Lepas Pakai Jilbab, Bagaimana Hukumnya?

  Asslamu’alaykum. Bagaimana menurut Ustadz, lebih baik yang mana, memakai jilbab tapi setengah-setengah (pakaian ketat dan masih suka clubbing/dugem) atau tidak memakai jilbab tetapi berkelakuan baik. Secara pribadi, saya lebih memilih tidak memakai jilbab dulu kalau belum benar-benar yakin bisa menjaga citra wanita berjilbab.Kasusnya teman saya bahkan ada yang suka membuka jilbab kalau imannya sedang  tidak stabil. Menurut saya baju khususnya jilbab adalah salah satu simbol atau ciri ketakwaan seorang muslim. Mohon nasihatnya ustadz dan terima kasih. ( Gladys via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya teteh, mojang bujang…

Selanjutnya

Kewajiban Istri Kepada Suami

Assalamu’alaykum. Pak Aam, insya Allah tahun ini saya akan menikah. Saya sudah berusaha untuk mempersiapkan diri menjadi seorang istri yang baik termasuk ikut kajian Pak Aam. Namun masih belum paham betul tentang kewajiban seorang istri kepada suami. Mohon kiranya Pak Aam memberi penjelasannya lagi. Sebelumnya terima kasih. (Maya via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya teh Maya, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Apa yang Anda lakukan sudah benar yakni mempersiapka diri dengan ilmu sebelum menjalaninya yakni menjadi seorang istri. Pada prinsipnya kewajiban seorang istri adalah hak seorang suami dan…

Selanjutnya

Cara Mendidik Anak Ala Nabi Ibrahim Di Zaman Now

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saat ini anak-anak saya sudah mulai beranjak remaja namun kerap kali saya dihantui perasaan was-was dan khawatir dengan pergaulan zaman sekarang. Sekarang Alhamdulillah mereka masih rajin ke masjid dan ikut kajian. Bagaimana agar mereka tetap istiqomah dan tidak terjebak atau terseret dalam pergaulan yang jauh dari agama. Mohon nasihatnya dan terima kasih ( Elva via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Ibu Wulan, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian, apa yang Anda khawatirkan tentu tidak berlebihan dan mungkin juga dialami para orangtua di zaman sekarang. Dengan kemajuan…

Selanjutnya

5 Kiat Menjadi Orang Tua Shaleh

suami istri

Assalamu’alaykum. Pak Aam mohon doanya insya Allah tahun ini saya akan menikah namun saya merasa masih banyak yang belum tahu tentang ilmu agama khususnya nanti dalam mendidik anak. Bagaimana kiat menjadi orangtua shalih agar anak juga ikut shalih? Mohon nasihatnya dan terima kasih. (Andri via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Kang Andri, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian, apa yang Anda sampaikan sudah benar yakni untuk mendidik atau mencetak anak atau generasi shalih dan shalihah maka terlebih dahulu orangtua harus shalih dan shalih. Anak adalah peniru paling jago dan kebanyakan…

Selanjutnya

Agar Umat Islam Bersatu, Ini Yang Harus Kita Lakukan

Assalamu’alaykum. Pak Aam, Ummat Islam di Indonesia mayoritas namun sepertinya ukhuwah atau persatuan masih belum terwujud, seperti dalam pemilu baik pilpres maupun pilkada, termasuk saat ada pelecehan agama Islam dan ulama yang tidak kompak membela. Menururut pa Aam apa saja yang harus kita lakukan agar ummat ini bisa bersatu? Mohon nasihatnya dan terima kasih. ( Rio via email)       Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Kang Rio, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian, soal belum adanya ukhuwah yang solid sesama muslim ini tentu saja apa yang menjadi kerisauan Anda juga menjadi…

Selanjutnya

Suami Selingkuh Bertahan Atau Bercerai? Begini Cara Mengatasinya

Assalamu’alaykum. Pak Aam, rumah tangga kami sudah berjalan lebih dari 15 tahun dengan mempunyai 3 orang anak. Dua tahun ini suami mempunyai pekerjaan (proyek) di luar kota sehingga harus bolak balik ke luar kota kadang hingga seminggu. Akhirnya cobaan dan godaan itu datang ketika suami ada main dengan teman wanitanya (selingkuh). Demi anak-anak saya coba bertahan sambil memperbaiki hubungan namun saya sepertinya sudah tidak sanggup lagi. Mohon nasihatnya pak ustadz bagaimana solusinya. Terima kasih ( F via email).   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya bu F, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian.…

Selanjutnya

Mengasuh dan Mendidik Anak Saudara

Anak masjid

Assalamu’alaykum Wr.Wb , Pak Aam. Saya ingin bertanya mengenai pendidikan anak. Kasusnya adalah anak yang tidak didik oleh orangtuanya sebab keduanya telah berpisah dan masing-masing sudah berkeluarga lagi. Sang anak tinggal dan didik oleh sang nenek yang pendidikannya terbatas sehingga ilmu dalam mendidik sangat kurang. Bagaimana langkah saya sebagai pamannya yang jarak rumah saya ke rumah nenek hanya 10 km agar bisa mengarahkan keponakan saya menjadi lebih baik dengan di didik yang baik pula. Mohon nasihatnya. (Denny via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Denny, mojang bujang dan sahabat sekalian,…

