Dana Haji Orangtua Yang Meninggal Sebaiknya Digunakan Untuk Apa? Begini Penjelasannya

0
531
Ziarah kubur ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Bisa melaksanakan ibadah haji adalah impian semua umat Muslim di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia, minimal sekali seumur hidup. Sayangnya, kondisi saat ini untuk bisa pergi haji, khususnya haji reguler dibutuhkan penantian yang cukup panjang.

Seperti diketahui, seseorang yang mendaftarkan diri untuk menjalankan ibadah haji tidak serta merta langsung bisa diberangkatkan baik tahun itu maupun tahun berikutnya. Mereka harus masuk dalam daftar tunggu atau waiting list terlebih dulu.

Calon jemaah haji yang telah mendaftar, akan mendapatkan nomor porsi, dan menunggu keberangkatan untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Mengutip laman resmi kemenag, masa tunggu haji reguler di Indonesia saat ini berkisar antara 7 hingga ada yang 31 tahun. Sementara masa tunggu untuk paket perjalanan haji plus (ONH Plus) adalah antara 3 hingga 5 tahunan.

 

Selain itu, Indonesia sebagai negara penduduk muslim terbesar di dunia juga mengalami peningkatan calon jamaah haji setiap tahunnya. Sementara kuota haji tidak bertambah. Hal ini yang menyebabkan Menteri Agama memberi keputusan mengenai Penetapan Kuota Jumlah Haji, yakni 194.000 jemaah haji reguler dan 171.000 kuota haji khusus.

 

Belum lagi disebabkan terjadi pandemi Covid 19, dimana selama 2 tahun Indonesia tidak mengirimkan jamaah haji dan ini menyebabkan antrian semakin panjang. Dengan kondisi demikian yang menyababkan sebagian calon jamaah haji khususnya yang sudah lanjut usia menjadi gagal, baik karena meninggal dunia maupun sakit berat yang tidak memungkin untuk berangkat.

 

Lalu, dana haji orang tua yang meninggal sebaiknya digunakan untuk apa? Bolehkah anak menggantikan haji orang tua yang meninggal? Apakah orang tua yang telah meninggal tersebut dapat pahala haji? Bagaimana sebaiknya dalam menyiapkan ibadah haji?

 

Untuk mendapatkan penjelasannya bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa simak jawaban dari guru kita ustadz Aam Amiruddin dalam video berikut ini. Silakan simak:

 

 

Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

Video: tim official

930

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 081281818177 atau alamat email: [email protected]  atau inbox melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .