Tabligh Akbar Garut Berjalan Sukses, Dihadiri Ribuan Jamaah

Tabligh Akbar Garut 4a

PERCIKANIMAN.ID – – Ribuan kaum muslimin dari berbagai daerah memenuhi undangan Tabligh Akbar yang digelar di Lapangan Kerkof, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/11/2017). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, KH Bachtiar Nasir dan Ketua Umum FPI KH Sobri Lubis. Dalam tausyiahnya  KH Bachtiar Nasir menyatakan keharuannya atas kehadiran ribuan umat Islam yang hadir dalam Tabligh Akbar  tersebut. “Mana yang dari Jawa Tengah? Mana yang dari Jawa Timur? Sumatera? Kalimantan?” tanyanya saat membuka tausyiahnya seperti dilansir dari hidayatullah.com. Pimpinan Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic…

Selanjutnya

Panitia Tabligh Akbar Garut: Acara Tetap Digelar di Alun-alun

UBN_Garut

PERCIKANIMAN.ID – – Panitia Tabligh Akbar Garut memastikan rencana yang akan digelar, besok, Sabtu (11/11/2017) dengan pembicara Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama KH Bachtiar Nasir (UBN) dan Ketuam FPI KH Shobri Lubis tetapan akan berlangsung. Hal ini disampaikan Sekretaris Panitia Tabligh Akbar Garut, Ivan Rivanora yang menyatakan bahwa pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Garut, Jawa Barat, telah mengeluarkan Surat Rekomendasi Tidak Keberatan untuk Melaksanakan Tabligh Akbar di Alun-alun Garut. “Pihak DKM Masjid Agung Garut menyatakan tidak keberatan sebagaimana disampaikan dalam serah terima pada tanggal 10 November…

Selanjutnya

MUI: Umat Islam Jangan Saling Hantam

Fatwa medsos MUI

PERCIKANIMAN.ID – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin menilai persoalan penolakan-penolakan terhadap penceramah yang marak belakangan harus dicermati secara saksama. Ia juga mengimbau agar dari pihak mana pun penceramahnya tak saling menjelekkan. Kiai Ma’ruf mengatakan, munculnya penolakan-penolakan tersebut harus dicari tahu penyebabnya. Di samping itu, menurut Kiai Ma’ruf, siapa pun yang berceramah harus mempunyai batasan dan tidak asal menjelek-jelekkan kelompok lain agar tidak terjadi penolakan penceramah seperti itu. “Saya kira memang itu tentu harus diusut sebabnya apa. Nah ini kan yang menjadi persoalan itu ada sesuatu yang…

Selanjutnya