Istri Bekerja, Bolehkah Penghasilannya Dipisah Dengan Suami ?

istri bekerja

Assalamu’alaykum. Pak Aam, karena dalam rumah tangga itu suami wajib menafkahi sementara istri itu tidak wajib. Saya punya penghasilan, suami saya juga punya penghasilan. Nah, penghasilan saya dipisahkan dengan penghasilan suami saya. Sementara penghasilan suami itu dianggap sebagai kewajiban suami untuk menafkahi istri dan anak. Bolehkah penghasilan saya terpisah dengan penghasilan suami? ( Ani via fb)       Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Sesungguhnya yang berkewajiban untuk memberi nafkah dalam keluarga adalah seorang suami. Kalau kita merujuk pada surat An-Nisa ayat 34     ‎الرِّجَالُ…

Selanjutnya

Memisahkan Harta Sebelum Menikah, Boleh atau Terlarang ?

uang rupiah

Asslamu’alaykum. Pak Aam, saya mau bertanya, boleh tidak sebelum menikah kita memisahkan terlebih dahulu mana harta saya dan mana harta calon suami saya? Jadi harta itu dihitung dari mulai kita menikah saja. Apakah ini diperbolehkan? Mohon penjelasannya. (Tini via Email)     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Alla. Dalam kaidah usul fikih bahwa segala sesuatu boleh dikerjakan selama tidak ada dalil yang melarang,     “Al Ashlu Fil Mua’malati Al Ibahah Hatta Yadullu Ad Daliilu Ala Tahrimiha” artinya “Hukum asal dalam urusan muamalah adalah boleh, kecuali…

Selanjutnya

Sudah Dapat Hibah Dari Orangtua, Apakah Berhak Dapat Warisan Lagi ?

Assalamu’alaykum Pak Aam, saya mau tanya tentang warisan. Saya adalah anak ke-delapan dari Sembilan bersaudara. Dulu Ayah saya sebelum wafat pernah memberikan hibah berupa sebidang tanah kepada anak yang ke-dua. Sekarang Ayah saya telah wafat dan meninggalkan warisan berupa rumah, dan saat ini rumah tersebut akan dijual. Pertanyaannya, apakah kakak kedua saya yang pernah mendapat hibah itu tetap mendapatkan warisan rumah tersebut atau tidak? (Lukman via email)       Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, kalau kita berbicara tentang warisan, maka kita perlu bedakan antara warisan, hibah,…

Selanjutnya

Bolehkah Wasiat Harta Untuk Non Muslim?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, teman saya seorang mualaf sementara ada anaknya yang masih non muslim. Ia (orangtua muslim) bermaksud memberikan sebagian hartanya kepada anaknya yang masih non muslim. Apakah hal demikian dibolehkan dalam Islam? Bukankah Muslim dan non muslim tidak bisa saling mewariskan hartanya? Mohon penjelasannya. ( Wahyu via email)    Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya pak Wahyu dan sahabat-sahabat sekalain, apa yang Anda sampaikan benar bahwa dalam Islam itu seorang muslim dan non muslim itu tidak bisa saling mewariskan harta.  Hal ini bisa disimak dari keterangan yang disampaikan Usamah bin Zaid…

Selanjutnya

Dapat Warisan dengan Cara yang Tidak Islami

warisan

Pak Aam, saya ingin bertanya, apa hukumnya menerima warisan yang dibagikan secara tidak islami? (Dewi via email)   Saudari Dewi dan para pembaca. Memang diketahui, harta itu titipan Allah, bukan milik kita. Jadi cara berpikirnya harus didasari bahwa yang namanya warisan itu titipan Allah. Karena harta itu titipan Allah, maka kita harus membagikan harta itu sesuai dengan yang Allah inginkan, yang Allah kehendaki. Dan yang Allah kehendaki itu kita membagikannya dengan cara yang diterangkan dalam Al-Qur’an, juga tentu saja dalam sunnah-sunnah Rasul. Misalnya, kalau kita lihat surat An-Nisa, dari mulai…

Selanjutnya

Agar Warisan Tak Menimbulkan Perselisihan

asuransi

HARTA tetaplah harta yang senantiasa berkilau menyilaukan dan kerap diperjuangkan atau diperebutkan oleh manusia, bahkan ketika ia hadir dalam bentuk warisan. Ya, ketika seharusnya almarhum didoakan agar arwahnya tenang di alam kubur sana, tak jarang beberapa ahli waris malah memperebutkan warisan. Terlebih jika almarhum meninggalkan warisan dalam jumlah yang tidak sedikit. Keserakahan dan tidak fahamnya aturan pembagian warisan merupakan kombinasi klop yang dapat memercikkan api persengketaan. Gara-gara berebut warisan, seorang ibu (tiri) mengusir anak (tiri)nya demi menguasai secara penuh warisan yang ditinggalkan suaminya. Gara-gara berebut warisan, dua orang kakak beradik…

Selanjutnya

Pahami Mengatur Warisan Agar Tak Menjadi Perselihan

PERCIKANIMAN.ID – Kematian adalah peristiwa yang pasti akan dialami oleh setiap manusia. Kesedihan dan kehilangan pasti akan dialami keluarga almarhum. Namun, kesedihan tersebut akan segera berubah menjadi ironi ketika keluarga yang ditinggalkan lebih memilih berebut warisan (atau biasa juga disebut tirkah) daripada mendoakan almarhum. Penggunaan dasar hukum yang berbeda kadang memperuncing pertikaian memperebutkan warisan. Sebagai agama yang sempurna, Islam mengatur segala sisi kehidupan manusia, termasuk di dalamnya hukum yang membahas tentang waris atau dalam istilah Arab disebut faraidl. Mengenai hal ini, Allah Swt. memerintahkan agar setiap orang yang beriman mengikuti…

Selanjutnya