Ketentuan Jarak Safar Menurut Sunnah

shalat haji

Pak Ustadz, bagaimana ketentuan jarak dalam safar? Adakah ukuran yang tetap, apakah jemaah haji atau umroh bisa disebut orang yang sedang safar dan bisa menjamak shalatnya atau meng-qashar shalatnya?  (Rizwan by email).   Pembaca yang budiman. Jemaah haji atau umroh adalah orang yang sedang safar dan tentu saja bisa menjamak atau meng-qashar shalatnya. Rasulullah berangkat dari Madinah ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji, di antaranya beliau meng-qashar shalatnya, bahkan menjamak shalatnya. Jadi bagi jemaah haji, karena tidak selamanya mendapatkan kesempatan untuk pergi ke Masjidil Haram, bisa karena jauh, bisa karena…

Selanjutnya

Adakah Shalat Shafar Sebelum dan Sesudah Haji atau Umroh?

sujud

Assalamu’alaykum. Pak Aam, insya Allah saya dan suami mau berangkat ibadah umrah. Ada yang menyarankan agar sebelum berangkat dan nanti setelah pulang untuk melakukan shalat shafar. Bagaimana hukumnya  dan waktunya kapan? Terima kasih (Yani by email)     Wa’alaykumsalam Wr.Wb. Iya Bu Yani dan pembaca sekalian “shafar” itu artinya perjalanan sehingga orang yang sedang melakukan perjalanan itu disebut sedang shafar termasuk keluar kota atau mudik ke kampung halaman pas Idul Fitri dan sebagainya. Tentu shafar disini dalam rangka bertujuan untuk kebaikan bukan untuk kemaksiatan kepada Allah. Namun yang Anda tanyakan…

Selanjutnya

Bencana Dhuha

hati, qalbu

“Demi matahari dan dhuhanya.” (Q.S As-Syams [91]: 1 ) Dua kali Allah bersumpah dengan duha, yaitu di awal surat As-Syams dan surat Ad-Dhuha. Ketika sesuatu dipakai sebagai sumpah oleh Allah Swt., tentunya ada yang luar biasa di dalamnya. Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang makna dhuha. Mujahid menafsirkan bahwa dduha adalah cahaya matahari. At-Thobary menjelaskan bahwa dhuha adalah waktu matahari sedang naik di ufuk timur sampai sempurna cahayanya. Qotadah mengatakan dhuha adalah siang hari seluruhnya. Sayid Qutub menafsirkan bahwa dhuha melambangkan harapan menuju yang baik. Jadi, dhuha dijadikan sumpah oleh…

Selanjutnya

Shalat Dhuha, Harus Dua Rakaat atau 12 Rakaat Nonstop?

shalat, sujud

Pak Aam, ustadz saya pernah bilang kalau shalat dhuha itu minimal dua rakaat dan maksimal 12 rakaat tetapi cara melaksanakannya harus langsung 12 rakaat. Kalau enggak, cukup dua rakaat saja. Saya sendiri, kalau harus langsung 12 rakaat tidak bisa, takut lupa dan kecapean karena tidak ada istirahatnya. Jadi saya lakukan dua rakaat saja. Bagaimana menurut Pak Aam? (Evie di Bandung)   Memang betul bahwa shalat dhuha itu bisa sampai 12 rakaat, tetapi tidak harus non-stop 12 rakaat. Boleh dua rakaat salam, dua rakaat salam. Itu tidak menjadi masalah. Tapi kalau…

Selanjutnya

Tata Cara Shalat Dhuha Yang Perlu Dipahami

Shalat

PERCIKANIMAN.ID – Pentingnya shalat Dhuha bagi umat Islam bukanlah hal yang masih diragukan dan dipertanyakan lagi. Sedemikian pentingnya sampai-sampai Allah telah bersumpah dalam beberapa ayat Al-Quran dengan waktu dhuha, seperti dalam surat Asy-Syam. Bahkan, di dalam Al-Quran juga terdapat sebuah surat yang bernama Adh-Dhuha. Yang perlu kita pahami adalah bahwa setiap kali Allah bersumpah atas nama sesuatu, maka pada sesuatu tersebut tentunya terdapat rahasia agung yang memiliki manfaat besar. Demikian pula ketika Allah bersumpah dengan atas nama dhuha. Dalam sebuah doanya, Rasulullah Saw. senantiasa memohon kepada Allah, “Allahumma baarik ummatii…

Selanjutnya

4 Fiqih Shalat Dhuha yang Perlu Anda Tahu

berdoa khusyuk

PENTINGNYA shalat Dhuha bagi umat Islam bukanlah hal yang masih diragukan dan dipertanyakan lagi. Sedemikian pentingnya sampai-sampai Allah telah bersumpah dalam beberapa ayat Al-Quran dengan waktu dhuha, seperti dalam surat Asy-Syam. Bahkan, di dalam Al-Quran juga terdapat sebuah surat yang bernama Adh-Dhuha. Yang perlu kita pahami adalah bahwa setiap kali Allah bersumpah atas nama sesuatu, maka pada sesuatu tersebut tentunya terdapat rahasia agung yang memiliki manfaat besar. Demikian pula ketika Allah bersumpah dengan atas nama dhuha. Dalam sebuah doanya, Rasulullah Saw. senantiasa memohon kepada Allah, “Allahumma baarik ummatii fii bukuuriha”…

Selanjutnya