MUI: Masih Banyak Pelaku Usaha Yang Tulis Label Halal Sendiri

PERCIKANIMAN.ID – – Majelis Ulama Inddonesia (MUI) Singkawang, Kalimantan Barat, mempertanyakan soal label halal yang tercantum di berbagai tempat usaha di kota tersebut. Menurut Ketua MUI Singkawang Muchlis mengatakan, banyak pelaku usaha di Kota Singkawang yang memasang sendiri label halal baik dengan tulisan latin maupun tulisan arab di tempat usahanya.     “Padahal mereka tidak pernah mengurus sertifikasi halal. Hal tersebut, tidak diperbolehkan apalagi ada yang menulis 100 % halal,” katanya saat sosialiasi produk halal di Singkawang Kalbar, seperti dilansir antara Sabtu (3/11/2018).     Menurutnya, hal seperti itu tidak…

Selanjutnya

MUI: Vaksin MR Boleh Digunakan Karena Darurat

  PERCIKANIMAN.ID – – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan Fatwa Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penggunaan Vaksin Measles Rubella (MR) dari Serum Institute of India (SII) untuk Imunisasi. Menurut Komisi Fatwa MUI, vaksin MR mengandung unsur haram tapi saat ini boleh digunakan.     Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof Hasanuddin AF mengatakan, pertama ketentuan hukum, penggunaan vaksin yang memanfaatkan unsur babi dan turunannya hukumnya haram. Penggunaan vaksin MR produk dari SII hukumnya haram karena dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi.     “Penggunaan vaksin MR…

Selanjutnya

Negara Wajib Biayai Sertifikasi Halal

halal

  PERCIKANIMAN.ID – – Produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Hal itu tertuang dalam ketentuan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH).     Dengan adanya ketentuan tersebut, sertifikasi halal tidak lagi menjadi sukarela (voluntary), tetapi wajib (mandatory) dilakukan oleh pelaku usaha untuk menyertifikasi semua produknya, tidak terkecuali produk UMKM.     Pelaku usaha wajib melakukan sertifikasi selambat-lambatnya 17 Oktober 2019 sebagaimana ketentuan Pasal 67 UU JPH. Pelaku usaha yang tidak melakukan kewajibannya (melakukan sertifikasi halal) dalam masa…

Selanjutnya

Kemenag Janji Proses Penerbitan Sertifikasi Halal 62 Hari

  PERCIKANIMAN.ID – – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Nur Syam mengatakan, Peraturan Pemerintah Jaminan Produk Halal nantinya akan membuat proses pengajuan sertifikasi halal menjadi lebih singkat. Adapun Kementerian Agama telah meluncurkan sistem online yang akan memudahkan pengusaha dalam mengajukan sertifikasi halal.   Nur Syam menjelaskan, alur pengajuan sertifikasi halal yakni pengusaha mendaftar ke Badan Pelaksana Jaminan Produk Halal (BPJPH). Apabila berkas sudah lengkap maka akan dikirim ke Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Mur Syam mengatakan, LPH sudah mempunyai 1700 auditor yang akan memeriksa berkas-berkas tersebut.   Setelah pemeriksaan kemudian…

Selanjutnya

Uni Emirat Arab Luncurkan Layanan Akreditasi Halal

    PERCIKANIMAN.ID – – Sultan bin Saeed Al Mansouri, Menteri Ekonomi Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus Ketua Otoritas Emirat untuk Standardisasi dan Metrologi (ESMA), meresmikan peta halal interaktif. Peta ini menjadi yang pertama di seluruh dunia. Peluncuran itu dilakukan di Dubai pada Senin (19/2/2018) waktu setempat.     Al Mansouri mengumumkan bahwa UEA saat ini memimpin upaya global untuk menilai ukuran dari sektor ekonomi Islam melalui sebuah studi khusus yang dilakukan oleh otoritas terkait di UEA. Program itu akan selesai pada akhir 2018 di sektor terkait, termasuk komoditas pangan,…

Selanjutnya

LPPOM MUI Dorong Produsen Vaksin MR Ajukan Sertifikasi Halal

PERCIKANIMAN.ID – – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menyampaikan, sampai saat ini vaksin measles rubella (MR) belum bersertifikasi halal. LPPOM MUI mengharapkan peran Pemerintah Indonesia dan Bio Farma untuk mendorong produsen vaksin MR segera ajukan sertifikasi halal.   Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim mengatakan, sampai sekarang dari pihak perusahaan (produsen vaksin MR) belum melakukan proses pengajuan dan melaporkan datanya. Jadi sampai sekarang mereka masih proses diskusi, mencari informasi tentang halal dan persyaratannya.   “Prosesnya belum dimulai oleh mereka (produsen vaksin MR) dengan proses pendaftaran…

Selanjutnya

Vaksin MR Belum Halal, MUI: Jangan Berobat Dengan Yang Najis

PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Internasional, KH Muhyiddin Junaidi mengatakan bahwa secara konsisten MUI tetap mendorong agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengajukan sertifikasi halal untuk vaksin measles rubella (MR). Karena, menurut dia, hal ini untuk menghindarkan anak-anak dari hal yang berbau najis.   “Jangan sampai kita mengasih obat untuk anak cucu kita dengan hal yang berbau dengan najis. Harus dengan yang halal,” ujarnya seperti dilansir republika.co.id, Senin (20/8/2017).   Kiai Muhyiddin menuturkan, MUI berharap agar Kemenkes khususnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk segera…

Selanjutnya