Memilihkan Jodoh, Orangtua Jangan Memaksakan Kehendak

Dialog muslimah

PERCIKANIMAN.ID – – Menurut fiqh, pernikahan ialah akad yang membolehkan dan menghalalkan bersenang-senang antara laki-laki dengan perempuan. Sedangkan dalam Pasal 2 Kompilasi Hukum Islam (KHI) disebukan, pernikahan ialah akad yang sangat kuat (mitsaqan ghalizhan) untuk mentaati perintah Allah, dan melaksanakannya merupakan ibadah. Dalam Pasal 3 disebutkan, pernikahan bertujuan untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.   Al Quran menerangkan, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang. …

Selanjutnya

Agar Tidak Salah Pilih, Ini Yang Harus Diteliti Dari Calon Pasangan (2)

muslimah sendiri

PERCIKANIMAN.ID – – Menikah merupakan sebuah keputusan besar yang bisa jadi menentukan nasib kebahagiaan seseorang, tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Itulah mengapa, keputusan menikah bisa sangat menyita pikiran dan pertimbangan, apalagi soal urusan menentukan siapa yang akan dijadikan pendamping hidup. ‘Harus yang seperti apa, ingin yang bagaimana’ menjadi pertanyaan-pertanyaan yang terus muncul di benak setiap orang yang ingin menikah, namun gamang dalam menentukan pilihan. Islam sangat menganjurkan umatnya agar menentukan pilihan pendamping hidup secara selektif, dan jangan asal pilih. Dalam Islam, hendaknya, calon pasangan dipilih bukan karena…

Selanjutnya

Wahai Muslimah, Tegaslah Menolaknya Jika Lelaki Ini Ingin Menikahimu

berdua

PERCIKANIMAN.ID – – Mempunyai pasangan hidup dan membina rumah tangga adalah keinginan manusia, karena pada fitrahnya Allah Swt menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Pada hakikatnya Allah Swt telah menentukan jodoh setiap manusi namun tentu ikhtiar tetap harus dilakukan sebagai wujud bahwa manusia mempunyai kehendak dan keinginan. Dalam masyarakat kita sering kali kaum hawa atau wanita sering ditempatkan sebagai pihak yang pasif atau menerima pinangan dari lelaki bahkan dijodohkan oleh orangtuanya. Jika yang akan menjadi calon suami adalah lelaki baik, shalih dan berakhlak mulia tentu itu tidak menjadi masalah. Namun dalam beberapa kasus…

Selanjutnya