Selanjutnya

Cara Menahan Amarah Pada Anak

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya seorang ibu dengan dua orang anak 5 dan 8 tahun. Kadang mereka suka marahan yang memancing saya juga ikut memarahi. Bagaimana mengatasi marah pada anak dan cara mengendalikan marah pada diri sendiri? Mohon nasihatnya dan terima kasih. ( Della via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Ibu Della, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Pada dasarnya, marah adalah sifat alami manusia. Semua orang pernah marah. Namun, cara orang mengatasi amarahnya tersebut tentu berbeda-beda. Seseorang yang mempunyai tingkah laku agresif mungkin akan cenderung mengumpat, memaki, dan bahkan…

Selanjutnya

Cara Mengatasi Perbedaan Pendapat Suami Istri

  Assalamu’alaykum. Pak Aam, pernikahan kami sudah berjalan tiga tahunan dan mempunyai seorang putri. Dalam beberapa hal saya dan suami sering berbeda pendapat hingga rencana atau ide tidak jadi dilaksanakan. Kadang saya yang tidak setuju, kadang suami yang tidak setuju. Bagaimana menyamakan persepsi agar sama antara istri dan suami? Apakah kalau istri tidak setuju pendapat atau rencana suami bisa dianggap istri tidak taat suami? Mohon nasihatnya. ( Chaca via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya teh Chaca, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, dalam hidup berumahtangga itu kita menjalaninya…

Selanjutnya

Menikah Karena Dijodohkan, Bagaimana Cara Menumbuhkan Cinta?

Pasutri Marahan

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, pernikahan kami seperti sebuah sinetron dimana saya menikah karena dijodohkan oleh orangtua. Demi ingin membahagiakan mereka dan mungkin ini salah satu cara saya berbakti kepada orangtua maka ini kami jalani. Namun setelah membina rumah tangga selama 3 bulan ini masih hambar dan sepertinya biasa saja. Untungnya selama ini kami tidak ada cek cok dan berjalan apa adanya. Selain itu suami sangat sabar, baik dan rajin ibadah. Saya sendiri ingin menjadi anak yang berbakti pada orangtua juga taat pada suami sekaligus menjadi istri shalihah. Menurut pak ustadz, kira-kira…

Selanjutnya

Suami Istri Jadi Mualaf, Haruskah Mengulang Akad Nikah?

Menikah

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya dan istri baru masuk Islam empat bulan lalu. Persoalannya, bagaimana dengan pernikahan kami, apakah perlu diulangi? Karena delapan tahun lalu, kami menikah di gereja secara Kristiani. Mohon penjelasannya. ( Aly via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Aly serta mojang bujang sekalian. Terkait dengan permasalahan Anda, kita bisa menyimak kisah di zaman Rasulullah Saw, dimana dalam sebuah hadist riwayat Ibnu Majah, bab Kitabun-Nikah, jilid 2 hal 268, hadis nomor 1953 disebutkan, bahwa Rasul Saw mengesahkan pernikahan suami isteri yang masuk Islam bersamaan. Hal ini…

Selanjutnya

Cara Mengatasi Cemburu Sama Suami

Assalamau’alaykum. Pak Aam, pernikahan kami baru berjalan 2 tahun ini dan mempunyai satu anak. Namun sudah timbul permasalahan yakni istri mempunyai, cemburu yang berlebihan, termasuk suka membuka-membuka hp saya dan kadang membalasnya. Saya merasa tidak nyaman termasuk dihadapan teman dan relasi. Imbasnya beberapa kali sempat terjadi cekcok atau pertengkaran. Saya sudah menasihatinya namun belum ada hasil. Bagaimana hukum cemburu dalam Islam? Sebatas apa istri atau suami boleh cemburu? Mohon nasihatnya pak Aam? ( Willy via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Willy, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Segala sesuatu itu…

Selanjutnya

Hukum Membayangkan Orang Lain Saat Berhubungan Intim, Bolehkah?

