Komunitas Pejuang Subuh Akan Buka Chapter Di Luar Negeri

  PERCIKANIMAN.ID – – Usai perhelatan Silaturahim Nasional (Silatnas) Keempat, komunitas Pejuang Subuh bertekad untuk bisa membuka chapter baru di luar negeri.   Dewan Syuro Pejuang Subuh Arisakti Prihatwono atau akrab disapa Rico mengatakan, target tersebut merupakan salah satu hasil keputusan Silatnas IV.   “Setelah ini akan buka chapter luar, cita-cita kita tidak hanya mengembangkan Pejuang Subuh di Indonesia, tapi luar negeri juga,” ujarnya di Jakarta, Jum’at (20/4/2018).   Selain itu, lanjutnya, yang juga menjadi rekomendasi Silatnas adalah mengadakan silaturahim ke MUI, ormas-ormas Islam, dan para ulama lainnya.   Kemudian,…

Selanjutnya

Sudah Qamat, Bolehkah Shalat Sunnah Lalu Menyusul Berjamaah ?

Assalamualaikum. Pak Ustadz kalau qamat sudah dikumandangkan, bolehkah kita melakukan shalat sunnah dulu kemudian menjadi masbuk untuk melakukan shalat berjamaah? Mengingat keutamaan sunnah yang begitu besar. Mohon penjelasannya (Rizal via email)     Waalaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Memang benar apa yang Anda sampaikan ada banyak keutamaan dalam shalat sunnah khususnya shalat sunnah rawatib dan ini hendaknya menjadi motivasi kita untuk bisa melaksanakan sebagai tambahan ibadah setelah shalat wajib.   Namun apabila qamat atau iqamah telah dikumandangkan, sebaiknya Anda tidak melakukan shalat sunnah tetapi langsung…

Selanjutnya

Pejuang Subuh Akan Gelar Silatnas IV di Bogor

PERCIKANIMAN.ID – –  Komunitas Pejuang Subuh akan menggelar kegiatan Silaturahim Nasional (Silatnas) yang keempat di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu hingga Ahad (14-15/4/2018) mendatang.   Ketua Yayasan Pejuang Subuh Indonesia Miskam Ayla mengatakan, tujuan diadakan Silatnas IV Pejuang Subuh ini guna menyamakan persepsi terkait visi dan program Pejuang Subuh. Kemudian juga memberikan spirit kepada para Pejuang Subuh yang telah menyelesaikan program 40 hari untuk dapat bersemangat membangunkan calon Pejuang Subuh lainnya.   Ia menjelaskan, ratusan Pejuang Subuh dari berbagai daerah yang bisa menghadiri Silatnas tersebut hanya mereka yang sudah lolos…

Selanjutnya

Benarkah Waktu Subuh di Indonesia Terlalu Cepat?

bulan sabit

Oleh: Thomas Djamaluddin*   PERCIKANIMAN.ID – – Wacana tentang waktu subuh kembali mewarnai media massa dan media social dalam beberapa hari terakhir ini. Beberapa tahun lalu, wacana itu sudah muncul tetapi pemicunya karena interpretasi bahwa waktu shubuh mestinya saat fajar mulai menguning. Namun saat ini muncul lagi dengan beralasan dari hasil penelitian pengukuran cahaya langit. Benarkah waktu shubuh terlalu cepat? Untuk menentramkan ummat, penulis jawab “Tidak benar, waktu shubuh di Indonesia sudah benar”. Berikut ini alasannya: Waktu shubuh adalah saat fajar shadiq yang pertama, berwarna putih, bukan fajar yang berwarna…

Selanjutnya