6 Fitrah Manusia Menurut Al Quran, Mana Yang Masih Tersisa Dalam Diri Kita ?

  PERCIKANIMAN.ID – – Al-Quran dan beberapa hadits Rasulullah Saw. menjelaskan bahwa setiap manusia yang lahir ke dunia ini dalam keadaan suci atau fitrah. Fitrah yang dia bawa berupa fitrah ketuhanan, yaitu memiliki kecenderungan untuk mengakui adanya kebenaran yang sifatnya hakiki. Hal ini dijelaskan lewat firman-Nya, yaitu ketika manusia berada dalam alam rahim, dia telah bersaksi bahwa Allah Swt. sebagai Tuhan yang Mahakuasa, yang telah menciptakan dirinya,   وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَا ۛ أَنْ تَقُولُوا…

Selanjutnya

Al Quran dan Sains Jelaskan Bulan Yang Dulu Pernah Menyala

PERCIKANIMAN.ID – – Pada Abad 20 umat manusia mulai mengetahui fakta ilmiah baru yang menunjukkan bahwa bulan pada mulanya adalah sebuah planet yang menyala. Kondisi tersebut juga telah dipelajari pakar astronomi yang menyatakan bahwa pada mulanya bulan menyala, kemudian cahayanya lenyap menjadi benda mati (tidak bercahaya).     Melalui teleskop canggih dan satelit buatan generasi pertama, para pakar astronomi pernah mengirimkan gambar terperinci mengenai bulan. Dalam gambar tersebut bulan diketahui terdapat kawah-kawah gunung berapi, dataran tinggi dan lubang besar. Selama masa pembentukannya bulan yang menurut Badan Antariksa Amerika (NASA) terbentuk…

Selanjutnya

Cara Menjadi Penghuni Surga, Muliakan Dua Orang Ini

Tafsir Surat Al-Fajar ayat 17 – 30    Oleh: Dr.Aam Amiruddin, M.Si*     PERCIKANIMAN.ID – – Setiap orang khususnya orang Islam pastinya ingin dan mendambakan masuk surga, termasuk masuk surga tanpa hisab atau perhitungan. Ada banyak cara atau jalan menuju Surga-Nya, salah satunya dengan memuliakan anak yatim dan memberi makan fakir miskin. Seperti dijelaskan dalam Alquran khususnya Surat Al Fajr sebagai berikut: Sekali-kali tidak, sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim ( QS.Al Fajr: 17)   Kecintaan yang berlebihan terhadap harta akan menyebabkan tumpulnya nurani kita untuk berbagi kasih dengan…

Selanjutnya

Ruginya Menukar Akhirat Dengan Kenikmatan Dunia

Tafsir Surat Al ‘Ala Oleh: Dr.Aam Amiruddin,MSi*   PERCIKANIMAN.ID – – Sebagian besar orang meyakini bahwa kehidupan dunia itu hanya sementara atau sebatas orang hidup. Selebihnya orang hidup di akhirat yang kekal.   Namun demikian masih saja ada orang yang rela mengejar kehidupan dunia dan meninggalkan akhirat. Kenikmatan hidup di akhirat yang kekal ditukar dengan harga ‘murah’ kehidupan dunia yang sementara atau fana ini.   Walaupun Allah swt. telah menjelaskan cara untuk menyucikan jiwa, namun tak sedikit manusia yang berpaling dari ajaran-ajaran-Nya. Mengapa? Karena ada di antara manusia yang lebih…

Selanjutnya

Apa Makna Tafsir Aulia di Surah Al-Maidah 51. Benarkah Harus Pemimpin Muslim?

almaidah51

Oleh :  Ust. Dr. Miftah El-Banjary Menjelang PILKADA DKI yang salah satunya mengusung Ahok sebagai calon Gubernur non-muslim di tengah-tengah masyarakat mayoritas Islam di Jakarta, maka bermunculanlah sikap protes dan anti-Ahok yang didasarkan pada beberapa teks ayat suci al-Qur’an yang melarang memilih pemimpin non-muslim di wilayah notabene orang-orang Islam.  Di antara polemik yang saat ini berkembang adalah tafsir dari surah al-Maidah 51 yang bunyinya : “Wahai orang-orang yang beriman janganlah kalian menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai aulia…” Sebelum lebih jauh kita membahas tentang makna tafsir kata “Aulia” secara konteks…

Selanjutnya

Soal Terjemahan Awliya Sebagai “Teman Setia”, Ini Penjelasan Kemenag

almaidah51

PERCIKANIMAN.ID – Pada beberapa edisi terbitan Terjemahan Al-Quran yang beredar saat ini, kata awliyapada QS Al Maidah: 51 diterjemahkan sebagai teman setia. Pgs. Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Kemenag, Muchlis M Hanafi, menjelaskan bahwa terjemahan Al-Quran tersebut merujuk pada edisi revisi 2002 Terjemahan Al Quran Kementerian Agama yang telah mendapat tanda tashih dari LPMQ. Hal ini ditegaskan Muchlis menanggapi beredarnya postingan di media sosial tentang terjemahan kata awliyapada QS Al-Maidah: 51 yang disebutkan telah berganti dari ‘pemimpin’ menjadi ‘teman setia’. Postingan itu menyertakan foto halaman terjemah QS Al-Maidah: 51…

Selanjutnya