Pangkal Kemajuan Islam (Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Anfaal [8]: 24)

burj-kalifa

Oleh: Dr. Aam Amiruddin,MSi   يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ “Hai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul apabila ia menyerumu pada suatu yang memberi kehidupan kepadamu. Ketahuilah, sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya kamu akan dikumpulkan.” (Q.S. Al-Anfaal [8]: 24)   PERCIKANIMAN.ID – – Bila kita runut dengan ayat-ayat surat Al-Anfaal sebelumnya, seruan kepada orang yang beriman pada ayat ke-24 ini merupakan seruan ketiga. Seruan pertama terdapat dalam…

Selanjutnya

Sekjen PBB Serukan Perangi Hasutan Yang Kaitkan Terorisme Dengan Islam

sekjen pbb antonio guterres

  PERCIKANIMAN.ID – – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan memerangi hasutan yang mengaitkan terorisme dengan Islam. Ia menyoroti pentingnya kerja sama kontra-terorisme PBB-Arab Saudi. Hal ini ia sampaikan dalam kunjungan pertamanya  ke Arab Saudi. Guterres juga menegaskan tekad lembaga yang dipimpinnya dalam membantu semua negara yang memerangi terorisme. Ia menambahkan kurangnya penyelesaian politik selama beberapa krisis telah meningkatkan aksi teror. “Kita tak bisa mengalahkan terorisme di Suriah tanpa penyelesaian politik menyeluruh,” katanya seperti dilaporankan Al-Arabiya dan dikutip dari Xinhua, Senin (13/2/2017). Selain itu, Guterres berterima kasih kepada Arab Saudi…

Selanjutnya

Memahami Hakikat Dunia Agar Tak Terpedaya

muslimah

  Oleh: Sasa Esa Agustiana*   PERCIKANIMAN.ID – – Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap detik dalam kehidupannya, manusia bergulat dalam mengatasi problematika hidup. Hanya dua kemungkinan yang akan dihasilkan, keberhasilan atau keterpurukan. Balasannya sangat jelas, berhasil akan meraih surga dan terpuruk akan berbuah neraka. Keadaan terpuruk ialah ketika manusia tak mampu menangkap esensi hidup, tujuan hidup di dunia. Ia hanya bisa menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain, dan yang paling parah menyalahkan Allah swt. Naudzu billahi min dzalik! Rasulullah saw. menerangkan, “Pada hari kiamat dihadirkan orang yang paling senang sewaktu di…

Selanjutnya

Dampak Kebijakan Trump, Masyarakat Dunia Mulai Boikot Starbucks, Coca-Cola Hingga Uber

Starbucks

PERCIKANIMAN.ID – – Kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kontra produktif mulai memakan korban dalam dunia industri. Beberapa hari usai Trump mengatakan sedang mempertimbangkan pengenaan pajak impor terhadap barang-barang yang diproduksi di Meksiko, warga Meksiko langsung membalasnya dengan bersumpah untuk berhenti membeli produk-produk Amerika Serikat. Terlebih lagi pajak impor ini nantinya untuk membiayai pembangunan tembok pemisah di wilayah perbatasan AS-Meksiko. Seperti dilansir laman Buzfeed.com, Senin (30/1/2017), jaringan toko ritel Walmart, termasuk salah satu yang terkena boikot. Jumlah toko Walmart di Meksiko adalah yang terbesar di luar AS, yakni sebanyak…

Selanjutnya

Perang Atau Aborsi Yang Lebih Banyak Korbannya? Ini Datanya

Meja operasi 1

PERCIKANIMAN.ID – – Perang adalah kondisi yang tak diinginkan kebanyakan orang termasuk yang berkonflik bahkan tentara sekali pun. Sebab bisa dipastikan setiap peperangan akan ada korban baik luka maupun meninggal dunia. Terkait jumlah korban meninggal dunia akibat perang ternyata lebih sedikit jika dibanding dengan korban akibat aborsi. Data menunjukan angka Frekuensi terjadinya aborsi sangat sulit dihitung secara akurat, karena aborsi buatan sangat sering terjadi tanpa dilaporkan – kecuali jika terjadi komplikasi, sehingga perlu perawatan di Rumah Sakit. Akan tetapi, berdasarkan perkiraan dari BKBN seperti dilansir situs kemensos dan dikutip dari…

Selanjutnya

Senang Belanja Barang Bermerk, Apakah Disebut Cinta Dunia?

belanja, baju

Ustadz, apa batasan seseorang dikatagorikan sebagai manusia yang cinta dunia dan melupakan akhirat? Jujur, saya gemar sekali belanja barang-barang bermerk, tetapi saya juga tidak lupa untuk senantiasa mengeluarkan sedekah secara rutin. Saya bertanya demikian karena beberapa waktu yang lalu ada teman yang mengatakan demikian (saya dicap sebagai cinta dunia). Mohon penjelasannya.   Pada asalnya mencintai dunia bagi seorang manusia merupakan hal yang fitrah. Allah menjelaskan bahwa makhlukNya yang bernama manusia akan senantiasa mencintai sejumlah hal yang bernuansa dunia, sebagai dijelaskan dalam ayat berikut : Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan…

