Tersenyumlah di Alam Sana Guru

K.H. Omo Muchtar

Oleh : Tatang Hidayat*) Pagi yang kurasakan tidak akan sama seperti pagi yang telah berlalu, tidak akan ada lagi suara yang selalu menemaniku di pagi-pagi buta, suara tersebut seakan mempunyai pesan kepadaku untuk segera bergegas mengangkat selimut yang begitu nikmat menemani malamku. Tidak akan ada lagi suara khas lantunan salam, do’a setelah tidur, kalimat thoyyibah, dan lantunan ayat suci al-Quran melalui pengeras suara dari masjid yang selalu menemaniku di waktu shubuh. Waktu sahur yang akan datang akan berbeda dengan waktu sahur yang telah berlalu, tidak akan ada lagi sosok yang…

Selanjutnya