MUI: Masih Banyak Pelaku Usaha Yang Tulis Label Halal Sendiri

PERCIKANIMAN.ID – – Majelis Ulama Inddonesia (MUI) Singkawang, Kalimantan Barat, mempertanyakan soal label halal yang tercantum di berbagai tempat usaha di kota tersebut. Menurut Ketua MUI Singkawang Muchlis mengatakan, banyak pelaku usaha di Kota Singkawang yang memasang sendiri label halal baik dengan tulisan latin maupun tulisan arab di tempat usahanya.     “Padahal mereka tidak pernah mengurus sertifikasi halal. Hal tersebut, tidak diperbolehkan apalagi ada yang menulis 100 % halal,” katanya saat sosialiasi produk halal di Singkawang Kalbar, seperti dilansir antara Sabtu (3/11/2018).     Menurutnya, hal seperti itu tidak…

Selanjutnya

Jaminan Produk Halal Sudah Mendesak Untuk Segera Diterapkan

logo produk halal

  PERCIKANIMAN.ID – – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendesak untuk difungsikan. Ini agar pemantauan produk asing yang membanjiri pasar domestik lebih ketat.     “Yang secara tegas mengatur bahwa semua produk yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia wajib bersertifikat halal, sebagaimana yang di atur dalam Pasal 4 UU JPH,” tegas Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch, Ikhsan Abdullah saat dikonfirmasi, Kamis (30/8/2018).     Padahal seharusnya Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Kementrian Industri juga Pemerintah Daerah harus sudah mulai menerapkan Kebijakan yang berbasis pada Undang-Undang No 33…

Selanjutnya

Cara Menyikapi Label Halal Yang Meragukan

Assalamualaikum, Pak Ustad. Saya pernah mendengar seorang mantan misionaris yang sekarang masuk Islam membongkar semua tata cara permutadan terhadap umat Islam yaitu dengan menghipnotis, memberikan uang, bahkan mencampurkan babi kedalam makanan. Dan ternyata tidak hanya satu makanan tetapi banyak makanan dari mulai makanan bayi sampai makanan orang dewasa. Namun label halalnya masih tercantum, Bagaimana menyikapinya Pak Ustad? Mohon pencerahannya. ( Diva via email)       Wa’alaykumsalam ww. Bapk ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Tentu kita patut prihatin dan waspada atas kabar tersebut. Namun kalau berbicara tentang makanan yang…

Selanjutnya

Negara Wajib Biayai Sertifikasi Halal

halal

  PERCIKANIMAN.ID – – Produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Hal itu tertuang dalam ketentuan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH).     Dengan adanya ketentuan tersebut, sertifikasi halal tidak lagi menjadi sukarela (voluntary), tetapi wajib (mandatory) dilakukan oleh pelaku usaha untuk menyertifikasi semua produknya, tidak terkecuali produk UMKM.     Pelaku usaha wajib melakukan sertifikasi selambat-lambatnya 17 Oktober 2019 sebagaimana ketentuan Pasal 67 UU JPH. Pelaku usaha yang tidak melakukan kewajibannya (melakukan sertifikasi halal) dalam masa…

Selanjutnya