Kisah Muslimah Penghuni Surga, Gugurnya Disambut Ribuan Malaikat

    PERCIKANIMAN.ID – – Kebanyak orang menghadapi kematian baik diri, anak maupun keluarganya dengan kesedihan. Sebab ia menganggap bahwa itu adalah perpisahan selama-lamanya dengan orang-orang yang dicintainya. Padahal tidak demikian, sebab semua orang akan meninggalkan dunia yang fana ini.   Namun ada juga orang yang menjemput atau mendengar kematian orang yang dicintainya sebagai kabar yang membahagiakannya. Sebab ia meninggal dalam keadaan syahid dan segera bertemu dengan Rabb nya dan mendapat pahala surga. Salah satunya adalah Nusaibah Binti Ka’ab radhiyallahu anha, shahabiyah Anshar yang berhati Baja.   Dalam kisahnya hari…

Selanjutnya

Nasib Orang Yang Tidak Kenal Islam, Surga atau Neraka?

   Assalamu’alaykum. Pak Aam, maaf saya mau tanya tentang nasib orang yang tidak mengenal Islam, baik di masa lalu atau masa sekarang. Kira-kira kelak di akhirat apakah di Surga atau di Neraka? Mohon penjelasannya ( Silva via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Silva, bapak ibu, mojang bujang dan sahabat –sahabat sekalian. Dalam Islam salah satu tanda keimanan adalah percaya kepada yang ghaib. Saat ini Surga dan Neraka adalah sesuatu yang ghaib dan kelak akan nyata. Ini harus kita yakini kebenarannya. Kita juga yakin bahwa Surga dan Neraka tempat…

Selanjutnya

Orang Yang Pertama Masuk Surga

Assalamu’alaykum. Pak Aam, suatu hari anak saya bertanya, ”Umat manusia itu kan jumlahnya miliaran, nah siapa yang paling dulu masuk surga?” Saya agak bingung dan tidak bisa jawab. Kira-kira jawabannya harus bagaimana? Mohon penjelasannya dan terimakasih. (Bella via email)       Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya bu Bella dan mojang bujang serta sahabat sekalian. Apa yang ditanyakan putra Anda tentu tidaklah berlebihan. Mungkin itu salah satu ciri kid  zaman now yang kritis. Tapi itu menunjukkan bahwa dia mempunyai kecerdasan spiritual yang tidak hanya berpikir masalah duniawi namun sudah memikirkan kehidupan…

Selanjutnya

Kisah Kabsyah binti Rafi’, Yang Wafatnya Mengguncang Arsy Allah

PERCIKANIMAN.ID – – Ibnu Sa’ad menyatakan bahwa Kabsyah termasuk dalam jajaran orang-orang yang pertama-tama berbaiat. Ia mengatakan, “Orang pertama yang berbaiat kepada Rasulullah adalah Ummu Sa’ad bin Mu’adz, Kabsyah binti Rafi’, dan dia termasuk dalam golongan para wanita muslimah salehah yang mengemban cita-cita agama dan mempertaruhkan seluruh anak-anak mereka di jalan Allah demi membela Islam. Salah satu kisahnya yang tercatat dalam sejarah adalah perannya saat Perang Uhud: Sayyidah Kabsyah menyambut para utusan dalam Perang Uhud, dan pada saat iru dia telah mengutus dua orang putranya untuk berperang dan membela agama…

Selanjutnya

Ummu Syuraik binti Jabir, Muslimah Yang Keimanannya Seteguh Karang

PERCIKANIMAN.ID – – Ummu Syuraik adalah salah satu wanita yang pertama-tama hijrah ke dalam agama Islam. Sejarah telah menuliskan untuk kita banyak kisah tentangnya, sejarah juga memberitahukan kepada kita bahwa sekarang ini kita sedang berada dihadapan seorang da’i wanita yang mengemban cita-cita Islam. Supaya kita dapat membayangkan roman kepribadiannya, maka marilah kita menyimak keterangan berikut ini. Ibnu Abbas mengatakan, “Hati Ummu Syuraik tertarik kepada Islam sejak dia masih berada di Mekah, maka dia pun memeluk Islam, lalu dia mulai mendatangi wanita-wanita Quraisy secara sembunyi-sembunyi serta menyeru dan membujuk mereka untuk…

Selanjutnya

Kisah Al-Khansa’ dan Indahnya Kesabaran di Dalam Islam

PERCIKANIMAN.ID – – Al-Khansa’ seorang penyair besar dan seorang shahabiyah yang mulia, yang sebagian besar dari syair-syairnya serta kisah-kisah indahnya di dalam Islam terukir dalam sejarah. Al-Khansa’ datang kepada Rasulullah bersama kaumnya, kemudian memeluk Islam bersama mereka semua. Mereka menyebutkan bahwa Rasulullah memintanya untuk membacakan syair karena beliau merasa senang dengan syairnya, maka Al-Khansa’ pun membacakan syair kepada Rasulullah dan beliau bersabda, “Tambah lagi wahai Khansa”. Setelah saudara-saudaranya terbunuh, Al-Khansa’ jadi sering menyenandungkan syair-syair kesedihan karena meratapi kepergiannya, dan salah satu syairnya adalah Al-Mutaqarib. Ibnul Atsir mengatakan, “Para ahli syair…