Selanjutnya

Memaknai Dunia Agar Selamat Dari Fitnahnya

harta tahta wanita

Oleh: Tate Qomaruddin*     PERCIKANIMAN.ID – – Salah satu parameter kesuksesan hidup seorang manusia adalah manakala dia memiliki pandangan yang benar dan tepat tentang kehidupan dunia ini. Bisa saja ada manusia yang memandang dunia ini sebagai tujuan akhir dari kehidupan. Lalu untuk itu, dia mengarahkan segala potensi dan cita-cita untuk menggapai segala sukses duniawi, baik yang material maupun yang tidak bersifat material. Yang meterial misalnya harta, rumah, perusahan, dan sebagainya. Yang nonmaterial misalnya wibawa, popularitas, dan lain-lain. Lalu kalau tujuan dunia itu sudah tercapai, akankah kebahagiaan abadi dalam berada…

Selanjutnya

Raih Aman Dunia Hingga Akhirat Dengan Amal Shaleh

  Oleh : Halim Sodikin* Sumber rasa aman adalah ketentraman jiwa dan tidak merasa takut. Sebuah negeri dikatakan aman ketika penduduknya merasa nyaman tingal di negeri itu. Rasa aman dalam arti ketentraman individu, keluarga dan masyarakat untuk menikmati hidup dengan baik di dunia. Mereka tidak merasa takut akan gangguan seseorang dengan semena-mena terhadap jiwa, harta, kehormatan, agama, akal dan keturunan mereka dan terhadap fasilitas yang menunjang dan pelengkapnya. Mereka merasakan ketentraman karena mereka melakukan setiap apa yang Allah Swt. ridhoi sehingga Dia menyempurnakan rasa aman mereka di akhirat dengan meraih…

Selanjutnya

Memendam Rasa

Oleh: Sasa Esa Agustiana* “Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabb-Nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya.” (Q.S. An-Nazi’at 79:40-41) Tersedianya aneka fasilitas keinginan manusia di dunia tidak membuat seorang muslim lalai untuk selektif memilih dan memilah. Dia akan mampu memendam rasa tidak memperturutkan keinginan memiliki (al-hawa) dengan jalan yang buruk karena takut semata pada Rabb pencipta-Nya.Tentu saja, untuk melakukan hal tersebut seorang membutuhkan bekal. Berikut beberapa bekal yang bisa dijadikan upaya untuk memelihara diri dari al-hawa. Senantiasa mengingat Allah Swt. Aktivitasnya selalu…

Selanjutnya

Ingin Sukses Dunia Akhirat? Lakukan Ini

Setiap orang dapat dipastikan ingin mendapat kesuksesan baik selama hidupnya maupun kelak jika telah meninggalkan dunia fana ini. Namun ukuran sebuah kesuksesan bisa dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Lalu bagaimana ukuran sukses bagi seorang muslim?. Kesuksesan hidup seorang muslim ditentukan oleh amalan shalatnya. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw. dari Anas bin Malik r.a., amalan yang pertama kali dihisab (diperhitungkan) pada hari kiamat adalah shalat. Kemudian Rasul pun menegaskan, apabila baik shalat seorang muslim, maka baiklah seluruh amalnya. Demikian pula sebaliknya, apabila jelek ibadah shalatnya, maka buruklah seluruh amal kebaikannya, sebagaimana…

Selanjutnya

Siapa Mereka yang Allah Beri Rasa Aman di Dunia Hingga Akhirat?

  Sumber rasa aman adalah ketentraman jiwa dan tidak merasa takut. Sebuah negeri dikatakan aman ketika penduduknya merasa nyaman tingal di negeri itu. Rasa aman dalam arti ketentraman individu, keluarga dan masyarakat untuk menikmati hidup dengan baik di dunia. Mereka tidak merasa takut akan gangguan seseorang dengan semena-mena terhadap jiwa, harta, kehormatan, agama, akal dan keturunan mereka dan terhadap fasilitas yang menunjang dan pelengkapnya. Mereka merasakan ketentraman karena mereka melakukan setiap apa yang Allah Swt. ridhoi sehingga Dia menyempurnakan rasa aman mereka di akhirat dengan meraih ridho Allah dan pahala-Nya…

Selanjutnya

Apakah Dunia Ini Kejam? Inilah Hakikatnya

  Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap detik dalam kehidupannya, manusia bergulat dalam mengatasi problematika hidup. Hanya dua kemungkinan yang akan dihasilkan, keberhasilan atau keterpurukan. Balasannya sangat jelas, berhasil akan meraih surga dan terpuruk akan berbuah neraka. Keadaan terpuruk ialah ketika manusia tak mampu menangkap esensi hidup, tujuan hidup di dunia. Ia hanya bisa menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain, dan yang paling parah menyalahkan Allah swt. Naudzu billahi min dzalik! Rasulullah saw. menerangkan, “Pada hari kiamat dihadirkan orang yang paling senang sewaktu di dunia. Ia termasuk calon penghuni neraka. Kemudian ia…

Selanjutnya