Dari Sidang Ahok, Saksi Ahli Nyatakan Non-Muslim Dilarang Tafsirkan Al Quran

PERCIKANIMAN.ID – – Ahli agama Islam dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar menegaskan orang yang beragama non-Muslim dilarang untuk menafsirkan isi Al Quran. “Yang diperbolehkan hanya ahli agama Islam saja, itu saja masih bisa diperdebatkan,” kata Miftachul dalam sidang kesebelas kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, seperti dilaporkan republika.co.id, Selasa (21/2/2017). Miftachul menjelaskan terdapat dua kesalahan yang dilakukan Ahok, yaitu menafsirkan Surat Al-Maidah ayat 51 sebagai orang non-Muslim dan memengaruhi masyarakat dengan menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51 dalam pidatonya di…

Selanjutnya

Ketua Ombudsman Nilai Kasus Ahok Masuk Klasifikasi Memecah Belah NKRI

ahok3

PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai menyatakan, perbuatan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu bisa dikategorikan sebagai tindakan yang berpotensi memecah-belah bangsa sebagaimana disebutkan dalam pasal 83 ayat 1 UU 23/2014. Hal ini berkaitan dengan status Ahok yang belum diberhentikan sementara, padahal sudah menjadi terdakwa. “Sangat berpotensi (memecah-belah bangsa) dong, pendapat saya pribadi ya, bukan institusi, sebagai orang hukum,” kata Amzulian seperti dilansir, republika.co.id, Jumat (16/2/2017). Menurut Amzulian yang juga seorang profesor hukum tata negara dari Universitas Sriwijaya, alasan Ahok tidak diberhentikan sementara…

Selanjutnya

PKB: Sebaiknya Ahok Tidak Dilantik Lagi

  PERCIKANIMAN.ID – – Setelah melewati cuti untuk Pilkada DKI, terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Namun, kembalinya Ahok sebagai gubernur tersebut menuai kontroversi. Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Adul Kadir Karding mengatakan, secara etika sebaiknya Ahok tidak dilantik sebagai gubernur lagi. “Sebaiknya Ahok memang tidak dilantik lagi,” ujar Karding seperti dilansir republika.co.id, Selasa (13/2/2017). Menurut anggota Komisi III DPR tersebut, kepala daerah yang sudah bersatus terdakwa atas kasus hukum di mana pun memang tidak diperkenankan menjabat lagi. Karena, menurut dia,…

Selanjutnya

Jutaan Ummat Islam Hadiri Aksi 112 di Masjid Istiqlal

Aksi 112

PERCIKANIMAN.ID – – Jutaan kaum muslimin menghadiri kegiatan dzikir dan doa bersama (Aksi 112) di Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (11/2/2017). Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan wilayah lainnya bahkan mereka mulai berdatangan sejak Jum’at sore (10/2/2017) dan bermalam di Masjid Istiqlal dan beberapa masjid di Jakarta. Meski hujan mengguyur Ibu Kota sejak Subuh hingga siang namun suasana mendung dan gerimis tersebut tak menyurutkan semangat Ummat Islam. Dalam tausyiahnya Habib Rizieq menyampaikan  bahwa rentetan aksi yang digelar oleh Ummat Islam termasuk aksi hari ini 112,…

Selanjutnya

Islam Belum Diakui Agama Resmi di Italia

muslimah, sibuk, karier

PERCIKANIMAN.ID – – Gelombang ketakutan pada kaum muslimin ( islamphobia) nampaknya masih menghantua masyarakat Eropa tak terkecuali negeri yang terkenal dengan pizza yakni Italia. Setidaknya terdapat 1,4 juta umat Islam yang tinggal di negeri para pecinta sepak bola dengan gelaran Serie A ini. Jumlah populasi ini membuat Islam menjadi agama terbesar kedua secara de facto. Tapi sayangnya, secara negara Islam belum menjadi agama resmi di Italia, tidak seperti Kristen dan Yahudi. Belum adanya pengakuan ini membuat masjid di Italia tidak dapat menerima bantuan dana dari publik. Pernikahan Islam tidak memiliki…

