Cara Membagi Warisan Dengan 3 Anak Perempuan, Istri dan Orangtua

Assalamualaikum. Pak Aam, suami saya meninggal seminggu yang lalu dengan meninggalkan 3 orang putri, saya dan masih ada orang tuanya. Bagaimana untuk membagi harta warisannya?. Mohon penjelasannya dan terima kasih ( Ani via fb)   Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Untuk menjawab pertanyaan ini  bisa membaca ayat Alquran tentang harta warisan khususnya dalam surat An-Nisa ayat 11       “Allah mensyari’atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu : bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya…

Selanjutnya

Soal Warisan Saudara Perempuan Meminta Sama Rata, Bigini Caranya

Assalamualaikum Pak Ustadz, Bagaimana ya ketika Saudara perempuan maksa untuk membagi hak waris secara sama rata? Sebab, yang saya tahu pembagian hak waris adalah 2:1 antara laki-laki dan perempuan. Mohon solusinya. ( Yusuf via email)     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Tentu kita sebagai seorang muslim harus mempunyai pemikiran seperti ini, bahwa harta itu adalah titipan. Maka ketika kita meninggal pembagian harta itu harus sesuai dengan yang diinginkan oleh si pemilik harta itu.     Siapa pemilik harta itu? Ya Allah SWT. Saya bilang…

Selanjutnya

Sudah Dapat Hibah Dari Orangtua, Apakah Berhak Dapat Warisan Lagi ?

Assalamu’alaykum Pak Aam, saya mau tanya tentang warisan. Saya adalah anak ke-delapan dari Sembilan bersaudara. Dulu Ayah saya sebelum wafat pernah memberikan hibah berupa sebidang tanah kepada anak yang ke-dua. Sekarang Ayah saya telah wafat dan meninggalkan warisan berupa rumah, dan saat ini rumah tersebut akan dijual. Pertanyaannya, apakah kakak kedua saya yang pernah mendapat hibah itu tetap mendapatkan warisan rumah tersebut atau tidak? (Lukman via email)       Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, kalau kita berbicara tentang warisan, maka kita perlu bedakan antara warisan, hibah,…

Selanjutnya

Status Anak Angkat Dalam Islam, Bagaimana Kedudukannya?

suami istri

    Assalamu’alaykum. Pak Aam, saudara saya sudah menikah lebih 10 tahun dan belum mempunyai anak. Ia dan suaminya bermaksud mengadopsi atau mengangkat anak. Bagaiman tentang hukum mengangkat atau mengadopsi anak dalam Islam?. Apakah boleh atau terlarang? Mohon penjelasannya. ( Dewi via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Ibu Dewi, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Adopsi adalah mengangkat anak orang lain sebagai anak sendiri. Di dalam hukum Islam, hal ini disebut sebagai tabanni. Dalam Islam tentu sebuah perbuatan mulia mengadopsi atau mengasuh anak yang bukan anak kandung sendiri.  …

Selanjutnya

Ambil Anak Angkat Agar Cepat Hamil, Mitos atau Fakta?

keluarga

PERCIKANIMAN.ID – – Ada kebiasaan dalam masyarakat Indonesia saat suami istri lama tidak tidak hamil atau belum diberi momongan maka dianjurkan untuk mengambil anak angkat. Istilah mengambil anak angkat bagi pasangan yang belum hamil dalam tempo lama ini biasa disebut ”pancingan”.   Apakah ini mitos atau fakta? Bagi kalangan masyararakat modern tentu ini adalah mitos. Namun, kebiasaan sebagian masyarakat kita dalam hal ”pancing-memancing kehamilan” adalah fakta. Mengapa kebiasaan tersebut bisa sampai turun temurun dan terus dipraktikkan oleh sebagian pasangan? Bisa jadi karena cukup banyak yang berhasil mendapatkan kehamilan dengan metode…

Selanjutnya

Agar Warisan Tak Menimbulkan Perselisihan

asuransi

HARTA tetaplah harta yang senantiasa berkilau menyilaukan dan kerap diperjuangkan atau diperebutkan oleh manusia, bahkan ketika ia hadir dalam bentuk warisan. Ya, ketika seharusnya almarhum didoakan agar arwahnya tenang di alam kubur sana, tak jarang beberapa ahli waris malah memperebutkan warisan. Terlebih jika almarhum meninggalkan warisan dalam jumlah yang tidak sedikit. Keserakahan dan tidak fahamnya aturan pembagian warisan merupakan kombinasi klop yang dapat memercikkan api persengketaan. Gara-gara berebut warisan, seorang ibu (tiri) mengusir anak (tiri)nya demi menguasai secara penuh warisan yang ditinggalkan suaminya. Gara-gara berebut warisan, dua orang kakak beradik…

Selanjutnya

Pahami Mengatur Warisan Agar Tak Menjadi Perselihan

PERCIKANIMAN.ID – Kematian adalah peristiwa yang pasti akan dialami oleh setiap manusia. Kesedihan dan kehilangan pasti akan dialami keluarga almarhum. Namun, kesedihan tersebut akan segera berubah menjadi ironi ketika keluarga yang ditinggalkan lebih memilih berebut warisan (atau biasa juga disebut tirkah) daripada mendoakan almarhum. Penggunaan dasar hukum yang berbeda kadang memperuncing pertikaian memperebutkan warisan. Sebagai agama yang sempurna, Islam mengatur segala sisi kehidupan manusia, termasuk di dalamnya hukum yang membahas tentang waris atau dalam istilah Arab disebut faraidl. Mengenai hal ini, Allah Swt. memerintahkan agar setiap orang yang beriman mengikuti…

Selanjutnya