Sholat Jamak Karena Pekerjaan, Boleh atau Terlarang ?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saat ini saya bekerja di Jepang. Di perusahaan ini, saya tidak bisa melaksanakan shalat  Dzuhur, karena jam istirahatnya santa pendek. Jadi, saya kerjakan shalat  Dzuhur dan Ashar  atau dijamak setelah pulang kerja. Bagaimana hukumnya? Apakah boleh saya melakukan seperti itu dalam jangka waktu beberapa tahun, karena saya dikontrak? Mohon penjelasannya. ( Norman via fb )     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Perlu diketahui dan pahami bahwa dalam ibadah khususnya shalat para ulama fikih sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada…

Selanjutnya

Hukum Membaca Ta’awudz Sebelum Sholat, Adakah Contoh Dari Rasul ?

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saya pernah ditegur bibi saya karena saat hendak shalat tidak membaca ta’awudz dulu. Katanya sebelum shalat kita harus membaca ta’awudz supaya tidak di goda/ ganggu setan dan shalat kita bisa khusyu. Benarkah membaca ta’awudz sebelum shalat itu wajib? Bagaimana jika lupa? Mohon penjelasannya ( Kania via fb )         Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Tentu harus kita sadari bahwa yang namanya setan itu akan menggoda manusia kapan dan dimana saja. Baik sendiri maupun bersama, bahkan saat ibadah pun setan…

Selanjutnya

Bagaimana Urutan Shalat Jamak Takhir Magrib dan Isya ?

Muslim Brazil

Assalamu’alaykum. Pak Aam,bagaimana pelaksanaan sholat Magrib yang dijamak dengan shalat Isya? Shalat mana yang lebih dulu dilakukan? Magrib dulu atau Isya dulu? Kalau kita jamak Takhir.Mohon penjelasannya. ( Iwan via email)     Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dimuliakan Allah. Untuk menjawab pertanyaan ini, lihat apa yang dilakukan Rasul. Karena Rasul mengatakan “shalat lah kalian, sebagaimana kamu melihat aku shalat” .   صلوا كما رأيتموني أصلي   Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalatlah sebagaimana kalian melihat aku mengerjakan shalat.” (HR. Bukhari).     Jadi ketika Rasul menjamak takhir atau mengakhirkan…

Selanjutnya