Lepas Pakai Jilbab, Bagaimana Hukumnya?

  Asslamu’alaykum. Bagaimana menurut Ustadz, lebih baik yang mana, memakai jilbab tapi setengah-setengah (pakaian ketat dan masih suka clubbing/dugem) atau tidak memakai jilbab tetapi berkelakuan baik. Secara pribadi, saya lebih memilih tidak memakai jilbab dulu kalau belum benar-benar yakin bisa menjaga citra wanita berjilbab.Kasusnya teman saya bahkan ada yang suka membuka jilbab kalau imannya sedang  tidak stabil. Menurut saya baju khususnya jilbab adalah salah satu simbol atau ciri ketakwaan seorang muslim. Mohon nasihatnya ustadz dan terima kasih. ( Gladys via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya teteh, mojang bujang…

Selanjutnya

Rajin Ibadah Tapi Tidak Berjilbab, Apakah Sah?

Assalamu’alaykum. Pak Aam mohon penjelasannya, apa hukumnya wanita yang tidak berhijab? Apakah semua ibadahnya tidak bernilai di hadapan Allah? Sebab, ada seorang ustadz yang menyampaikan katanya selama wanita tersebut tidak menutup aurat atau memakai jilbab maka ibadahnya tidak dinilai.  Terimakasih  (Mini via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya teh Mini dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, dalam urusan suatu ibadah itu diterima atau ditolak maka itu hak Allah Swt. Kita harus yakin bahwa  Allah itu Maha Adil dalam menilai hamba-Nya. Coba kita simak  firman Allah dalam surat Luqman, “ “ Lukman berkata,…

Selanjutnya

Berjilbab Hanya Saat Ramadhan Saja, Apa Hukumnya

jilbab hijab

Ustadz, bagaimana hukum mengenakan jilbab hanya di bulan Ramadhan saja?   Kewajiban menutup aurat bagi setiap muslimah merupakan sesuatu yang tidak tertawarkan. Sepanjang ia tidak memenuhinya dan senantiasa membuka aurat tersebut, maka sepanjang itu pula dosa terus mengalir deras pada diri yang bersangkutan, na’udzubillah. Boleh jadi, muslimah tersebut shalatnya rajin dan shaumnya tidak ketinggalan. Tapi ketika ia mengabaikan perintah berjilbab ini, semuanya menjadi seolah tidak berpengaruh. Ibarat orang yang bertobat dan sadar akan kesalahannya sebelum shalat, tapi setelah shalat ia melakukan kembali apa yang ditobatinya. Bukankah tobat seperti itu tidak…

Selanjutnya

Ketika Jilbab Menyerupai Biarawati

shalat tanpa mukena

Pak Ustadz, saya mau bertanya, sekarang lagi tren pake kerudung yang dalaman kerudungnya dibiarkan terlihat, dan ternyata tren tersebut mirip biarawati. Jika kita mengikuti tren jilbab seperti itu, termasuk pada maksud hadis, mantasyaabbahaabikoumin wahuwaminhum, tidak? Mohon penjelasannya.     Yang dimaksud dengan mantasyaabbahaabikoumin wahuwaminhum, siapa yang menyerupai ibadah, ritual, orang lain, maka itu termasuk kelompok mereka. Jadi, yang dimaksud menyerupai adalah dalam hal ibadahnya (ritualnya) bukan dalam cara berpakaiannya. Inti persoalannya bukan tentang bagaimana model berkerudung, tetapi, apakah kerudung tersebut menutup aurat atau tidak. Bagaimana pun, modelnya tidak menjadi masalah…

Selanjutnya