Selanjutnya

Ahli Polri Pastikan Keaslian Video Ahok Dapat Dipertanggungjawabkan

Ahok_antara

PERCIKANIMAN.ID – – Kasubbid Komputer Forensik Puslabfor Mabes Polri AKPB Muhammad Nuh al-Azhar yang dihadirkan sebagai ahli dalam lanjutan sidang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, video pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 dapat dipertanggungjawabkan keasliannya. “Tidak ditemukan penambahan atau pembuangan frame. Artinya momen yang ada di sana benar adanya,” kata Nuh saat memberikan keterangan dalam sidang kesembilan Ahok di auditorium Kementerian Pertanian seperti dilansir dari antara Jakarta, Selasa (7/2/2017). Nuh menyatakan, terdapat empat video Ahok yang dianalisis oleh tim Puslabfor Mabes Polri. Pertama, dari Dinas Kominfo DKI…

Selanjutnya

Ancam Ulama Dipersidangan, Ahok Seperti Buka Topengnya Sendiri

Ahok

PERCIKANIMAN.ID – – Reaksi dan kecaman mengalir pasca intimidasi dan ancaman yang dilayangkan terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beserta tim kuasa hukumnya kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Rais ‘Aam Nahdlatul Ulama (NU) KH Ma’ruf Amin saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan (31/1). Apa yang dipertujukkan Ahok dan kuasa hukum dianggap sudah melewati batas kewajaran, arogan, dan sama sekali tidak menghargai ulama besar yang mempunyai puluhan juta pengikut. Senator Jakarta Fahira mengungkapkan, Rais Aam…

Selanjutnya

Pengurus Pusat dan 34 Pimpinan MUI Provinsi Tak Rela Ahok Temui Kiai Ma’ruf Amin

ulama-mui

PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Muhyiddin Junaidi mengungap, pihaknya menolak upaya terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) untuk menemui Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin. Penolakan itu setelah aksi Ahok yang dianggap arogan dengan mengancam Kiai Ma’ruf yang bersaksi di persidangan. “Seluruh pengurus pusat dan 34 pengurus MUI provinsi menolak keras upaya rencana Ahok bertemu dengan Ketua Umum MUI, Kiai Ma’ruf Amin,” katanya dilansir dari okezone, Jumat (3/2/2017). Penolakan tersebut dikarenakan akhlak Ahok yang dianggap kurang baik, bahkan dianggap dapat menimbulkan kegaduhan…

Selanjutnya

Said Aqil Siroj: Warga NU Tidak Akan Pilih Pemimpin Yang Menyinggung NU

Said Aqil

PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj mengungkapkan kerugian bagi orang yang menyinggung persaaan NU. Terlebih, jika orang itu hendak mengikuti pemilihan kepala daerah. “Kalau menyinggung, orang NU nggak akan pilih,” katanya seperti dilansir republika online, Jum’at (2/2/2017). Itu merupakan jawaban Said Aqil Siroj, saat tanggapi pertanyaan soal kerugian yang akan diterima mereka yang menyinggung perasaan NU. Hal itu bisa dibilang sangat merugikan, mengingat NU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia. Ia pun sempat menegaskan, bantahan terhadap tuduhan Basuki Tjahaja Purnama maupun tim pengacaranya…

Selanjutnya

Pernyataan Ahok Kepada KH. Ma’ruf Amin Bukti Tak Memiliki Moral Kebangsaan

ahok4

PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Komisi VIII DPR Muhammad Ali Taher Parasong menyesalkan sikap yang ditunjukkan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin dalam sidang kedelapan kasus tersebut pada Selasa (31/1) lalu. “Pernyataan itu sangat emosional, tendesius tidak memiliki nilai etika dan moral kebangsaan, menyakiti perasaan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya, yang memegang teguh kesantunan serta kepatutan dalam pergaulan sosial dan politik,” kata Ali Taher di Jakarta, seperti dilandsir dari antara, Kamis (2/2/2017). Politikus PAN itu menilai, sikap Ahok…

Selanjutnya

Jadi Saksi Sidang, Ketum MUI Tegaskan Ucapan Ahok Masuk Kategori Penghinaan Terhadap Islam

kh-maruf-amin-3

PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menjadi saksi pertama dalam sidang dugaan kasus penistaan agama di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017). Dalam kesaksiannya, Kiai Ma’ruf menegaskan bahwa pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tentang surah al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu masuk kategori penghinaan terhadap agama Islam. “Ucapannya di Pulau Seribu, masuk kategori penghinaan,” ujar dia saat bersaksi dalam persidangan, seperti dilansir dari republika.co.id Kiai Ma’ruf mengaku mengetahui hal itu dari banyaknya pemberitaan di media massa. Namun, ia mengatakan bahwa…

