Kisah Al-Khansa’ dan Indahnya Kesabaran di Dalam Islam

PERCIKANIMAN.ID – – Al-Khansa’ seorang penyair besar dan seorang shahabiyah yang mulia, yang sebagian besar dari syair-syairnya serta kisah-kisah indahnya di dalam Islam terukir dalam sejarah. Al-Khansa’ datang kepada Rasulullah bersama kaumnya, kemudian memeluk Islam bersama mereka semua. Mereka menyebutkan bahwa Rasulullah memintanya untuk membacakan syair karena beliau merasa senang dengan syairnya, maka Al-Khansa’ pun membacakan syair kepada Rasulullah dan beliau bersabda, “Tambah lagi wahai Khansa”. Setelah saudara-saudaranya terbunuh, Al-Khansa’ jadi sering menyenandungkan syair-syair kesedihan karena meratapi kepergiannya, dan salah satu syairnya adalah Al-Mutaqarib. Ibnul Atsir mengatakan, “Para ahli syair…

Selanjutnya

Shafiyyah binti Abdul Muthalib, Wanita Pertama yang Membunuh Orang Musyrik

PERCIKANIMAN.ID – – Shafiyyah binti Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf Al-Qurasyiyyah Al-Hasyimiyyah. Bibi Rasulullah, dan ibu dari Az-Zubair bin Al-‘Awwam adalah seorang penolong Rasulullah yang juga saudara kandung Hamzah, Sang Singa Allah. Shafiyyah merupakan pemilik akal yang cerdas dan pemberani. Dia menyaksikan banyak peperangan bersama Rasulullah, dia termasuk salah seorang mujahidah yang sabar terhadap berbagai ujian. Di antara kisah-kisah yang tercatat dalam sejarah tentang mujahidah tersebut salah satunya adalah kisahnya pada Perang Khandaq, dimana seluruh kaum muslimin keluar untuk berperang bersama Rasulullah dan beliau meninggalkan para wanita dan…

Selanjutnya

Wanita-Wanita Mulia Dambaan Surga

PERCIKANIMAN.ID – – Secara umum  ada lima wanita utama dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, yaitu Hawa, Sarah, Maryam, Khadijah dan Fatimah. Secara umum juga, dalam al-Qur’an dibuat karakter secara analitif bagi wanita-wanita pejuang, wanita suci, wanita pengkhianat, dan wanita penggoda.   Simbol wanita pejuang ada pada diri Khadijah istri Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Khadijah yang mengusap air mata Rasulullah ketika sedih dan memberinya harta untuk membantu beliau dalam berdakwah. Seorang wanita diutamakan bukan karena perawan atau tidaknya, tapi suci atau tidak sucinya. Sebab, ada yang masih perawan tapi tidak…

Selanjutnya

Ummu Hakim binti Al-Harits, Menjadi Pahlawan Pada Malam Pengantin

padang pasir

PERCIKANIMAN.ID – – Ibunda Ummu Hakim adalah Fatimah binti Al-Walid, saudara perempuan dari Khalid bin Al-Walid. Ummu Hakim adalah istri dari Khalid bin Sa’id dan pernikahan mereka memiliki kisah yang menarik.   Al Waqidi mengatakan: Sebelumnya Ummu Hakim adalah istri dari Ikrimah bin Abi Jahal, lalu Ikrimah terbunuh sebagai syahid di Ajnadin, dan Ummu Hakim pun melalui masa iddahnya. Setelah itu Khalid bin Sa’id mengirimkan utusan kepadanya untuk menawarkan lamaran, maka ia pun menerima lamaran Khalid dan ia dinikahi dengan mahar empat ratus dinar.   Ketika kaum muslimin sudah sampai…

Selanjutnya

Ummu Sulaim, Wanita Yang Maharnya Adalah Islam

PERCIKANIMAN.ID – – Melalui lembaran-lembaran sejarah, muncullah bagi kita lembaran-lembaran yang semerbak mewangi serta bersinar terang yang memancarkan petunjuk bagi wanita muslimah masa kini dalam segala hal. Di antara pribadi yng muncul dalam lembaran-lembaran tersebut adalah Ummu Sulaim. Ummu Sulaim binti Milhan bin Khalid Al-Anshariyyah, ibu dari Anas bin Malik RA. Ada perbedaan pendapat mengenai namanya, ada yang mengatakan namanya Rumailah, ada juga yang mengatakan Al-Ghumaisha’, dan ada duha yang mengatakan Ar.Rumaisha’. Sejarah menceritakan, bahwasanya pada awalnya dia adalah istri dari Malik bin An-Nadhar. Lalu hatinya tertarik terhadap Islam, kemudian…

Selanjutnya