MUI Usulkan Pemerintah Beri Sertifikasi atau Piagam Pernikahan

PERCIKANIMAN.ID  — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah menerbitkan kartu nikah. Setidaknya pemerintah berusaha memberikan pelayanan dan kemudahan untuk masyarakat.     Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Saadi mengatakan buku nikah tidak lagi diperlukan asalkan pemerintah secara baik menerapkan kartu nikah dengan sistem berbasis website.     “Kalau dengan model kartu nikah dengan berbasis website sudah berjalan baik dan diterapkan di seluruh Indonesia maka buku nikah tidak diperlukan lagi,” ujarnya dikutip republika.co.id, Selasa (13/11/2018).     Ia mengusulkan agar pemerintah dapat memberikan semacam piagam atau sertfikasi pernikahan di samping…

Selanjutnya

MUI: Kartu Nikah Bukan Syarat atau Rukun Nikah

    PERCIKANIMAN.ID – – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Kementerian Agama (Kemenag) kembali mengkaji rencana penerbitan kartu nikah. Setidaknya, surat nikah hanya berkaitan dengan kemashalatan bagi menikah dan bukan sebuah syarat atau rukun.     “Saya berharap agar lebih dulu dikaji. Karena surat nikah itu hanya kemaslahatan bagi yang menikah, bukan syarat atau rukunnya,” ujar Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat Cholil Nafis seperti dilansir Republika.co.id, Senin (12/11/2018).     Menurutnya, kartu nikah justru akan berpotensi hilang karena bentuknya yang sangat kecil mirip dengan kartu ATM atau KTP. “Jadi kalau…

Selanjutnya

Nikah Sirri, Bagaimana Hukumnya ?

  Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saya mempunyai teman yang katanya sudah nikah sirri. Apakah ini sah menurut hukum Islam?. Mohon penjelasannya ( W via fb)     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Secara umum nikah sirri atau pernikahan sirri sering diartikan sebagai nikah atau pernikahn yang dilakukan diam-diam atau tanpa publikasi atau tidak diumumkan kepada khalayak, bahkan saudara dan teman pun tidak tahu.     Nikah sirri juga dianggap sebagai pernikahan rahasia sehingga hanya kedua mempelai dan sedikit orang yang tahu bahwa keduanya telah menikah. Ada…

Selanjutnya

Menikah Karena Kecantikannya, Bolehkah ?

  Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, bagaimana hukumnya kalau menikah karena kecantikannya? Sedangkan dari sisi sifat atau ibadahnya masih kurang. Mohon nasihatnya ( Sonny via email)     Wa’alaykumsalam Wr.Wb. Iya kang Sonny, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Tentu ada banyak alasan atau faktor seseorang menikah dengan pasangannya yang disebabkan adanya kecocokan atau kesamaan. Ada yang merasa cocok dan pas karena mempunyai hobby yang sama, ada yang karena sifatnya dan sebagainya termasuk karena cantik atau tampannya seseorang.     Bagi seorang laki-laki mengagumi kecantikan seorang wanita atau sebaliknya seorang wanita mengagumi ketampanan…

Selanjutnya

Orangtua Tidak Merestui, Harus Nikah Siri?

cincin

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya sudah bercerai dengan suami saya sejak dua (2) tahun lalu. Sekarang saya berniat ingin menikah lagi dengan seorang duda. Kami sudah cocok dan berkomitmen untuk menikah. Kami sudah sama-sama bekerja dan memiliki penghasilan. Tetapi, orangtua saya tidak menyetujui hubungan saya dengan calon suami karena ada masalah dengan orangtua calon suami di masa lalu. Kami ingin menikah, biar kalau bersama-sama jadi halal dan mengandung pahala. Bolehkah saya menikah dengan calon suami tanpa wali ayah kandung saya? Apa yang dimaksud menikah siri? Dan syaratnya apa? Dan dibolehkan saya…

Selanjutnya

Menikah Siri atau Rahasia, Apa Hukumnya?

mnikah

Pak Aam, saya mau bertanya. Saya seorang janda cerai mati, suami saya sudah meninggal dan pernikahan kami berlangsung selama 22 tahun.  Sewaktu anak-anak saya masih kecil, saya tidak terpikir untuk menikah lagi. Sekarang muncul keinginan untuk menikah lagi, akan tetapi saya jatuh hati pada suami orang lain yang dulu pernah menjadi pacar saya. Keluarga saya tidak setuju menjadi istri kedua. Karena ia melihat kondisi saya dan keluarga, ia bersedia untuk menikahi saya sebagai istri siri atau rahasia. Apa yang harus saya lakukan? (Vira via email)   Anda tentu boleh menjadi…

Selanjutnya

Menikah Menunggu Mapan, Haruskah?

Oleh: Erik Hadi Saputra*   PERCIKANIMAN.ID – – Pembaca yang kreatif, saya tidak tahu bagaimana suasana hati anda ketika membaca judul ini. Kisah ini bermaksud memberikan apresiasi kepada sahabat saya William Nata Atmaja, yang suatu ketika menampilkan gambar di profil media sosialnya dengan judul ‘Nikah Nunggu Mapan’. Isinya sebagai berikut: Menikah menunggu mapan membutuhkan Rp 350 juta untuk rumah, Rp 150 juta untuk mobil dan Rp 100 juta untuk biaya resepsi. Totalnya adalah 600 juta. Jika gaji seseorang Rp 3 juta sebulan, maka 600:3=200 bulan. Maka kesimpulannya dibutuhkan 16 tahun…

Selanjutnya