Ramalan Boleh Dipercaya atau Tidak? Ini Penjelasannya

Assalamualaikum, Pak Aam saya seorang istri. Saya mau bertanya mengenai Ahli Hikmah. Ada salah satu keluarga kami, yang terbiasa pergi ke orang “pintar”. Tentang jodoh, dia Tanya ke orang “pintar”. Pulanya bawa kemenyan lalu dibakar. Mau jualan, pergi ke orang “pintar” sambil bawa garam dan air. Dan dia bilang “saya bukan datang ke orang pintar tetapi dating kepada ahli hikmah” katanya. Bagaimana hukumnya ? Bagaimana cara menyadarkannya? Mohon penjelasannya. ( S via fb )     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Kalau kita baca sejarah…

Selanjutnya