkan pahala yang sangat besar

Dzikir merupakan ibadah yang pahalanya sangat besar. Pahala dzikir lebih besar dari segala sesuatu. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat al-Ahzab ayat 35.

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Sesungguhnya, laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS Al Ahzab: 35).

4. Kunci dan penutup amal shalih

Dalam setiap perbuatan amal shalih, dzikir berfungsi sebagai kunci dan sekaligus penutupnya. Dzikir adalah penutup amal-amal shalih dan juga sebagai kuncinya. Artinya, dzikir dapat menyempurnakan pahala dari setiap amal shalih.

5. Digolongkan sebagai orang-orang berakal

Keistimewaan dzikir berikutnya adalah bahwa orang yang berdzikir digolongkan dengan orang yang mengambil manfaat dari ayat-ayat Allah SWT. Hanya golongan orang berakal yang dapat mengambil manfaat dari ayat-ayat Allah SWT.

6. Ruh dari amal saleh

Allah SWT menjadikan dzikir sebagai penyerta semua amal shalih dan sekaligus sebagai ruh amal saleh. Amal saleh yang kehilangan dzikir, ibarat jasad tanpa nyawa.

Demikianlah beberapa keistimewaan dzikir yang dikemukakan oleh Ibnu Qayyim. Allah SWT mengistimewakan amalan dzikir setiap hamba-Nya. Sebagaimana firman-Nya dalam Alquran:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۚ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا تَحِيَّتُهُمْ يَوْمَ يَلْقَوْنَهُ سَلَامٌ ۚ وَأَعَدَّ لَهُمْ أَجْرًا كَرِيمًا

“Hai orang-orang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dia Mahapenyayang kepada orang-orang yang beriman. Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin itu) pada hari mereka menemui-Nya ialah salam; dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.” (QS Al Ahzab ayat 41-44)

Lewat Job Seeker, Unisa Bandung Bekali Calon Lulusan Hadapi Dunia Kerja dan Wirausaha di Era 5.0

0
Unisa Bandung
Kegiatan "Job Seeker" yang diadakan Unisa Bandung ( foto: dok.unisa bandung)

PERCIKANIMAN.iD – – Dalam upaya mempersiapkan lulusan yang kompetitif di era Society 5.0, Universitas ‘Aisyiyah Bandung menggelar acara “Job Seeker” yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan guna menghadapi tantangan dunia kerja dan dunia wirausaha di era digital, Rabu (4/9/2024).

Rifki Fadlurrahman, S.Pd., selaku Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa program Job Seeker ini dirancang khusus untuk calon lulusan Universitas ‘Aisyiyah Bandung agar mereka lebih siap memasuki dunia kerja dan menjadi wirausaha.

“Tujuan utama program ini adalah meningkatkan keterampilan lulusan, membantu mereka mengenali potensi diri dengan lebih baik, serta memperluas jaringan dan koneksi mereka di dunia profesional,” ungkap Rifki.

Acara ini menghadirkan sejumlah pembicara inspiratif, Mira Indah Mawarni, seorang influencer, Rafi Mardiana, S.Kep., seorang pengusaha serta Farhana Fitria Mustari, S.M., M.S.M seorang Managing Director YTSB.

Para peserta, yang terdiri dari mahasiswa tingkat akhir dan calon wisudawan, sangat antusias dalam mengikuti sesi ini. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam wawasan dan keterampilan, terutama yang berkaitan dengan strategi memasuki dunia kerja serta pengembangan karier di era digital.

Kepala Bagian Kemahasiswaan Unisa Bandung, Nuni Apriani, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.KMB, menyampaikan harapannya terkait acara ini.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi bekal berharga bagi para lulusan dalam memasuki dunia kerja, terutama dalam hal softskill. Selain itu, kami juga berharap tingkat serapan kerja lulusan Universitas ‘Aisyiyah Bandung semakin tinggi, baik sebagai pegawai maupun sebagai wirausahawan,” ujar Nuni.

Acara “Job Seeker” ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang rutin diselenggarakan oleh Unisa Bandung sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan karier mahasiswa setelah lulus.

Dengan adanya acara ini, Unisa Bandung berharap para lulusannya tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perubahan serta inovasi yang terjadi di dunia kerja. []

5

Red: admin

Editor: iman

908