Nikah Sirri, Bagaimana Hukumnya ?

  Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saya mempunyai teman yang katanya sudah nikah sirri. Apakah ini sah menurut hukum Islam?. Mohon penjelasannya ( W via fb)     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Secara umum nikah sirri atau pernikahan sirri sering diartikan sebagai nikah atau pernikahn yang dilakukan diam-diam atau tanpa publikasi atau tidak diumumkan kepada khalayak, bahkan saudara dan teman pun tidak tahu.     Nikah sirri juga dianggap sebagai pernikahan rahasia sehingga hanya kedua mempelai dan sedikit orang yang tahu bahwa keduanya telah menikah. Ada…

Selanjutnya

Hukum Pelaksanaan Khutbah Nikah, Apakah Pernikahan Sah Tanpa Khutbah ?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya mau tanya tentang hukum khutbah nikah. Apakah sah pernikahan tanpa ada khutbah nikahnya? Mohon penjelasannya. ( Sari via fb)       Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah.  Begini, pada hakikatnya khutbah nikah adalah nasihat atau pesan yang diberikan kepada kedua mempelai sebelum dilaksanakannya akad.  Namun ada juga yang disampaikan setelah setelah akad nikah.     Biasanya pihak mempelai wanita menghadirkan seorang ulama atau ustadz untuk memberikan tausyiah atau nasihat yang secara khusus disampaikan kepada kedua mempelai. Sunnahnya khutbah nikah harus dimulai…

Selanjutnya

Hukum Cerai Dalam Bulan Ramadhan, Sah atau Tidak ?

Assalamu’alaikum. Pak Ustadz,mohon maaf mau bertanya. Bagaimana hukum cerai di bulan Ramadhan? Apakah sah atau tidak ? Mohon penjelasannya ( YW via fb )   Wa’alaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Pada prinsipnya Islam membolehkan perceraian sebagai solusi akhir dalam mengakhiri hubungan rumah tangga dimana suami istri tidak bisa lagi mempertahankan pernikahan atau tidak lagi bisa diikat dalam rumah tangga.   Adanya syari’at talak dalam Islam sebenarnya semata-mata untuk menjaga hak-hak hidup individu dalam meraih kehidupan yang lebih baik. Meski begitu, talak dalam Islam tidak semudah…

Selanjutnya

Siap Menjadi Istri Kedua, Tapi Orangtua Tidak Merestui

Assalamu’alaykum Wr.Wb , Pak Aam.  Saya seorang single parent, yang sedang dijodohkan dengan seorang ustad yang sudah mempunyai istri. Setelah dipertimbangkan secara matang dibarengi dengan shalat istikharah, maka keputusan yang saya ambil  dengan keyakinan bulat adalah menerima perjodohan itu. Tahap demi tahap telah dilalui dengan lancar, bahkan istri dan anaknya telah menerima saya dan hubungan diantara kami berjalan dengan baik. Namun, ayah saya tidak menyetujui dan memepengaruhi ibu saya yang tadinya menyetujui menjadi tidak setuju. Apa yang harus saya lakukan?  (Anonim by email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb, Ibu, mojang…

Selanjutnya

Menikah Karena Kecantikannya, Bolehkah ?

  Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, bagaimana hukumnya kalau menikah karena kecantikannya? Sedangkan dari sisi sifat atau ibadahnya masih kurang. Mohon nasihatnya ( Sonny via email)     Wa’alaykumsalam Wr.Wb. Iya kang Sonny, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Tentu ada banyak alasan atau faktor seseorang menikah dengan pasangannya yang disebabkan adanya kecocokan atau kesamaan. Ada yang merasa cocok dan pas karena mempunyai hobby yang sama, ada yang karena sifatnya dan sebagainya termasuk karena cantik atau tampannya seseorang.     Bagi seorang laki-laki mengagumi kecantikan seorang wanita atau sebaliknya seorang wanita mengagumi ketampanan…

Selanjutnya

Niat Menikah Untuk Menyalurkan Hasrat Biologis, Apakah Sah?

pernikahan

  Assalamu’alaykum. Pak Aam, mohon maaf dan minta nasihatnya. Saya bujangan usia 23 tahun dan sudah bekerja namun penghasilan masih kecil. Terus terang saya mempunyai dorong seksual yang tinggi khususnya kalau melihat lawan jenis. Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa mengendalikan diri. Kadang saya ingin segera menikah agar hasrat biologis saya tersalurkan. Bolehkah menikah jika niatnya hanya untuk kebutuhan biologis? Apakah pernikahan tersebut sah meski kita menikah dengan orang yang tidak kita cintai? Mohon nasihat dan penjelasannya. Terima kasih ( B via email )       Wa’alaykumsalam Wr Wb.…

Selanjutnya

Orangtua Tidak Merestui, Harus Nikah Siri?

cincin

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya sudah bercerai dengan suami saya sejak dua (2) tahun lalu. Sekarang saya berniat ingin menikah lagi dengan seorang duda. Kami sudah cocok dan berkomitmen untuk menikah. Kami sudah sama-sama bekerja dan memiliki penghasilan. Tetapi, orangtua saya tidak menyetujui hubungan saya dengan calon suami karena ada masalah dengan orangtua calon suami di masa lalu. Kami ingin menikah, biar kalau bersama-sama jadi halal dan mengandung pahala. Bolehkah saya menikah dengan calon suami tanpa wali ayah kandung saya? Apa yang dimaksud menikah siri? Dan syaratnya apa? Dan dibolehkan saya…

Selanjutnya

Menikah Karena Dipaksa Orangtua, Apakah Sah?

Assalamu’alaykum, Pak Ustadz , bolehkah seorang kakak laki-laki menikahkan adiknya tanpa persetujuan sang adik, karena ayah dan kakeknya sudah meninggal? Apakah pernikahannya saha? Mohon penjelasannya. (Arjuna via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Arjuna dan mojang bujang sekalian, memang, kalau kakek atau ayahnya meninggal, maka yang menjadi wali adalah kakak laki-lakinya. Lalu bolehkah menikahkan secara paksa? Tentu saja tidak boleh, karena menikah  itu tidak boleh dipaksa. Kalau ada orang yang menikah karena dipaksa, maka pernikahannya tidak sah. Jadi dalam Islam itu sesuatu itu sah, jika dengan kesadaran penuh dan…

Selanjutnya

Syarat Sah Nikah Bagi Wanita

maskawin

PERCIKANIMAN.ID – – Menurut fiqh, pernikahan ialah akad yang membolehkan dan menghalalkan bersenang-senang antara laki-laki dengan perempuan. Sedangkan dalam Pasal 2 Kompilasi Hukum Islam (KHI) disebukan, pernikahan ialah akad yang sangat kuat (mitsaqan ghalizhan) untuk mentaati perintah Allah, dan melaksanakannya merupakan ibadah. Dalam Pasal 3 disebutkan, pernikahan bertujuan untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.     Memakai wali.   Wanita hanya sah menikah jika didampingi walinya. “Tidak ada pernikahan kecuali dengan wali.” (Diriwayatkan semua penulis Sunan dan disahihkan Al Hakim dan Ibnu Hibban).   Wanita yang…

Selanjutnya