PERCIKANIM@N – – Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung mengambil langkah strategis dalam memperluas jaringan kerja sama internasional dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Goethe-Institut Bandung. Penandatanganan dilakukan bersama sejumlah perguruan tinggi lainnya di Kota Bandung pada Selasa (10/2/2026) di aula gedung Goethe-Institut, Jalan Bengawan, Kota Bandung.
Kerja sama ini menandai babak baru dalam upaya UNISA Bandung memperkuat kolaborasi lintas negara yang mencakup bidang pendidikan, kebudayaan, serta pengembangan program akademik berskala internasional.
Delegasi UNISA Bandung
Dalam momentum penting tersebut, UNISA Bandung mengirimkan dua perwakilannya untuk menandatangani kesepakatan kerja sama. Tim delegasi terdiri dari Plt. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Imam Budi Sumarna, S.Kom., M.Sc., M.Ds., yang didampingi oleh Kepala Bagian Kerja Sama dan Kantor Urusan Internasional, Resi Roswulan, NS.Kep., Ners., M.Ikom.
Kehadiran perwakilan dari dua unit strategis ini mencerminkan keseriusan UNISA Bandung dalam mengembangkan dimensi internasional kampus, baik dari sisi akademik maupun kelembagaan.
Ruang Lingkup Kerja Sama
Kesepakatan yang ditandatangani membuka berbagai peluang pengembangan program yang sangat luas cakupannya. Di antaranya adalah penguatan pembelajaran bahasa Jerman bagi sivitas akademika kampus, yang dapat menjadi modal penting dalam komunikasi dan kolaborasi akademik tingkat internasional.
Selain aspek kebahasaan, kerja sama ini juga akan memfasilitasi penyelenggaraan diskusi akademik lintas kampus yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Bandung. Forum-forum diskusi semacam ini diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran gagasan dan inovasi yang memperkaya wawasan akademik seluruh pihak yang terlibat.
Dimensi kebudayaan juga menjadi fokus penting dalam kolaborasi ini. Berbagai kegiatan kebudayaan yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dan dosen akan diselenggarakan, memberikan pengalaman langsung dalam memahami dan mengapresiasi keragaman budaya Jerman.
Lebih dari itu, skema kolaborasi yang dibangun diharapkan dapat menjadi gerbang pembuka bagi UNISA Bandung untuk memperluas jejaring kerja sama internasional yang lebih luas di masa mendatang, tidak hanya terbatas pada Jerman tetapi juga negara-negara lain di Eropa dan belahan dunia lainnya.
Memperluas Perspektif Global
Plt. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UNISA Bandung, Imam Budi Sumarna, menyampaikan pandangannya tentang signifikansi kerja sama ini bagi pengembangan sivitas akademika kampus. Menurutnya, kolaborasi dengan Goethe-Institut memberikan ruang baru yang sangat berharga bagi seluruh sivitas akademika untuk memperluas cakrawala berpikir dan perspektif global mereka.
“Kolaborasi ini memberi kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam ruang belajar yang lebih luas, baik melalui kegiatan akademik maupun pertukaran budaya. Harapannya, pengalaman tersebut dapat memperkaya kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi tantangan global,” ujar Imam Budi Sumarna.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa tujuan utama dari kerja sama ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan benar-benar diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia kampus agar lebih siap berkompetisi dan berkolaborasi dalam skala global.
Implementasi Program Nyata
Yang membedakan kerja sama ini dengan kesepakatan-kesepakatan seremonial lainnya adalah komitmen untuk melaksanakan implementasi program yang konkret dan berdampak nyata. Kerja sama ini tidak akan berhenti pada penandatanganan dokumen semata, melainkan akan diwujudkan dalam berbagai program yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh sivitas akademika.
Program-program yang akan dikembangkan dirancang untuk memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di UNISA Bandung. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan memperkuat posisi kampus dalam jejaring internasional, yang pada akhirnya akan meningkatkan reputasi dan daya saing institusi.
Goethe-Institut: Jembatan Budaya Jerman di Indonesia
Goethe-Institut merupakan lembaga kebudayaan resmi Republik Federal Jerman yang beroperasi di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Lembaga ini memiliki peran strategis dalam mempromosikan bahasa Jerman serta memfasilitasi kerja sama kebudayaan internasional.
Di Indonesia, Goethe-Institut tidak hanya mengajarkan bahasa Jerman, tetapi juga menjadi jembatan bagi pertukaran budaya, seni, dan ilmu pengetahuan antara Jerman dan Indonesia. Keberadaan kantor Goethe-Institut di Bandung memberikan kemudahan akses bagi perguruan tinggi di Jawa Barat untuk menjalin kolaborasi dengan institusi-institusi di Jerman.
Melalui kerja sama dengan perguruan tinggi lokal, Goethe-Institut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, sekaligus mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.
Peluang bagi Mahasiswa dan Dosen
Kerja sama ini membuka berbagai peluang menarik bagi mahasiswa dan dosen UNISA Bandung. Mahasiswa akan memiliki kesempatan untuk mengikuti kursus bahasa Jerman, menghadiri seminar dan workshop internasional, serta berpartisipasi dalam program pertukaran budaya yang memperkaya pengalaman hidup mereka.
Bagi dosen, kolaborasi ini dapat menjadi wadah untuk mengembangkan penelitian bersama, menghadiri konferensi internasional, serta membangun jejaring akademik dengan sejawat di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Pengalaman internasional semacam ini sangat berharga dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian di kampus.
Visi Internasionalisasi UNISA Bandung
Penandatanganan MoU dengan Goethe-Institut ini sejalan dengan visi UNISA Bandung untuk menjadi universitas yang memiliki orientasi global. Dalam era globalisasi dan persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat, internasionalisasi kampus bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan.
Dengan memperluas kerja sama internasional, UNISA Bandung tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada mahasiswanya, tetapi juga mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi global, mampu berkomunikasi lintas budaya, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Ke depan, diharapkan kerja sama ini dapat menjadi model bagi pengembangan kolaborasi internasional lainnya, sehingga UNISA Bandung dapat terus berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing global.[ ]
Red: admin
Editor: iman
896


















