ACT Jabar Deklarasikan Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina

0
152
ACT Jabar deklarasikan terbentuknya Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP) di Bandung, Jumat (28/5/2021). foto: iman

PERCIKANIMAN.ID – – Guna melanjutkan aksi solidaritas dan perjuangan rakyat Palestina yang lebih nyata dan berkesinambungan, Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Barat mendeklarasikan terbentuknya Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP).

Acara yang dilakukan di Aula Masjid Al Ukhuwah – Jl. Wastukencana Kota Bandung, Jumat (28/5/2021) ini dihadari oleh seratusan tamu undangan, ulama dan juga aktivis kemanusiaan lainnya.

Dalam sambutannya, Trisna Adi Permana selaku Brand Manager ACT Jabar sekaligus Koordinator KKIPP menyampaikan bahwa saat ini KKIPP sudah ada di 95 kota di Indonesia ada perwakilan di 6 negara.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam KKIPP. Harapannya bisa menjadi social pressure bagi Israel dan dunia untuk segera terwujudnya Palestina yang merdeka menuju perdamaian dunia yang seutuhnya,”ajaknya.

Selanjutnya Trisna membacakan pernyataan sikap yang diikuti oleh semua elemen yang hadir. Ada pun pernyataan sikapnya sebagai berikut:

PERNYATAAN SIKAP DEKLARASI KOMITE

KEMANUSIAAN INTERNASIONAL

PEMBEBASAN PALESTINA (KKIPP)

Sebagai wadah perjuangan masyarakat sipil dunia berbasis spirit kemanusiaan untuk  membebaskan palestina dari segala belenggu penjajahan Israel demi terwujudnya perdamaian dunia maka penjajahan oleh Israel atas Palestina harus segera dihapuskan.

Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP) sebagai wadah Gerakan civil society dunia menyampaikan pernyataan sikap dengan tegas bahwa :

  1. Penjajahan Israel atas Palestina harus segera dihentikan
  2. Israel harus bertanggung jawab atas segala bentuk penderitaan kerugian apapun yang menimpa Palestina hingga saat ini
  3. Israel harus menyatakan mohon maaf kepada seluruh warga Palestina dan seluruh Umat Islam di dunia disertai dengan janji kepada umat Islam dan kepada rakyat Palestina untuk tidak melakukan tindakan apapun yang akan menjadikan kembalinya penjajahan Israel kepada Palestina
  4. Menolak Israel sebagai negara yang sah serta menolak solusi Dua Negara (Two-State Solution) yang merugikan Palestina.
  5. Palestina adalah sebuah negara berdaulat penuh dan harus dikembalikan keadaannya seperti sebelum 1948
  6. Mengajak seluruh organisasi kemanusiaan dan berbagai elemen civil society dunia untuk bersinergi bergerak Bersama dalam penghentian penjajahan Israel atas Palestina dalam agenda advokasi dan aksi-aksi kemanusiaan.
  7. Memberikan kebebasan kepada rakyat Palestina dalam 5 Aspek :
  8. Membebaskan dari kelaparan dan kelangkaan pangan
  9. Membebaskan dari ancaman kematian dan kurangnya fasilitas Kesehatan
  10. Membebaskan dari ancaman kematian dan kurangnya fasilitas Kesehatan
  11. Membebaskan untuk mendapat fasilitas Pendidikan yang layak
  12. Membebaskan dari penjajahan

Demikian pernyataan sikap dan seruan yang mendesak untuk semua masyarakat,konunitas,organisasi massa, aktivis pergerakan, tokoh-tokoh perdamaian, dan pemerintahan dunia. Mari bersama kita Bersatu bebaskan Palestina untuk mewujudkan perdamaian dunia.

 

Pakar digital marketing Dewa Eka Prayoga (tengah/celana jean biru) secara simbolis menyerahkan donasi untuk Palestina senilai Rp. 2,4 milyar ( foto: iman)

Acara deklarasi ini juga diiringi serah terima donasi untuk Palestina senilai Rp.2.4 Milyar dari pakar digital marketing Dewa Eka Prayoga. Kang Dewa, demikian ia akrab disapa menyampaikan bahwa donasi tersebut terhimpun sejak akhir Ramadhan kemarin. Acara ditutup dengan memanjatkan doa. [ ]

5

Rep: iman

Editor: admin

905