Ramalan Boleh Dipercaya atau Tidak? Ini Penjelasannya

Assalamualaikum, Pak Aam saya seorang istri. Saya mau bertanya mengenai Ahli Hikmah. Ada salah satu keluarga kami, yang terbiasa pergi ke orang “pintar”. Tentang jodoh, dia Tanya ke orang “pintar”. Pulanya bawa kemenyan lalu dibakar. Mau jualan, pergi ke orang “pintar” sambil bawa garam dan air. Dan dia bilang “saya bukan datang ke orang pintar tetapi dating kepada ahli hikmah” katanya. Bagaimana hukumnya ? Bagaimana cara menyadarkannya? Mohon penjelasannya. ( S via fb )     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Kalau kita baca sejarah…

Selanjutnya

Anak Diramal Bernasib Baik, Apakah Harus Dipercaya?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, anak saya diramal akan bernasib baik dan katanya akan menjadi pemimpin dikemudian hari, sehingga kami diminta untuk menjaga dan merawat. Hal itu terlihat dari tanggal lahir dan tanda lahir pada tubuhnya. Apakah ramalan tersebut boleh dipercaya? Apakah berdosa kalau mempercayai ramalan orang alim tersebut? Mohon penjelasannya. ( Wawa via fb )         Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Pertama yang perlu dipahami dan diyakini selaku orang muslim bahwa tidak ada hari atau tanggal buruk terkait dengan nasib seseorang. Allah menciptakan…

Selanjutnya

Jangan Percaya Ramal-Meramal Menyesatkan

galaksi

“Maka ketika Aku sempurnakan dia dan Aku tiupkan ruh-Ku ke dalamnya, maka tunduklah sujud kepadanya.” (Q.S. Al-Hijr [15]: 29) Manusia terdiri dari jasmani dan rohani. Tubuh (fisik) manusia mulai terbentuk pada saat terjadi pembuahan antara sperma dan ovum di dalam rahim ibu. Adapun ruh, baru ditiupkan kemudian. Dalam Sahih Bukhari, Abdullah bin Masud meriwayatkan sebuah hadis yang menyatakan bahwa setiap (calon) manusia telah ada di perut ibunya dalam bentuk segumpal darah dalam kurun waktu 40 hari pertama usia kehamilan. Pada 40 hari kedua, ia berbentuk daging dan pada 40 hari…

Selanjutnya