Ibadah Qurban Diganti Bentuk Sembako, Boleh atau Terlarang ?

0
418

PERCIKANIMAN.ID – – Ibadah qurban merupakan sebuah ibadah yang membutuhkan niat, karenanya niat orang yang berkurban mutlak diperlukan. Meski pandangan lain menyebut bahwa berkurban untuk orang yang sudah meninggal dunia adalah diperbolehkan.  Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman,

(2). فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

 

“Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: 2). Di antara tafsiran ayat ini adalah “berqurbanlah pada hari raya Idul Adha (yaumun nahr)”.

 

Ibadah qurban yang dilakukan umat Islam yakni dengan penyembelihan hewan qurban pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah dan tiga hari sesudahnya (hari tasriq). Hewan yang boleh dijadikan untuk qurban adalah unta, sapi, dan kambing atau domba.

 

Tapi apakah ritual ini menjadikan agama Islam tidak berbeda dengan agama-agama lainnya. Bahwa umat Muslim menjadikan hewan-hewan tersebut sebagai persembahan kepada Allah SWT.

 

Ibadah qurban sama halnya dengan ibadah haji, bersifat simbolik. Qurban bukanlah sebuah ritual menumpahkan darah untuk mendapatkan pertolongan Allah melalui kematian makhluk lain. Qurban bagi umat Islam adalah ungkapan terima kasih kepada Allah atas limpahan rezeki dengan cara berbagi makanan berharga kepada mereka yang tidak mampu.

 

Penyembelihan hewan qurban sebenarnya sudah ada sejak pra-Islam. Bahkan dipraktekkan oleh orang-orang Arab kafir dan juga Yahudi sebagai bentuk persembahan, untuk memperoleh kekayaan dan perlindungan Allah dengan pengorbanan darah.

 

Islam datang untuk mengubah tradisi tersebut. Penyembelihan qurban bukan untuk mendamaikan Tuhan yang sedang marah atau untuk menebus dosa-dosa sebagaimana yang diyakini umat kristen. Penyembelihan qurban menurut Islam adalah untuk memadamkan ego dan keinginan pribadi kepada Allah SWT.

 

Secara syariat bahwa hewan yang boleh dijadikan untuk berqurban adalah unta, sapi, dan kambing atau domba. Ini merupakan kesepakatan jumhur ( mayoritas ) ulama tentang ibadah qurban.

 

Lalu dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini,dimana banyak masyarakat yang membutuhkan makanan pokok, bolehkah ibadah qurban dialihkan atau diganti dengan sembako? Bagaimana hukumnya, apakah ibadah qurban kita sah? Apakah nilai pahalanya sama dengan qurban hewan?

 

Untuk mendapat penjelasannya bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa simak jawaban dari guru kita ustadz Aam Amiruddin dalam video berikut ini. Silakan simak:

 

 

Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

5

Red: admin

Editor: iman

Video: tim official

907

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 081281818177 atau alamat email: [email protected]  atau inbox melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .