PM Lebanon: Muslim Menjadi Target Pertama Terorisme

PERCIKANIMAN.ID – -Sebagian kalangan menilai kelompok barat atau non muslim menjadi sasaran utama serangan tindakan terorisme. Namun anggapan ini salah besar sebab kaum muslim yang justru menjadi korban tindakan terorisme yang sebenarnya. Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri menilai, kaum moderat di dunia yang sebagian besar Muslim merupakan target pertama dari terorisme. Ia merasa, hal itu dikarenakan Muslim yang sebenarnya menjadi benteng pertama melawan ekstrimisme.   Dilansir dari Xinhua dan mengutip republikaonline, Selasa (21/2/2017), pandangan itu diungkapkan kepada salah satu calon Presiden Perancis, Marine Le Pen, yang datang beserta delegasinya. Le…

Selanjutnya

Sekjen PBB Serukan Perangi Hasutan Yang Kaitkan Terorisme Dengan Islam

sekjen pbb antonio guterres

  PERCIKANIMAN.ID – – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan memerangi hasutan yang mengaitkan terorisme dengan Islam. Ia menyoroti pentingnya kerja sama kontra-terorisme PBB-Arab Saudi. Hal ini ia sampaikan dalam kunjungan pertamanya  ke Arab Saudi. Guterres juga menegaskan tekad lembaga yang dipimpinnya dalam membantu semua negara yang memerangi terorisme. Ia menambahkan kurangnya penyelesaian politik selama beberapa krisis telah meningkatkan aksi teror. “Kita tak bisa mengalahkan terorisme di Suriah tanpa penyelesaian politik menyeluruh,” katanya seperti dilaporankan Al-Arabiya dan dikutip dari Xinhua, Senin (13/2/2017). Selain itu, Guterres berterima kasih kepada Arab Saudi…

Selanjutnya

Membaca Wacana Terorisme

terorisme-1

Oleh: Beggy Rizkiyansyah *     PERCIKANIMAN.ID – – Bombardir berita soal bom panci ternyata tak begitu saja diterima masyarakat. Di media sosial misalnya, bom panci diolok-olok sebagai bom banci, atau janggalnya ‘teori’ atas bom panci tersebut. Masyarakat tampaknya semakin kritis dan menuntut penjelasan lebih terang ketimbang dan berimbang mengenai  wacana terorisme. Persoalan mengenai wacana terorisme sebenarnya bukan saja bermuara di pemerintah, tetapi juga di media massa. Media yang intens memberitakan seramnya isu terorisme bukan ada begitu saja. Bahkan David L. Altheide (2003) menyebutkan bahwa kecondongan media mengangkat berita yang…

Selanjutnya

Pimpinan Ponpes Gontor : Stop Teror terhadap Pesantren!

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Moderen Darusalam Gontor, Hasan Abdullah Sahal, mengimbau kepada semua pihak agar menghentikan teror terhadap pesantren. Ia menegaskan, tidak benar bila pondok pesantren (ponpes) dianggap sebagai salah satu sarang penyebaran paham radikal, yang menelurkan pelaku-pelaku teror. “Jadi saya hanya mengatakan, pondok pesantren tidak usah diteror,” ujar Hasan kepada wartawan, usai menemui Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, di kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2016). Ia juga menyebutkan, bahwa salah satu pihak yang menyudutkan pesantren, justru dari umat Islam sendiri. Hasan mengimbau agar semua pihak berhenti meneror pesantren.  “Maka jangan sampai…

Selanjutnya

Gerakan Terorisme Dibuat Intelijen untuk Lemahkan Umat Islam?

Gerakan terorisme di Indonesia disinyalir sengaja diciptakan oleh pihak tertentu dan dibiarkan. Pola-pola gerakan radikalisme saat ini cenderung sama dengan gerakan radikalisme di era orde baru. Demikian diungkapkan Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi Hukum dan HAM, Busyro Muqaddas. “Ini sistemik,” katanya kepada pers di acara Refleksi Akhir Tahun 2015 di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (30/12/2015) silam. Mantan ketua KPK ini menilai ada kepentingan proyek di belakang gerakan ini. Ia khawatir di balik isu terorisme ada proyek internasional atau proyek negara tertentu yang tidak menginginkan Indonesia stabil secara ekonomi. “Memecah…

Selanjutnya