Selanjutnya

Wantim MUI: Heran, Kasus Penista Agama Tidak Dianggap Intoleran

Din-syamsuddin 1

  PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin, mengaku heran dengan sikap sebagian masyarakat. Pasalnya, tidak banyak yang melihat kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama sebagai intoleransi, tapi malah menuduh sebaliknya. “Kita sering tidak memandang kasus di Pulau Seribu itu sebagai bentuk intoleransi,” kata Din usai rapat pleno Wantim MUI di Jakarta,seperti dilansir dari republika.co.id, Kamis  (18/1/2017). Ia melihat, tuduhan intoleransi justru banyak dilayangkan kepada umat Islam yang menuntut keadilan, atas penistaan agama yang telah dilakukan Plt Gubenur DKI Jakarta tersebut. Padahal, Din merasa, orang-orang…

Selanjutnya

DPR Nilai Menghilangkan UU Penistaan Agama Akan Memicu Sikap Intoleransi

UU Penistaan Agama

  PERCIKANIMAN.ID – – Praktisi Antropolog dan Penggagas Gerakan Antropolog untuk Indonesia yang Berbhineka dan Inklusif Yando Zakaria Yando Zakaria mengatakan, ‎salah satu hal yang membuat masyarakat Indonesia semakin intoleran adalah persoalan hukum yang tidak terimplementasikan secara baik. Salah satunya adalah adanya aturan yang biasa digunakan dalam kasus penistaan agama yaitu undang-undang (UU) No. 1/PNPS/1965 tentang Penodaan Agama. “‎Kita perlu berpikir ulang UU penistaan agama. Ini bukan persoalan agama. Penistaan agama menjadi sangat relatif, dan bisa dipolitisasi,” kata Yando usai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Presiden, seperti dilansir…

Selanjutnya

Apakah Ungkapan “Om Telolet Om” Merupakan Ritual Agama Lain?

om-tolelot-om-2

Assalamu’alaikum. Ustadz akhir-akhir ini ramai dengan fenomena ungkapan “om telolet om” khususnya di dunia maya atau medsos. Ada sebagian ustadz yang melarang ikut-ikutan mengucapkan “om telolet om”, karena kalimat tersebut  itu mengandung unsur agama lain. Bagaimana pak ustad ? ( Heny by email)     Wa’alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh. Masyarakat kita ini boleh dibilang gampang latah, yakni mengikuti sesuatu yang dia sendiri tidak tahu maksud dan tujuannya. Contohnya banyak sekali, dan salah satunya ungkapan “Om Telolet Om” ini. Jika kita telusuri asal muasalnya, ini hanyalah ungkapan atau permintaan sekelompok anak-anak…

Selanjutnya

Ada 46 Saksi, Sidang Ahok Diperkirakan Selesai Mei 2017

ahok4

PERCIKANIMAN.ID – -Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan memperkirakan sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selesai pada Mei 2017. “Saya telah berdiskusi dengan hakim, sidang Ahok kemungkinan selesai pada Mei karena saksinya cukup banyak ada 46 saksi. Seminggu empat saksi (yang dihadirkan) saja sudah hampir delapan minggu waktu yang dibutuhkan, belum nanti ada duplik dan pembelaan,” kata Iriawan di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta seperti dikutip dari antara, Selasa (10/1/2017). Dalam sidang kelima ini beragendakan pemeriksaan saksi-saksi pelapor dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) sama seperti…

Selanjutnya

Massa Aksi di Sidang Ahok, Beda Antara GNPF MUI dan Pro Ahok

sidang-ahok-massa gnpf mui dzkir

PERCIKANIMAN.ID – – Persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali digelar, Selasa (3/1/2017). Sidang lanjutan di awal 2017 kali ini digelar  di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian (Kementan) Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan. Seperti pada sidang sebelumnya baik massa kontra (GNPF MUI) dan kubu pro Ahok memenuhi persidangan bahkan meluber hingga ke jalan. Kedua massa yang saling berlawanan dengan jumlah ratusan ini melakukan aksinya. Namun ada yang berbeda dalam mengekspresikannya. Seperti dari berbagai sumber berikut catatannya. Massa GNPF MUI lakukan dzikir dan shalat berjamaah Di…