Selanjutnya

Ini Yang Akan Dirasakan Penghuni Surga (tafsir Surat Al Ghaasyiah)

pintu surga

    Bersama: Dr.H.Aam Amiruddin M.Si     PERCIKANIMAN.ID – – Secara umum kehidupan manusia kelak akhir berakhir yang sangat jauh berbeda yakni di surga ( beruntung) dan di neraka (celaka). Amal shalih, pahala dan dosa serta karena rahmat-Nya lah yang menyebabkan seorang manusia menjadi penghuninya. Sebelum memasuki kehidupan tersebut akan diawali dengan peristiwa hari khiamat kemudian hari berbangkit yang dilanjutkan dengan hari pembasalan yakni penghitungan pahala dan dosa. Kondisinya kelak seperti tergambar dalam Surat Al Ghaasyiah berikut ini tafsirnya: Sudah datangkah kepadamu berita hari pembalasan? Kalimat ini menggunakan gaya bertanya.…

Selanjutnya

Shafiyyah binti Abdul Muthalib, Wanita Pertama yang Membunuh Orang Musyrik

PERCIKANIMAN.ID – – Shafiyyah binti Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf Al-Qurasyiyyah Al-Hasyimiyyah. Bibi Rasulullah, dan ibu dari Az-Zubair bin Al-‘Awwam adalah seorang penolong Rasulullah yang juga saudara kandung Hamzah, Sang Singa Allah. Shafiyyah merupakan pemilik akal yang cerdas dan pemberani. Dia menyaksikan banyak peperangan bersama Rasulullah, dia termasuk salah seorang mujahidah yang sabar terhadap berbagai ujian. Di antara kisah-kisah yang tercatat dalam sejarah tentang mujahidah tersebut salah satunya adalah kisahnya pada Perang Khandaq, dimana seluruh kaum muslimin keluar untuk berperang bersama Rasulullah dan beliau meninggalkan para wanita dan…

Selanjutnya

Wanita-Wanita Mulia Dambaan Surga

PERCIKANIMAN.ID – – Secara umum  ada lima wanita utama dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, yaitu Hawa, Sarah, Maryam, Khadijah dan Fatimah. Secara umum juga, dalam al-Qur’an dibuat karakter secara analitif bagi wanita-wanita pejuang, wanita suci, wanita pengkhianat, dan wanita penggoda.   Simbol wanita pejuang ada pada diri Khadijah istri Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Khadijah yang mengusap air mata Rasulullah ketika sedih dan memberinya harta untuk membantu beliau dalam berdakwah. Seorang wanita diutamakan bukan karena perawan atau tidaknya, tapi suci atau tidak sucinya. Sebab, ada yang masih perawan tapi tidak…

Selanjutnya

Ummu Hakim binti Al-Harits, Menjadi Pahlawan Pada Malam Pengantin

padang pasir

PERCIKANIMAN.ID – – Ibunda Ummu Hakim adalah Fatimah binti Al-Walid, saudara perempuan dari Khalid bin Al-Walid. Ummu Hakim adalah istri dari Khalid bin Sa’id dan pernikahan mereka memiliki kisah yang menarik.   Al Waqidi mengatakan: Sebelumnya Ummu Hakim adalah istri dari Ikrimah bin Abi Jahal, lalu Ikrimah terbunuh sebagai syahid di Ajnadin, dan Ummu Hakim pun melalui masa iddahnya. Setelah itu Khalid bin Sa’id mengirimkan utusan kepadanya untuk menawarkan lamaran, maka ia pun menerima lamaran Khalid dan ia dinikahi dengan mahar empat ratus dinar.   Ketika kaum muslimin sudah sampai…

Selanjutnya

Ummu Sulaim, Wanita Yang Maharnya Adalah Islam

PERCIKANIMAN.ID – – Melalui lembaran-lembaran sejarah, muncullah bagi kita lembaran-lembaran yang semerbak mewangi serta bersinar terang yang memancarkan petunjuk bagi wanita muslimah masa kini dalam segala hal. Di antara pribadi yng muncul dalam lembaran-lembaran tersebut adalah Ummu Sulaim. Ummu Sulaim binti Milhan bin Khalid Al-Anshariyyah, ibu dari Anas bin Malik RA. Ada perbedaan pendapat mengenai namanya, ada yang mengatakan namanya Rumailah, ada juga yang mengatakan Al-Ghumaisha’, dan ada duha yang mengatakan Ar.Rumaisha’. Sejarah menceritakan, bahwasanya pada awalnya dia adalah istri dari Malik bin An-Nadhar. Lalu hatinya tertarik terhadap Islam, kemudian…

Selanjutnya

5 Hal Harus Dijaga Muslimah Agar Masuk Surga

muslimah, sibuk, karier

Oleh: Sasa EsaAgustiana*   PERCIKANIMAN.ID – – Manusia harus pandai menangkap isyarat batas ruang gerak dan mampu belajar menahan diri agar tidak melewati batas. Keutamaan akan diperoleh bila semua yang ada pada diri penggunanya disesuaikan dengan limit (batasan) ketetapan Allah Sang Pencipta. Apabila tidak diindahkan maka terjadi over limit, yang mengakibatkan kehancuran diri. Akhirnya, sesuai dengan konsekuensi yang diambil, –mengutamakan menahan atau mengumbar hawa nafsu–  akan berujung pada dua tempat kembali yang disediakan-Nya (surga atau neraka).    “Adapun orang yang melampaui batas dan lebih mengutamakan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat…

Selanjutnya