Ada 70.000 Ibu Hamil dan Menyusui Dalam Pengungsi Rohingya

PERCIKANIMAN.ID – –  Sedikitnya ada 70.000 ibu hamil dan menyusui di antara gelombang pengungsi Rohingya yang memasuki negara itu setelah melarikan diri dari aksi kekerasan di Myanmar dalam tiga pekan terakhir, seperti diungkap pemerintah Bangladesh. Dalam sebuah pengarahan tentang upaya bantuan pada Senin, Menteri Informasi Hasanul Haq mengatakan bahwa pendatang baru dalam jumlah cukup besar yang tinggal di kamp adalah calon ibu atau ibu yang baru saja melahirkan. “Penanganan khusus telah dilakukan bagi 70.000 ibu hamil dan menyusui,” ujar Haq kepada wartawan, seperti dilansir AFP dan dikutip antaranews, Selasa (19/9/2017).…

Selanjutnya

PBB Desak Myanmar Akhiri Pembantaian Muslim Rohingya

PERCIKANIMAN.ID – – Perserikatan Bangsa-Bansa (PBB) melalui Sekretaris Jenderalnya, Antonio Guterres membenarkan bahwa muslim Rohingya sedang menghadapi pembersihan etnis di Myanmar ketika menyerukan penghentian operasi militer di Rakhine State. Berbicara menjelang pertemuan Dewan Keamanan pada Rabu mengenai krisis kemanusiaan yang memburuk di Myanmar, Guterres menggambarkan laporan-laporan mengenai pasukan keamanan yang menyerang warga sipil di Rakhine sebagai tindakan mengganggu dan sama sekali tidak dapat diterima dunia internasional. BACA JUGA: Kondisi Pengungsi Rohingya Saat Ini “Saya menyeru pihak berwenang Myanmar untuk menghentikan aksi militer, mengakhiri kekerasan, menegakkan supremasi hukum dan mengakui hak untuk…

Selanjutnya

PBB Sebut Myanmar Lakukan Pembersihan Etnis Rohingya

PERCIKANIMAN.ID  – – PBB menilai apa yang saat ini terjadi di Myanmar yang menimpa etnis Muslim Rohingya adalah sebuah kekejaman terhadap kemanusiaan secara sistemis dan terencana. Pernyataan ini diungkapkan pejabat Dewan HAM PBB Zeid Ra”ad al-Hussein dalam sebuah pidato di Jenewa, Senin (11/9/2017). Lebih lanjut  Zeid menyatakan bahwa perlakuan pemerintah Myanmar terhadap minoritas Muslim Rohingya merupakan contoh “buku teks” tentang pembersihan etnis atau genosida. Dalam kesempatan tersebut Zeid juga mencela operasi militer oleh pemerintah Myanmar yang dianggap terlalu brutal terhadap warga etnis muslim Rohingya di negara bagian Rakhine. Menurutnya, hal…

Selanjutnya

Allahu Akbar, Dana Jabar Peduli Rohingya Terkumpul Rp.1,2 Milyar

PERCIKANIMAN.ID – – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat secara resmi telah meluncurkan Program Jabar Peduli Rohingya. Program tersebut dimaksudkan untuk menggalang solidaritas dan kepedulian terhadap penderitaan etnis muslim Rohingya yang tengah mengalami kekerasan dan pembunuhan militer Myanmar dan kelompok Budha anti Islam. “Alhamdulillah kita telah berhasil mengumpulkan donasi Rp.1,2 miliar lebih. Donasi ini kita kumpulkan melalui masjid-masjid pemerintahan di Jawa Barat, dari para aparatur sipil negara, dari infaq dan shadaqah warga Jawa Barat serta dari berbagai unsur masyarakat yang ada di Jawa Barat,” ungkap Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, di halaman…

Selanjutnya

Usai Shalat Jumat, Aher Pimpin Aksi Peduli Rohingya

PERCIKANIMAN.ID – Seruan untuk peduli menggalang solidaritas bagi korban kekerasan dan pembunuhan muslim etnis Rohingya terus digelokan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang memimpin shalat Jum’at dalam rangkaian agenda Jabar Peduli Rohingya. Dalam khutbah Jum’atnya, Aher demikian ia akrab dipanggil, menyampaikan bahwa ditengah kebebasan beribadah masyarakat Indonesia, di belahan bumi lainnya masih terdapat  yang belum merasakan kemerdekaan seutuhnya, termasuk dalam ibadah diantaranya kaum muslim Rohingya. “Hari ini kita sudah merasakan kemerdekaan, namun ada sebagian umat yang belum merasakan hal itu, mereka…

Selanjutnya

300 Ribu Pengungsi Rohingya Mulai Kelaparan

PERCIKANIMAN.ID – – Para pengungsi Rohingya terus bertambah dan memasuki beberapa Negara di Asia Tenggara. Menurut seorang pejabat PBB menyebutkan, sedikitnya ada 300.000 Muslim Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar ke Bangladesh. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan kekurangan dana untuk membeli persediaan makanan selama di pengungsian. Selain itu kondisi tersebut juga dapat memicu darurat bagi para pengungsi. Data sementara yang dikeluarkan oleh pekerja PBB di wilayah perbatasan Bangladesh, Cox’s Bazar, menyebutkan kedatangan para pengungsi baru terjadi sejak pertumpahan darah terakhir yang dimulai 12 hari lalu hingga mencapai 146.000…

Selanjutnya