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saya punya masalah dalam berhubungan intim dengan suami, soalnya dulu dia pernah selingkuh. Sejak saat itu saya malas untuk melayani suami. Karena saya takut dosa, saya memaksakan diri untuk melayani, namun dengan malas-malasan sehingga saya sulit untuk merasakan ejakulasi. Akhirnya saya berinisiatif untuk membayangkan orang lain pada saat berhubungan. Dengan harapan saya dapat ejakulasi dan rela untuk melayani. Pertanyaannya, berdosakah apa yang saya lakukan? Apakah saya mengalami sakit atau gangguan? Bagaimana solusinya? Mohon nasihatnya dan terima kasih. ( L via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya…

Selanjutnya

Menikah Dalam Masa Iddah, Apakah Sah?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya seorang duda yang digugat cerai oleh istri saya. Saya mempunyai satu orang anak perempuan. Mantan istri saya sudah menikah lagi dengan laki-laki selingkuhannya, padahal masa iddahnya belum habis. Pertanyaan saya, kalau mantan istri saya itu memberikan barang atau uang pada anak saya apakah itu haram pemberiannya? Dan apakah pernikahan mantan istri saya itu sah? (D via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak D (karena tidak mau disebut namanya, red), mojang bujang dan para pembaca sekalian. Begini, salah satu syarat pernikahan yang sah bagi seorang janda…

Selanjutnya

Berkerja atau Mengurus Rumah Tangga, Mana Yang Lebih Utama?

istri bekerja

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya seorang ibu muda yang bekerja di luar rumah juga. Saya bekerja sejak sebelum menikah dan suami mengijinkan. Selain untuk menambah income keluarga, niat saya bekerja untuk mengamalkan ilmu yang ada. Namun akhir-akhir ini mulai timbul masalah ketika anak juga butuh perhatian. Bagaimana solusinya menurut Pak Aam, apakah saya tetap bekerja mengamalkan ilmu atau di rumah mengurus keluarga?Mana yang lebih utama?  Mohon nasihatnya. (Maya via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya ibu Maya, mojang bujang dan sahabat sekalian. Dilema ibu yang bekerja khususnya di luar rumah…

Selanjutnya

Apakah Suami Masih Wajib Menafkahi Ibunya?

makan bersama keluarga

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya mau tanya, seorang suami kan masih punya tanggungjawab membiayai orang tuanya, sementara kehidupan keluarganya serba berkecukupan. Apakah demikian menurut Islam ? Bagaimana solusinya menurut Pak Aam? Mohon nasihatnya. (Lani via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb . Iya teh Lani dan mojang bujang serta para pembaca sekalian. Jadi begini, memang betul anak laki-laki itu memiliki kewajiban memperhatikan keluarganya, tetapi tentu saja kita lihat, kalau keluarganya berkecukupan, tentu kewajiban utamanya adalah menafkahi istrinya. Jadi ini harus dipahami juga oleh kita para orangtua khususnya yang mempunyai anak laki-laki, kalau…

Selanjutnya

Istri Mandul, Mengadopsi Anak atau Menikah Lagi?

Assalamu’alaykum.Pak Ustadz , saya seorang istri yang tidak bisa hamil karena sakit kanker yang saya derita setelah 5 bulan pernikahan. Pernikahan saya sekarang sudah 7 tahun, saya dan suami Alhamdulillah baik-baik saja. Yang menjadi kekhawatiran saya adalah, saya suka merasa kasian ke suami. Karena mungkin dia masih menginginkan seorang anak. Dan saya juga merasa kasihan ke orangtuanya, pasti menginginkan cucu. Meskipun suami sering mengatakan bahwa dia akan tetap sayang sama saya apa adanya. Saya sering berdoa kepada Alloh untuk memberikan yang terbaik untuk kami. Kadang saya suka berbicara kepada suami,…

Selanjutnya

Terpaksa Bersalaman Dengan Lawan Jenis, Bagaimana Hukumnya?

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saat ini saya sedang menempuk studi di luar negeri orang. Disini pergaulan lawan jenis begitu bebas termasuk berjabat tangan atau bersalaman. Beberapa kali teman laki-laki saya menyodorkan tangannya. Bagaimana menjelaskannya kalau dalam Islam itu dilarang bersalaman dengan lawan jenis. Jika saya mengatupkan kedua tangan saya dan menundukkan pandangan saya karena takut akan Allah, dia merasa sakit hati. Manakah yang harus saya lakukan, tetap memegang syariat bahwa haram bersentuhan dan memandang ikhwan yang bukan muhrimnya ketika berbicara, meskipun itu hanya sekadar bersalaman, atau saya harus menjaga perasaannya meski…

Selanjutnya

Orangtua Tidak Merestui, Harus Nikah Siri?

cincin

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya sudah bercerai dengan suami saya sejak dua (2) tahun lalu. Sekarang saya berniat ingin menikah lagi dengan seorang duda. Kami sudah cocok dan berkomitmen untuk menikah. Kami sudah sama-sama bekerja dan memiliki penghasilan. Tetapi, orangtua saya tidak menyetujui hubungan saya dengan calon suami karena ada masalah dengan orangtua calon suami di masa lalu. Kami ingin menikah, biar kalau bersama-sama jadi halal dan mengandung pahala. Bolehkah saya menikah dengan calon suami tanpa wali ayah kandung saya? Apa yang dimaksud menikah siri? Dan syaratnya apa? Dan dibolehkan saya…

Selanjutnya