Hukum Menggerakkan Jari Telunjuk Pada Saat Tahiyat, Ini Penjelasannya

Assalamu’alaykum, Pak Aam saya nonton di sebuah stasiun televisi tentang tahiyat dengan menggerakkan jari telunjuk berkali-kali, itu boleh merujuk kepada hadits. Tapi ada juga yang mengatakan tidak boleh beregerak-gerak, wajib diam. Yang benar yang mana? Mohon penjelasannya (Yeni via fb)       Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Sebenarnya ini permasalahan atau pertanyaan klasik yang sudah sering kita bahas. Namun agar jelas tiada ada salahnya jika kita bahas kembali.     Terkait dengan menggerakkan jari saat tahiyat akhir dalam shalat ini terdapat dalam hadits dari…

Selanjutnya

Gempa Lombok, Menag Ajak Umat Islam Shalat Ghaib

PERCIKANIMAN.ID – – Gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) kembali mengguncang di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Ahad malam (5/8/2018). Akibat gempa ini menurut informasi terakhir mengakibatkan sedikitnya 82 orang wafat dan ratusan yang mengalami luka juga bangunan roboh.     Merespon kejadian ini Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat beragama untuk berdoa bersama untuk keselamatan, kesabaran, dan ketabahan masyarakat NTB dan Bali yang mengalami dampak buruk dari peristiwa alam tersebut. Khusus kepada umat Islam, Lukman mengajak untuk melaksanakan shalat ghaib.       “Khusus kepada umat…

Selanjutnya

Shalat Ghaib, Hukum dan Pelaksanaannya  

  Assalamualaikum. Pak ustadz , saya mau tanya tentang shalat ghaib. apa yang dimaksud dengan shalat gaib? Adakah contohnya dari Rasulullah saw.? Bagaimana teknik pelaksanaannya ? Mohon penjelasannya ( Ran via email)     Waalaikumsalam ww . Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Shalat Gaib artinya melaksanakan Shalat Jenazah padahal jenazahnya sudah dikuburkan. Ada sejumlah riwayat yang menunjukkan bahwa Rasulullah saw. pernah melaksanakan Shalat Gaib. Silakan cermati riwayat berikut.     Jabir dan Umar r.a. berkata, “Nabi saw. telah menyalatkan Ashamah An-Najasyi, lalu bertakbir empat kali.” (H.R. Bukhari,…

Selanjutnya