Selanjutnya

India Larang Politisi Bawa Isu Agama Dalam Pemilu Tapi Partai Penguasa Tetap Bawa Agenda Nasionalis Hindu

india-1

PERCIKANIMAN.ID – – Mahkamah Agung India melarang para politisi negeri ini memanfaatkan agama dan kasta dalam mendapatkan dukungan suara pemilih. Keputusan ini diperkirakan akan memaksa partai politik di India mengubah strategi mereka menghadapi Pemilu nanti. “Politisi tidak boleh mencari suara atas nama kasta, kepercayaan atau agama,” kata Ketua Mahkamah Agung T.S. Thakur membacakan amar putusan sembari menambahkan bahwa proses Pemilu harus diselenggarakan secara sekuler seperti dilaporkan reuters dan dilansir dari antaranews, Selasa (3/1/2017). India secara resmi adalah negara sekuler namun partai politik biasa menggunakan alasan agama dan kasta sebagai kriteria…

Selanjutnya

Tim Hukum GNPF-MUI Yakin Habib Rizieq Tak Menista Agama

tim-advokat-gnpf-mui-kapitra-ampera

PERCIKANIMAN.ID – – Tim Advokasi Genarakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) mengaku tak ambil pusing terhadap pelaporan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) terhadap Ketua Dewan Pembina GNPF MUI, Habib Rizieq Shihab. Anggota tim advokasi GNPF MUI, Kapitra Ampera mengatakan, pelaporan yang dilakukan PMKRI hanya upaya memecah konsentrasi terhadap kasus yang sedang berjalan yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Itu memecah konsentrasi saja dan itu sumir. Tidak ada nilainya,” ujar Kapitra di PN Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada no 17 Jakpus, seperti dikutip dari hidayatullah.com, Rabu (28/12/2016). Pasalnya,…

Selanjutnya

Eksepsi Ahok Ditolak, Masyarakat Merasa Puas

ahok4

PERCIKANIMAN.ID – –  Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara memutuskan menolak eksepsi atau bantahan yang diajukan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sidang pun tetap dilanjutkan namun lokasinya dipindah. “Menyatakan sah surat dakwan penuntut umum registrasi PDM 147/jkt/ut/ 2 tanggal 1 Desember sebagai dasar pemeriksaan pada terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto dalam amar putusan sela di PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari okezone, Selasa (27/12/2016). Didampingi empat hakim anggota, Dwiarso dalam putusannya juga memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU) untuk…

Selanjutnya

MUI Dukung Ormas Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Fatwa, Tidak Sweeping

kh-maruf-amin-3

Kiai Ma’ruf menyampaikan, pemaksaan terhadap ajaran agama lain bisa menimbulkan konflik, memecah kebhinekaan, bahkan membuat tidak ada batas antar agama PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin mengatakan, pihaknya mendukung jika ada ormas yang melakukan sosialisasi atau edukasi terkait fatwa MUI, namun tidak dengan sweeping. “Karena yang wajib melakukan (penindakan) adalah pemerintah, dalam hal ini kepolisian,” ujarnya di Kantor MUI Pusat, Jakarta,seperti dilaporkan hidayatullah.com, Rabu (21/12/2016). Kiai Ma’ruf mengungkapkan, sebetulnya apa yang dilakukan oleh ormas, baik itu sosialisasi, edukasi, atau bahkan sweeping, karena adanya pemaksaan…

Selanjutnya

Apa Jadinya Kalau Guru Ajarkan Agama Islam Ala Kadarnya?

belajar

PERCIKANIMAN.ID – Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengingatkan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memberikan bekal agama yang cukup kepada para siswa sekolah. Kamaruddin meminta agar pembelajaran agama di sekolah tidak supervisial dan dangkal. Menurut Kamaruddin, guru PAI tidak hanya dituntut mahir pada aspek pedagogik atau metode mengajar. Lebih dari itu, guru PAI harus menguasai substansi pendidikan agama. Hilangnya penguasaan materi dari kompetensi guru PAI, bahkan berpotensi menjerumuskan para siswa pada pemahaman Agama Islam yang supervisial. “Jika guru agama hanya mengajarkan shalat adalah fardu ‘ain (kewajiban individu), puasa untuk…

Selanjutnya