Cara Mendapatkan Pahala 27 Derajat Dalam Sholat Bagi Wanita, Ini Panduannya

Assalamu’alaykum, Pak Aam ada hadits yang mengatakan kalau perempuan itu lebih baik sholat di rumah. Lalu bagaimana untuk mendapatkan pahala 27 derajat bagi perempuan? Mohon penjelasannya ( May via fb )     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Secara umum Allah tidak membedakan hamba-Nya yang beramal shalih atau mengerjakan kebaikan baik laki-laki maupun perempuan akan mendapat pahala yang sama. Coba simak dalam Al Quran, Allah telah berfirman,   مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا…

Selanjutnya

Bagaimana Urutan Shalat Jamak Takhir Magrib dan Isya ?

Muslim Brazil

Assalamu’alaykum. Pak Aam,bagaimana pelaksanaan sholat Magrib yang dijamak dengan shalat Isya? Shalat mana yang lebih dulu dilakukan? Magrib dulu atau Isya dulu? Kalau kita jamak Takhir.Mohon penjelasannya. ( Iwan via email)     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dimuliakan Allah. Untuk menjawab pertanyaan ini, lihat apa yang dilakukan Rasul. Karena Rasul mengatakan “shalat lah kalian, sebagaimana kamu melihat aku shalat” .   صلوا كما رأيتموني أصلي   Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalatlah sebagaimana kalian melihat aku mengerjakan shalat.” (HR. Bukhari).     Jadi ketika Rasul menjamak takhir atau mengakhirkan…

Selanjutnya

Shalat atau Doa Yang Menjadi Ibadah Pertama Manusia ? Ini Sejarahnya

  PERCIKANIMAN.ID – –  Shalat dan doa adalah dua ibadah yang tidak dapat dipisahkan. Didalam shalat penuh dengan bacaan doa. Demikian juga selesai shalat, orang biasanya diiringi dengan doa. Lalu ibadah yang dikerjakan atau diperintah Allah Swt kepada yang pertama shalat atau doa? Berikut penjelasannya:     Ketika Nabi Adam as. terjerat rayuan setan sehingga melanggar aturan Allah kemudian dia terusir dari surga, Allah mengajarkan kepadanya doa,     “Adam memohon ampunan kepada Allah, lalu Allah menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 37).  …

Selanjutnya