Pengamat Nilai Aneh Kartu Nikah Hanya Untuk Umat Islam Saja

  PERCIKANIMAN.ID – – Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI) Lina Miftahul Jannah mempertanyakan peruntuhan kartu nikah yang dikhususkan pada umat Islam saja. Padahal, warga negara Indonesia tidak semuanya beragama Islam.     “Balik lagi harusnya tak hanya untuk umat Islam saja,” katanya  Kamis (15/11/2018).     Menurut dia, aneh apabila kebijakan kartu nikah tidak wajib kepemilikannya atau hanya untuk golongan tertentu saja. Ia khawatir, penerbitan kartu nikah hanya berkaitan dengan inovasi pelayanan publik (IPS) semata.     “Banyak sekarang prioritasnya hanya sekadar mendapatkan award (penghargaan),” ujar dia.  …

Selanjutnya

MUI Usulkan Pemerintah Beri Sertifikasi atau Piagam Pernikahan

PERCIKANIMAN.ID  — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah menerbitkan kartu nikah. Setidaknya pemerintah berusaha memberikan pelayanan dan kemudahan untuk masyarakat.     Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Saadi mengatakan buku nikah tidak lagi diperlukan asalkan pemerintah secara baik menerapkan kartu nikah dengan sistem berbasis website.     “Kalau dengan model kartu nikah dengan berbasis website sudah berjalan baik dan diterapkan di seluruh Indonesia maka buku nikah tidak diperlukan lagi,” ujarnya dikutip republika.co.id, Selasa (13/11/2018).     Ia mengusulkan agar pemerintah dapat memberikan semacam piagam atau sertfikasi pernikahan di samping…

Selanjutnya

MUI: Kartu Nikah Bukan Syarat atau Rukun Nikah

    PERCIKANIMAN.ID – – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Kementerian Agama (Kemenag) kembali mengkaji rencana penerbitan kartu nikah. Setidaknya, surat nikah hanya berkaitan dengan kemashalatan bagi menikah dan bukan sebuah syarat atau rukun.     “Saya berharap agar lebih dulu dikaji. Karena surat nikah itu hanya kemaslahatan bagi yang menikah, bukan syarat atau rukunnya,” ujar Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat Cholil Nafis seperti dilansir Republika.co.id, Senin (12/11/2018).     Menurutnya, kartu nikah justru akan berpotensi hilang karena bentuknya yang sangat kecil mirip dengan kartu ATM atau KTP. “Jadi kalau…

Selanjutnya

Nikah Sirri, Bagaimana Hukumnya ?

  Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saya mempunyai teman yang katanya sudah nikah sirri. Apakah ini sah menurut hukum Islam?. Mohon penjelasannya ( W via fb)     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Secara umum nikah sirri atau pernikahan sirri sering diartikan sebagai nikah atau pernikahn yang dilakukan diam-diam atau tanpa publikasi atau tidak diumumkan kepada khalayak, bahkan saudara dan teman pun tidak tahu.     Nikah sirri juga dianggap sebagai pernikahan rahasia sehingga hanya kedua mempelai dan sedikit orang yang tahu bahwa keduanya telah menikah. Ada…

Selanjutnya

Hukum Pelaksanaan Khutbah Nikah, Apakah Pernikahan Sah Tanpa Khutbah ?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya mau tanya tentang hukum khutbah nikah. Apakah sah pernikahan tanpa ada khutbah nikahnya? Mohon penjelasannya. ( Sari via fb)       Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah.  Begini, pada hakikatnya khutbah nikah adalah nasihat atau pesan yang diberikan kepada kedua mempelai sebelum dilaksanakannya akad.  Namun ada juga yang disampaikan setelah setelah akad nikah.     Biasanya pihak mempelai wanita menghadirkan seorang ulama atau ustadz untuk memberikan tausyiah atau nasihat yang secara khusus disampaikan kepada kedua mempelai. Sunnahnya khutbah nikah harus dimulai…

Selanjutnya

Siap Menjadi Istri Kedua, Tapi Orangtua Tidak Merestui

Assalamu’alaykum Wr.Wb , Pak Aam.  Saya seorang single parent, yang sedang dijodohkan dengan seorang ustad yang sudah mempunyai istri. Setelah dipertimbangkan secara matang dibarengi dengan shalat istikharah, maka keputusan yang saya ambil  dengan keyakinan bulat adalah menerima perjodohan itu. Tahap demi tahap telah dilalui dengan lancar, bahkan istri dan anaknya telah menerima saya dan hubungan diantara kami berjalan dengan baik. Namun, ayah saya tidak menyetujui dan memepengaruhi ibu saya yang tadinya menyetujui menjadi tidak setuju. Apa yang harus saya lakukan?  (Anonim by email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb, Ibu, mojang…

Selanjutnya

Menikah Karena Kecantikannya, Bolehkah ?

  Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, bagaimana hukumnya kalau menikah karena kecantikannya? Sedangkan dari sisi sifat atau ibadahnya masih kurang. Mohon nasihatnya ( Sonny via email)     Wa’alaykumsalam Wr.Wb. Iya kang Sonny, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Tentu ada banyak alasan atau faktor seseorang menikah dengan pasangannya yang disebabkan adanya kecocokan atau kesamaan. Ada yang merasa cocok dan pas karena mempunyai hobby yang sama, ada yang karena sifatnya dan sebagainya termasuk karena cantik atau tampannya seseorang.     Bagi seorang laki-laki mengagumi kecantikan seorang wanita atau sebaliknya seorang wanita mengagumi ketampanan…

Selanjutnya

Niat Menikah Untuk Menyalurkan Hasrat Biologis, Apakah Sah?

pernikahan

  Assalamu’alaykum. Pak Aam, mohon maaf dan minta nasihatnya. Saya bujangan usia 23 tahun dan sudah bekerja namun penghasilan masih kecil. Terus terang saya mempunyai dorong seksual yang tinggi khususnya kalau melihat lawan jenis. Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa mengendalikan diri. Kadang saya ingin segera menikah agar hasrat biologis saya tersalurkan. Bolehkah menikah jika niatnya hanya untuk kebutuhan biologis? Apakah pernikahan tersebut sah meski kita menikah dengan orang yang tidak kita cintai? Mohon nasihat dan penjelasannya. Terima kasih ( B via email )       Wa’alaykumsalam Wr Wb.…

Selanjutnya

Orangtua Tidak Merestui, Harus Nikah Siri?

cincin

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya sudah bercerai dengan suami saya sejak dua (2) tahun lalu. Sekarang saya berniat ingin menikah lagi dengan seorang duda. Kami sudah cocok dan berkomitmen untuk menikah. Kami sudah sama-sama bekerja dan memiliki penghasilan. Tetapi, orangtua saya tidak menyetujui hubungan saya dengan calon suami karena ada masalah dengan orangtua calon suami di masa lalu. Kami ingin menikah, biar kalau bersama-sama jadi halal dan mengandung pahala. Bolehkah saya menikah dengan calon suami tanpa wali ayah kandung saya? Apa yang dimaksud menikah siri? Dan syaratnya apa? Dan dibolehkan saya…

Selanjutnya