Pemerintah Hanya Memfasilitasi Zakat Bagi ASN Muslim, Bukan Mewajibkan

    PERCIKANIMAN.ID – – Zakat, adalah kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa tidak ada istilah “kewajiban” dalam rencana penerbitan regulasi tentang optimalisasi penghimpunan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim. Menurutnya, pemerintah hanya akan memfasilitasi para ASN untuk menunaikan zakat sebagai ajaran agamanya.   “Yang perlu digarisbawahi, tidak ada kata kewajiban. Yang ada, pemerintah memfasilitasi, khususnya ASN muslim untuk menunaikan kewajibannya berzakat. Zakat adalah kewajiban agama,” terang Menag saat memberikan keterangan pers di kantor Kementerian Agama, Jakarta,   Menurut Menag, meski…

Selanjutnya

Kapan Waktu Utama Membayar Zakat Fitrah dan Zakat Maal ?

Assalamu’alaykum. Pak ustadz tahun ini adalah Ramadhan pertama bagi saya karena sebelumnya seorang non muslim. Alhamdulillah saya bisa menunaikan puasa dengan lancar. Terkait dengan kewajiban seorang muslim harus membayar zakat fitrah dan zakat maal maka kapan waktu yang terbaik? Mohon penjelasannya dan terima kasih ( Lidya by email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya ibu Lidya, sebelumnya izinkan saya secara pribadi  dan mewakili pembaca sekalian mengucapkan selamat atas masuknya Anda menjadi seorang muslimah atau memeluk agama Islam. Semoga hidayah yang telah Allah Swt anugerahkan khususnya kepada Anda dan kita semua…

Selanjutnya

Zakat, Sebaiknya ke Lembaga atau Langsung ke Mustahiq?

uang rupiah

Ustadz, mana yang lebih utama, zakat ke lembaga atau ke mustahiq langsung?   Pertanyaan inilah yang sering muncul di tengah-tengah para muzakki menyangkut harta zakat yang hendak dititipkannya. Sejauh ini, memang belum ditemukan dalil terperinci mengenai bagaimana seharusnya kita menitipkan zakat, langsung kepada mustahiq atau lewat badan zakat. Kalaulah boleh kedua-duanya, lantas manakah yang lebih utama di antara keduanya?   Secara tekstual (tersurat), perihal penitipan zakat ini tidak diketahui dalilnya secara rinci. Karenanya, kesimpulan hukum mengenai hal tersebut kita ambil berdasarkan isyarat atau petunjuk umum (tersirat) yang dikandung oleh dalil…

Selanjutnya